TRENDING

Serba Serbi

Sport Corner

Pendidikan

Minggu, 17 Februari 2019

Dandim Bima Berikan Apresiasi Tiga Babinsa Berhasil Amankan Kerbau Curian


Bima - Tiga orang personel Koramil 1608-07/Monta pada Sabtu malam (16/2) sekitar pukul 19.00 Wita yakni Sertu Saharullah Babinsa Tolo Tangga, Serda Rifaid Babinsa Tolouwi dan Babinsa Nonto Tera Sertu Nassaruddin berhasil menggagalkan 7 ekor kerbau yang diduga hasil curian yang diikat di sekitar pinggir Hutan Desa Tolouwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Sertu Saharullah ketika diemui media menceritakan ada beberapa warga memberikan informasi bahwa ada 7 ekor kerbau yang diikat disekitar pinggir hutan. Berdasarkan informasi tersebut Sertu Saharullah kemudian langsung mengecek ke tempat yang dimaksud dan ternyata ditemukan 7 ekor kerbau terdiri dari 1 ekor induk tua, 2 ekor jantan muda, 3 ekor betina muda dan 1 ekor betina susu.

"Saat itu saya langsung menghubungi Babinsa Desa Tolo Tangga, Babinsa Desa Nonto Tera dan Kepala Desa Tolouwi untuk melaporkan ke Danramil Monta dan berdasarkan perintahnya, kami langsung mengamankan barang itu di Desa Tolouwi pada pukul 01.30 Wita," jelas Saharullah.

Informasi tersebut kemudian disebarkan melalui anggota Babinsa Kodim 1608/Bima dan Babinsa Kodim 1614/Dompu untuk mencari tahu pemilik kerbau tersebut.

Sekitar pukul 03.30 Wita, salah seorang warga Desa Hu,u Kecamatan Hu.u Kabupaten Dompu H. Majid (74 tahun) yang mengaku sebagai pemiliki tujuh kerbau tersebut mendatangi Desa Tolouwi. Namun sebelumnya, ketiga Babinsa tersebut menanyakan ciri-ciri kerbau milik H. Majid yang datang bersama anaknya.

"Setelah mendengarkan penjelasan dari H. Majid dan sesuai dengan ciri yang disebutkan, kami bertiga menyerahkan ke tujuh kerbau itu sekitar pukul 11.30 Wita disaksikan oleh Kepala Desa dan warga Tolouwi untuk dibawa pulang," ujarnya.

Selain itu, Sertu Sahrullah juga menambahkan bahwa setelah dilakukan penyelidikan pada malam itu, pelaku ingin mengirim kerbau hasil curiannya lewat laut dan malam itu juga dilakukan pengintaian sambil menunggu pelaku di tempat mereka mengikat ke tujuh ekor kerbau tersebut. Namun ternyata informasi tersebut mungkin diketahui oleh pelaku sehingga pelaku tidak dapat diidentifikasi dan ditangkap.

terpisah Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra memberikan apresiasi kepada personelnya atas kesigapannya merespon informasi dari warga binaanya.

"Itu sebagai salah wujud kebersamaan para Babinsa dengan warga binaannya yang terlihat begitu menyatu dengan semua kondisi yang dihadapi masyarakat," kata Bambang.

Menurutnya, hubungan komunikasi seperti ini sangat bermanfaat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di masing-masing desa sehingga kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi sekecil apapun kepada Babinsa dalam rangka menjaga Kamtibmas maupun hal-hal lain untuk kepentingan bersama.

TNI AD Akan Rekrut 15 Ribu-an Pemuda/Pemudi Terbaik Bangsa

Jakarta, (tniad.mil.id) - TNI Angkatan Darat akan merekrut sekitar 15 ribu-an orang dengan skala prioritas para pemuda -pemudi dari wilayah Aceh, Kalimantan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Maluku dan Maluku Utara serta beberapa wilayah lainnya.

Hal tersebut disampaikan Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E.,M.M.,M.Tr.(Han) kepada para pengunjung Stand TNI AD di hari ketiga pelaksanaan  Education and Training Expo Ke-28 Tahun 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jaksel, Sabtu (16/02/2019)

Di tengah keriuhan para pengunjung Pameran Pendidikan tersebut, Aspers Kasad mengungkapkan bahwa alokasi dari wilayah-wilayah tersebut akan lebih banyak kepada mereka yang berada di pedalaman dan perbatasan serta pulau terluar dan terpencil.

"Untuk wilayah itu diberikan peluang dan alokasi lebih banyak, baik untuk calon Perwira, Bintara maupun  Tamtama,"tegasnya

'Harapannya, kita dapat berikan kesempatan lebih banyak kepada pemuda-pemuda di wilayah pedalaman dan perbatasan serta pulau terluar untuk turut andil menjadi prajurit garda terdepan bangsa,” tambah Heri Wiranto

Menurut Heri Wiranto,  penerimaan  prajurit TNI AD pada tahun ini secara rinci sejumlah 15. 574  orang, yang terdiri dari 351 orang Calon Taruna Akmil, 216 orang calon Pa PK, 3.167  Bintara dan 11.840  Tamtama.

"Kita akan seleksi para pemuda dan pemudi Indonesia yang terbaik. Kita buka seluas-luasnya dan gratis atau tanpa ditarik bayaran sepeserpun,  sehingga ke depan, TNI AD akan semakin profesional dan unggul," tuturnya.

Untuk rekrutmen sendiri, Heri Wiranto memastikan dilaksanakan secara transparan dan profesional, dengan didasarkan kepada kesetaraan,  kesamaan hak dan kewajiban.

"Itu akan dipastikan, apalagi dengan adanya pendaftaran secara online, kita monitor dan kendalikan secara ketat agar tidak terjadi kecurangan,"tegasnya.

"Jika ada (kecurangan), catat dan laporkan, bisa secara langsung ke Satuan TNI AD terdekat atau pengaduan melalui email di website TNI AD (tniad.mil.id), kita yakinkan ditindaklanjuti," tambahnya.

Terkait hal tersebut, Aspers Kasad sangat senang dengan adanya Pameran Education & Training Expo, khususnya Stand TNI AD yang tidak hanya sekedar memamerkan namun juga menyimulasikan pelaksanaan penerimaan prajurit.

"Bahkan para pengunjung diberikan. kesempatan untuk konsultasi dan swafoto secara gratis," ujar lulusan Akmil tahun 1989 ini.

Pada hari ke-3, para pengunjung Stand TNI AD kembali berjubel. Beragam aktivitas mereka lakukan, ada yang mencoba tiang pull up dan chinning, cek buta warna, konsul psikologi, foto-foto dengan para Taruna maupun prajurit Kowad. Bahkan ada yang langsung mendaftar dengan dibimbing oleh personel dari Ditajenad dan Ajendam Jaya.

Dari Panitia Stand TNI AD mencatat, pengunjung hari pertama sejumlah 1.029 orang, hari kedua 1.098 orang dan melonjak drastis di hari ketiga sejumlah 1.797 orang, dengan rata-rata sekitar 150 s.d. 200 orang mendaftar langsung di Stand tersebut, setiap harinya.

"Antusias para pengunjung, terutama para generasi muda ini tidak hanya menunjukkan ketertarikan  terhadap isi stand saja, juga kecintaan dan kebanggaannya tehadap TNI, khususnya TNI AD. Ini, sungguh luar biasa," pungkasnya. (Dispenad)

Dandim Dompu : "TMMD ke 104 Tahun 2019 Akan Dibuka Secara Resmi

Dompu - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali akan digelar di wilayah Korem 162/WB tahun anggaran 2019 yakni tepatnya di Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Hal itu diungkap Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., disela-sela kesibukannya, Minggu (17/2).
Dijelaskannya, Sesuai rencana, pembukaan TMMD ke 104 tahun 2019 akan dibuka Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin pada tanggal 26 Februari 2019 di lapangan Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggalewa Dompu.

Selain itu, Alumni Akmil 98 tersebut juga menyebutkan ada dua desa yang menjadi sasaran kegiatan TMMD ini yakni Desa Lanci Jaya dan Desa Teka Sire dengan dua sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik. "Sasaran fisik yang akan dikerjakan antara  lain di Desa Lanci Jaya yakni pembukaan jalan sepanjang 900 meter dengan lebar 6 meter, pembuatan talut jalan, rehab Musholla Nurul Asyah ukuran 5 x 6 meter, pembukaan jalan ekonomi sepanjang 1500 meter lebar 6 meter, pembangunan Musholla Al Ikhlas dengan ukuran 7 x 8 meter, pembukaan jalan sepanjang 600 meter x 6 meter, pembuatan gorong-gorong dan deker 2 unit, dan pembuatan jembatan 1,5 meter x 6 meter," paparnya.

Sedangkan di Desa Teka Sire, sambung orang nomor satu di jajaran Kodim tersebut, pembukaan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 5 meter, pembuatan gorong-gorong dan deker dan pembuatan jembatan 2 unit dengan ukuran 5 x 6 meter.

"Untuk kegiatan non fisik, rencananya akan dilakukan kegiatan penyuluhan-penyuluhan yang melibatkan instansi kepolisian maupun Pemerintah Daerah dalam rangka memberikan edukasi dan peningkatan pengetahuan kepada masyarakat," terangnya.

Menurutnya, hingga saat ini sudah dilaksanakan kegiatan pra TMMD untuk menyiapkan alat peralatan maupun kelengkapan selama pelaksanaan TMMD sehingga kegiatan TMMD dapat  berjalan aman, lancar dan tepat waktu sesuai sasaran dan harapan.

Dandim yang dikenal kalem tersebut berharap kegiatan TMMD selama satu bulan ini selain memberikan dampak positif bagi kedua desa, juga diharapkan seluruh personel Satgas TMMD bisa berbaur dan hidup bersama masyarakat seperti layaknya sebuah keluarga sehingga terjalin rasa persaudaraan dan kekeluargaan dengan harapan terciptanya kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Danrem Ambil Apel Bersama Fasilitator dan Aplikator Wilayah KLU

Lombok Utara - Apel bersama Fasilitator dan Aplikator wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam rangka mengecek kesiapan para Fasilitator dan Aplikator dalam mendukung dan mendorong percepatan rehab rekon untuk rumah rusak berat khususnya di KLU.

Apel bersama yang diambil Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., tersebut diikuti seluruh Fasilitator baik dari TNI,Polri dan masyarakat sipil maupun para Aplikator yang sudah menandatangani Surat Penjanjian Kerjasama (SPK) dengan para Pokmas di Gor Pemenang KLU, Minggu (17/2).

Danrem 162/WB dalam arahannya menyampaikan sinergitas antara masyarakat dengan Fasilitator dan Aplikator di lapangan sangat menentukan keberhasilan dan kesuksesan proses percepatan rehab rekon khususnya untuk rumah rusak berat.

"Pada minggu kemarin, para Pokmas didampingi Fasilitator sudah melakukan pencairan dana stimulan di Bank BRI melalui proses pelayanan satu pintu di masing-masing kecamatan yang disaksikan oleh stakeholder terkait," ungkap Danrem.

Untuk itu, lanjut Alumni Akmil 93 tersebut, para Aplikator agar segera menyalurkan material ke rumah-rumah korban yang akan dibangun, sehingga tidak menghambat proses rehab rekon.

Danrem 162/WB juga menyampaikan berita gembira terkait rencana kedatangan personel tambahan dari pasukan zeni TNI AD dan Marinir TNI AL untuk memperkuat personel TNI yang sudah ada.

"Alhamdulillah, pimpinan TNI akan mengirim seribu personel TNI untuk membantu proses percepatan rehab rekon, mulai Senin besok (18/2/2019) hingga tanggal 22 Februari mereka sudah mulai berdatangan dengan harapan rumah rusak berat segera berdiri sehingga tidak ada lagi warga yang masih tinggal di tenda ataupun di rumah hunian sementara," ujarnya.

Terkait dengan pembagian lokasi personel tambahan tersebut, Danrem menjelaskan seribu personel tersebut akan menjadi 10 SSK dan akan ditempatkan dimasing-masing Kodim yang terkena dampak gempa sesuai dengan skala prioritas. "Sebanyak 5 SSK akan ditempatkan di Kodim 1606/Lobar karena jumlah kerusakan lebih banyak dari Kabupaten Kota yang lain, Kodim 1620/Loteng 1 SSK, Kodim 1615/Lotim sebanyak 2 SSK, Kodim 1607/Sumbawa 1 SSK dan sisanya 1 SSK di Kodim 1628/Sumbawa Barat," terangnya.

Mengakhiri pengarahannya, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut menghimbau dan mengajak para pihak terkait, Fasilitator, Aplikator  dan seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu, bersinergi dan ikhlas dalam membantu proses percepatan rehab rekon.

"Jangan ada miskomunikasi di lapangan yang dapat merusak kebersamaan dalam membantu dan mendorong proses percepatan rehab rekon sehingga pembangunannya berjalan aman dan lancar sesuai harapan kita bersama," pungkasnya.

Salah satu Aplikator Domus Krisna menyampaikan material pembangunan rumah dari pabrik sendiri dan produksi sendiri digudang yang ada di Bogor dan akan segera membangun pabrik sendiri di Lombok untuk bata ringan.

"Dalam proses pembangunan rumah tahan gempa tetap akan melibatkan pemiliki rumah maupun warga sekitar ," tutupnya.

Sementara Siti Nurul Hijjah dari Ketua LPJK Provinsi NTB menjelaskan pihaknya akan membantu pemerintah terkait dengan Aplikator dengan menertibkan tujuh macam rumah tahan gempa (RTG) yang sudah memperoleh rekomendasi dari Kementerian PUPR yakni Risha, Riko, Rika, Risba, Risbari, Domus dan RCI.

Selain itu, pihaknya juga meminta kapada para pengusaha yang sudah mengajukan RTG agar menunjuk Aplikator yang akan melaksanakannya, karena kami tidak ingin ada aplikator instan tidak tahu cara membuat RTG dan hanya mengharapkan Juknis.

"Ada enam hal yang harus diketahui dan dimiliki oleh Aplikator antara lain kemampuan usaha, harus punya workshop, memiliki alat angkut, mengisi fakta integritas, mengetahui lokasi kerja dan rekomendasi dari RTG yang telah diberikan rekomendasi oleh Kemterian PUPR,"tandasnya.

Sabtu, 16 Februari 2019

TNI Kerahkan Seribu Personel Tambahan Percepat Rehab Rekon

Mataram - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyambut kadatangan personel tambahan dari pasukan Zeni TNI yang berjumlah seribu orang di Posko Terpadu Rehab Rekons Pasca Gempa NTB Kantor Sekertariat BNPB NTB Jalan Catur Warga Mataram, Sabtu (16/2).

Dalam wawancaranya dengan sejumlah wartawan di Media Center Posko Terpadu, Danrem 162/WB menjelaskan, pihaknya dengan jajaran Pemerintah Daerah NTB melaksanakan rapat koordinasi terkait kesiapan penyambutan kedatangan seribu personel dari pasukan Zeni TNI mulai tanggal 18 hingga 22 Februari mendatang.

Menurutnya, penyiapan tersebut harus dilakukan semaksimal mungkin agar para personel yang datang dapat bekerja dengan maksimal.

"Jumlah personelnya juga sudah dibagi mulai dari sektor hingga ke tingkat desa dengan harapan dapat mempercepat rehab rekon," ujarnya.

Jumlah personel seluruhnya sebanyak 10 SSK dengan rincian 8 SSK dari TNI AD dan sisanya 2 SSK dari Marinir TNI AL dengan pembagian untuk Kodim1606/Lobar akan ditempatkan 5 SSK karena rumah rusak berat lebih banyak dari Kabupaten Kota yang lainnya, Kabupaten Lombok Tengah 1 SSK, Kabupaten LombokTimur sebanyak 2 SSK, Sumbawa 1 SSK dan Kabupaten Sumbawa Barat 1 SSK.

Adapun Sistem kerja yang akan digunakan, lanjut pria kelahiran Jakarta tersebut, yakni dengan sistem blok yaitu bekerja dengan skala prioritas, jika materilnya sudah ada maka personel akan didorong ke lokasi tersebut sehingga tidak ada personel yang nganggur.

"Diupayakan daerah atau rumah-rumah masyarakat yang sudah siap dengan materialnya, minimal pondasinya sudah ada, sehingga para Prajurit yang datang tinggal bekerja dan tidak lagi menunggu material," sebutnya.

Dipaparkannya, hingga saat ini untuk progres rehab rekon rumah rusak berat sudah hampir 3 ribuan karena berbagai kendala dilapangan baik material maupun proeses pencairan dananya.

Selain itu, Danrem 162/WB memberikan penekanan kepada seluruh personel yang datang agar menjunjung adat istiadat daerah tempat bekerja.

"Untuk penekanannya nanti akan disampaikan oleh Danramil atau Dandim setempat dengan tetap menjunjung adat istiadat daerah tempat bekerja sehingga pekerjaan bisa berjalan aman dan lancar sesuai harapan," terang orang nomor satu di jajaran korem tersebut.

"Sesuai rencana proses rehab rekon hingga bulan Maret harus selesai dan tuntas, kita akan telusuri koordinasi BRI ada sekitar 24 ribu masyarakat yang sudah menerima dana stimulan namun infonya belum membangun kami akan kroscek untuk didalami dilapangan name by addres apa alasannya dan apabila sudah menerima dana dan tidak melaksanakan pembangunan sesuai dengan perjanjian yang tertuang dalam SPK, maka akan dilakukan proses hukum oleh pihak Kepolisian," pungkasnya.

Rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah Provinsi NTB dan seluruh Dandim bersama para Danramil yang wilayah teritorialnya terkena dampak gempa bumi tahun lalu.

Kamis, 14 Februari 2019

Tim Sergab Mabes TNI Tinjau Gudang Divre Bulog Jatiwangi Kota Bima

Bima - Usai memberikan sosialisasi kepada seluruh Babinsa Kodim 1608/Bima tentang anailas kadar air beras dan gabah di Markas Kodim 1608/Bima, Tim serap gabah (Sergab) Mabes TNI didampingi Tim Divre Bulog NTB melaksanakan peninjauan gudang Bulog Divre Jatiwangi Kota Bima didampingi Kasdim 1608/Bima Mayor Inf Hardani dan Kasubdivre Bima, Harison, Kamis (14/2).

Selain itu, Tim Sergab Mabes TNI bersama rombongan juga mengunjungi mitra Bulog di UD. Arrahman H. Syafrudin di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Terkait dengan rangkaian kunjungan tersebut, Kasdim 1608/Bima menjelaskan pada saat sosialisasi di Makodim, tim Sergab Mabes TNI menjelaskan tentang peranan Babinsa dalam mensukseskan serap gabah di wilayah Kabupaten Kota Bima yang menjadi wilayah teritorial Kodim Bima.

Namun yang menjadi permasalahan, kata Hardani, pertama, masih terjadi selisih harga beras di petani dengan Bulog karena harga pasar lebih tinggi dari pada permintaan Bulog dan kedua, ketika beras didorong ke Bulog oleh petani, ditolak oleh Bulog dengan alasan tidak memenuhi standar yang diharapkan sesuai dengan Inpres nomor 5 tahun 2015 tentang kebijakan pengadaan gabah/beras dan penyaluran beras oleh pemerintah.

"Ini yang masih menjadi persoalan antara petani dan Bulog, insya Allah ini akan kami bahas kedepan bersama Kepala Subdivre Kabupaten Kota Bima bersama Bulog Provinsi NTB," ujar Hardani.

Dijelaskannya, Subdivre Bulog Kabupaten/Kota memiliki target penyerapan gabah untuk wilayah Kabupaten dan Kota Bima sebesar 26 ribu ton gabah dengan rincian Kabupaten sebesar 21 ribu ton dan sisanya dari Kota Bima.

Untuk itu, sambung Pamen dengan melati satu tersebut, dalam penyerapan gabah diharapkan ada kerjasama antara petani, Babinsa, mitra Bulog dan Bulog itu sendiri.

Adapun sistem kedepan, petani bekerjasama dengan Babinsa untuk menyerahkan kepada mitra Bulog yang memahami tehnis standar penerimaan beras Bulog sehingga apabila ada kurang lebihnya, mitra Bulog bisa mengatur menjadi beras sesuai standar Bulog.

"Setelah itu Mitra Bulog yang menyerahkan ke Bulog sehingga tidak ada alasan Bulog untuk melakukan penolakan terhadap gabah petani," terangnya.

Selain itu, kata Hardani, Bulog menawarkan bahwa masyarakat bisa menjadi mitra Bulog untuk menjual beras, terigu, minyak goreng dan gula dengan harapan mampu menjaga stabilitas harga di pasar karena Bulog sudah menetapkan standar harga barang tersebut.

Bulog dalam hal ini menetapkan tiga persyaratan bagi masyarakat yang ingin bermitra dengan Bulog, yakni mempunyai KTP, KK, Rumah dan uang sebesar Rp 3 juta rupiah dari nilai barang yang sudah ditentukan.

"Tim Sergab juga dalam pertemuannya dengan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menyarankan kepada Pemerintah Kota Bima agar mendukung penyerapan gabah petani untuk Bulog," pungkasnya.


Tim Sergab Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Arm Yolly bersama Kolonel Inf Edy Roechmatullah dan Kolonel Inf Bambang S didampingi Pasi Wanwil Korem 162/WB Mayor Inf Jalal Bin Saleh.

Kodim 1608/Bima Gelar Turnamen Catur Dalam Rangka HUT Ke 58 Korem 162/WB

Dalam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 58 tahun 2019, akan dilaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya kegiatan lomba dalam bidang olahraga. Cabang olahraga yang dilombakan antara lain sepak bola, bola voli, tinju, futsal, catur dan lain-lain.

Perlombaan-perlombaan tersebut diselenggarakan tersebar diberbagai Kodim jajaran.

Khusus untuk Kodim 1608/Bima menjadi tuan rumah bagi turnamen catur.
Turnamen catur bukanlah hal yang baru bagi Kodim 1608/Bima. Kita masih ingat pada medio September 2018, pernah sukses menggelar Dandim Cup 1.

Berbekal dari pengalaman tersebut, jajaran Kodim 1608/Bima menyatakan keyakinannya bahwa Open Turnamen Catur Danrem Cup kali ini juga akan berjalan dengan lancar.

"Insya Allah melalui kerjasama dengan berbagai praktisi catur maupun pengurus Percasi, kita akan siap menggelar Turnamen Catur Danrem Cup. Turnamen ini levelnya provinsi, sehingga kita juga mengundang para pecatur dari Lombok maupun Sumbawa. Untuk para Master kita pisahkan sehingga pecatur non master juga memiliki kesempatan untuk bisa tampil menunjukkan kemampuannya", Dandim 1608/Bima memberikan keterangan

Turnamen ini akan dibuka pada tanggal 18 Pebruari 2019, berlangsung selama 4 hari dan akan ditutup pada tanggal 21 Pebruari 2019. Venue berada di Makodim 1608/Bima. Pendaftaran gratis, berhadiah total 42 juta rupiah.

Peringati HUT Korem 162, Kodim Gandeng Dinkes Bima Launching Jambanisasi di Desa Bajo

Penrem 162/WB
Rabu, 13 Februari 2019

Bima - Berbagai kegiatan terus dilaksanakan guna memperingati HUT ke 58 Korem 162/WB. Selain berbagai lomba yang diselenggarakan secara tersebar di wilayah jajaran Kodim, juga dilaksanakan kegiatan yang bersifat sosial.

Seperti kegiatan Jambanisasi yang dilaksanakan oleh Kodim 1608/Bima pada hari Selasa (12/02), tepatnya di Dusun Ndano Ndere, Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

Kegiatan Jambanisasi ini merupakan kerjasama antara Kodim 1608/Bima dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima. Sementara untuk pelaksanaannya, dikerjakan oleh para personel dari Koramil 1608-05/Donggo, ungkap Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra.

Pada saat kegiatan launching tersebut, terlihat para anggota Kodim 1608/Bima khususnya dari Koramil 1608-05/Donggo dipimpin oleh Danramil Kapten Inf Mahdin, Ibu-ibu Persit, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Kades, serta dari berbagai unsur masyarakat lainnya.

Pasiter Kodim 1608/Bima Kapten Inf Nasyrudin mewakili Dandim 1608/Bima menyampaikan bahwa kegiatan jambanisasi ini merupakan salah satu langkah nyata dalam membantu masyarakat agar dapat mewujudkan lingkungan yang bersih dan higenis.

"Karena TNI bersama Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, akan terus berupaya untuk dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Pasiter.

Pihaknya berharap semoga dengan kegiatan ini, dalam momen ulang tahun Korem 162/WB, dapat semakin mempererat silaturahmi serta persatuan TNI dengan masyarakat. (Kodim 1608/Bima)

Rabu, 13 Februari 2019

Sambut HUT Persit Dengan Olah Raga, Bersama Ketua Persit KCK PD IX/Udayana

Mataram - Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana Ny. Riza Benny Susianto melaksanakan olahraga bersama dengan ibu-ibu Persit KCK jajaran koorcab Rem 162 PD IX/Udayana di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Rabu (13/2).

Sebelum melaksanakan olahraga bersama, Ny. Riza Benny Susianto menyampaikan kegiatan olahraga ini selain dalam rangka menyambut HUT Persit KCK ke 73 tahun 2019,  juga untuk menjaga kebugaran dan ketahanan fisik para ibu-ibu agar tetap sehat dan prima dalam menjalani aktifitas sehari-hari.

"Sempatkan diri untuk menggerakkan badan berolahraga walau hanya 30 menit setiap hari hingga berkeringat karena apabila sudah sakit baru terasa mahalnya kesehatan," imbau Ny. Riza sapaan akrab istri dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto.

Menurutnya, kesehatan ibu-ibu harus menjadi prioritas utama untuk menunjang semua urusan rumah tangga, jika ibu-ibu sakit semua urusan rumah tangga tidak akan terurus dengan baik.

"Setelah ini akan dilakukan pengundian doorprize untuk ibu-ibu, berdoa saja biar ada yang dibawa pulang untuk oleh-oleh," pungkasnya sambil tersenyum.
 
Olahraga bersama tersebut dihadiri para pengurus Persit KCK Koorcab Rem 162 dan Cabang se Pulau Lombok serta Persit KCK ranting masing-masing Satdisjan.
 
Back To Top