Selasa, 17 Januari 2012

KOREM 162/WB MELAKSANAKAN UP BENDERA TGL 17-1-2012


Upacara bendera tujuhbelasan digelar di lapangan Yonif 742/SWY diikuti oleh satuan jajaran Korem 162/WB se garnisun Mataram, satuan Lanal Mataram dan satuan Lanud Rembige, bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Korem 162/WB Kolonel Inf Heru Suryono,S.IP, hadir pula pada upacara tujuhbelasan tersebut Dan Lanal Mataram dan Dan Lanud Rembige.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem 162/WB menyampaikan bahwa upacara tujuhbelasan memiliki arti yg sangat penting bagi kita semua, disamping untuk memantapkan kualitas pengabdian kpd negara dan bangsa juga sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan kebijakan guna menyongsong tugas-tugas mendatang, beliau juga menekankan kepada seluruh Prajurit dan Pns TNI untuk tidak terlibat dalam perkara yg bukan menjadi domain TNI, tetapi kita harus selalu mengikuti perkembangan situasi guna menambah ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan melalui media masa, waspadai segala bentuk provokasi dari pihak-pihak yg tidak bertanggung jawab, pelihara kebersamaan, tingkatkan soliditas dan solidaritas sesama KBT, dg aparat lainnya dan Rakyat agar TNI tidak dapat di adu domba oleh pihak manapun yg tidak suka melihat TNI Solid, Utuh dan Kuat. Diakhir amanatnya Panglima TNI menyampaikan beberapa perhatian untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh Prajurit dan Pns TNI antara lain sbb :

Pertama, Dalam rangka menuntaskan proses reformasi secara Nasional, program Repormasi Birokrasi TNI yang telah ditetapkan agar terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga institusi TNI dapat menjadi bagian dari proses pembangunan tata kelola kepemerintahan yang baik.

Kedua, Pertahankan Netralitas TNI dalam proses politik yang berkembang di masyarakat baik di tingkat pusat maupun Daerah.

Ketiga, Kembangkan trimatra terpadu dalam segala bidang dengan tidak mengesampingkan keunggulan khusus satuan di tiap-tiap Angkatan.

Keempat, Laksanakan transparansi dalam proses rekrutmen Prajurit baik pada tingkat Perwira, Bintara maupun Tamtama, termasuk pengadaan PNS dilingkungan TNI.

Kelima, Laksanakan penguatan peran TNI diwilayah perbatasan melalui masing-masing kewenangan Komando kewilayahan.

Keenam, Laksanakan peningkatan kemampuan deteksi dini di semua satuan tiap-tiap Angkatan.

Ketujuh, Laksanakan peningkatan Profesionalitas Prajurit dalam pelaksanaan tugas terutama terhadap tugas yang akan beresiko terjadinya pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM). 

Kedelapan, Laksanakan upaya-upaya dibidang Reformasi birokrasi untuk mengurangi sejumlah temuan Wasrik tahun 2011 secara profesional. Selesai upacara dilanjutkan dengan Binroh Islam di masjid Assyuhada Gebang.

Oleh : Penrem 162/WB

SHARE THIS

Author:

0 komentar: