TRENDING

Serba Serbi

Sport Corner

Pendidikan

Selasa, 23 Oktober 2018

Libatkan Diskes Bima, Satgas TMMD ke 103 Kodim 1608/ Bima Gelar Pengobatan Gratis

Bima - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 wilayah Kodim 1608/ Bima bekerjasama dengan Dinas Kesehatan UPT Kecamatan Lambu dan Pustu Desa Lambu menggelar Pengobatan Kesehatan Gratis bagi masyarakat Desa Lambu dan sekitarnya, Selasa (23/10). Para Dokter dan tenaga medis baik dari Kodim Bima dan Tenaga Medis Dinas Kesehatan UPT Kecamatan Lambu telah siaga sejak pagi di Pos Kesehatan TMMD ke 103 tahun 2018  di Desa Lambu. Pengobatan gratis ini mendapat perhatian dari warga masyarakat, terlihat puluhan masyarakat satu persatu mendatangi Posko Kesehatan tersebut.

Pada kesempatan itu, Halimah warga Desa Lambu mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas dibukanya posko pelayanan kesehatan tersebut. "Dengan dibukanya Posko kesehatan tersebut sangat membantu warga untuk berobat sehingga tidak jauh-jauh untuk pergi berobat ke Puskesmas, cukup mendatangi Posko Kesehatan TMMD," katanya.

Terpisah, Dandim 1608/ Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra selaku Dansatgas TMMD ke 103 mengatakan kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas yang menjadi perhatian khusus Satgas TMMD, bukan hanya pembangunan fisik saja. Tapi bagaimana keberadaan TNI melalui TMMD dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kegiatan tersebut terlaksana atas dasar kepedulian terhadap sesama dan rasa kekeluargaan yang terjalin antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat setempat," ungkapnya.

Menurutnya, Posko kesehatan ini akan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, mereka juga akan melakukan pengecekan langsung ke rumah warga yang memang kebetulan sakit dan tidak mampu datang ke Posko kesehatan.

"Semoga apa yang dilakukan selama kegiatan TMMD ke 103 tahun 2018 ini memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat Bima khususnya masyarakat Kecamatan Lambu sebagai pusat pelaksanaan kegiatan TMMD,"  tandasnya.

Satgas TMMD ke 103 Berikan Tali Asih Warakawuri Lansia

Bima - Memasuki hari ke 9 TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 1608/ Bima,  Ny Betty Rachmawati Bambang KEP, S.Psi., memberikan Tali Asih kepada 5 orang Warakawuri di TK Sekar Mutiara Desa Lambu Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Selasa (23/10).

Lima orang Warakawuri yang sudah lanjut usai yang memperoleh tali asih yakni Ibu Kamlah (61 tahun) Penyakit Lumpuh, Halimah (57 tahun) mengidap penyakit stroke, Hafiah (60 tahun) penyakit lumpuh, Hafsah (57 tahun) penyakit Lumpuh dan Mar’ah (63 tahun). Penyerahan bingkisan tali asih oleh Ketua Persit KCK Cabang XXVII Cabang Bima ini disaksikan oleh Dandim Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Danramil 1608-03/Sape Kapten Inf Junaid, Aparat Pemerintah Desa dan Tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Betty Rachmawati Bambang KEP, S.Psi mengatakan bahwa tali asih ini diberikan sebagai rasa simpati keluarga besar TNI khususnya Persit Kodim Bima kepada para istri-istri prajurit TNI yang telah berjuang membela Bangsa dan Negara meski nyawa sebagai taruhannya.

"Bantuan ini tentu tidaklah seberapa nilainya, namun yang terpenting ini sebagai wujud kepedulian kami kepada Warakawuri yang dulu sangat setia mendampingi sang suami sebagai seorang prajurit TNI dalam membela dan mempertahankan NKRI," ungkap Ny. Betty Rachmawati.

Sementara itu, Dandim 1608/ Bima menjelaskan bahwa semangat  dan kesadaran sosial seperti ini harus selalu dibudayakan agar kita memiliki jiwa sosial dan kemanusiaan yang tinggi.

"Kiranya kepedulian sosial seperti ini dapat menjadi contoh dan ajakan bagi saudara-saudara kita yang lain, untuk turut  memikirkan dan memiliki rasa kepedulian terhadap sesama. Pemberian tali asih ini, hendaknya jangan hanya dilihat dari nilai dan harga barang tersebut, tetapi lihatlah sebagai salah satu bentuk perhatian kami sebagai warga dan Prajurit TNI," ucapnya.

Selain itu Kata Bambang, tali asih ini merupakan wujud kebersamaan  seluruh keluarga besar TNI, khususnya Kodim 1608/ Bima sehingga dapat mempererat hubungan tali silaturrahmi diantara keluarga besar TNI sekalgus sebagai bentuk sentuhan kasih sayang TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 103," pungkasnya.

Sukseskan TNI Marathon Mandalika dan Bhakti Sosial, Danrem 162/WB Gelar Rapat Panitia Daerah

Mataram - Lomba lari Marathon Mandalika yang akan dihelat pada tanggal 4 November Mendatang di ITDC komplek Mandalika Kuta Kabupaten Lombok Tengah, NTB diawali dengan berbagai macam kegiatan sosial diantaranya bhakti sosial TNI kepada masyarakat NTB khususnya Lombok.

Untuk mendukung dan mensukseskan perhelatan tersebut, Korem 162/WB menggelar rapat dengan panitia daerah yang dipimpin Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., di Aula Sudirman Korem 162/WB jalan Lingkar Selatan nomor 162 Mataram, Senin (23/10).

Menurut orang nomor satu di jajaran Korem tersebut, kegiatan yang bergengsi ini harus dipersiapkan secara matang dan Maksimal oleh para panitia yang terlibat dalam penyelenggaraannya.

"Kegiatan ini melibatkan ribuan orang baik dalam kegiatan baksosnya maupun pada lombanya sendiri," ungkap Rizal.

terkait dengan hal tersebut, Rizal meminta agar masing-masing seksi kepanitiaan bertanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing, apa yang dirasakan kurang agar segera dikoordinasikan dan dilengkapi sehingga pada hari pelaksanaanya tidak ada lagi hal-hal yang dapat mengurangi dan mengganggu pelaksanaan acara.

Dijelaskannya, sebelum pelaksanaan lomba lari Marathon, akan digelar bhakti sosial di Kabupaten Lombok Utara pada tanggal 1 sampai 3 November 2018 diantaranya kegiatan pengobatan massal, penyuluhan dan donasi, sedangkan di Kuta Kabupaten Lombok Tengah juga akan dilaksanakan bazhar, hiburan yang menampilkan kesenian daerah, zikir dan doa bersama.

"Pada hari H tanggal 4 November, selain kegiatan lomba lari juga akan dimeriahkan dengan demonstrasi terjun payung dari TNI/Polri sebanyak 73 orang, demontrasi tim yupiter aerobatic, Paralayang serta peresean yang merupakan budaya masyarakat Lombok," jelasnya.

Pria alumni Akmil 93 tersebut juga berharap agar seluruh masyarakat NTB khususnya Lombok ikut berpartisipasi mensukseskan kedua kegiatan tersebut. "Insya Allah kegiatan ini sebagai salah satu upaya TNI untuk membangkitkan dunia pariwisata NTB dan meningkatkan perekonomian masyarakat pasca gempa bumi menuju Lombok Bangkit dan Gemilang sesuai dengan harapan kita bersama," pungkasnya.

Satgas TMMD Beri Materi Wasbang dan Bela Negara Pada Siswa SDN 2 Malayu Soro

BIMA – Ada yang berbeda dalam kegiatan upacara bendara yang dilaksankan hari, Senin (22/10/2018) di SDN 2 Meaayu Desa Soro, Kecamatan Lambu dimana biasanya yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) adalah guru-guru di sekolah setempat, namu yang menjadi Irup pada upacara kali ini adalah anggota tentara.

Dia adalah Pelda Ilham salah satu anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima yang sedanga melaksanakan tugas TMMD di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Dalam pelaksanaan upacara, para siswa begitu khidmat mengikutinya, hingga mendengarkan satu-persatu penjabaran dan penjelasan Pelda Ilham tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara yang perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai bentuk kecintaan terhadap tahan air.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra selaku Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD mengatakan, kegiatan Wasbang dilaksanakan sebagai upaya untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada murid Sekolah Dasar (SD).

Seperti yang kita rasakan saat ini dimana segala bentuk informasi dapat diperoleh dengan sangat mudah tentunya akan memberikan dampak yang begitu komplek, baik yang positif maupun negatif.

“Oleh karena itu, melalui pendidikan Wasbang dan Bela Nega, pelajar SD  sebagai generasi penerus dan tulang punggung bangsa harus mengetahui sejarah yang benar tentang perjuangan Bangsa Indonesia dan memiliki  rasa cinta tanah air, jiwa Patriotisme, menghargai perbedaan budaya, adat istiadat, termasuk menghargai perbedaan agama di Indonesia,” ungkap Dandim.

Bapak tiga orang anak ini menjelaskan, kegiatan Wasbang dan Bela Nega adalah salah satu item nonfisik yang dilaksanakan dalam kegiatan TMMD ke 103 tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima yang di pusatkan di Desa Lambu dan Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Melalui kegiatan Wasbang dan Bela Nega, Bambang berharap para siswa SD sebagai generasi penerus bangsa agar terus belajar untuk menggapai cita-cita yang diinginkan sehingga menjadi kebanggaan orang tua, bangsa dan negara.

“Melalui kegiatan ini diharapkan akan tertanam jiwa patriotisme dan semangat juang yang kuat pada para pelajar, sehingga akan lebih cinta terhadap tanah air bangsa dan negara,” tutup Dandim. (*)

Senin, 22 Oktober 2018

Masjid Ar-Rahman Lambu Diserbu Warga Dalam Kegiatan TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima

BIMA – Puluhan warga Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima pagi ini, Senin (22/10/2018) menyerbu Masjid Ar-Rahman Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kebupaten Bima.

Kehadiran puluhan warga di halaman masjid Ar-Rahman, bukan untuk melakukan aksi demonstrasi atau blokir jalan, tetapi mereka datang untuk berpartisipasi dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra selaku Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD mengatakan, puluhan warga Desa Lambu sudah mulai berkumpul sejak pukul 7.00 WITA di halaman Masjid Ar-Rahman Lambu, mereka datang bukan untuk demo atau blokir jalan, tetapi untuk berpartisipasi dalam kegiatan TMMD.

“Kehadiran puluhan warga bukan untuk melakukan aksi demo atau blokir jalan, tetapi mereka datang untuk berpartisipasi dalam kegiatan rehabilitasi pembangunan Masjid Ar-Rahman yang menjadi salah satu sasaran kegiatan TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima tahun 2018,” kata Dandim.

Dandim selaku Dansatgas TMMD menyampaikan, kegiatan TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima tahun 2018 yang difokuskan di Desa Lambu dan Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, pada hari ini telah memasuki hari kedelapan.

“Dalam pelaksanaannya hingga hari kedelapan tidak ada kendala berarti yang dihadapi Satgas TMMD, baik dalam kegiatan fisik maupun nonfisik. Masyarakat Kecamatan Lambu sangat antusias menyambut kehadiran program TMMD di wilayahnya,” ungkap Bambang.

Bambang menambahkan, rehabilitasi masjid Ar-Rahman Desa Lambu sudah mulai dilaksanakan sejak hari pertama TMMD, progres yang dicapai hingga hari ini diantaranya, Satgas TMMD telah menyelesaikan pemasangan 23 tiang peyanggah emperan masjid dan hari Minggu kemarin satgas bersama masyarakat mulai memasang kayu atap emperan masjid.

Adapun beberarapa item program yang dikerjakanan dalam rehabilitasi masjid Ar-Rahman Lambu, ungkap Bambang, diantaranya, rehab emperan masjid, pembuatan tiang emperan, pemasangan keramik emperan, pembuatan atap emperan dan perbaikan MCK berupa pemasangan keramik dan pembuatan saluran air tempat berwudhu dan pengecetan seluruh bangunan masjid.

Dengan atusias warga menyambut kegiatan TMMD di Kecamatan Lambu, Bambang optimis bahwa seluruh item kegiatan TMMD dapat diselesaiakan dengan baik sesuai jadwal yang ditentukan. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Lambu yang selama ini telah berpartisipasi dalam kegiatan TMMD.

“Terimakasih kami sampaikan kepada seluruh masyarakat yang selalu setia mendampingi TNI dalam melaksanakan program TMMD selama ini karena bersama rakyat TNI kuat dan kemanunggalan TNI dan rakyat akan terwujud,” tutup Bapak tiga orang anak ini. (*)

Prajurit TNI Bantu Pasang Saluran Pipa Air Bersih dari Gunung Rinjani Sepanjang 6 Km

Pasca bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu, telah mengakibatkan kerusakan dan kerugian berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya yaitu layanan air bersih dengan rusaknya pipa saluran air milik PDAM maupun pipa saluran air milik warga yang dibuat secara swadaya, yang dialirkan dari Gunung Rinjani.

Untuk membantu  pemenuhan kebutuhan air bersih warga dapat normal kembali, prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi  bersama-sama warga bahu membahu memperbaiki pipa saluran air bersih sepanjang 6 km yang rusak akibat gempa di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Senin (22/10/2018).

Menurut keterangan Danramil 1615-10/Sembalun Lettu Inf Abdul Wahab, pipa saluran air yang rusak sepanjang 6 km dari Gunung Rinjani tersebut melewati 2 desa.  Sepanjang 2 km di Desa Sembalun Lawang mengarah ke Desa Sajang dan 4 km di Desa Sembalun Lendang Luar.

“Pemasangan saluran pipa air ini sudah kami kerjakan sejak dua hari yang lalu, saat ini menginjak hari ke tiga pengerjaannya sudah berjalan 80 persen,” ungkapnya.

Selanjutnya Lettu Inf Abdul Wahab mengatakan bahwa untuk penyediaan pipa air sebagai pengganti yang rusak sepenuhnya dari swadaya  masyarakat, pengerjaannya dilakukan oleh prajurit TNI bersama warga dengan mengerahkan alat berat.

“Pengerjaannya kita laksanakan dengan gotong-royong bersama-sama warga, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa kita selesaikan,  sehingga kebutuhan air bersih untuk warga dapat segera terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Sajang  H. Lalu Kanha menyampaikan bahwa pengerjaan penggantian pipa air yang rusak merupakan permintaan dirinya kepada Kogasgabpad yang disampaikan melalui Danramil Sembalun.

“Alhamdulillah Pak Danramil langsung memberikan respon dengan baik, sehingga pengerjaannya cepat dilaksanakan. Saya atas nama warga mengucapkan terimakasih atas bantuan Bapak-bapak TNI, mudah-mudahan dengan segera selesainya perbaikan saluran pipa air ini warga kami  tidak lagi kekurangan air bersih,” kata H. Lalu Kanha.

Minggu, 21 Oktober 2018

Hari ke 7, Tim Satgas TMMD Kerjakan Sasaran Fisik Mushollah Nurul Taufik Soro

Bima - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) hari ini, minggu (21/10/2018) memasuki Hari ke 7. Tim SatgasTMMD dibantu warga masyarakat Desa Soro Kecamatan Lambu, menuntaskan pemasangan paving blok dan keramik teras mushollah dan tempat wudhu Mushollah Nurul Taufik. Pantauan Lensa Post di Lokasi, antusias masyarakat masih setia membantu Tim Satgas TMMD ke-103 Kodim 1608/Bima.

Dan SSK Kapten Inf. Junaid menjelaskan, saat ini kita sedang memasang Paving blok untuk halaman mushollah dan pemasangan keramik untuk lantai tempat berwudhu musholla Nurul Taufik Desa Soro, kita akan terus memacu anggota dan masyarakat hingga tuntas sesuai waktu yang telah ditentukan. Lebih lanjut beliau menjelaskan pihaknya dan Komandan Satgas TMMD Dandim 1608 /Bima selalu setia mengontrol, terus memberikan semangat dan motivasi untuk anggota, lebih-lebih masyarakat yang selalu setia bergotong royong guna mendapatkan hasil renovasi mushola yang bagus, bilamana mushollah nya bagus tentu proses beribadah menjadi nyaman, apalagi musholla adalah icon Agama yang harus diperindah dan dijaga, ujar Junaid.

Dan SSK juga menyampaikan bahwa pemasangan paving blok dihalaman mushollah Nurul Taufik ini sudah mencapai 50 %, begitu juga dengan pemasangan keramik untuk lantai tempat berwudhu telah mencapai 70 %, semoga ini cepat kita tuntaskan, supaya masyarakat juga merasakan nikmat dan manfaatnya, kami berharap semangat gotong royong masyarakat seperti ini terus dijaga, bukan saja pada saat TMMD, melainkan semangat ini harus ada dalam diri masyarakat itu sendiri, ungkapnya.

Beri Penyuluhan KB, Tim TMMD ke 103 Gandeng BKKBN

Bima - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 1608/Bima, dengan sasaran fisik dan non fisik di Desa Lambu dan Desa Soro Kecamatan Lambu Kabupaten Bima semakin menunjukkan hasil yang memuaskan. Pantauan langsung di lokasi,  Kegiatan yang dilakukan mulai dari pembukaan sampai saat ini terus diisi dengan berbagai agenda kegiatan baik itu secara fisik maupun non fisik.

Hari ini, Minggu (21/10/2018) pukul 10.00 wita bertempat di Aula Kantor Desa Soro, Satgas TMMD menggandeng Tim BKKBN kecamatan Lambu untuk memberikan penyuluhan Keluarga Berencana (KB) kepada warga, khususnya ibu ibu.

Dandim 1608/ Bima selaku Komandan Satgas, letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra menjelaskan, bahwa program KB adalah program pemerintah, mulai dari tingkat Nasional sampai ke pelosok Desa, begitu pula dengan program TMMD adalah program nasional yang sasarannya adalah penduduk dipelosok Desa, sehingga sangat relevan, ketika kegiatan TMMD juga dipadukan dengan sosialisasi tentang KB, ujar Dandim.

Dandim juga menjelaskan, bahwa tidak semua masyarakat paham tentang KB, nah setelah diberikan pemahaman maka mereka akan memahami bahwa program KB sesungguhnya hanya membatasi angka kelahiran, karena setiap keluarga sejahtera sebetulnya hanya memiliki dua anak cukup, namun pemahaman masyarakat dan telah menjadi tradisi sejak dulu sampai sekarang, bukan dua anak, melainkan banyak anak banyak rezeki, nah ini yang perlu dipahamkan kepada masyarakat melalui penyuluhan KB ini, ujar Dandim.

Sementara itu, Dan SSK Kapten Inf. Junaid mengharapkan, semoga dengan berbagai kegiatan non fisik yang terus dilakukan oleh Tim TMMD ini dapat menambah kesadaran masyarakat baik untuk dirinya sendiri maupun dilanjutkan kesanak saudara dan tetangga yang belum sempat hadir, tutupnya.

Hari Keenam, Satgas TMMD Pasang Kayu Atap Masjid Ar-Rahman Lambu

BIMA – Memasuki hari keenam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima, Satgas TMMD terus menggenjot penyelesaian program yang tengah dilaksanakan, baik berupa program fisik maupun nonfisik.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke 103 Tahun 2018, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra mengatakan, memasuki hari keenam berbagai program yang telah dilaksanakan Satgas TMMD mulai menunjukan hasil yang membanggakan.

Satgas TMMD bersama masyarakat dengan semangat kebersamaan bahu-membahu melaksanakan setiap program TMMD yang difokuskan di Desa Lambu dan Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Dansatgas yang juga Dandim 1608/Bima ini optimis bahwa target kegiatan TMMD ke 103 tahun 2018 yang dilaksanakan di Kecamatan Lambu dapat diselesaikan sesuai jadwal yang direcanakan.

“Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat, maka setiap program TMMD yang direncanakan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” kata Bambang, Sabtu (20/10/2018).

Bambang menjelaskan, adapun kegiatan yang dilaksanakan Satgas TMMD di hari keenam antara lain, pemasangan kayu atap emperan Masjid Ar-Rahman Desa Lambu, pemasangan dilakukan setelah Satgas menyelesaikan pengecoran 23 tiang pancang emperan masjid.

“Kemudian kegiatan lain yang dilaksanakan, yaitu pengerjaan jalan alternatif yang menghubungkan Desa Labu dan Nggelu, bahkan hari ini sudah mencapai progres 50 persen,” terang Dandim. (*)
 
Back To Top