TRENDING

Serba Serbi

Sport Corner

Pendidikan

Minggu, 18 November 2018

Danrem 162/WB Hadiri Lounching Pelayanan PLN Satu Pintu

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri acar Fun Walk-Family Day and Go Live pelayanan satu pintu PLN bersama keluarga. Acara yang diselenggarakan PLN Mataram ini dihadiri juga oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan ribuan masyarakat memadati lapangan Sangkareang Mataram, Minggu (18/11).

Danrem 162/WB disela-disela acara menyampaikan saat ini listrik merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. "Listrik dibutuhkan dalam semua lini, karena memang harus diakui tanpa listrik semua tidak akan bisa berjalan dengan sempurna," kata Ahmad Rizal.

Salah satu contoh kecil sebutnya, Hand Phon (HP). "Jika HP sudah low batt maka bingungnya gak ketulungan," ucapnya sambil tersenyum.

Oleh karena itu lanjutnya, mari kita berikan support kepada PLN untuk terus meningkatkan kinerjanya sehingga kebutuhan listrik nasional khususnya masyarakat NTB bisa terpenuhi dengan harapan semua aktifitas warga bisa terdukung dan berjalan dengan baik.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga menghimbau kepada masyarakat agar hemat enegi listrik sehingga bisa menghemat biaya listrik dan juga bisa menghemat energi secara nasional.

Sebelumnya, GM PLN wilayah NTB Ir l. Rudy Purnomo Loka dalam sambutannya mengatakan Fun Walk ini digelar dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional tanggal 26 Oktober lalu dengan tema "Prestasi Nyata, Terang Indonesia".

Selain itu, Ir. Rudy juga menjelaskan tentang capaian target PLN di wilayah NTB sudah melebihi target pemerintah pada rencana umum kelistrikan nasional, namun akan terus bekerja.. untuk mempercepat peningkatan elektrisasi di daerah pedesaan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB memberikan dukungan dan support kepada para pejuang PLN atas kinerjanya yang tidak mengenal waktu untuk membangun NTB yang terang benderang.

Sabtu, 17 November 2018

Tournament Golf HUT TNI ke 73, Kasrem 162/WB Juara Best Gross Flight B

Tournament Golf HUT TNI ke 73 tahun 2018 yang diselenggarakan Lanud Rembiga dibuka Danlanud ZAM Rembiga Kolonel Nav Budi Handoyo, M.Tr (Han) di lapngan Golf Rinjani Country Club Golong Narmada Lombok Barat, Sabtu (18/11).

Tourmanent golf yang di ikuti 56 peserta dari wilayah NTB ini dibagi dalam tiga kategori yakni Flight A  sebanyak 6 pemain, Flight B sebanyak 27 pemain dan sisanya 23 orang pemain dalam Flight C.

Letkol Inf Endarwan Yansori Kasrem 162/WB ini keluar sebagai best gross Flight B dengan nilai 85.

Menurut Letkol Inf Endarwan Yansori, tournament ini selain sebagai untuk silaturahmi antara para pemain golf yang tergabung dalam club, juga dalam rangka memperingati HUT TNI ke 73 tahun 2018.

"ini ajang silaturahmi para pemain yang tergabung dalam Persatuan Golf Mataram sekaligus untuk menghidupkan kembali PGM," ungkapnya.

Terkait dengan juara yang diraihnya, Kasrem menjelaskan bahwa itu kebetulan saja, sebenarnya yang dilihat disini adalah kebersamaan dari para pemain yang tetap semangat dan fokus ingin menghidupkan kembali PGM yang sudah ada.

Mantan Dandim 1604/Kupang tersebut berharap semoga ini awal yang bagus untuk membangkitkan kembali semangat para pegolf NTB khususnya PGM.

Dalam Turnament golf tersebut di hadiri Waka Polda NTB Brigjen Pol Tajuddin, Kasrem 162/WB Endarwan Yansori, Direktur Golf Rinjani Country Club Ibu Kauri Usida, Menejer Golf Rinjani Country Club Sukranuddin, para Pejabat Lanud Zam Rembiga dan para peserta Turnament golf.

Jumat, 16 November 2018

Batalyon Infanteri 742/SWY Gelar Latihan Uji Siap Tempur Tingkat Peleton di Mekaki

Mataram - Latihan Uji Siap tempur tingkat Peleton merupakan tahapan latihan satuan yang diselenggarakan satuan batalyon infanteri merupakan program tahunan yang dilaksanakan Yonif 742/SWY. Latihan yang melibatkan seluruh personel peleton di jajaran Kompi Yonif 742/SWY tersebut diselenggarakan selama empat hari sejak Kamis kemarin (15/11/2018) di wilayah Sekotong Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.

Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus Prihantio Donny disela-sela latihan menyampaikan latihan ini merupakan program satuan untuk menguji keterampilan tempur tingkat Peleton yang diikuti 306 Orang Prajurit Yonif 742/SWY dari Kompi senapan A, Kompi Senapan B dan kompi senapan C.

"Berbagai macam materi taktik diantaranya , Wandangran ( Perlawananan Penghadangan Kendaraan),Wandanglanki( Perlawanan Penghadangan jalan Kaki),Penghadangan, Sermukim (serangan pemukiman), Penyergapan Pemukiman, Pencarian dan Pembersihan serta menembak taktis Latihan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan, kerjasama serta pemahaman taktik tingkat perorangan sampai dengan tingkat peleton senapan,untuk lebih realistis Penyelengara latihan menyiapkan pendukung sebagai bulsi serta dilaksanakan dimedan yang menyerupai situasi sebenarnya," jelas Donny.

Menurutnya, latihan merupakan salah bentuk kesejahteraan bagi Prajurit yang diberikan pimpinan. Oleh karena itu sambungnya, Prajurit selain jago dalam berperang, juga dituntut jago bela diri, jago tembak dan fisik yang prima sehingga Prajuritnya harus memiliki kriteria tersebut.

Donny berharap, hasil selama melaksanakan latihan ini dapat menambah semangat Prajuritnya untuk terus belajar dan berlatih sehingga siap menyonsong tugas kedepan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Terpisah Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.han., menjelaskan latihan satuan sesuai Program latihan standarisasi dilaksanakan secara bertahap bertingkat dan berlanjut mulai dari latihan perorangan, Latihan satuan hingga  latihan antar kecabangan.

"latihan Proglatsi yang ada di satuan Yonif mulai dari latihan perorangan, latihan tingkat Regu, tingkat Peleton, tingkat Kompi dan Tingkat Batalyon dan masing-masing tingkatan ada ujiannya," ungkap Ahmad Rizal.

Dikatakannya, Prajurit Yonif 742/SWY harus mampu menerapkan teknik dan taktik pertempuran secara benar dan disiplin di medan latihan sehingga akan terbawa pada saat pelaksanaan tugas di medan pertempuran yang sebenarnya.

Untuk itu lanjutnya, Komandan Latihan bersama para penyelenggara harus betul-betul mengawasi dan mengevaluasi setiap pelaksanakan latihan tahap demi tahap untuk mencapai hasil yang maksimal.

Selain menggelar latihan UST (uji siap tempur Ton) , Yonif 742/SWY juga akan melaksanakan karya bhakti reboisasi berupa penanaman 200 bibit pohon trembesi dan pohon sengon di daerah latihan bersama warga Dusun Pelangan Timur dan Barat yang didukung oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Lobar.

Kamis, 15 November 2018

Kasad : Latihan Ancab TNI AD 2018 Akumulasi Kemampuan Tempur.

BATURAJA -  Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono menyaksikan langsung Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD TA. 2018 di daerah latihan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur), Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (15/11/2018).

Pada Latancab tahun ini, jajaran Brigade Infanteri (Brigif) 13/Galuh Kostrad dan satuan perkuatannya yang merupakan bagian dari Divisi Infanteri (Divif) 1/Kostrad yang  ditunjuk sebagai pelaku latihan.

Pada latihan tersebut, TNI AD menunjukkan kekuatan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dimiliki,  guna mengetahui kemampuan serta kolaborasi taktik antar kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran (BTP).

 Alutsista modern dan terbaru yang dimiliki TNI AD yang dilibatkan dalam Latancab 2018 ini  meliputi pesawat Helly MI 35, Helly Bell 412, Tank Leopard, Meriam 155 mm Caesar, Roket Astros, serta Rudal Mistral.

Dalam pelaksanaannya, seluruh Alutsista tersebut saling unjuk kemampuan dalam bermanuver maupun  menembakan amunisinya ke sasaran yang diskenariokan sebagai musuh.

Kali ini, Latancab tidak lagi menggelar demo pertempuran seperti waktu-waktu sebelumnya, tetapi murni melaksanakan latihan pertempuran.

Pada kesempatan itu, Kasad, Jenderal TNI Mulyono mengungkapkan bahwa Latancab diselenggarakan TNI AD untuk meningkatkan akumulasi kemampuan tempur tingkat perorangan hingga satuan setingkat Brigade, yang dilakukan baik secara teknis maupun taktis, melalui penyelenggaraan operasi tempur (Opspur), yang didukung oleh operasi intelijen (Opsintel) dan operasi teritorial (Opster).

“Tujuan dari diselenggarakannya latihan ini, agar seluruh prajurit bisa merasakan seperti apa  bergerak dalam hubungan Brigade, serta mengerahkan Alutsista yang canggih, sehingga kita dapat mengevaluasi seperti apa manuver Brigade itu," ungkap Kasad.

Kasad juga mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena latihan dapat berjalan dengan lancar dan aman, sekaligus berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan mendukung suksesnya acara.

Menurutnya, latihan tersebut merupakan bentuk pertanggung jawaban TNI AD kepada rakyat.

“Apa yang telah kita saksikan tadi merupakan bentuk pertanggung jawaban TNI AD kepada rakyat. Ini semua merupakan hasil karya anak bangsa. Rakyat adalah ibu kandung TNI,” ujarnya.

Usai menyaksikan jalannya latihan hingga selesai, Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam pengarahannya dihadapan seluruh pelaku (lebih dari 2.500 orang prajurit) dan penyelenggara latihan (sekitar 1.500) mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh prajurit yang terlibat, karena latihan dapat berjalan aman dan lancar.

Lebih lanjut Kasad juga menyampaikan kepada seluruh prajurit untuk mencegah adanya manajemen yang dapat memunculkan rasa ketakutan antara atasan dan bawahan. Dengan kata lain, rasa ketakutan yang timbul pada manajemen kepemimpinan seperti itu dapat mengganggu pelaksanaan tugas.

“Untuk menjadi profesional, prajurit tidak boleh dipimpin dengan manajemen ketakutan, namun dengan hubungan kedekatan yang lekat dan erat, antara yang dipimpin dan yang memimpin, tanpa mengabaikan hierarki dan norma-norma dasar keprajuritan," ujar Kasad, Jenderal TNI Mulyono.

Pada kunjungannya menyaksikan secara lamgsung jalannya Latancab di Puslatpur Baturaja tersebut,  Kasad didampingi Pangkostrad Letjen TNI Andika Perkasa, M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, Irjenad, para Asisten Kasad, para Pangkotama, para Kabalakpus serta pejabat TNI AD lainnya.

Sebelum menyaksikan latihan tempur tingkat Brigade tersebut, Kasad beserta rombongan terlebih dahulu menerima paparan mengenai mekanisme jalannya latihan oleh Komandan Komando Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, selaku Komandan Latihan (Danlat) pada Latancab TNI AD Tahun 2018 ini.  (Dispenad)

Diduga Pelaku Pembalakan Liar, Patroli Gabungan Amankan Pelaku dan BB

Dompu - Patroli gabungan anggota Kodim 1614/Dompu,Polres Dompu dan KPH wilayah Tofo Pajo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu berhasil mengamankan empat orang diduga pelaku penebangan liar di daerah kawasan Hutan Lindung Di So Piri Desa Ranggo Kecamatan Pajo, Kamis (15/11).

Usai melaksanakan briefing di Kantor KPH yang dipimpin Kepala KPH Saiful, anggota patroli gabungan langsung menuju sasaran yang sudah ditetapkan sebagai daerah operasi.

Menurut Kepala KPH, patroli gabungan ini sengaja digelar karena ada laporan dari pengaman hutan (Pamhut) bahwa pada saat mereka melaksanakan patroli rutin, menemukan masyarakat melakukan penebangan liar tanpa ijin di luar daerah kawasan tutupan Negara Desa Ranggo Kecamatan Pajo.

"Laporan ini kemudian, saya tindak lanjuti untuk melakukan patroli gabungan bersama TNI dari Kodim Dompu dan Polres Dompu," kata Saiful.

Terpisah, Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku pembalakan liar di kawasan hutan Desa Ranggo. "Ya, tadi anggota sudah laporan bahwa ada empat orang yang berhasil diamankan beserta barang buktinya," sebut Arief.

Dijelaskannya, terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit mesin chainsaw dan empat buah parang saat ini sudah diamankan di Polres Dompu untuk dimintai keterangan.

Menurutnya, daerah tersebut juga rawan banjir, apalagi sekarang sudah mulai datangnya musim hujan. "Jumat minggu lalu juga di dua desa terkena banjir, akibatnya ratusan rumah terendam di Desa Tolokalo dan Desa Songgajah Kecamatan Kempo," ujarnya.

"Dengan kejadian minggu lalu maupun sebelumnya, seharusnya tidak ada lagi yang suka menebang hutan secara liar, karena hutan di kawasan NTB khususnya di Dompu juga gundul. Akibatnya tanah tidak mampu menahan air hujan," harapnya.  

Lulusan Akmil 98 itu juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kelestarian hutan dan menjaga kebersihan lingkungan terutama di musim hujan untuk menghindari tersumbatnya saluran irigasi yang bisa berdampak buruk bagi kita bersama.

Danrem Pimpin Sertijab,Dan Tradisi Penerimaan,Pelepasan Perwira Korem 162/WB

Mataram - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han memimpin upacara serah terima jabatan dan pengambilan sumpa jabatan Dandim 1620/Loteng dari Letnan Kolonel Inf Is Abul Rasi, SE., kepada Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE., serta acara penerimaan dan pelepasan Perwira jajaran Korem di Aula Sudirman Korem 162/WB, Kamis (15/11).

Upacara Sertijab, penerimaan dan pelepasan Perwira jajaran Korem tersebut dihadiri seluruh Dandim jajaran Korem 162/WB, Danyonin 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan, para Perwira, Bintara, Tamtama dan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana.

Pada kesempatan tersebut, dalam amanatnya Danrem menyampaikan serah terima jabatan, penerimaan dan pelepasan Perwira jajaran Korem merupakan hal yang biasa dilingkungan TNI AD dalam rangka pembinaan personel sekaligus penyegaran kepemimpinan yang senantiasa akan terus dilakukan.

Berkaitan dengan acara tersebut, Danrem memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat yang pindah satuan dan yang masuk kesatuan baru jajaran Korem 162/WB. “Selaku Danrem 162/WB maupun pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Letkol Inf Is Abul Rasi, S.E., Letkol Inf I Nyoman Sumitra,  Letkol Czi Irawan Agung Wibowo, S.T., M.Tr (Han) dan Mayor (K) Cba Kuswiyuningsih, S.E., beserta keluarga atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Dandim 1620/Loteng, Kasiter,  Kasi Intel dan Pasilog Korem 162/WB,” kata Ahmad Rizal.

Danrem juga mengucapkan selamat atas jabatan baru sebagai Pabandya-3/Siapops Spaban III/Siapsat Sopsad, Kabag Mincad Babinminvetcaddam IX/Udayana dan  sebagai  Danyonzikon 14/SWS Menzikon Ditziad dan sebagai Pasilogrem  074/WRT Kodam IV/Diponegoro.

Selain itu, ucapan selamat datang juga disampaikan kepada pejabat yang baru untuk bergabung di satuan Korem dan jajaran. “Selamat datang dan selamat  bergabung di Korem 162/WB Kepada Letkol Inf Endarwan Yansori, Letkol Czi Prastiwanto, S.E., Mayor Arh Huwairy, Mayor Inf Syaharuddin, S.T., dan Mayor Inf Mohammad  Zakaria beserta isteri,”ucapnya.

Mengahkhiri sambutannya, lulusan Akmil 93 tersebut berharap agar kepercayaan yang telah diberikan pimpinan TNI AD untuk memangku jabatan sebagai Kasrem 162/WB, Dandim 1620/Loteng, Kasdim 1607/Sumbawa, Danramil 1608-07/Monta dan Pasi Binkomsos Siterrem 162/WB dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Usai menggelar sertjab dan sumpah jabatan, penerimaan dan pelepasan Perwira, acara dilanjutkan dengan ramah tamah penuh kebersamaan dan keakraban.

TMMD 103 Berakhir, Warga Lambu Sedih Lepas Prajurit Satgas TMMD

Bima,  Kebersamaan yang telah menyatu antara TNI dan Warga Lambu selama TMMD ke 103 memang tak bisa dipungkiri, setiap hari para Satgas TNI tidur dan makan bersama warga merupakan pemandangan nyata tak terbantahkan, warga sudah menganggap TNI bagian dari keluarga yang selalu ada bersama mereka setiap saat. Akan tetapi di tanggal 13 kemarin merupakan akhir dari pengabdian TNI di Desa Lambu dan Desa Soro. Akhir dari sebuah kebersamaan yang dijalin selama sebulan di Lambu.

Diacara penutupan TMMD di Desa Lambu oleh Danrem 162/ WB, Warga Lambu sangat sedih dan merasa kehilangan, bahkan ada yang sempat meneteskan air mata, "secepat ini Tentara meninggalkan kami disini, padahal kami sudah terbiasa makan dan tidur bersama tentara, kami sangat sedih seperti kehilangan anggota keluarga kami" tutur Ibu Aminah.

Ya,  Banyak yang meluapkan kesedihannya di momen penutupan TMMD di Desa Lambu, mereka berharap TMMD masih kembali di Desa Lambu. Menurut mereka TNI bukan sekedar mengabdikan diri untuk membangun fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, melainkan bagi warga Tentara adalah guru yang mengajarkan kami dalam berbagai hal yang bermanfaat. Kami sangat kehilangan, tutur warga.

Pelihara Dan Tingkatkan Kemampuan Menembak, Korem dan Jajaran Gelar Latbakjatri

Mataram - Program latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) bagi satuan kewilayahan dilaksanakan setiap triwulan. Sejak kemarin, Selasa (13/11/2018)selama 3 hari, Korem menggelar latihan menembak di lapangan tembak Batayon Infanteri 742/SWY, Gebang Mataram.

Sebelum memulai latihan, Komandan latihan melakukan pengecekan personel dan Pendukung memberikan pengarahan maupun penekanan baik kepada Peserta maupun pendukung tentang tahap tahapan latihan,serta ketentuan selama proses latihan menembak untuk menghindari adanya kesalahan sekecil apapun ,sehingga Pelaksanaan latihan diharapkan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman.

Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan kegiatan latihan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak dengan peluru tajam yang sudah disiapkan oleh penyelenggara latihan.

"Jumlah personel dihadapkan dengan banyaknya kegiatan jadi pelaksanaan latihan dibagi menjadi beberapa gelombang sehingga semuanya harus melaksanakan latihan," kata Dahlan.

Sesuai dengan ketentuan dalam direktif latihan,diharapkan  seluruh prajurit dapat memanfaatkan latihan ini dengan sebaik baiknya sehingga kemampuan dapat terpelihara bahkan ditingkatkan walau dengan keterbatasan  munisi latihan hal itu bukan kendala justru menjadi pemacu untuk latihan lebih baik serta dapat mencapai hasil maksimal

Dijelaskannya, seluruh satuan jajaran Korem akan menggelar latihan menembak dengan jadwal yang berbeda sesuai dengan rencana yang telah disusun masing masing satuan, dengan harapan seluruh Program dapat dilaksanakan tepat waktu untuk itu pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan antar staf guna menghindari tabrakan waktu pelaksanaan.

Dahlan juga menyampaikan  seluruh satuan jajaran Korem, yang akan  menggelar latihan menembak triwulan IV tahun 2018  , yang paling penting dalam setiap pelaksaan latihan adalah faktor keamanan, agar selalu diperhatikan dan tekankan kepada seluruh Personil pendukung maupun peserta latihan, baik sebelum,saat latihan maupun setelah latihan karena keberhasilan penyelenggaraan latihan salah satu ukurannya adalah Faktor keamanan tutupnya.

Rabu, 14 November 2018

Waspadai Balatkom dan Radikalisme, Korem Gelar Sosialisasi

Mataram - Dalam rangka mengantisipasi perkembangan bahaya latent komunis dan faham radikal di wilayah Provinsi Nusa Tengara Barat, Korem 162/WB menggelar sosialisasi bahaya latent komunisme dan radikalisme tahun 2018 yang diikuti ratusan personel dari Korem, Satdisjan dan Yonif 742/SWY di Aula Sudirman Korem 162/WB.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam amanatnya yang dibacakan Kasiter Korem 162/WB Letkol Inf I Wayan Sumitra menyampaikan tujuan sosialisasi Balatkom dan Radikalisme di Indonesia.

“Kegiatan ini bertujuan bertujuan untuk menangkal tumbuh kembangnya Komunisme di masyarakat dalam bentuk apapun salah satunya adalah Komunis Gaya Baru (KGB) dan Radikalisme yang saat ini sedang berusaha untuk menunjukkan eksistensinya dengan berbagai bentuk maupun cara,” jelas Danrem.

Dilanjutkannya, kedua faham tersebut bertentangan dengan ideologi pancasila yang menjadi falsafah hidup bangsa yang setiap saat bisa muncul kapanpun dengan memanfaatkan kesempatan dan kelengahan dari kita bersama.

“Jadikan sosialisasi ini sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila ada gejala-gejala yang mencurigakandan  mengarah kepada kedua faham tersebut agar diatensi dan dilaporkan pada kesempatan pertama kepada pimpinan,” harapnya.

Dalam amanatnya, Danrem juga menyampaikan beberapa penekanan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, deteksi dini dan cegah dini melalui komunikasi sosial dan melaporkan secara hierarki bila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sosialisasi Balatkom dan Radikalisme yang disampaikan Pasi Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil) Ster Korem Mayor Inf Jalal Bin Saleh dihadiri para Kasi dan Pasi Korem 162/WB, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS serta ibu-ibu Persit KCK dengan tema “Melalui Pembinaan Balatkom dan Faham Radikal, Prajurit TNI AD Senantiasa  Pro Aktif Melaksanakan Cegah Dini dan Deteksi Dini Terhadap Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal Yang Terjadi di Wilayah NKRI Untuk Mewujudkan Negara Berdaulat Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945”.
 
Back To Top