Mencintai, Dicintai dan Dibanggakan Rakyat

Video Pilihan

Latest Post

PEMBEKALAN EKSPEDISI NKRI KORIDOR WILAYAH 2/NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015

Ditulis Oleh Penrem162 on Jumat, 30 Januari 2015 | 08.44

Dalam rangka mensukseskan Ekspedisi NKRI Koridor Wilayah 2/NTB yang akan dilaksanakan selama kurang lebih empat bulan, pada hari kamis 2015 dilaksanakan kegiatan pembekalan materi peserta Ekspedisi NKRI Kooridor Wilayah 2/NTB. Kegiatan bembekalan akan berlangsung dari kamis 29 januari hingga 1 Pebruari 2015, dan diikuti oleh Dandim jajaran Korem 162/WB, perwakilan FKPD Kabupaten Kota, Kepolisian, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Basarnas, Mahasiswa serta instansi terkait lainnya. 
Mengingat kegiatan ini, yang natinya akan bekerjasama dengan berbagai komponen lapisan masyarakat, untuk itu pemberian materi pengenalan perlu dilaksanakan. Seperti apa yang disampaikan Danrem 162/WB dalam sambutannya yaitu mengingat kegiatan Ekspedisi ini snagat penting karena memiliki target atau tujuan seperti, meningkatkan potensi pertahanan Nasional, meningkatkan wawasan Kebangsaan dan bhakti Sosial, meningkatkan pelayanan kesehatan dan bahkti sosial, meningkatkan dan meneliti segala potensi sumber daya alam, membangkitkan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional, memberikan teladan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam melalui program Green, Clean dan Healthy, meningkatkan akses perhubungan dan komunikasi, mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat, serta membangun infrastruktur di pedalaman daerah terpencil dan terisolir, oleh sebab itu Danrem 162/WB berharap seluruh Instansi terkait yang ada diwilayah NTB dapat membantu setiap kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga hasil yang diperoleh nantinya akan membawa manfaat bagi masyarakat yang ada diwilayah NTB.

BIMA CANANGKAN IRIGASI TERSIER

Ditulis Oleh Penrem162 on Selasa, 27 Januari 2015 | 13.59

Masyarakat di kelurahan Nungga kecamatan Rasanae Timur kota Bima  terasa lega, karena para petani di desa tersebut sudah sekian lama merindukan aliran irigasi yang mengalirkan ke sawah dan ladang mereka. Harapan tersebut terjawab  dengan adanya  gerakan perbaikan irigasi oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan swasembada pangan pada tanaman padi, jagung dan kedelai di kota Bima yang   dicanangkan pada hari Selasa 27 Januari 2015 dengan dihadiri oleh ketua DPRD kota Bima, Assisten II, Kepala Dinas Pertanian dan Komandan Kodim1608/Bima serta  Kapoktan  Dewa Cici II.
Ladang dan sawah di wilayah pertanian Poktan Dewa Cici II sebagian besar   selama ini masih mengandalkan hujan untuk bercocok tanam, baik pada tanaman padi, jagung dan kedelai,   walaupun sebenarnya areal tersebut memiliki sumber air yang cukup, tetapi yang menjadi  permasalahan selama ini pada kondisi saluran irigasi yang masih kurang mendapat perhatian, karena  tanggulnya berupa tanah,  sehingga  air yang dialirkan oleh saluran irigasi yang ada tersebut belum dapat mendistribusikan air secara merata di seluruh lahan para petani,  karena sawah di bagian hulu dengan begitu  mudahnya mendapatkan air atau  diairi, sementara di bagian hilir kesulitan mendapatkan air.
Hal ini dikarenakan saluran air  dengan bertanggulkan  tanah tersebut sering mengalami kebocoran dan rusak di saat musim  hujan tiba,  sehingga banyak sawah tidak terairi karena terbuang percuma dalam perjalanannya menuju lahan para petani, terlebih  lagi disaat  musim kemarau  tiba, air tidak sampai pada lahan yang di hilir, selain itu dengan adanya pengairan yang tidak merata bukan hanya berdampak pada perkembanngan tanaman para petani saja, tetapi  kadangkala  berujung pada pertengkaran dan adu mulut antar petani saat mereka mau mengalirkan air kesawahhya.  Permusuhan karena para petani  berebut mendahulukan sawahnya untuk bisa diairi lebih duluan inilah  akhirnya air yang dengan sifatnya untuk menjadi penyejuk bagi manusia, akhirnya dapat berujung petaka bagi para petani.

Untuk itu dengan adanya program dari pemerintah tersebut para petani di desa Manggenae menyambut dengan sangat antusias, mereka bahu membahu dengan aparat Kodim 1608/Bima dan bergotong-royong agar dalam proses perbaikan saluran  irigasi dan perbaikan  pembangunan saluran irigasi tersier ini segera dapat selesai dengan waktu yang lebih awal dari waktu yang ditargetkan.Kedekatan dan kebersamaan TNI dengan masyarakat inilah yang menjadi harapan Danrem 162/WB Kolonel Arh.Kuat Budiman S.IP.

DANREM 162/WB TANDATANGANI MoU DENGAN UNIVERSITAS 45 MATARAM

Pada hari senin 26 Januari 2015, Danrem 162/WB memberikan mata kuliah mengenai wawasan kebangsaan kepada ratusan mahasiswa/mahasiswi Universitas 45 Mataram. Kegiatan yang telah dilaksanakan diberbagai perguruan tinggi ini bertujuan untuk lebih memberikan pemahaman kepada generasi muda, mengingat saat ini pengaruh dari kemajuan tehknologi dan globalisasi sangat mempengaruhi kebiasaan dan gaya hidup masyarakat, terutama para generasi muda. 
Sementara kita sadari bersama bahwa generasi muda merupakan generasi penerus bangsa, untuk itu generasi muda harus dapat memahami dan menyadari betapa pentingnya peran mereka bagi pembangunan bangsa dan negara. Melalui mata kuliah wawasan kebangsaan ini, Danrem 162/WB ingin mengingatkan kembali kepada para mahasiswa yang merupakan generasi harapan bangsa, betapa besar arti persatuan dan kesatuan, bila para mahasiswa sebagai generasi muda tidak peduli terhadap sesama, maka kita akan ditinggalkan oleh bangsa kita sendiri. Untuk itu kita harus selektif terhadap dinamika berkembangan informasi dan pengaruh budaya bangsa lain, dan ingat jati diri kita sebagai bangsa Indonesia yang selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan, tidak ada gunanya nagara kita makmur jika kita melupakan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.
Saya berharap para mahasiswa/mahasiswi yang ada di Universitas 45 Mataram ini, yang merupakan  generasi penerus bangsa dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat serta mampu membangun ditengah-tengah masyarakat, sehingga akan  menjadikan negara kita sebagai negara yang maju, makmur, damai dan sejahtera sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia. Selain itu Danrem 162/WB juga menekankan kembali kepada mahasiswa dan komponen masyarakat bangsa lainnya,  agar selalu menjaga empat pilar bangsa demi menjaga tetap tegaknya NKRI. Setelah kegiatan kuliah, Danrem 162/WB   Kolonel Arh Kuat Budiman, S.IP. beserta Rektor Universitas 45 Mataram, Bapak Ir. I Md Sunantra, Mp menanda tangani naskah kerjasama antara Universitas 45 Mataram dengan Korem 162/WB, dan Rektor Universitas 45 Mataram juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB, semoga ilmu yang diberikan oleh Danrem 162/WB kepada para mahasiswa dapat memberikan pemahaman dan dihayati oleh para mahasiswa yang akan menjadi tupuan harapan bangsa.

ANGGOTA KORAMIL 1606-05/TANAH HAJI BERSAMA PETANI PERBAIKI SALURAN IRIGASI DI TANAH HAJI

Ditulis Oleh Penrem162 on Jumat, 23 Januari 2015 | 15.14

Dalam rangka mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, para prajurit yang ada di jajaran Korem 162/WB khususnya anggota Koramil 1606-05/Tanah Haji bersama masyarakat petani yang ada di daerah tersebut melaksankan kegiatan perbaikan irigasi yang ada di sekitar kawasan pertanian daerah Tanah Haji.  Dipimpin oleh Danramil 1606-05/Tanah Haji pada hari jum’at 23 Januari 2015, seluruh anggota Koramil 1606-05/Tanah Haji bersama masyarakat kegiatan perbaikan irigasi dilaksanakan.  Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat jaringan irigasi yang ada di lahan pertanian merupakan salah satu hal penting dalam rangka peningkatan hasil pertanian, untuk itu selain memperbaiki saluran irigasi  nantinya Korem 162/WB dan jajarannya juga akan membantu pemerintah daerah khususnya dinas pertanian dalam membangun infrastruktur yang ada diwilayahnya, mengingat produktivitas pertanian secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kegiatan yang dilaksanakan ini akan terus dilaksanakan, sehingga terciptanya sinergisitas antar TNI AD, Dinas Pertanian, Pemerintah daerah dengan masyarakat petani, sehingga program pemerintah dalam mensukseskan swasembada pangan dapat terwujud.

PENYULUHAN HUKUM BAGI ANGGOTA KOREM 162 WB

Ditulis Oleh Penrem162 on Rabu, 21 Januari 2015 | 13.35

Dengan adanya kegiatan penyuluhan hukum yang diikuti oleh Para Kasi Korem 162/WB, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS tersebut, kedepan diharapkan prajurit dan PNS yang ada dijajaran Korem 162/WB dapat benar-benar mengerti tentang hukum, sehingga kedepan tidak ada lagi anggota jajaran Korem 162/WB yang melakukan pelanggaran, karena pelanggaran sekecil apapun secara tidak langsung akan merugikan diri sendiri  dan keluarganya, serta berdampak pula pada pencitraan TNI AD secara umum. 
Dalam rangka membangun sikap mental dan perilaku para prajurit dan PNS Korem 162/WB yang taat hukum, serta untuk mengoptimalisasi penegakkan hukum dalam kehidupan keprajuritan di lingkungan Korem 162/WB dan jajarannya, Rabu 21 Januari 2015 dilaksanakan kegiatan penyuluhan Hukum yang bertempat di aula Sudirman, oleh Kumdam IX/Udayana dan dari BNN Prov. NTB. Kegiatan yang dilaksanakan tersebut dengan harapan prajurit dan PNS yang ada dijajaran Korem 162/WB mengerti dan memahami terkait dengan jenis pelanggaran dan sangsi hukum Militer dan cara penyelesaiannya, sehingga kedepan diharapkan kasus pelanggaran yang saat ini masih belum tuntas  dijajaran Korem 162/WB dapat segera diselesaikan. 
Dalam sambutan Danrem 162/WB yang dibacakan oleh Kasipers Korem 162/WB menyampaikan kepada seluruh peserta yang hadir, benar-benar menyimak setiap materi yang disampaikan oleh tim penyuluh dari Kepala BNN Prov. NTB  dan Mayor Chk Puji Susanto, SH.M.H.  dari Kumdam IX/Udayana.  Selain itu juga disampaikan kepada para Komandan yang ada di satuan-satuan jajaran Korem 162/WB agar benar-benar memahami prosedur hukum dalam penyelesaian perkara hukum yang dilakukan oleh anggotanya sesuai peraturan yang berlaku di lingkungan TNI AD, sehingga proses penyelesaian hukum tersebut benar-benar     tuntas      dan     tidak    berlarut-larut.

BABINSA TERJUN KESAWAH

Ditulis Oleh Penrem162 on Selasa, 20 Januari 2015 | 14.57

Setelah adanya nota kesepahaman beberapa waktu yang lalu antara TNI-AD  dengan Kementrian Pertanian, satuan kewilayahan dengan  para anggota Babinsanya  mulai terjun ke sawah untuk membantu para petani dalam rangka mensukseskan program ketahanan pangan yang menjadi program pemerintah.
    Didesa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara , para Babinsa jajaran Kodim 1606/Lobar  selain aktif memberikan penyuluhan bersama-sama dengan  para PPL dalam  mensosialisasikan bidang pertanian kepada kelompok tani, para Babinsa di Koramil 1606-01/Gangga  terjun langsung ke sawah untuk mencabut benih dan menanam padi.
Kelompok tani  Pintu Air adalah salah satu kelompok tani binaan Koramil 1606-01/Gangga , pada hari  Selasa,  20 Januari 2015  kelompok tani  Pintu Air bersama para Babinsa menanam padi dengan sistem” Jajar legowo” pada areal lahan kurang lebih satu hektar di desa Gondang. Kapten Turmuji yang merupakan Danramil 1606-01/Gaangga menyampaikan bahwa sistem penanaman  Jajar Legowo ini adalah merupakan  metode yang  mereka peroleh saat pelatihan Pemantapan Swasembada Pangan pada  tanaman padi, jagung dan kedelai beberapa waktu lalu dengan Dinas Pertanian Prov.NTB,   kemudian  kepada para Babinsa mereka  sosialisasikan  dalam rangka meningkatkan hasil panen kepada para petani yang ada di wilayah desa binaannya.
Inilah salah satu wujud serbuan territorial  Korem 162/WB dalam rangka membantu Pemda untuk mensejahterakan rakyat.Prajurit  jajaran Korem 162/WB  telah menyadari dengan jati dirinya  bahwa TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan akan bekerja bersama-sama dengan rakyat dan nantinyapun  setelah purna tugas akan hidup berdampingan dengan rakyat.Untuk itu sebagai prajurit yang bertugas di satuan territorial dimanapun bertugas  harus mampu untuk  merebut hati rakyat, dan dekat dengan rakyat  dimanapun dan dalam kondisi apapun, sehingga dengan demikian, kita sebagai aparat akan selalu dirindukan kehadirannya oleh rakat, dan “motto TNI-AD “Tentara kuat bersama rakyat dan rakyat bersama Tentara akan sejahtera akan segera terwujud.

KODIM JAJARAN KOREM 162/WB BERSINERGI DALAM PEMBUATAN DAN REHABILITASI JARINGAN IRIGASI PERTANIAN

Ditulis Oleh Penrem162 on Senin, 19 Januari 2015 | 14.40

Penduduk Indonesia sebagian besar berada di wilayah pedesaan, hidup dari pertanian dengan makanan pokoknya beras, jagung, sagu, dan ubi hasil produksi pertanian mereka. Berkaitan dengan itu  berbagai strategi terus diupayakan pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian dalam rangka  mensukseskan ketahanan pangan tersebut, dan pemerintah telah mengalokasikan anggaran pada sektor  pertainian terutama pada pembuatan dan perbaikan  irigasi. Bagi para petani, dengan  adanya sarana  irigasi yang baik dan pengaturan air,  hasil  pertanian dapat menjadi harapan. Oleh karena itu, tepat kalau dikatakan air merupakan sumber kehidupan.

Karena dengan adanya irigasi yang baik,  tanaman  akan dapat mendapatkan pasokan   air secara teratur sesuai kebutuhan tanaman, sehingga tanaman bisa tumbuh secara normal. Bagi  daerah-daerah tertentu yang sudah ada  bangunan bendungan irigasi dan saluran primer yang  permanen tidak begitu menjadi kendala, tetapi bagi  daerah atau wilayah tertentu yang  saluran  irigasinya sekunder dan tersier belum tertata dengan baik  akan menjadi kendala yang serius  terutama saat musim kemarau tiba, sehingga para petani tidak bisa menggarap sawah maupun ladangnya yang kering. Irigasi yang ada selama ini pada umumnya belum permanen pembangunannya, sehingga berkaitan dengan  upaya peningkatan produksi beberapa komoditas pertanian masih memerlukan  perhatian dari  Pemerintah Daerah , dengan demikian apa yang menjadi kesulitan para petani segera dapat teratasi.

Selain itu dari sumber keterangan yang diperoleh, irigasi di Kabupaten Lombok Tengah diperkirakan lebih dari 50% mengalami kerusakan, dimana untuk jaringan irigasi tersier sekitar 80% belum tertangani, sehingga dalam rangka untuk mensukseskan program peningkatan pangan tersebut Korem 162/WB akan senantiasa  membantu program-program pemda untuk mensejahterakan rakyat, untuk  itu sesuai yang diamanahkah dalam UU no.34 tahun 2004 tentang tugas pokok TNI,  Korem 162/WB akan mengoptimalkan satuan kewilayahannya  dalam mensukseskan program ketahanan pangan. Hari ini senin 19  Januari 2015  Pemda Sumbawa dan Lombok Tengah bersinergi dengan TNI-AD  yang ada diwilayahnya  melaksanakan pencanangan gerakan rehabilitasi jaringan irigasi tersier, di  Kodim 1607/SBW  peletakan batu pertama  pembangunan irigasi dilaksanakan  di desa Leseng kec.Moyo Hulu Kab.Sumbawa, demikian juga Pemda Lombok Tengah melaksanakan gerakan rehabilitasi jaringan irigasi tersier dengan panjang 1,7 Km, lebar 75 Cm yang berada di dusun Pondok Songkor, desa Aik Mual kecamatan Praya Kab.Lombok Tengah. Hadir pada kegiatan tersebut Bupati, Komandan Kodim , Kapolres, Kepala Dinas terkait serta para Danramil jajaran Korem 162/WB.
Berkaitan   dengan  pembangunan dan pemeliharaan irigasi saluran sekunder dan tertier tentunya peran serta dan partisipasi Pemda dan masyarakat/petani setempat sangat dibutuhkan, karena hal ini jika dibiarkan berlarut-larut dan tidak dipelihara dengan baik  saluran sekunder dan tertier yang ada  maka saluran air yang ada tidak akan lancar dan sebagian akan terbuang sia-sia  akibat perembesan air di saluran yang rusak, sehingga berdampak pada pencapaian produksi.
 
Support : Grosir Baju Muslim | Pen Rem 162/WB
Copyright © 2013. Selamat Datang Di Korem 162/Wira Bhakti - Blog Resmi - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger