TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Sumbawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Sumbawa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 September 2018

Terima Penghargaan Dharma Pertahanan, Danrem Ucapkan Rasa Syukur

Acara Welcome Dinner MoyoTambora 2018 yang dihelat di halaman Kantor Bupati Sumbawa NTB kemarin malam, Sabtu (8/9) yang dihadiri para pejabat TNI, Polri dan Pemerintah Daerah NTB, Forkopimda Sumbawa, tokoh agama dan tokoh masyarakat dan ribuan undangan lainnya dirangkai dengan pemberian penghargaan Dharma Pertahanan kepada para Stakeholder baik TNI, Polri dan Pemda NTB.

Salah satu stakeholder yang menerima penghargaan tersebut yakni Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., didampingi istri Ny. Kirana Rizal Ramdhani ikut hadir pada kesempatan tersebut. Dengan setelan Celana kain hitam dipadukan dengan atasan batik warna kuning, Danrem 162/WB berdiri disamping Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri saat menerima pengalungan lencana Dharma Pertahanan RI dan Surat Keputusan penerimaan piagam terlihat tersenyum.

Pada kesempatan tersebut, Rizal mengungkan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan Menteri Pertahanan RI. "Alhamdulillah ya, sudah dapat penghargaan dari Bapak Menteri Pertahanan", kata Rizal.

Dilanjutkannya, penghargaan ini akan menambah semangat kami dalam bekerja dan bertugas dengan terus meningkatkan sinergitas antar komponen bangsa baik dengan Polri, Pemda maupun komponen masyarakat lainnya sesuai dengan yang diamanatkan tadi oleh Dirjen Kekuatan Pertahanan Kemenhan RI saat memberikan sambutan.

Menurutnya, sinergitas yang dimaksudkan dalam rangka menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dan ini memang sudah ada dalam Pasal 7 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

"Semoga penghargaan ini dapat memberikan berkah kepada kami secara pribadi dan satuan umumnya untuk terus meningkatkan kinerja dengan berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas sehingga memperoleh hasil yang maksimal", pungkasnya.

Selain Danrem 162/WB, para stakeholder yang menerima penghargaan Dharma Pertahanan lainnya yakni Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA., dan Bupati Sumbawa H. Husni Djibril B.sc., Pangdam IX/Udayana Mayjen Benny Susianto S.IP., Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, S.Sos., Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Munarjo, Palaksa Lanal Mataram Letkol Laut (KH) Tri Eko Purnomo, SH., Pasiintel Lanal Mataram Mayor Laut (S) Agung Setiyono, SE., Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Budi Handoyo M.Tr (Han), Kadispers Lanud Rembiga Letkol Adm Burhanuddin, SP., Kadisops Lanud Rembiga Letkol Lek Achmad Wibowo, ST., M.Si., Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri, M.Hum., Wakapolda NTB Brigjen Pol Drs Tajudin, MH., dan Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Drs. Dewa Putu Maningka Jaya.

Pejabat TNI Polri dan Pemda NTB Mendapat Penghargaan Satya Lencana Dharma Pertahanan RI

Para pejabat TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) malam ini Mendapat penghargaan Satya lencana Dharma Pertahanan dari Kementerian Pertahanan RI pada acara Welcome Dinner Sail Moyo Tambora 2018 di halaman Kantor Bupati Sumbawa NTB, Sabtu (8/9).

Penghargaan Dharma Pertahanan RI dalam Bentuk Satya Lencana tersebut diberikan Menteri Pertahanan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu yang di wakili Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Kuathan Kemenhan) RI Brigjen TNI Sisriadi kepada 15 orang pejabat baik TNI, Polri dan Pemerintah Daerah NTB.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin dalam sambutannya menyampaikan sektor pariwisata NTB saat ini menurun pasca terjadi gempa bumi yang mengakibatkan menurunnya tingkat wisatawan di wilayah NTB.

"Kami bersyukur Menteri Pariwisata dan Kementerian lainya yang telah ikut membantu pembangunan wisata NTB dengan adanya Sail Moyo Tambora 2018 sehingga pariwisata NTB diharapkan bisa bangkit kembali", kata Amin.

Sedangkan Dirjen Pertahanan RI Brigjen TNI Sisriadi dalam sambutannya usai memberikan penghargaan Dharma Pertahanan dan peraih medali perunggu pada cabang lompat jauh dan Volly pantai Asia Games 2018 dari Kabupaten Sumbawa, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Sail Moyo Tambora 2018. "Saya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena didalamnya ada rangkaian penganugerahan tanda penghargaan Dharma Pertahanan RI sebagai wujud penghargaan negara kepada warga negara Indonesia yang berjasa dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia melalui bidang pertahanan", ungkap Sisriadi.

Dilanjutkannya, menjalin sinergitas antar komponen bangsa sangat penting karena pertahanan negara bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertahanan saja, namun juga menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa sehingga peran seluruh komponen bangsa sesuai profesi masing-masing sangat dibutuhkan dalam momentum penyelenggaraan pertahanan negara.

Maka dari itu sambungnya, negara melalui Kementerian Pertahanan memberikan penghargaan bagi para pejabat dan tokoh yang berjasa dan berkontribusi dalam membantu kelancaran kegiatan di bidang pertahanan terutama di Nusa Tenggara Barat sebagai amanat dari Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pemberian Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan yang diberikan kepada setiap orang atau lembaga yang berjasa dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia melalui bidang pertahanan", punkasnya.

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutannya menyampaikan NTB sangat dikenal terutama dibidang Pariwisata karena memiliki keindahan alam yang luar biasa, Pemerintah sangat mendukung setiap kegiatan dibidang Pariwisata dengan pembangunan Dermaga Pelabuhan dan Bandara.

”NTB baru saja mengalami musibah Gempa namun melalui Sail Moyo Tambora 2018 ini kita berharap NTB bisa bangkit kembali ditengah musibah yang melanda", harapnya.

Selain ke 15 pejabat yang menerima penghargaan Dharma Pertahanan RI antara lain Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA., dan Bupati Sumbawa H. Husni Djibril B.sc., Pangdam IX/Udayana Mayjen Benny Susianto S.IP., Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., SH., M.Han., Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, S.Sos., Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Munarjo, Palaksa Lanal Mataram Letkol Laut (KH) Tri Eko Purnomo, SH., Pasiintel Lanal Mataram Mayor Laut (S) Agung Setiyono, SE., Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Budi Handoyo M.Tr (Han), Kadispers Lanud Rembiga Letkol Adm Burhanuddin, SP., Kadisops Lanud Rembiga Letkol Lek Achmad Wibowo, ST., M.Si., Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri, M.Hum., Wakapolda NTB Brigjen Pol Drs Tajudin, MH., dan Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Drs. Dewa Putu Maningka Jaya,
hadir juga Forkopimda Sumbawa dan unsur SKPD, Toga, Toma dan ribuan tamu undangan lainnya.

Rabu, 21 Maret 2018

Pangdam IX/Udayana Di Tanah Pariri Lema Bariri Himbau Masyarakat Jaga Kebhinekaan

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., bersama Aster Kasdam dan Asrendam IX/Udayana didampingi Danrem 162/Wb Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., para Dandim dan Kasi Korem 162/WB melaksanakan kunjungan sekaligus silaturrahmi ke Pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang disambut dengan makan siang bersama dengan forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD) dan para ASN Pemda KSB, Rabu (21/3).

Sebelumnya, Pangdam IX/Udayana bersama rombongan melaksanakan sholat Dzuhur bersama di Masjid Darussalam dan saat diwawancarai oleh media, Pangdam IX/Udayana menyampaikan bahwa sejarah mencatat bahwa bangsa ini diraih atas pengorbanan para pendahulu kita dari Sabang sampai Mereuke. Untuk itu jangan kita merusak Kebhinekaan yang sudah terbina dengan sikap ataupun tindakan yang dapat merusak nilai-nilai Kebhinekaan yang suda ada.

“Kita ketahui bersama ditengah-tengah perkembangan dunia dewasa ini, banyak sekali pengaruh yang dibawa baik positif maupun negatif. Namun lanjutnya, yang perlu menjadi perhatian kita bersama adalah dampak dari pengaruh negatif itu sendiri terhadap masyarakat seperti munculnya ideologi lain selain pancasila, penyalagunaan Narkoba dan tindakan illegal logging yang mengakibatkan minimnya mata air dan bencana alam”, kata Benny.

Kaitan dengan itu kata Benny, semua steekholder harus melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya dengan tetap bersinergi dalam memberantas semua tindak kejahatan seperti Narkoba maupun Illegal Logging dan lainnya.

Orang nomor satu di jajaran Kodam IX/Udayana tersebut juga menyampaikan rencana peresmian Kodim baru di Kabupaten Sumbawa Barat. “Rencana peresmiannya akan dilaksanakan bersamaan dengan penutupan TMMD pada bulan April mendatang”, ungkap Benny.

Selain itu Benny menjelaskan, tahun ini merupakan tahun politik yakni kita akan menghadapi Pilkada serentak di Indonesia, sikap TNI sudah jelas harus Netral. Di wilayah Provinsi NTB sendiri akan menggelar Pilkada Gubernur dan tiga Kabupaten/Kota. “Masyarakat KSB harus pandai memilih pemimpin, jangan mau digiring pada permainan politik kotor seperti politk uang, penyebaran isu-isu Sara yang akan mencoreng nilai-nilai demokrasi”, harap Benny.

“Pada Pilkada ini, agar masayarakat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan azaz Pemilu dengan harapan pemimpin yang baru nantinya mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dan siapapun yang menang agar didukung karena mereka telah dipilih secara langsung serta sah secara konstitusional”, pungkasnya.

Senin, 19 Februari 2018

Tim Opsgab Kodim 1607/Sumbawa Amankan Puluhan Kubik Kayu Illegal






Tim operasi Illegal Logging Kodim 1607/Sumbawa bersama Polisi Kehutanan (Polhut) dan KPH orong Telu dipimpin Danramil 1607-03/Ropang Kapten Inf Suhelik berhasil mengamankan puluhan kubik kayu hasil illegal di kawasan hutan lindung Desa Olat Klawe Kecamatan Orong Telu Kabupaten Sumbawa, Minggu (18/2).

Kayu illegal yang berhasil diamankan tersebut sebanyak 240 batang atau sekitar 15 kubik yang masih berbentuk olahan balok atau glondongan.

Menurut Suhelik, ia bersama anggota Koramil, Polsus dan anggota KPH melakukan operasi gabungan berdasarkan laporan dari masyarakat ke Koramil Ropang pada hari Jumat (16/2) kemarin.

Diceritakannya, setelah memperoleh informasi, mulai hari Sabtu dini hari Ia bersama timnya bergerak menuju sasaran dan ditengah perjalanan menemukan tumpukan kayu yang ditutupi dengan daun dan diperkirakan jumlahnya sekitar 10 kubik, kemudian tim melanjutkan perjalanan menuju sumber suara yakni mesin sensow.



Namun kata Suhelik, setelah tim tiba dilokasi, para pelaku illegal logging mengetahui kedatangan tim sehingga mereka langsung melarikan diri dan meninggal kayu balok dan glondongan sebanyak 5 kubik.

"Melihat kondisi cuaca semakin buruk akhirnya kayu yang terakhir diamankan (5 kubik) dihancurkan ditempat penemuan karena medannya berat dan tidak bisa dibawa turun", tutupnya.

Sementara Dandim 1607/Sumbawa Letkol Arm Sumanto, S.Sos., ditempat terpisah memberikan apresiasi kepada tim gabungan. "Selamat kepada tim operasi gabungan Illegal loghing yang telah berhasil mengamankan puluhan kubik kayu di hutan lindung", ungkap Sumanto.

Sumanto melanjutkan, ia dan jajarannya sesuai dengan petunjuk dan arahan Danrem 162/WB Kolonel H. Farid Makruf, M.A., akan tetap melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi hutan terutama terkait dengan penebangan liar atau illegal logging.


"Apabila ada pelaku Illegal logging yang tertangkap tangan, maka akan kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tentunya dengan terus melakukan pemantauan hingga putusan hakim", tegasnya.

Sumanto menambahkan, penebangan hutan secara illegal akan memberikan dampak negatif yang dapat merusak hutan dan lingkungan sehingga mengakibatkan banjir dan tanah longsor maupun pemasanan global (Global Warning) yang kembali juga kepada kita sendiri.

"Mari kita sama-sama menjaga dan melestarikan hutan agar hutan tetap hijau dan dapat memberikan manfaat bagi kita maupun anak cucu kita dimasa yang akan datang", pungkasnya.
 
Back To Top