Rabu, 08 Februari 2017

DANREM 162/WB TUTUP KEGIATAN LATIHAN PRATUGAS YONIF 742/SWY

Dalam setiap penugasan kesiapan personel dan satuan menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan tugas yang akan dilaksanakan. Oleh sebab itu, bagi setiap prajurit latihan merupakan keharusan karena tidak ada prajurit yang hebat tapi prajurit yang terlatih, untuk itu dalam rangka penugasan operasi Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY melaksanakan kegiatan latihan Pratugas tahap I dan II. Kegiatan latihan Pratugas yang dilaksanakan selama kurang lebih dua belas hari ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemapuan prajurit Yonif 742/SWY baik secara teknik maupun taktik Militer sebagai bekal dalam rangka pelaksanaan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-RDTL, hal tersebut disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A. saat membacakan amanat dari Pangdam IX/Udayana dalam upacara penutupan latihan Pratugas Yonif 742/SWY pada hari Selasa 7 Pebruari 2017 yang bertempat di lapangan Mung Kuta  Kec. Pujut Kab. Loteng. 

Kegiatan upacara berlangsung tertib dan lancar, dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB juga menyampaikan kepada seluruh prajurit agar mengingat dan memahami setiap materi dan ilmu yang didapatkan dalam pelaksanaan kegiatan latihan tersebut, biasakan diri kalian untuk menggunakan ketajaman naluri prajurit dan kemampuan dalam melaksanakan berbagai aturan tentang pengamanan perbatasan sehingga nantinya tidak terjadi pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, satuan maupun NKRI, selalu ingat dan pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta taati norma-norma atau adat istiadat yang berlaku di masyarakat perbatasan, sehingga kehadirian kalian diterima oleh masyarakat setempat. Selain itu Danrem juga menekankan agar setiap prajurit dapat dan harus menguasai kemampuan dasar prajurit seperti membaca peta, mengetahui cara penggunaan protektor dan kompas, hal tersebut tidak boleh dilupakan oleh setiap prajurit, dan yang tidak kalah pentingnya kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan radio karena tidak menutup kemungkinan prajurit yang bertugas dibagian perhubungan mengalami sakiti atau kendala lainnya sehingga kalian harus menggantikannya. 
Setelah selesai kegiatan upacara penutupan, Asop Kasdam IX/Udayana yang juga hadir dalam kesempatan tersebut juga memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Satgas. Asop manyampaikan bahwa setiap prajurit harus selalu semangat dan selalu siap untuk melaksanakan tugas, serta profesional sehingga tugas yang diberikan tersebut dapat berhasil dengan baik.  Hadir dalam kegiatan upacara penutupan tersebut Danrem 162/WB, Kasrem 162/WB, Dandim sepulau Lombok, Para kasi Korem, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB dan seluruh Perwira jajaran Korem 162/WB.



SHARE THIS

Author:

0 komentar: