Dalam pengarahan tersebut Panglima menyampaikan kepada seluruh anggota Satgas bahwa tugas operasi ini adalah tugas mulia dan merupakan suatu kehormatan serta kebanggaan bagi setiap prajurit, untuk itu para prajurit yang akan melaksanakan tugas pengamanan tersebut harus menguasai dan mengetahui tugas pokoknya sebagai anggota Satgas, pegang teguh 8 Wajib TNI dan jaga nama baik satuan serta hindari pelanggaran sekecil apapun. Perlu para prajurit ketahui apabila dalam pelaksanaan penugasan ini, Satgas Yonif 742/SWY dapat menjadi Satgas terbaik maka nantinya akan mendapat kesempatan tugas ke luar negeri seperti Yonif 744/SYB. Jaga semangat dan kekompakan serta kebersamaan dengan saling mengingatkan satu sama lainnya. Laksanakan protap Satgas dengan baik sehingga tidak terjadi kesalahan prosedur dalam melaksanakan tugas karena tidak ada daerah operasi yang aman. Jaga komunikasi yang baik dengan keluarga di home base, serta jaga kesehatan dengan mengatur kegiatan selama berada di daerah penugasan dan jangan lupa berdo’a agar kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan. Dalam kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana juga menekankan kepada seluruh anggota Satgas untuk selalu berhati-hati karena salah satu persoalan di kawasan perbatasan RI-RDTL yang patut diwaspadai yakni pelintas batas ilegal dan penyelundupan, baik yang dilakukan secara perorangan maupun terorganisir. Untuk itu, anggota TNI Yonif 742/SWY nantinya yang akan menenpati garis perbatasan diwajibkan mencegah pelintas batas ilegal dan aksi-aksi penyelundupan itu sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Rabu, 01 Maret 2017
PANGDAM IX/UDAYANA CEK KESIAPAN SATGAS PAMTAS RI-RDTL
Posted by Penrem162 on 15.21 in Serba Serbi Terbaru | Comments : 0
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)





Posting Komentar