Senin, 26 Desember 2016

DANREM 162/WB, BERSAMA SATGAS PENANGGULANGAN BENCANA DAN MASYARAKAT BERSIHKAN SAMPAH SISA BANJIR BIMA

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Bima dan kota Bima sejak Rabu 21 Desember yang lalu, menimbulkan berbagai macam kerugian, tidak hanya memporak-porandakan ribuan rumah penduduk dan fasilitas umum, bahkan sampai menelan korban jiwa dan setelah air surut pun derita warga masih dirasakan. Berbagai  macam penyakit mulai dirasakan warga seperti  Inspa, gatal-gatal dan penyakit lainnya.  Untuk itu Korem 162/WB sejak terjadinya bencana banjir tersebut sudah mulai mengirim personelnya yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana alam, dan mulai  hari Sabtu 24 Desember  2016 kemarin, Korem 162/WB sudah mulai bertindak membantu masyarakat korban bencana banjir di wilayah kota Bima dan Kab. Bima. 
Pada hari Sabtu tersebut  Danrem 162/WB telah memberangkatkan personil dan bahan-bahan bantuan yg terdiri dari 2 truk Militer dan 2 truk sipil serta 1 kendaraan Oz  yang  dipimpin oleh Dandenhubrem 162/WB untuk membawa bantuan logistik bagi korban bencana berupa Air Mineral, Kompor Gas, Tabung Gas, Pakaian, Susu, Makanan Bayi, Mie Instan, Beras, Makanan Kaleng, Kopi, Selimut, Alat Tulis dan Obat-obatan. Bantuan tersebut berasal dari Pangdam IX/Udayana, Persit KCK PD IX, Korem 162/WB, Persit KCK Koorcabrem 162, Kodim 1606/Lobar, Persit  Cabang Kodim 1620, Persit  Cabang Yonif 742 dan sumbangan dari Universitas Mataram. Selain itu juga disalurkan dukungan logistik dari Sops TNI berupa  T2 ABC : 3.990 unit, TB1 : 3.990 unit, FD3 : 1.770 pack,  TNI : 570 pack, Bahan Kontak 1.200 pack, KLP : 1.440 buah dan  BBP : 3.990 pack, bantuan logistik ini diberikan langsung kepada para pengungsi  yang  berada di beberapa tempat seperti  di Masjid Baitul Hamid Raba, Masjid Nurul Iman Lewiranto,  KPN Bima, di Kos-kosan Lewiranto, Masjid An Nur, SDN 2 Monggonao, Rumah  H. Anas  Kel. Monggonao, Masjid Al Huda Karara, Ruko dekat KPU Kel. Penatoi, Masjid Penatoi, Masjid Al Hidayah Sadia, Masjid Sultan Salahiddin Paruga, Masjid Baru Tanjung Barat, Masjid Padedoang Tanjung, dan SMP Tanjung. Selain memberikan bantuan logistik, Korem 162/WB juga sampai saat ini malaksanakan kegiatan pembersihan sisa-sisa banjir, sekaligus juga membersihkan sungai dan gorong-gorong aliran air yang tersumbat oleh sampah. Kegiatan pembersihan  material sampah pasca banjir bandang yang dilaksanakan oleh anggota jajaran Korem 162/WB, yang tergabung dalam Satgas penanggulangan bencana yang  berada di lokasi bencana sejak mulai terjadinya banjir tersebut, setelah air surut team penanggulangan bencana langsung malaksanakan  pembersihan sampah dan lumpur serta berbagai material lain yang terbawa oleh banjir. 
Pada hari Senin 26 Desember 2016 Danrem 162/WB yang didampingi oleh Danyonif 742/SWY bersama Kadis PU Kab. Bima meninjau jembatan Pandolo yang sedang dibersihkan. Pada kesempatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf M.A., juga turut berbaur bersama Satgas penanggulangan bencana dan elemen masyarakat lainnya melaksanakan pembersihan sisa banjir. Selain bantuan-bantuan tersebut Korem 162/WB juga menyiapkan   dapur umum dan layanan kesehatan, seperti apa yang disampaikan oleh Danrem 162/WB saat memimpin apel gelar pasukan kesiapan kerja bakti pasca banjir yang diikuti oleh Walikota Bima, Dandim 1608/Bima, Kasiops Korem 162/WB, Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 1608 Bima dan personil Militer jajaran Kodim 1608/Bima tersebut mengatakan kita bukan tentara bayaran ataupun tentara sewaan, melainkan tentara yang bekerja secara lahiriah dan bathiniah, untuk itu saya berharap kita dapat bekerja dengan maksimal membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir,  mari kita bersama-sama gotong- royong membantu korban banjir membersihkan sisa-sisa banjir, Pemkot Bima juga sudah menyiapkan mobil Dinas Kebersihan sebanyak 70 unit dam truk untuk nantinya digunakan untuk mengangkut sampah dan material lainnya. 
Meskipun saat ini air sudah surut dan cuaca cerah namun dibeberapa wilayah listrik masih padam dan beberapa fasilitas umum seperti  jembatan, bangunan sekolah dan lainnya juga masih belum dapat digunakan karena rusak. Untuk itu diharapkan adanya kerjasama yang baik antar pemerintah daerah, TNI-Polri dan seluruh lapisan masyarakat, semua kerusakan yang terjadi akibat banjir tersebut dapat segera dibersihkan dan diperbaiki, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah kota Bima dan kab. Bima dapat kembali normal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar