Mencintai, Dicintai dan Dibanggakan Rakyat

Video Pilihan

Latest Post

KOREM 162/WB MENGGELAR LOMBA TARI TRADISIONAL SE-NTB

Ditulis Oleh Penrem162 on Selasa, 25 November 2014 | 16.24

Kebudayaan seni tari yang  merupakan gambaran seluruh cara hidup yang telah  melembaga dalam suatu masyarakat, yang menggambarkan suatu budaya atau daerah, yang didalamya menggambarkan  kehidupan yang relegius,kekeluargaan, keuletan, kebersamaan, ketangguhan serta mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun luar untuk tetap ditubuh kembangkan .

Untuk mendukung semua itu Korem 162WB, Selasa 25 Nopember pukul 14.00 menyelengarakan lomba seni tari tradisional yang dihadiri dari seluruh tarian yang ada di NTB .Komsos  Korem 162/WB dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan terhadap infiltrasi budaya asing tersebut dibuka oleh Komandan Korem 162/WB Kolonel Arh Kuat Budiman S.IP. Dalam sambutannya Danrem 162/WB menyampaikan bahwa beliau sangat bangga terhadap masyarakat NTB yang dengan semangat untuk melestarikan budaya seni tari ini.
Hal ini menujukkan Semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya masyarakat NTB yang tetap bangga terhadap budaya sendiri, serta dapat menghormati warisan para leluhur tidak tergoyahkan dan  patut untuk dicontah. Karena sebagai bangsa yang berbudaya  dan bermartabat,  kita sebagai abdi negara wajib mendukung ketahanan nasional dengan  melestarikan budaya kita sendiri agar tidak punah dan di ambil negara lain. Utuk dipahami, Ketahanan Nasional tidaklah tetap,  tetapi meningkat atau menurun, tergantung  pada situasi dan kondisi bangsa, karena itu upaya untuk meningkatkan Ketahanan Nasional lewat seni tari tradisional ini harus senantiasa diorientasikan ke masa depan sehingga dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. Lomba seni tari tradisional tingkat Korem ini nantinya  yang  dinyatakan terbaik akan dibawa ke Kodam untuk  dilombakan tingkat Kodam IX/Udayana. Para peserta lomba dari masing-masing daerah didampingi oleh para Komandan Kodim jajaran Korem 162/WB. Hadir pada acara tersebut selain para Komandan Kodim jajaran , para Komandan satuan dinas jawatan, para Kasi dan anggota serta para masyarakat sebagai penontonnya.

Korem 162/WB dukung operasi Gaktib Sebra Gatarin 2014 Polda NTB

Danrem 162/WB  apelkan  seluruh jajaran yang ada di Garnizun Mataram. Pada arahannya beliau menyampaikan TNI untuk selalu bersinergi dengan Kepolisian, mengapa demikian ? karena  kita harus sadar sebagai aparat Negara,  TNI dan Polri  sama-sama mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap keutuhan bangsa dan negara ini, kalau TNI-Polri tidak solid terus bagaimana nasib bangsa ini ?.  Selain itu Komandan Korem 162/WB Kolonel Arh kuat Budiman S.IP meminta kepada seluruh anggota dan keluarganya untuk mengormati dan mengargai sesama aparat,  terutama saat berkendaraan, patuhi rambu lalu lintas,

lengkapi administrasi kendaraan termasuk identitas diri sebagai anggota TNI dan kelengkapan kendaraan. Selain itu, dari Polda NTB yang diwakili  AKBP Suranta Pinem Wadir Lantas NTB  mensosialisasikan  kepada anggota Koerm 162/WB dan jajarannya , kedepan Polda NTB akan melaksanakan operasi  Sebra Gatarin 2014 selama 14 hari dari  tanggal 26 Nopember s/d  9 Desember 2014.  Kegiatan operasi tersebut selain untuk menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2015 juga untuk menekan angka pelanggaran dalam berlalu lintas, karena dari data yang didapat selama kurun waktu tahun  2014 per Oktober jumlah laka lalin mencapai 1384  kejadian, dengan korban  luka ringan 1379 orang, luka berat 493 orang dan meninggal 450 orang. Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan pemberian bantuan   Helm, Lampu Sefti dan Trevicor kepada Korem 162/WB dan jajaran.

Danrem 162/WB bangun kebersamaan dengan TNI-Polri melalui Wisata Rohani

Ditulis Oleh Penrem162 on Senin, 24 November 2014 | 12.50

Dalam kehidupan suatu Negara didunia ini hanya ada dua macam pilihan hidup yaitu hidup damai dan perang. Indonesia merupakan negara kepulauan  dengan 1128 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Meruke dengan jumlah penduduk kurang lebih 242 juta jiwa sangat rentan dengan agresi dari negara-negara maju yang senantiasa menginkan negara kita. Dihadapkan dengan tantangan tugas yang semakin berat yang harus dihadapi TNI dan Polri,

Komandan Korem 162/WB pada hari Senin 23 Nopember 2014 memberikan ceramah kepada Polri dan TNI yang bertempat di gedung Sasana Darma Polda NTB  yang bertemakan Membangun Kebersamaan TNI-Polri melalui Wawasan Keangsaan. Beliau menyampaikan sebagai abdi Negara harus segera  mengambil langkah dalam menghadapi tantangan  tersebut. Sebab dewasa ini perang  dengan menggunakan proxy war , tidak membutuhkan banyak prajurit atau menerjunkan prajuritnya langsung kemedan perang untuk menguasai suatu Negara, tetapi  cukup dengan pihak ketiga ataupun melalui aspek lainnya. Setrategi perang inilah  yang digunakan oleh negara maju.
Diharapkan  dengan kegiatan ini senantisa terjalin kebersamaan dan hubungan yang erat antara TNI-Polri dan Pemda serta dengan segenap elemen masyarakat, sehingga dengan ayunan dan langkah yang sama TNI dan Polri bersama rakyat akan mampu menghadapi tantangan kedepan Indonesia yang semakin berat, sinergi  TNI dengan Polri  inilah yang  akan selalu  membawa kontribusi yang positif bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yang maju untuk NKRI, tantangan tugas inilah  seperti yang telah diamanatkan dalam UUD 1945. Kita  harus segera melaksanakan perubahan dan bertindak yang  dimulai dari diri sendiri dan tanpa menunggu waktu mulai dari sekarang. Dengan kebersamaan, keikhlasan  dan selalu optimis inilah kita dapat  mempertahankan kedaulatan sederetan kepulauan NKRI dalam membangun bangsa kedepan yang lebih baik. Hadir dalam acara tersebut Wakapolda NTB, Danlanud Rembige, Danlanal Mataram, Dansat Brimob NTB serta anggota TNI dan Polri lebih dari 500 orang.

KODIM 1606 LATIH BELA NEGARA MAHASISWA UNRAM

Ditulis Oleh Penrem162 on Jumat, 21 November 2014 | 14.26

Dalam perubahan kedua amandemen UUD 1945 Pasal 30 dikatakan bahwa, ”Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, usaha pertahanan keamanan negara dilaksanakan melalui Sishanra, TNI sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung”. Untuk menanamkan semangat dan jiwa nasionalisme para mahsiswa yang merupakan harapan calon pemimpin bangsa, Kodim 1606/Lobar menyelenggarakan pelatihan pendidikan Bela Negara kepada 100 mahasiswa UNRAM. Kegiatan pelatiahan Bela Negara ini adalah merupakan tindak lanjut MOU bapak Kasad  kepada para Rektor se-Indonesia.hadir pada upacara tersebut Rektor Unram Yang diwakili PUREK III, Komandan Kodim sepulau Lombok, Kasadisjan, Kasi Korem 162/WB serta para Perwira jajaran Korem 162/WB. Dalam amanatnya Komandan Korem 162/WB Kolonel ARH Kuat Budiman S.IP, selain menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor UNRAM yang telah memberikan kepercayaan dan waktunya kepada Kodim1606 untuk mendidik dan melatih kepada para mahasiswanya mahasiswa yang merupakan harapan bangsa, para mahasiswa harus disiapkan mulai dari sekarang, sehingga tetkala menjadi menjadi seorang pemimpin bangsa kelak, selain disiplin juga mempunyai semangat dan jiwa Nasionalime yang kuat, sehingga mereka mempunyai tanggung jawab terhadap keutuhan dan kelangsungan bangsa ini,selain itu bangsa itu akan  maju tetkala pemimpin dan masyarakatnya sudah bisa menghargai waktu dan mempunyai jiwa nasionalisme yang kuat kepada bangsanya. Para mahasiswa UNRAM ini akan dibekali ceramah tentang bela Negara, latihan PBB, senam pagi dan out bon.Latihan yang dipusatkan di lapangan Gebang Yonif 742/SWY ini  rencananya akan berlangsung selama selama tiga hari  dari tgl 21 s/d tgl 23 Nopember 2014.

KODIM 1608/BIMA BUKA GIAT KARYA BHAKTI BERSKALA BESAR

Ditulis Oleh Penrem162 on Rabu, 19 November 2014 | 10.55

Sebanyak  Satu (SSK) anggota TNI khususnya anggota prajurit Kodim 1608/Bima diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan Karya Bhakti TNI Skalla Besar. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Bontokape Kecamatan Bolo, dibuka oleh  asisten I Setda Bima Drs Abdul Wahab. Dalam sambutannya Dandim 1608/Bima Letkol Inf Tomy Fery mengatakan kegiatan Karya Bhakti TNI yang dibuka di Bontokape, tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara pembukaan dan kegiatan karya bhakti tersebut akan berlangsung selama sebulan.  Kegiatan Karya Bhakti TNI ini merupakan salah satu upaya kemanunggalan TNI dengan pemerintah bersama masyarakat, dan pada tahun ini,  Kodim 1608/Bima memilih desa Bontokape sebagai lokasi karya bhakti berdasarkan usulan dari bawah, kemudian satuan Kodim 1608/Bima terus mempelajari dan kosultasi dengan pemerintah daerah setempat.

            Untuk kegiatan karya bhakti sendiri, tahun ini ada dua jenis kegiatan fisik dan nonfisik yang dilaksanakan. Adapun kegiatan fisik berupa pembangunan Mushollah berukuran 5 x 5 meter dan rapat gang sepanjang 200 meter dan 79 meter,  gang yang akan dirabat, yaitu di Rukun Tetangga (RT) 01. Dandim 1608/Bima berharap agar program ini dapat berjalan sesuai dengan rencana. Pelaksanaan karya bhakti TNI melibatkan 1 SSK Tentara, disamping itu ikut serta juga masyarakat dan akan berakhir 12 Desember 2014 mendatang.
Hadir pada acara pembukaan, Ketua Pengadilan Negeri Bima, Masrin anggota DPRD kabupaten Bima, Para Asisten lingkup Setda Bima, kepala desa serta Camat. ”Usai upacara dilakukan peletakan batu pertama pembangunan mushollah.

AQUA DWIPAYANA, MENGAJAK ANGGOTA KOREM 162/WB UNTUK HIDUP OPTIMIS


  
Pada hari Rabu 19 Nopember 2014, bertempat di Aula Sudirman Makorem 162/WB, anggota jajaran Korem 162/WB mendapat ceramah motivasi dari Bapak Aqua Dwipayana. Kegiatan yang diikuti oleh Para Kasi Korem 162/WB, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, Kakorum Yonif 742/SWY dan seluruh anggota prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB serta Ibu-Ibu Persit KCK Koorcab Rem 162 tersebut, berlangsung selama empat jam. Seperti apa yang disampaikan dalam sambutan Danrem 162/WB yang dibacakan oleh Kasi Ter Korem 162/WB, bahwa kegiatan ceramah motivator yang di berikan oleh bapak Aqua Dwipayana ini, diharapkan mampu lebih membuka wawasan dan merubah pola pikir para anggota jajaran Korem 162/WB untuk berfikir lebih maju dan lebih baik lagi, sehingga kedepan para prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan merubah hidup menjadi lebih baik. 
 Dalam kesempatan tersebut bapak Aqua Dwipayana juga menyampaikan kepada para peserta agar setiap individu dapat mensyukuri pemberian Tuhan, serta mampu berfikir positif, ikhlas, dan hal yang paling penting dalam menjalani hidup yaitu kita mampu selalu menjaga amanah yang diberikan oleh Tuhan terutama anak yang akan menjadi penerus dan menjadi harapan untuk memajukan bangsa dan negara. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa dalam melaksanakan komunikasi dengan sesama, hendaknya kita respec, empati, audible, klariti dan humble atau rendah hati, sehingga dalam menjalani kehidupan ini semakin ada isinya semakin merunduk sebagaimana tanaman padi. Oleh sebab itu, mari kita mulai pada diri kita sendiri untuk dapat merubah pola fikir kita menjadi lebih baik dan positif, walaupun terlihat enteng namun perubahan sekecil apapun yang kita lakukan, dapat memberikan perubahan yang besar, tidak hanya bagi kita sendiri namun juga untuk kemajuan masyarakat dan wilayah NTB sehingga akan tercipta NTB yang aman dan damai.
     

PELANGGARAN PENYELUNDUPAN BBM PERBATASAN RI RTDL DI GAGALKAN OLEH SATGAS 742/SWY

Ditulis Oleh Penrem162 on Senin, 17 November 2014 | 10.56

KOREM 162/WB (17/11),- Berdasarkan informasi yang di himpun dari Satgaswil perbatasan RI RTDL yaitu dari laporan harian Staf Intelijen Satgas Pamtas RI RTDL Batalyon Infanteri 742/SWY, tentang keberasilan satgas dalam menggagalkan penyelundupan BBM sebanyak 39 jerigen isi 39 liter keseluruhanya diperkirakan berjumlah mencapai 1365 liter di Motaain Kupang, Kamis (13/11).
Keberasilan tersebut diawali dengan diadakannya patroli rutin Mako Satgas Pada hari Kamis tanggal 13 November 2014 pukul 00.30 WITA  dengan kekuatan 28 orang yang dipimpin oleh Wadan Satgas Mayor Inf Sofwan Nizar, Pada saat melaksanakan patroli di daerah Motaain menemukan sebuah gubuk menyerupai gudang yang menimbun BBM dan berhasil menggagalkan penyelundupan BBM berupa minyak tanah sebanyak 39 jerigen isi 35 liter, total BBM 1365 liter, yang dijaga oleh Sdr. Damin, umur 24 tahun, asal Desa Lahurus, yang berdomisili di Desa Silawan, dan pemilik BBM Sdr. Asiku, alamat Desa Silawan. Untuk barang bukti dan pemilik BBM, serta penjaga gudang langsung diserahkan ke Polsubsektor  Motaaain. Setelah diadakan serah terima barang bukti dan pemilik BBM, serta penjaga gudang kepada Polsubsektor permasalahan tersebut sekarang sudah ditangani oleh Polsubsektor Motaain.
 
Support : Grosir Baju Muslim | Pen Rem 162/WB
Copyright © 2013. Selamat Datang Di Korem 162/Wira Bhakti - Blog Resmi - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger