TNI KEMBALI TERIMA CALON PERWIRA PRAJURIT KARIER (PA PK) TNI TENAGA KESEHATAN

TNI kembali memberikan kesempatan kepada masyarakat khususnya generasi muda yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat untuk menjadi calon Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI terutama bagi generasi muda  yang memiliki latar belakang pendidikan atau sumber lulusan Perguruan Tinggi Tenaga Kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean, S,Sos, melalui siaran pers pada Rabu (15/3) di Makodam IX/Udayana.

Kapendam IX/Udayana  juga menyampaikan penerimaan calon Perwira Prajurit Karier ini berdasarkan rencana pelaksanaan kegiatan Panglima TNI Nomor: 02-DIAPA/II/2017 tanggal 23 Februari 2017 tentang penerimaan calon Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI sumber lulusan Perguruan Tinggi khusus Tenaga Kesehatan yang selanjutnya direalisasikan oleh para Pangkotama termasuk Kodam IX/Udayana. Untuk itu, Kapendam menghimbau kepada para generasi muda lulusan Perguruan Tinggi Tenaga Kesehatan yang berminat untuk menjadi Calon Perwira Parajurit Karier Tenaga Kesehatan untuk mempersiapkan diri baik secara fisik maupun akademik sesuai dengan materi yang diujikan, manfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri, karena TNI hanya akan menerima calon Perwira Prajurit Karier yang lulus sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan dalam arti untuk  penerimaan ini tidak ada istilah jalur belakang, yang diterima adalah yang lulus tes (Administrasi, Kesehatan Badan, Kesemaptaan Jasmani, Renang, Postur, Psikologi, Mental Ideologi dan Pantukhir) sesuai kriteria yang sudah ditetapkan.

Adapun persyaratan umum untuk menjadi calon Perwira Prajurit Karier Tenaga Kesehatan sebagai berikut ;
1.    WNI Pria/Wanita bukan prajurit TNI, Polisi ataupun PNS,
2.    Berijazah serendah-rendahnya D.3 sesuai kebutuhan angkatan, dan memiliki IPK untuk jurusan/program studi selain Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi, terakreditasi “ A” dan Perguruan Tinggi binaan Kemhan/TNI tidak kurang dari, 2,80. untuk S-1 dan S-1 profesi, 2,70 untuk program Diploma (D.3) serta IPK untuk jurusan/program studi selain Kedokteran Umum dan Gigi, terakreditasi “B” ditambah 0,20.
3.    Kemudian untuk persyaratan lainnya adalah berumur setinggi-tingginya  26 tahun bagi yang berijazah D-3, 30 tahun bagi yang berijazah S-1 dan 32 tahun bagi yang berijazah S-1 profesi, pada saat pembukaan pendididkan pertama yang direncanakan pada minggu II bulan Mei 2017.
4.    Memiliki tinggi badan minimal 163 cm untuk pria dan 157 cm bagi wanita dengan berat badan seimbang serta bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI.
5.    Sehat jasmani rohani dan bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi Perwira TNI.
6.    Pendaftaran dimulai pada tanggal 27 Februari sampai dengan 31 Maret 2017, dengan cara online di http://rekrutmen-tni.mil.id  dan informasi lebih lengkap dapat diperoleh di Kantor Ajenrem 162/WB yang beralamat di jalan Malomba Mataram.


Share on Google Plus

About Penrem162

1 komentar:

  1. di indonesia bagian timur ada atau tidk soalnya saya ners dan kemarin ikut bulan septmber lulus di pusat

    BalasHapus