Mencintai, Dicintai dan Dibanggakan Rakyat

Video Pilihan

Latest Post

ANGGOTA KORAMIL 1606-10/GANGGA SUKSES JADI PETANI CABAI

Ditulis Oleh Penrem162 on Rabu, 18 Januari 2017 | 13.19

Meroketnya harga cabe benar-benar mebuat resah masyarakat terutama bagi ibu rumah tangga, namun tidak bagi Serka Junaidi anggota Koramil 1606-10/Gangga Kab. Lombok Utara NTB, harga cabai yang melonjak tinggi menjadi berkah bagi prajurit TNI kelahiran Sulawesi ini. Serka Junaidi yang tinggal di Desa Kebun Duren Kel. Selagalas Kec. Sandubaya Kota Mataram ini mulai menggeluti bidang pertanian sejak tahun 2016, selain sebagai prajurit TNI ia juga dikenal sebagai petani cabai yang sukses dan sudah dikenal di kalangan pedagang pasar tradisional yang ada di Kota Mataram. Meskipun Serka Junaidi menjadi seorang petani sukses, namun tugas sebagai seorang anggota TNI AD selalu menjadi prioritas utama baginya. 
Sepulang kantor tanpa melepaskan pakaian seragamnya, Serka Junaidi langsung menuju sawah untuk mengecak tanaman-tanaman cabai milikinya, seperti apa yang disampaikan oleh Serka Junaidi bahwa menjadi seorang petani tidaklah mudah, berbagai kendala kerap dihadapinya, sama seperti petani pada umumnya kesulitan utama yang dihadapi yaitu sulitnya menembus akses modal, kendala lain yang dihadapi yaitu serangan hama yang menyebabkan gagal panen dan jatuhnya harga komoditas pertanian. Tapi bagi pria 31 tahun ini  kegagalan bukanlah akhir dari sebuah usaha, namun merupakan awal dari keberhasilan suatu usaha, menurutnya cabai adalah salah satu tanaman yang paling sederhana tetapi membutuhkan keuletan dan kerja keras, meskipun lahannya sempit tidak menjadi kendala bagi kita untuk menanam cabai. Saat ini tanaman cabai yang mulai ditanam sejak tanggal 4 Nopember 2016 dilahan seluas 1,5 H tersebut diperkirakan  akan panen pada akhir Januari nanti, Serka Junaidi berharap nantinya hasil panennya dapat membantu memenuhi pasokan cabai untuk daerah NTB. 
Kesuksesan Serka Junaidi dalam menggeluti usaha pertanian patut menjadi contoh bagi kita semua, sesulit apapun tantangan yang kita hadapi dalam suatu usaha jika kita terus berupaya dengan tekun, kerja keras dan bersabar maka kesuksesanpun pasti akan kita raih. Serka Junaidipun berharap generasi muda mau mencontoh apa yang ia lakukan, sebab bertani sebenarnya adalah pekerjaan mulia, persis seperti tradisi leluhur kita sejak jaman dulu,” ungkapnya.


KODIM 1620/LOTENG HIJAUKAN HUTAN DESA AIK BERIK

Senin 16 Januari  2017 Kodim 1620/Loteng menggelar aksi  menghijaukan hutan Desa Aik Berik, yang berada di Kec. Batukliang Loteng. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Kodim 1620/oteng terhadap keberadaan hutan yang ada di wilayah Loteng yang saat ini kondisinya sangat memprihatinya karena banyaknya terjadi aksi pembalakan liar atau ilegal loging yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dalam kesempatan tersebut Dandim 1620/Loteng juga mengatakan bahwa kegiatan penghijauan ini dilakukan untuk menyelamatakn hutan yang hampir gundul serta memberikan contoh kepada masyarakat lingkaran hutan, agar peduli dan mau menjaga hutan karena keberadaan hutan sangat berguna bagi kelangsungan hidup semua mahluk, untuk itu kami berharap warga lingkaran hutan dapat menjaga hutan karena disinyalir kasus ilegal loging yang selama ini terjadi sudah diketahui oleh masyarakat yang ada di sekitar hutan, namuan mereka cenderung cuek bahkan menutup-nutupi permasalahan. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka beberapa tahun lagi kawasan hutan yang ada di Batukliang dan sekitarnya akan menjadi gundul total. Untuk itu Dandim juga berharap agar aksi penghijauan seperti ini dapat diikuti oleh instansi lainnya agar hutan-hutan yang ada di wilayah NTB khususnya di Kab. Loteng dapat terjaga kelestariannya, karena itu merupakan aset dan kekayaan yang nantinya akan kita wariskan kepada anak cucu kita, mari kita selamatkan hutan untuk kehidupan bersama.

TIMSUS KODIM 1620/LOTENG KEMBALI TEMUKAN KAYU ILEGAL

Ditulis Oleh Penrem162 on Selasa, 17 Januari 2017 | 12.59

Seakan tak pernah jera, para oknum pelaku ilegal loging terus saja melaksanakan aksinya, seperti yang terjadi di Kab. Loteng tepatnya di daerah Dusun Sekedek Desa Setiling Kec. Batukliang . Pada hari Senin 16 Januari 2017 Timsus Kodim 1620/Loteng yang sedang melaksanakan kegiatan patroli  di kawasan hutan lindung Desa Seteling Kec.  Batukliang  Timsus menemukan beberapa tonggak pohon mahoni yang baru selesai ditebang, setelah ditelusuri Timsus kemudian menemukan kayu hutan jenis mahoni yang akan diolah dirumah saudara Amat dan Saudara Kamar.  Setibanya di rumah saudara Amat dan saudara Kamar, Timsus hanya menemukan  kayu mahoni yang berukuran diameter  30 cm dan 40 cm dengan panjang 2 meter sebanyak 50 batang, dalam bentuk olahan Papan jenis kayu Mahoni ukuran 3 x 35 x 200 cm sebanyak 45 Lembar  total  keseluruhan  sekitar 20 Kubik, kemudian ditemukan juga  Gergaji Bangkong yang digunakan untuk penebangan, Gergaji tangan, kapak dan parang masing-masing 1 buah, serta Kereta roda 2 yang di gunakan untuk mengangkut kayu-kayu tersebut, namun saat itu Timsus tidak menemukan pemiliki rumah yakni bapak Amat dan bapak Kamar karena mereka keburu kabur mendengar kedatangan petugas. Kegiatan Patroli yang dilakukan oleh Timsus Kodim 1620/Loteng di bawah pimpinan Kapten Inf Mas’ud Danramil 1620-07/Batukliang tersebut berlangsung aman dan lancar, selanjutnya barang bukti yang ditemukan saat pelaksanaan sweping dibawa ke Makodim 1620/Loteng dan nantinya akan diserahkan ke Dinas Kehutanan Prov. NTB untuk proses lebih lanjut. Dengan adanya penemuan ini, diharapakn kedepan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan kegiatan ilegal loging, karena dampak yang akan ditimbulkan dapat merusak lingkungan dan sangat merugikan kita semua, untuk itu stop ilegal loging untuk kelangsungan hidup kita bersama.

ANGGOTA JAJARAN KOREM 162/WB IKUTI KEGIATAN UPACARA TUJUHBELASAN DAN BINROH MASING-MASING AGAMA

Kegiatan upacara tujuhbelasan yang dilaksanakan setiap bulannya bertempat dilapangan Yonif 742/SWY diikuti oleh seluruh anggota jajaran Korem 162/WB, dan pada tanggal 17 Januari 2017 ini kegiatan upacara tujuhbelasan di lapangan Yonif 742/SWY dipimpin atau bertindak selaku Inspektur Upacara yaitu Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Hery Setiyanto. Dalam  kesempatan tersebut, Inspektur Upcara membacakan amanat dari Panglima TNI. Pada amanatnya Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat Natal bagi seluruh anggota yang merayakannya dan selamat Tahun baru 2017, Panglima berharap semoga di Tahun ini TNI menjadi lebih solid, dan memiliki semangat baru dalam pengabdian kepada  bangsa  dan  Negara. 
Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih disertai penghargaan yang setinggi-tingginya atas semangat kerja yang dilandasi tanggung jawab yang tinggi dan disiplin tiap prajurit dan seluruh PNS selama kurun waktu satu tahun, telah banyak yang kita perbuat sesuai dengan tugas yang diamanahkan kepada TNI baik Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Khususnya dalam tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sangat banyak yang telah dikerjakan oleh prajurit TNI bahkan melebihi panggilan tugas, seperti penanggulangan gangguan keamanan akibat ulah aksi-aksi kelompok teroris di Paso Sulawesi Tengah,  dimana  TNI  bersama  Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Tinombala  berhasil  mereduksi kekuatan teroris bahkan mampu melumpuhkan pimpinannya serta penanggulangan bencana alam dan kebakaran hutan di beberapa wilayah, khususnya bencana alam di Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh dan Bima.
 
Kegiatan upacara berjalan tertib dan lancar, setelah kegiatan upacara tersebut seluruh anggota jajaran Korem 162/WB melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani (Binroh) ditempat ibadah masing-masing. Untuk umat Muslim kegiatan Binroh dilaksanakan di Masjid As-Syuhada Gebang dan untuk umat Hindu kegiatan Binroh dilaksanakan di Pura Satya Dharma Gebang sedangkan untuk umat Nasrani kegiatan Binroh dilaksanakan di Aula Yonif 742/SWY.  Kegiatan Binroh yang dilaksanakan oleh Korem 162/WB secara terencana, terprogram dan berkesinambungan ini tujuan untuk  meningkatkan kuwalitas ketaqwaan para anggota kepada Tuhan Yang Maha Esa dan untuk  membentuk Prajurit serta PNS yang beriman yang dilandasi dengan delapan Wajib TNI, Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Panca Prasetya Korpri, dengan demikian diharapkan para Prajurit dan PNS Korem 162/WB  dapat melaksanakan tugas dengan baik dan profesional dalam pelaksanaan tugas pokoknya masing-masing.


BIMA KEMBALI NORMAL, SATGAS GABUNGAN PENANGGULANGAN BENCANA KEMBALI KE KESATUAN

Ditulis Oleh Penrem162 on Senin, 16 Januari 2017 | 07.59

Selama  kurang lebih empat minggu berada di Bima,  pasukan Gabungan Satgas Penanggulangan  Bencana yang memberikan bantuan kemanusiaan pada masyarakat Bima setelah dilandan banjir bandang yang memporak-porandakan Bima, akhirnya  pada  hari Minggu 15 jan 2017 pasukan Satgas ini akan kembali ke kesatuannya masing-masing.  Bertempat di Pelabuhan Bima Kel. Tanjung Kec. Rasanae Barat Kota Bima di atas kapal KRI 509/Surabaya pasukan Gabungan Satgas Penanggulangan Bencana yang terdiri dari Yon Zipur dan Yon Kes ini di lepas melalui acara pelepasan oleh Walikota Bima, dan dihadiri oleh Dansatgas Kes, Danyon Kes Kostrad, Danyon Zipur, Danlanal Mataram, Dan  KRI Surabaya, Dandim 1608/Bima,  Anggota DPRI dari Partai PAN, Danramil 1608-01/Rasanae,  Ketua BPBD Kota Bima, dan  unsur  Muspida lainnya.
Setelah penyampaikan sambutan dari Dansatgas Kes, anggota DPR RI dari Fraksi PAN dan sambutan Walikota Bima, acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cendramata oleh Walikota Bima  kepada Dansatgas Kes, Danyonzipur 10/2/K, dan  Komandan KRI 509/ Surabaya, ucapan terimakasihpun disampaikan oleh seluruh masyarakat Bima kepada Satgas Penanggulangan Bencana yang telah membantu memulihkan kembali Kab. Bima pasca terjadinya banjir bandang.  Acara pelepasan tersebut berlangsung lancar dan aman, setelah selesai pasukan Gabungan Satgas Penanggulangan Bencana langsung berangkat peninggalkan pelabuhan Bima. 

HILANGKAN KEPENATAN, KELUARGA BESAR KOREM 162/WB REKREASI DI PANTAI TANJUNG AN

Setelah berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan disibukkan dengan berbagai aktivitas tugas dan pekerjaan, melepas beban sejenak dengan berekreasi mungkin menjadi salah satu alternatif untuk menyegarkan kembali fikiran serta menghilangkan jenuh yang melanda. Untuk itu pada hari Sabtu 14 Januari 2017 Korem 162/WB mengelar acara rekreasi bersama keluarga besarnya di wilayah pantai Tanjungan An yang berada di Kabupaten Loteng. 
Kegiatan rekreasi yang diikuti oleh seluruh anggota jajaran Korem 162/WB beserta keluarga ini, dilaksanakan dengan tujuan untuk mempererat hubungan silaturrahmi antar sesama anggota dan keluarganya, selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Pulau Lombok. Dalam kegiatan rekreasi tersebut para peserta tidak hanya dapat menikmati keindahan pantai yang ada di sana, namun juga berbagai acara hiburan dan perlombaan dilaksanakan seperti balap karung, makan kerupuk, lomba joget, dan lain sebagainya dan hadiah-hadiah menarikpun juga dipersiapkan. Kegembiraan dan kedekatan antar seluruh anggota terutama antar pimpinan dengan anak buah sangat terlihat, dengan penuh kegembiraan para peserta mengikuti berbagai kegiatan lomba yang diadakan, termasuk Danrem 162/WB dan para Dandim sepulau Lombok, para Kasi Korem serta Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan lomba. 


KEBERHASILAN DALAM LATIHAN SEBAGAI MODAL UTAMA DALAM PELAKSANAAN TUGAS

Ditulis Oleh Penrem162 on Jumat, 13 Januari 2017 | 14.51

 Bertempat di Aula Yonif 742/SWY pada hari Jum’at 13 Januari 2017 dilaksanakan kegiatan brefing pelatih dalam rangka latihan pratugas tahap I Yonif 742/SWY. Dalam kegiatan brefing tersebut ada beberapa hal yang menjadi penekanan Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., diantaranya:
Pertama,  Keberhasilan dalam latihan merupakan modal utama dalam melaksanakan tugas, standar keberhasilan dalam pelaksanaan tugas adalah merubah kehidupan masyarakat tempat kalian bertugas menjadi lebih baik contohnya apabila masyarakat tempat kalian melaksanakan tugas, sebelumnya tidak memiliki penghasilan menjadi memiliki Penghasilan dan apabila kita selesai melaksanakan tugas di daerah tersebut maka mereka  merasa kehilangan, Itulah salah satu tanda keberhasilan kita menjadi prajurit TNI yang dicintai rakyat.
Kedua, Saya ingatkan kepada seluruh pelatih, untuk selalu menekankan kepada prajurit yang akan melaksanakan tugas bahwa Patok batas Negara tidak diperbolehkan untuk diubah atau diperbaiki.
Ketiga, Para anggota yang nantinya akan menjadi pelatih harus memiliki kemampuan atau kualifikasi Pelatih.
Keempat, Bekali para prajurit yang akan melaksanakan tugas dengan Pengetahuan dan Keterampilan agar nanti  dalam pelaksanaan tugas bisa menjadi modal untuk dapat dekat dan membantu masyarakat setempat. Dengan adanya kegiatan brefing ini diharapkan pelaksanaan kegiatan latihan pratugas tahan I ini dapat berjalan dengan baik dan optimal. Hadir dalam kegiatan brefing tersebut Kasrem 162/WB, Dandim se Pulau Lombok, para Kasi korem 162/WB, Dan/Ka/pa Satdisjan Korem 162/WB serta para Pelatih.

 
Support : Grosir Baju Muslim | Pen Rem 162/WB
Copyright © 2013. Selamat Datang Di Korem 162/Wira Bhakti - Blog Resmi - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger