TRENDING

Serba Serbi

Sport Corner

Pendidikan

Senin, 22 Oktober 2018

Masjid Ar-Rahman Lambu Diserbu Warga Dalam Kegiatan TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima

BIMA – Puluhan warga Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima pagi ini, Senin (22/10/2018) menyerbu Masjid Ar-Rahman Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kebupaten Bima.

Kehadiran puluhan warga di halaman masjid Ar-Rahman, bukan untuk melakukan aksi demonstrasi atau blokir jalan, tetapi mereka datang untuk berpartisipasi dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra selaku Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD mengatakan, puluhan warga Desa Lambu sudah mulai berkumpul sejak pukul 7.00 WITA di halaman Masjid Ar-Rahman Lambu, mereka datang bukan untuk demo atau blokir jalan, tetapi untuk berpartisipasi dalam kegiatan TMMD.

“Kehadiran puluhan warga bukan untuk melakukan aksi demo atau blokir jalan, tetapi mereka datang untuk berpartisipasi dalam kegiatan rehabilitasi pembangunan Masjid Ar-Rahman yang menjadi salah satu sasaran kegiatan TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima tahun 2018,” kata Dandim.

Dandim selaku Dansatgas TMMD menyampaikan, kegiatan TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima tahun 2018 yang difokuskan di Desa Lambu dan Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, pada hari ini telah memasuki hari kedelapan.

“Dalam pelaksanaannya hingga hari kedelapan tidak ada kendala berarti yang dihadapi Satgas TMMD, baik dalam kegiatan fisik maupun nonfisik. Masyarakat Kecamatan Lambu sangat antusias menyambut kehadiran program TMMD di wilayahnya,” ungkap Bambang.

Bambang menambahkan, rehabilitasi masjid Ar-Rahman Desa Lambu sudah mulai dilaksanakan sejak hari pertama TMMD, progres yang dicapai hingga hari ini diantaranya, Satgas TMMD telah menyelesaikan pemasangan 23 tiang peyanggah emperan masjid dan hari Minggu kemarin satgas bersama masyarakat mulai memasang kayu atap emperan masjid.

Adapun beberarapa item program yang dikerjakanan dalam rehabilitasi masjid Ar-Rahman Lambu, ungkap Bambang, diantaranya, rehab emperan masjid, pembuatan tiang emperan, pemasangan keramik emperan, pembuatan atap emperan dan perbaikan MCK berupa pemasangan keramik dan pembuatan saluran air tempat berwudhu dan pengecetan seluruh bangunan masjid.

Dengan atusias warga menyambut kegiatan TMMD di Kecamatan Lambu, Bambang optimis bahwa seluruh item kegiatan TMMD dapat diselesaiakan dengan baik sesuai jadwal yang ditentukan. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Lambu yang selama ini telah berpartisipasi dalam kegiatan TMMD.

“Terimakasih kami sampaikan kepada seluruh masyarakat yang selalu setia mendampingi TNI dalam melaksanakan program TMMD selama ini karena bersama rakyat TNI kuat dan kemanunggalan TNI dan rakyat akan terwujud,” tutup Bapak tiga orang anak ini. (*)

Prajurit TNI Bantu Pasang Saluran Pipa Air Bersih dari Gunung Rinjani Sepanjang 6 Km

Pasca bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu, telah mengakibatkan kerusakan dan kerugian berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya yaitu layanan air bersih dengan rusaknya pipa saluran air milik PDAM maupun pipa saluran air milik warga yang dibuat secara swadaya, yang dialirkan dari Gunung Rinjani.

Untuk membantu  pemenuhan kebutuhan air bersih warga dapat normal kembali, prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi  bersama-sama warga bahu membahu memperbaiki pipa saluran air bersih sepanjang 6 km yang rusak akibat gempa di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Senin (22/10/2018).

Menurut keterangan Danramil 1615-10/Sembalun Lettu Inf Abdul Wahab, pipa saluran air yang rusak sepanjang 6 km dari Gunung Rinjani tersebut melewati 2 desa.  Sepanjang 2 km di Desa Sembalun Lawang mengarah ke Desa Sajang dan 4 km di Desa Sembalun Lendang Luar.

“Pemasangan saluran pipa air ini sudah kami kerjakan sejak dua hari yang lalu, saat ini menginjak hari ke tiga pengerjaannya sudah berjalan 80 persen,” ungkapnya.

Selanjutnya Lettu Inf Abdul Wahab mengatakan bahwa untuk penyediaan pipa air sebagai pengganti yang rusak sepenuhnya dari swadaya  masyarakat, pengerjaannya dilakukan oleh prajurit TNI bersama warga dengan mengerahkan alat berat.

“Pengerjaannya kita laksanakan dengan gotong-royong bersama-sama warga, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa kita selesaikan,  sehingga kebutuhan air bersih untuk warga dapat segera terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Sajang  H. Lalu Kanha menyampaikan bahwa pengerjaan penggantian pipa air yang rusak merupakan permintaan dirinya kepada Kogasgabpad yang disampaikan melalui Danramil Sembalun.

“Alhamdulillah Pak Danramil langsung memberikan respon dengan baik, sehingga pengerjaannya cepat dilaksanakan. Saya atas nama warga mengucapkan terimakasih atas bantuan Bapak-bapak TNI, mudah-mudahan dengan segera selesainya perbaikan saluran pipa air ini warga kami  tidak lagi kekurangan air bersih,” kata H. Lalu Kanha.

Minggu, 21 Oktober 2018

Hari ke 7, Tim Satgas TMMD Kerjakan Sasaran Fisik Mushollah Nurul Taufik Soro

Bima - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) hari ini, minggu (21/10/2018) memasuki Hari ke 7. Tim SatgasTMMD dibantu warga masyarakat Desa Soro Kecamatan Lambu, menuntaskan pemasangan paving blok dan keramik teras mushollah dan tempat wudhu Mushollah Nurul Taufik. Pantauan Lensa Post di Lokasi, antusias masyarakat masih setia membantu Tim Satgas TMMD ke-103 Kodim 1608/Bima.

Dan SSK Kapten Inf. Junaid menjelaskan, saat ini kita sedang memasang Paving blok untuk halaman mushollah dan pemasangan keramik untuk lantai tempat berwudhu musholla Nurul Taufik Desa Soro, kita akan terus memacu anggota dan masyarakat hingga tuntas sesuai waktu yang telah ditentukan. Lebih lanjut beliau menjelaskan pihaknya dan Komandan Satgas TMMD Dandim 1608 /Bima selalu setia mengontrol, terus memberikan semangat dan motivasi untuk anggota, lebih-lebih masyarakat yang selalu setia bergotong royong guna mendapatkan hasil renovasi mushola yang bagus, bilamana mushollah nya bagus tentu proses beribadah menjadi nyaman, apalagi musholla adalah icon Agama yang harus diperindah dan dijaga, ujar Junaid.

Dan SSK juga menyampaikan bahwa pemasangan paving blok dihalaman mushollah Nurul Taufik ini sudah mencapai 50 %, begitu juga dengan pemasangan keramik untuk lantai tempat berwudhu telah mencapai 70 %, semoga ini cepat kita tuntaskan, supaya masyarakat juga merasakan nikmat dan manfaatnya, kami berharap semangat gotong royong masyarakat seperti ini terus dijaga, bukan saja pada saat TMMD, melainkan semangat ini harus ada dalam diri masyarakat itu sendiri, ungkapnya.

Beri Penyuluhan KB, Tim TMMD ke 103 Gandeng BKKBN

Bima - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 1608/Bima, dengan sasaran fisik dan non fisik di Desa Lambu dan Desa Soro Kecamatan Lambu Kabupaten Bima semakin menunjukkan hasil yang memuaskan. Pantauan langsung di lokasi,  Kegiatan yang dilakukan mulai dari pembukaan sampai saat ini terus diisi dengan berbagai agenda kegiatan baik itu secara fisik maupun non fisik.

Hari ini, Minggu (21/10/2018) pukul 10.00 wita bertempat di Aula Kantor Desa Soro, Satgas TMMD menggandeng Tim BKKBN kecamatan Lambu untuk memberikan penyuluhan Keluarga Berencana (KB) kepada warga, khususnya ibu ibu.

Dandim 1608/ Bima selaku Komandan Satgas, letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra menjelaskan, bahwa program KB adalah program pemerintah, mulai dari tingkat Nasional sampai ke pelosok Desa, begitu pula dengan program TMMD adalah program nasional yang sasarannya adalah penduduk dipelosok Desa, sehingga sangat relevan, ketika kegiatan TMMD juga dipadukan dengan sosialisasi tentang KB, ujar Dandim.

Dandim juga menjelaskan, bahwa tidak semua masyarakat paham tentang KB, nah setelah diberikan pemahaman maka mereka akan memahami bahwa program KB sesungguhnya hanya membatasi angka kelahiran, karena setiap keluarga sejahtera sebetulnya hanya memiliki dua anak cukup, namun pemahaman masyarakat dan telah menjadi tradisi sejak dulu sampai sekarang, bukan dua anak, melainkan banyak anak banyak rezeki, nah ini yang perlu dipahamkan kepada masyarakat melalui penyuluhan KB ini, ujar Dandim.

Sementara itu, Dan SSK Kapten Inf. Junaid mengharapkan, semoga dengan berbagai kegiatan non fisik yang terus dilakukan oleh Tim TMMD ini dapat menambah kesadaran masyarakat baik untuk dirinya sendiri maupun dilanjutkan kesanak saudara dan tetangga yang belum sempat hadir, tutupnya.

Hari Keenam, Satgas TMMD Pasang Kayu Atap Masjid Ar-Rahman Lambu

BIMA – Memasuki hari keenam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima, Satgas TMMD terus menggenjot penyelesaian program yang tengah dilaksanakan, baik berupa program fisik maupun nonfisik.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke 103 Tahun 2018, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra mengatakan, memasuki hari keenam berbagai program yang telah dilaksanakan Satgas TMMD mulai menunjukan hasil yang membanggakan.

Satgas TMMD bersama masyarakat dengan semangat kebersamaan bahu-membahu melaksanakan setiap program TMMD yang difokuskan di Desa Lambu dan Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Dansatgas yang juga Dandim 1608/Bima ini optimis bahwa target kegiatan TMMD ke 103 tahun 2018 yang dilaksanakan di Kecamatan Lambu dapat diselesaikan sesuai jadwal yang direcanakan.

“Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat, maka setiap program TMMD yang direncanakan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” kata Bambang, Sabtu (20/10/2018).

Bambang menjelaskan, adapun kegiatan yang dilaksanakan Satgas TMMD di hari keenam antara lain, pemasangan kayu atap emperan Masjid Ar-Rahman Desa Lambu, pemasangan dilakukan setelah Satgas menyelesaikan pengecoran 23 tiang pancang emperan masjid.

“Kemudian kegiatan lain yang dilaksanakan, yaitu pengerjaan jalan alternatif yang menghubungkan Desa Labu dan Nggelu, bahkan hari ini sudah mencapai progres 50 persen,” terang Dandim. (*)

Wujudkan Generasi Muda Berkarakter, Satgas TMMD ke 103 Gelar Tabliq Akbar

Bima - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 di wilayah Kabupaten Bima menggelar tabliq akbar yang bertemakan "Mewujudkan Generasi Muda Berkarakter dan Bertakwa, Menuju Desa Maju, Sejahtera dan Demokratis", di Masjid Ar Rahman Desa Rai Oi Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Sabtu (20/10).

Tabliq akbar yang dihadiri Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Kapolres Bima AKBP Ida Bagus Made Winarta, S.IK, Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, para pemuda dan masyarakat Kecamatan Sape dan Lambu.

Usai pembacaan kala illahi, Kepala Desa Rai Oi mengucapkan terimakasih kepada Dandim 1608/Bima dan Kapolres Bima sebagai inisiator penyelenggaraan acara tabliq akbar sehingga bisa terselenggara dengan baik.

Dandim 1608/Bima dalam sambutannya mengutip makna yang terkandung dalam Alquran Surat Al Asr.

"Sungguh manusia berada dalam kerugian kecuali bagi mereka yang beriman dan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran," ucapnya.

Orang nomor satu dijajaran Kodim Bima tersebut berharap agar apa yang pernah terjadi di masa lalu dapat dijadikan pelajaran dalam mengambil langkah kemasa depan dengan mempersiapkan diri untuk mampu menghadapi segala tantangan dimasa yang akan datang.

Sedangkan Kapolres Bima dalam sambutannya  mengucapkan terimakasih kepada Dandim 1608/Bima yang memiliki banyak inovasi dalam menciptakan keamanan masyarakat.

"Dengan adanya acara seperti ini bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga Kamtibmas dan tidak melakukan tindakan pidana yang bisa merugikan diri sendiri dan keluarga, dan di tahun politik ini diharapkan masyarakat dewasa dalam berdemokrasi sehingga tetap terciptanya keamanan dilingkungan masyarakat", tandasnya.

Acara tabliq akbar dilanjutkan dengan pembacaan ikrar kebangsaan para pemuda yang diwakili Ketua Forum Karang Taruna Kecamatan Sape dan Lambu, ceramah agama yang disampaikan Ustad H. Adnin, SQ., M.Pdi. dan ditutup dengan doa.

Sabtu, 20 Oktober 2018

Bantu Jaga Kamtibmas, Koramil Prabar Gulung Judi Sabung Ayam

Lombok Tengah - Kodim 1620/Loteng dan jajaran terus berupaya membantu aparat Kepolisian menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Upaya ini dimaksudkan untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di tengah-tengah masyarakat.

Salah satunya, pemberantasan penyakit masyarakat yang dilakukan oleh Koramil 1620-04/Praya Barat dengan melakukan penggerebekan lokasi sabung ayam yang berada di Dusun Batu Bolong Desa Ungga Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (20/10).

Penggerebekan itu dilakukan berawal dari laporan masyarakat bahwa di daerah tersebut sudah hampir 2 bulan terakhir ini adanya judi sabung ayam, kemudian dengan dibantu anggota Unit Intel Kodim 1620/Loteng melakukan pengecekan dan penyelidikan atas laporan masyarakat tersebut.

"Info awalnya ada permainan judi disana yang dilakukan oleh warga dan itu sudah berlangsung 2 bulan terakhir, kita lakukan penyelidikan pendalaman kemudian kita lakukan penindakan tadi pagi. Tidak ada pelaku yang diamankan karena saat pengerebekan semua yang berada di arena tersebut lari," ungkap Danramil 1620-04/Praya Barat Kapten Inf I Made Genjong.

Genjong menambahkan, setelah melakukan pengerebekan, seluruh anggota membersihkan arena judi sabung ayam dan beberapa kurungan ayam yang berada di lokasi.

"Semua kurungan ayam yang ada dilokasi kita bersihkan, termasuk arena sabung ayam agar tidak ada lagi yang kembali melakukan aktivitas perjudian ditempat tersebut," sambungnya.

Selain itu, I Made Genjong juga menjelaskan, penindakan terhadap kejahatan dan penyakit masyarakat ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat. Pengabdian kepada negara tidak hanya berperang melawan balatentara musuh. Namun juga membantu aparat Kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kenyamanan masyarakat sesuai dengan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

"Kami akan terus berupaya memberantas penyakit masyarakat ini untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan masyarakat," pungkasnya.

TNI International Marathon Siap Dihelat, Panitia Gelar Tactical Floor Game

Jakarta-Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar lomba lari berkelas internasional bertajuk 'TNI International Marathon' (TIM) pada 4 November 2018 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Persiapan-persiapan menuju pelaksanaan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Pelaksanaan lomba ini semula akan digelar 23 September, namun terpaksa diundur karena terjadi bencana gempa bumi di Lombok.

Untuk menguji kematangan dan kesiapan penyelengaraan TIM tersebut, panitia lomba  melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (18/10).

TFG ini digelar dihadapan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., dengan tujuan untuk memastikan seluruh rencana kegiatan dapat dilaksanakan sesuai rencana termasuk upaya mengatasi bila terjadi insiden saat pelaksanaan TIM.

TFG diawali dengan penjelasan singkat tapi terinci oleh Ketua Pelaksana yang juga Kepala Dinas Jasmani Angkatan Darat (Kadisjasad) Brigjen TNI Mochammad Hasan.

TFG TIM ini diikuti oleh seluruh koordinator seksi-seksi baik tingkat Pusat di Jakarta  maupun panitia di daerah dalam hal ini Kodam IX/Udayana, Pemda Lombok dan instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaan TFG, tiap-tiap koordinator memaparkan rencana kegiatan masing-masing dengan tujuan untuk memberikan gambaran kegiatan yang sebenarnya di atas peta besar, dengan menggunakan model replika miniatur sesuai yang akan digunakan.

Beberapa koreksi disampaikan Kasum TNI, terutama bagi para koordinator untuk merinci setiap kegiatan yang akan dilakukan. Penekanan mendasar yang disampaikan Kasum TNI antara lain tentang keamanan peserta lari dari kemungkinan terjadinya gangguan yang disebabkan oleh alam dalam hal ini air laut karena dilakukan di pinggir pantai ataupun yang disebabkan oleh binatang peliharaan masyarakat yang dilepas bebas seperti kerbau, sapi dan anjing.

Selain itu, Kasum TNI juga memerintahkan semua panitia melakukan _cek and ricek_ terhadap rencana yang sudah dibuat, sehingga setiap kegiatan tidak ada yang terlewatkan. "Semua koordinator harus meyakinkan anggotanya, sehingga mengerti apa yang harus diperbuat sampai hal yang terkecil dan harus selalu dilakukan pengecekan," tegas Kasum TNI.

Usai melaksanakan TFG, masing-masing seksi menyusun kembali rencana kegiatan sesuai koreksi Kasum TNI.

Menurut Ketua Seksi Humas atau Dansatgaspen TIM, Kolonel Inf Kristomei Sianturi, selain lomba lari kategori 5K, 10K, 21K dan 42K dengan total hadiah 10 Miliar, lomba  ini juga dirangkai dengan kegiatan pameran Alutsista, kemanusiaan dan ekonomi dalam rangka HUT ke-73 TNI, yang bertujuan untuk membantu memulihkan kembali kondisi Lombok pasca bencana. "Akan ada juga pameran Alutsista, zikir dan doa bersama, santunan kepada anak yatim piatu, _trauma healing_, sepeda santai, kegiatan kuliner dari UMKM masyarakat setempat dan _free city tour_ untuk meningkatkan pariwisata Lombok. Intinya kita ingin sampaikan ke dunia internasional bahwa Lombok ini aman," jelas Kapendam Jaya ini.

Satgas TMMD Terus Menggenjot Pengerjaan Jalan Alternatif Penghubung Desa Lambu dan Nggelu

BIMA, – Rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Tahun 2018 terus digenjot Satuan Tugas (Satgas) TMMD. Memasuki hari kelima, Jumat (19/10/2018) pagi, pengerjaan jalan alternatif yang menghubungkan Desa Lambu dan Nggelu terus digenjot Satgas TMMD.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra selaku Dansatgas TMMD ke 103 tahun 2018 mengatakan, selain pembangunan infrastruk lain seperti poskamling, pembangunan masjid, TPA dan rehab mushalah, program TMMD juga mencakup peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2500 meter dan peningkatan jalan alternatif penghubung Desa Lambu dan Nggelu sepanjang 3200 meter.

“Pengerjaan jalan alternatif penghubung Desa Lambu dan Nggelu terus digenjot Satgas TMMD, bahkan hari ini sudah mencapai 35 persen,” kata Dandim.

Bambang menambahkan, dengan adanya jalan alternatif yang menghubungkan Desa Lambu dan Nggelu akan mempermudah akses transportasi dan silaturrahmi masyarakat di dua desa.

“Warga menyambut gembira dengan adanya jalan yang langsung menuju ke Nggelu. Manfaatnya selain untuk mempermudah akses, juga diharapkan dapat mempercepat peningkatan layanan listrik yang saat ini belum bisa dinikmati 24 jam oleh warga Nggelu,” ungkap Dandim. (*)
 
Back To Top