TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Korem 162/Wira Bhakti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korem 162/Wira Bhakti. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 November 2020

Logo Korem 162 WB gold png

 









PROFIL SATUAN KOREM 162/WIRA BHAKTI

Komando Resort Militer 162/Wira Bhakti merupakan Satuan Teritorial,  yang bermarkas di Mataram Nusa Tenggara Barat, dan berada di bawah Komando Daerah Militer IX/Udayana.

 

SEJARAH SINGKAT KOREM 162/WIRA BHAKTI

Awal di bentuknya Korem 162/Wira Bhakti pada tanggal 24 Februari 1961, dengan nama Korem Nusa Tenggara Barat.

Pada tanggal 6 Mei 1961, ditetapkan pemberian nomor Korem se Nusa Tenggara, dimana Korem Nusa Tenggara Barat berubah menjadi Korem 162/Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya Pada tanggal 20 Mei 1966 disahkan juga Korem Nusa Tenggara Barat dengan nama " WIRA BHAKTI " . sehingga menjadi Korem 162/Wira Bhakti.

 

Dhuaja Korem 162/Wira Bhakti terdiri dari (Bintang, Gunung Rinjani, Kijang, Padi, Kapas, Perisai dan Pemukul), yang mempunyai arti bahwa: " Setiap Prajurit Korem 162 sebagai Pahlawan harus memiliki sifat kebaktian tulus ikhlas, rela dalam pengabdiannya terhadap Negara, Nusa dan Bangsa ".

 




Struktur Organisasi

Korem 162/Wira Bhakti merupakan Korem bertipe A yang di pimpin oleh seorang perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal. Di bantu oleh eselon pembantu pimpinan, eselon pelayanan, eselon badan pelaksana yang memiliki tugas mendukung tugas-tugas Korem 162/Wira Bhakti,

Serta unsur pelaksana yang tersebar di seluruh penjuru wilayah Korem 162/Wira Bhakti.

 

Dislokasi Korem 162/Wira Bhakti memiliki wilayah tanggung jawab meliputi  8 kabupaten dan 2 kota

….

Korem 162/Wira Bhakti sebagai satuan pelaksana Kodam IX/Udayana yang membawahi 7 satuan kewilayahan meliputi :

1.      Kodim 1606/Mataram yang berkedudukan di Kota Mataram

2.      Kodim 1607/Sumbawa berkedudukan di Sumbawa Besar

3.      Kodim 1608/Bima berkedudukan di Kota Bima

4.      Kodim 1614/Dompu

5.      Kodim 1615/Lombok Timur

6.      Kodim 1620/Lombok Tengah, dan

7.      Kodim 1628/Sumbawa Barat

Korem 162/Wira Bhakti juga memiliki satuan Tempur yaitu Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha yang memiliki 3 Kompi Senapan, Kompi Markas dan 1 Kompi Bantuan yang siap menjadi garda terdepan dalam melindungi keamanan wilayah Nusa Tenggara Barat

 

……

 

Dalam pelaksanaan tugasnya Korem 162/Wira Bhakti juga di bantu oleh badan pelaksana yang langsung berada di bawah naungan Korem 162/Wira Bhakti diantaranya ;

Detasemen Polisi Militer IX/2 Mataram

Detasemen Peralatan

Detasemen Kesehatan

Detasemen Zeni Bangungan

Detasemen Perbekalan Angkutan

Detasemen Perhubungan

Ajudan Jenderal Korem 162/Wira Bhakti, dan

Administrasi Ceteran dan Cadangan

…..

Adapun Tugas Pokok Korem 162/wira Bhakti   menyelenggarakan pembinaan kemampuan,

 

kekuatan dan gelar kekuatan

 

serta melaksanakan pembinaan teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan darat dan menjaga keamanan wilayah dalam rangka mendukung tugas pokok kodam IX/Udayana.

 

……

 

Di samping melaksanakan tugas pembinaan Satuan dan kesiapan operasional juga melaksanakan pembinaan potensi pertahanan darat,  membangun kemanunggalan TNI-Rakyat dan ikut membantu kesulitan Rakyat guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera

 

...

 

 

Membangun silahturami dan komunikasi sosial terhadap tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat

 

Membantu kesulitan rakyat menghadapi bencana alam

 

Serta membangun sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan elemen masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat sebagai upaya untuk mengatasi berbagai persoalan di Daerah.

Selain itu Korem 162/Wira Bhakti juga melaksanan pengamanan baik VVIP maupun Objek Vital.

 

 

Untuk menjaga kondisi fisik para personilnya, Korem 162/Wira Bhakti secara rutin melaksanakan kegiatan olahraga bersama

 

 

 

Dengan semboyan mencintai, dicintai dan di banggakan rakyat, Korem 162/Wira Bhakti akan selalu berbuat yang terbaik bagi Nusa dan Bangsa

 

 

 

 



Senin, 31 Desember 2018

Jelang Pergantian Tahun Baru, Danrem 162/WB Pantau Pospam Terpadu

Mataram -  Dalam rangka pengamanan malam pergantian tahun baru 2019, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP., dan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., melaksanakan pengecekan dan pemantauan langsung pos pengamanan terpadu di beberapa lokasi di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, Senin (31/12).

Adapun lokasi-lokasi Pos pengamanan yang disambagi Danrem 162/WB antara lain Pospam terpadu Karang Jangkong, Bertais, Kebun Roeq, Mall Epicentrum, Sidak penjualan Kembang Api dan Pospam Senggigi,Narmada Lombok Barat,

Dalam wawancara dengan sejumlah media, Danrem menyampaikan pemantauan ini dilakukan untuk memberikan semangat kepada petugas pos pengamanan dan juga melakukan pemantauan secara langsung terhadap obyek-obyek yang akan dikunjungi oleh masyarakat seperti Mall, tempat-tempat makan ala Barat, jalan-jalan protokol karena tempat-tempat hiburan ditiadakan sehingga perlu pengamanan ektra di lokasi-lokasi tersebut.

"Terkait dengan warung-warung remang yang menyediakan minuman keras tetap menjadi pantauan kami bersama Kepolisian," tegasnya.

Dijelaskannya, jumlah personel setiap Pospam baik TNI dan Polri disesuaikan dengan luas wilayah pengamanan pos masing-masing ada yang 5 orang hingga 20 orang per pos.

Khusus untuk wilayah Bima maupun kabupaten kota lainnya di NTB, lanjutnya, agar terus memantau perkembangan wilayahnya, jika ada hal-hal yang bersifat menonjol agar segera dilaporkan pada kesempatan pertama.
 
"Tetap semangat dan waspada dengan perkembangan situasi, berbuat terbaik, tulus dan ikhlas," pesan orang nomor satu tersebut kepada personel pospam.

Mengakhiri wawancaranya, Danrem berharap agar seluruh masyarakat NTB menyambut malam pergantian tahun baru dengan sederhana dan tidak berhura-hura namun menyambutnya dengan memperbanyak doa dan beribadah.

Selain mengecek Pospam terpadu, Danrem bersama rombongan juga mengunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah Karang Seraya Lingkungan Mataram (dibelakang Denpom Mataram) untuk melaksanakan sholat Zuhur berjamaah dan berbagi kepada anak-anak Panti Asuhan.

Senin, 03 Desember 2018

Dandim Loteng Hadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Di Kuta

Kuta, Lensa 1620/Loteng - Peringatan hari
lahir Nabi Muhammad SAW, yang diperingati umat muslim setiap tanggal 12 Rabiul Awal setiap tahun Hijriyah, tahun ini bertepatan dengan tanggal 3 Desember 2018 hari ini (Red. Senin). Momentum ini pun dimanfaatkan oleh warga sekitar Masjid Nurussobah Dusun Lengser Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Senin (3/12) ini dihadiri oleh Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol CZI Prastiwanto SE, M.I.Pol, perwakilan dari Kejari Praya dan sejumlah tokoh agama dan masyarakat Desa Kuta.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1620/Loteng Letkol CZI Prastiwanto SE, M.I.Pol yang hadir dalam acara peringatan Maulidur Rasul ini mengatakan, bahwa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari bersama-sama kita tingkatkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

“Dengan hikmah Maulid Nabi, mari kita tingkatkan keimanan, sehingga kita menjadi manusia yang berkepribadian, tabah dan dapat melaksanakan ajaran agama dengan baik serta berguna bagi keluarga, bangsa dan negara”, ungkap Dandim.

Selain itu, Dandim 1620/Loteng mengingatkan para santri agar rajin belajar sehingga kedepan kelak menjadi orang yang berhasil dan muncul para pemimpin-pemimpin yang berasal dari kalangan pondok pesantren.

"Untuk para santri mulai dari sekarang belajar yang rajin, kejar cita-citanya sehingga kedepan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa," pesan Letkol CZI Prastiwanto.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H ini, diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, acara ngurisan (potong rambut adat sasak), tausiah dari para tuan guru dan ditutup doa.


Sabtu, 10 November 2018

Danrem 162/WB : “Jadikan Semangat Pahlawan Pemersatu Bangsa Jaga NKRI”

Mataram - Hari pahlawan diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 November. Tahun ini, upacara hari pahlawan digelar di Halaman Kantor Gubernur NTB jalan Pejanggik Mataram dan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sabtu (10/11).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama para stakeholder Provinsi NTB, Kepala SKPD, beberapa sesepuh veteran juga terlihat hadir pada upacara Peringatan Hari pahlawan tersebut.

Usai upacara, Danrem mengajak kepada seluruh komponen anak bangsa untuk mengenang jasa para pendahulu, para pahlawan dan perintis kemerdekaan, para founding father Republik Indonesia, yang telah berjuang dengan segenap pikiran, tenaga dan gerakan perjuangan yang mereka lakukan secara kolektif.

"Kondisi kita saat ini tidak terlepas dari perjuangan mereka para Pahlawan sehingga semua bisa kita nikmati seperti sekarang sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan cita-cita bangsa yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945,” jelas Ahmad Rizal.

Menurutnya, kita sebagai generasi penerus bangsa harus kompak untuk bersama-sama menjaga kedaulatan bangsa dan negara dari segala bentuk rongrongan baik dari dalam maupun dari luar dalam berupa ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan. “Hal ini sesuai dengan tema yang diusung pada peringatan hari pahlawan kali ini yakni Semangat Pahlawan di Dadaku,” ujarnya.

Orang nomor satu tersebut berharap dan menghimbau untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bersifat  positif dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun bangsa dan negara.

Upacara peringatan hari Pahlawan ini diikuti personel TNI, Polri dan ASN Pemeritah Provinsi NTB dan seluruh instansi terkait yang dilanjutkan dengan ziarah rombongan ke Makam Pahlawan Alm. Zainuddin Abdul Majid di Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur.

Minggu, 04 November 2018

TNI International Marathon Mandalika Berlari Sambil Berwisata



  • Lombok Tengah - Perhelatan Event TNI International Marathon Mandalika 2018 yang diselenggarakan TNI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ITDC Komplek Mandalika Pantai Kuta Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan atraksi serta kesenian daerah, Minggu (4/11).


Para pelari selain terfokus mengikuti lomba lari Marathon yang dibagi menjadi empat kategori yakni 5K, 10K, 21K dan 42K juga bisa menikmati keindahan alam Pantai Kuta Lombok yang masih natural dan asri. Para pelari dan masyarakat yang ikut meramaikan lomba juga disuguhkan tarian Gendang Beleq yang merupakan budaya masyarakat Lombok, Marching band Akademi Udara, terjun payung, Jupiter aerbatic team, hiburan musik dan panggung theater.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., disela-sela mendampingi Panglima dan Kepala Staf Angkatan mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya event ini dengan baik. "Alhamdulillah, Event TNI International Marathon Mandalika berjalan dengan aman, lancar dan sukses," ungkap Kolonel Ahmad Rizal.

Menurutnya, kelancaran dan kesuksesan ini tidak terlepas oleh dukungan semua pihak termasuk masyarakat NTB khususnya Lombok yang ikut serta mendukung dan mensukseskan acara ini dengan baik.

Terkait dengan event ini sambungnya, berbagai kegiatan sudah dilakukan dalam waktu yang bersamaan seperti bakti sosial seperti pengobatan massal, penyuluhan dan donasi. Ada juga bazzar, zikir dan doa bersama dan hiburan.

"Potensi pariwisata Lombok dengan keindahan alamnya yang masih alami memang sudah dikenal dunia karena merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi baik masyarakat domestik maupaun internasional," sebut pria alumni Akmil 93 tersebut.

Kolonel Ahmad Rizal berharap event international seperti ini bisa membangkitkan kembali pariwisata NTB maupun perekonomian masyarakat Lombok pasca gempa dan menghilangkan kesedihan dan kedukaan akibat bencana gempa yang kita rasakan bersama.

Rabu, 24 Oktober 2018

*Antisipasi Kejadian Garut, Danrem 162/WB Bersama FKPD NTB Gelar Rakor Nyatakan Sikap*

Mataram - Dalam rangka mengantisipasi kasus pembakaran bendera Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Garut Jawa Barat pada Senin (22/10/2018) kemarin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi di Kantor Kesbangpoldagri NTB jalan Pendidikan Mataram, Selasa (23/10).

Rapat koordinasi yang dipimpina Kepala Kesbangpoldagri NTB H.L. Syafii dihadiri para pimpinan FKPD NTB dan tokoh lintas agama dan tokoh pemuda NW antara lain Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Kabinda NTB Drs. H. Tarwo kusnarno, M.Si.,Dir Intelkam Polda NTB Kombes Pol. Susilo Rahayu Irianto, Perwakilan Lanal Mataram Mayor Laut Agung S., Kasi Intel Korem 162/WB Letkol CZI Irawan Agung Wibowo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB Prof. Drs. Saiful Muslim, MM., Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) NTB Drs. H. Syahdan Ilyas, Ketua PHDI Drs. I Gde Mandra M.Si., Ketua Matakin (Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia) NTB Widjanarko, Ketua PWNU NTB Prof. DR. Masnun Tahir, Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) NTB Pendeta Viktor Hutauruk D. Min, Ketua Walubi NTB I Wayan Sianto, Ketua Dekenat NTB Romo Lorensius Maryono, Sekretaris PW Ansor NTB Irpan Suryadiata, Intel Kejati NTB  Muhammad isnaini, SH., dan Ketua 1 Pemuda NW NTB Abdurahman S.Pdi., menghasilkan enam poin keputusan bersama.

Terkait dengan hal itu, usai mengikuti rapat koordinasi, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan sejumlah media memberikan penjelasan tentang pelaksanaan rapat koordinasi tersebut.

"Kami selaku FKPD Provinsi NTB berinisiatif dengan Kesbangpol dan tokoh-tokoh lintas agama untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi di wilayah NTB seperti yang terjadi di Garut, karena yang kita khawatirkan jangan sampai bergulir menjadi bola salju yang bisa menjadi ancaman yang cukup rawan dihadapkan dengan menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilres 2019 nanti," jelas Danrem.

Tujuan dilaksanakannya rapat koordinasi ini lanjutnya, untuk mencegah kejadian serupa  di wilayah NTB dan mencegah adanya kiriman berita hoax atau ujaran-ujaran kebencian yang tidak benar.

"Rekan-rekan media juga harus membantu untuk menetralisir peristiwa ini dengan menshare hasil keputusan rapat yang ditandatangani bersama berisikan enam ponit sebagai pedoman agar tidak terjadi di wilayah NTB,'' harapnya.

"Kejadian di Garut sudah ditangani oleh Polda Jabar dan kita percayakan proses hukumnya kepada pihak Kepolisian setempat,"pungkasnya.

Adapun enam poin keputusan yang menjadi pernyataan sikap sebagai hasil rapat koordinasi tersebut yakni pertama, menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat NTB agar tetap menjaga keutuhan, ketentraman dan ketertiban masyarakat dan tidak berbuat hal-hal yang merugikan bagi persatuan dan kesatuan bangsa jika ditemukan indikasi permasalahan yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua, dalam menghadapi Pemilu 2019, kita perlu mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang damai, demokratis dan berintegritas serta tidak menyebarluaskan isu-isu negatif yang dapat merusak nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Ketiga, terkait dengan peristiwa pembakaran bendera HTI di Garut Jawa Barat, sepenuhnya diserahkan kepada aparat Kepolisian untuk melakukan penegakan hukum. Keempat, mengingatkan kembali, bahwa kita masih dalam suasana duka terkait dampak gempa yang terjadi di wilayah NTB. Untuk itu, kita perlu memperkuat kebersamaan sebagai upaya menuju NTB bangkit kembali. Kelima, dihimbau  kepada seluruh masyarakat NTB apabila ditemukan indikasi permasalahan serupa agar segera dilaporkan kepada aparat keamanan TNI-Polri dan dimohon kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri guna mencegah terjadinya konflik. Keenam, Meminta kepada Pemerintah Daerah fsn aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan perkembangan berita hoax dan ujaran kebencian di media sosial yang dapat merusak nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

Selasa, 09 Oktober 2018

Danrem 162/WB Pendidikan Awal Bela Negara Tingkatkan Etos Kerja,Bangun Karakter Berwawasan Kebangsaan

Bela negara merupakan suatu hak dan kewajiban seluruh komponen bangsa yang diatur dalam isi Pembukaan UUD 1945, yakni Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1) serta Pasal 9 Undang-Undang Nomor  3 Tahun 2002  tentang pertahanan negara yang berbunyi setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara.  Pendidikan bela negara bagi seluruh warga negara adalah hal yang penting dan tidak dapat ditawar lagi. Pendidikan bela negara dipandang relevan dan strategis, di samping untuk pembinaan pertahanan negara juga berguna untuk meningkatkan pemahaman dan penanaman jiwa patriotisme dan cinta Tanah Air.


Korem 162/WB sesuai dengan tugas pokoknya dibidang teritorial salah satunya melakukan pendataan dan pembinaan terhadap seluruh komponen bangsa untuk menciptakan ruang, alat dan kondisi perjuangan (Rak juang) yang tangguh dibidang pertahanan.
Di lingkungan pekerjaan, pembinaan kesadaran bela negara diberikan kepada para pegawai  dengan  tujuan agar kesadaran bela negara dapat disosialisasikan dan diinternalisasikan di lingkungannya masing-masing, sehingga nilai-nilai bela negara menjadi landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat pentingnya kesadaran bela negara bagi setiap warga negara, untuk itu Korem 162/WB kembali  menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bela negara yang diikuti oleh karyawan PT. Aman Mineral Nusa Tenggara. Kegiatan pembukaan Diklat Bela Negara PT. AMNT Gel. V tahun 2018 ini dilaksanakan pada hari Selasa 9 Oktober 2018 bertempat di lapangan Makorem 162/WB.


Bertindak selaku inspektur upacara dalam kegiatan tersebut yaitu Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos.,S.H.,M.Han. Dalam sambutannya Danrem menyampaikan bahwa hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Dalam hal ini, PT. AMNT yang merupakan salah satu badan hukum  yang  bergerak  dibidang pertambangan harus memiliki kesadaran akan pentingnya Pendidikan Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.
Adapun tujuan dari Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ini adalah untuk melatih jiwa kepemimpinan dalam memimpin diri sendiri ataupun kelompok, menghilangkan sikap negative seperti malas, apatis, boros, egois, dan tidak disiplin. Membentuk sikap disiplin akan waktu, aktivitas dan juga pengaturan kegiatan lain. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk perilaku jujur, tegas, adil, serta kepedulian antar sesama. Dan membentuk jiwa kebersamaan serta solidaritas antar sesama rekan seperjuangan serta untuk membentuk mental dan juga fisik yang tangguh.


Danrem 162/WB juga menekankan kepada seluruh peserta agar melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh selama mengikuti kegiatan ini dapat mendukung tugas pokok para karyawan sekalian di tempat kerja dan dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air/bela negara dilingkungan masing-masing.  Danrem berharap pelaksanaan Diklat Bela Negara PT. AMNT Gel. V ini dapat lebih baik dari sebelumnya, sehingga para peserta Diklat Bela Negara ini dapat menjadi karyawan yang profesional

Minggu, 16 September 2018

Korem Gelar Game Interkatif Hilangkan Trauma Warga Batulayar

Batulayar - Korem 162/WB menggelar permainan interaktif mulai sore hingga malam hari di lokasi pengungsian warga di Dusun Teluke Lauq Desa Batatulayar Lombok Barat, Sabtu (15/9). Kehadiran anggota TNI dari Korem 162/WB mendapat sambutan hangat dari anak-anak sekolah untuk mengikuti berbagai macam permainan bersama anggota TNI dan pada malam harinya warga disuguhkan film layar tancap Merah Putih Memanggil.

Menurut Kepala Informasi dan Pengolahan Data (Kainfolata) Korem 162/WB Kapten Inf Aditya yang membuka acara tersebut menyampaikan kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk membantu masyarakat baik orang dewasa maupun anak-anak sekolah yang masih sekolah menghilangkan perasaan trauma terhadap gempa mengingat gempa bumi masih terus terjadi walaupun intensitasnya sudah berkurang dengan kekuatan yang juga semakin mengecil.

"Alhamdulillah hari ini kita bisa menggelar kegiatan trauma healing di wilayah Batulayar dan masyarakat baik-anak-anak maupun orang dewasa sangat antusias mengikuti kegiatan ini terutama saat permainan tebak kata dan game konsentrasi serta pemutaran film Merah Putih Memanggil yang diperankan Prajurit Kopassus", ungkapnya.

Ditambahkannya, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan dengan lokasi berbeda, minimal bisa mengurangi trauma dengan berbagai permainan ataupun pemutaran film.

Ditempat terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., disela-disela kesibukannya mengungkapkan satuannya bersama jajaran akan terus berupaya untuk membantu Kogasgabpad dalam pemulihan pasca bencana, salah satunya trauma healing.

"Pagi tadi Ibu-Ibu Persit KCK memberikan pelatihan keterampilan Decoupage di Lotim, Koramil Ampenan bersama Tim Psi Kogasgabpad di Kelurahan Banjar dan sore hingga malam hari, anggota Korem dan Koramil Gunungsari memberikan game intraktif dan pemutaran film kepada para pelajar dan warga Batulayar", jelas Rizal.

Menurutnya, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan sebagai upaya untuk memberikan hiburan kepada warga agar tidak jenuh tinggal di tenda pengungsian sehingga bisa menumbuhkan semangat untuk bangkit kembali menata kehidupan yang lebih lagi pasca gempa.

"Semoga kegiatan-kegiatan seperti menambah kedekatan, keakraban dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat dengan harapan kemanunggalan TNI dan Rakyat terwujud dengan baik", pungkas pria kelahiran Jakarta tersebut.

Kegiatan Trauma Healing ini dihadiri Danramil 1606-07/Gunungsari Kapten Chb Danang Kristianto, Kades Batulayar HM. Nur Taufik, S.Pdi., Kadus Teluke Lauq, Mahasiswa KKN dan sekitar 300 anak-anak dan warga setempat.

Sabtu, 15 September 2018

Persit KCK Koorcab 162 Berikan Pelatihan Decoupage Warga Korban Gempa

Ketua Persit KCK Koorcab 162 Ny. Kirana Rizal Ramdhani bersama anggota Persit memberikan pelatihan Decoupage kepada warga khususnya ibu-ibu korban gempa di Kantor Camat Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (15/9).

Puluhan ibu Persit terlihat mendampingi ibu-ibu warga yang antusias mengikuti pelatihan keterampilan Decoupage.

Menurut Ny. Kirana Rizal Ramdhani, pelatihan ini dibuat untuk mensosialisasikan keterampilan Decoupage kapada para pengungsi yang berada di wilayah kodim Lotim agar para pengungsi tidak hanya berdiam diri didalam tenda selama mengungsi.

"Hasil dari pelatihan keterampilan decoupage ini nantinya bisa bermanfaat seperti menjadikannnya perhiasan dalam rumah ataupun dijual kepada masyarakat.

Ia berharap semoga pelatihan ini bermanfaat bagi masyarakat dan kedepan akan memberikan pelatihan-pelatihan dalam bentuk lain lagi", imbuhnya.

Johariah salah seorang warga setempat mengucapkan terimakasih atas pelatihan yang dilakukan oleh ibu-ibu Persit karena baru pertama kali diberikan pelatihan seperti ini sehingga mengetahui tentang keterampilan Decoupage.

"Dengan kegiatan pelatihan semacam ini apalagi diikuti dengan serius dan fokus, perasaan trauma insya Allah secara perlahan pasti hilang", tandasnya.

Senin, 10 September 2018

Sambut Tahun Baru 1440 Hijriah, Korem Gelar Pengajian Umum

Dalam rangka menyambut tahun baru 1440 Hijriah, Korem 162/WB menggelar pengajian umum yang menghadirkan penceramah Ustazd M. Lutfi Gozali, S.Sos., dari Ponpes Islahudin Kediri Lombok Barat di Masjid Assuhada Asrama Gebang Mataram, Senin (10/9).

Acara yang diawali dengan sholat Magrib berjamaah tersebut dihadiri para Kasi, Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 162/WB, Perwira, Bintara, Tamtama, PNS beserta keluarga berjalan penuh khidmat dan antusias.

Pada kesempatan itu, Ustazd Lutfi Gozali menyampaikan tentang sejarah perjalanan Rasulullah Muhammad SAW melaksanakan hijrah dari Mekah menuju Madinah berdasarkan perintah Allah SWT karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk berdakwah di Mekkah dan keutamaan dari hijrah menuju Allah SWT.

Terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., disela-disela kesibukannya mengucapkan selamat menyambut tahun baru 1440 Hijriah semoga dengan pergantian tahun baru ini, khususnya bagi umat Muslim dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT yang nantinya akan berdampak pada meningkatnya kinerja dan dedikasi terhadap tugas dan tanggung jawab disatuan.

Minggu, 09 September 2018

Danrem 162/WB Hadiri Opening Ceremony Sail Moyo Tambora 2018

Acara Opening Ceremony Sail Moyo Tambora 2018 yang digelar di Dermaga Pelabuhan Badas Desa Labuhan Badas Sumbawa dibuka langsung Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan yang dihadiri ribuan tamu undangan, Minggu (9/9).

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., pada kesempatan tersebut ikut hadir bersama sejumlah pejabat negara, TNI, Polri dan Pemerintah Daerah NTB dan jajaran.

"Acara Opening Ceremony Sail Moyo Tambora 2018 ini sebagai langkah awal untuk membangkitkan kembali dunia pariwisata NTB yang beberapa hari belakangan menurun akibat musibah gempa yang menimpa kita semua di NTB", kata Rizal.

Dilanjutkannya, kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan selama hampir dua minggu kedepan mulai hari ini hingga 23 September mendatang dengan menggelar berbagai macam khazanah budaya dan kearifan lokal yang ada di Pulau Sumbawa.

"Mari kita dukung bersama NTB Bangkit melalui energi positif Sail Moyo Tambora 2018 sehingga masyarakat NTB bisa bangkit kembali dari keterpurukan akibat bencana gempa, dengan demikian perekonomian masyarakat NTB akan pulih kembali bahkan menjadi lebih baik lagi", pungkasnya.  

Acara Opening Ceremony Sail Moyo Tambora 2018 dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Pertahanan diwakili Dirjen Kemenhan RI Brigjen Sisriadi, KAsdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Aspotmar Laksda TNI Edi Sucipto beserta istri, Kadiskesal Laksma TNI dr. Nora Lelyana, MH.Kes, Dankormar beserta istri, Laksma TNI Singgih, Asops Kasal Laksdya TNI Aan Kurnia beserta istri, Forkopimda NTB, Forkopimda Sumbawa, Kepala FKPD se Provinsi NTB, Kepala FKPD Sumbawa, Toga, Toma dan ribuan tamu undangan.

Sebelum mengakhiri acara Opening Ceremony Sail Moyo Tambora 2018, acara dilanjutkan dengan atraksi terjun payung, parade kapal dari nelayan Kabupaten Sumbawa, Marching Band dari Politehnik Pelayaran Surabaya, Tarian masal  berupa pertunjukan drama teather tari Tanjung Menangis, atraksi paramotor, penanaman pohon dan peresmian Terminal Baru Bandar Udara Sultan M. Kaharuddin III Sumbawa.

Minggu, 02 September 2018

Pangdam IX/Udayana Siapkan PAM Kunjungan RI 1 Ke Lombok

Minggu, 2 September 2018, Sepekan memasuki masa transisi penanganan darurat gempa Lombok, dan beralihnya pengendalian dari Satgas Darurat Bencana ke Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) untuk pelaksanaan pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi terus dilakukan dengan pola membagi sektor dengan tujuan agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekontruksi menjadi lebih efektif.

Saat ini pola penanganan rehabilitasi dan rekontruksi di Lombok dan Sumbawa dibagi menjadi empat sektor atau wilayah tanggung jawab antara lain Sektor 1 mewilayahi  Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat, Sektor 2 di wilayah Lombok Utara, Sektor 3 di Lombok Timur dan Sektor 4 meliputi wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Kemudian  masing-masing sektor memiliki Gugus Tugas yang menangani tentang  pemukiman, infrastruktur, sosial dan ekonomi serta penanganan pengungsi,

Pelaksanaan  pemulihan, rehabilitasi dan rekontruksi ini mendapat atensi khusus dari semua kalangan baik pemerintah, swasta maupun komponen masyarakat lainnya termasuk Presiden RI, Bapak H Joko Widodo kembali berkunjung ke Lombok untuk meninjau pelaksanaan rehabilitasi dan rekontruksi pemulihan dampak gempa Lombok.

Untuk memastikan pengamanan dan kelancaran pelaksanaan  kunjungan Presiden RI di Lombok, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P,  didampingi Danrem 162/WB, Asintel, Asops Kasdam, Kapendam dan para pejabat terkait lainnya meninjau beberapa objek kunjungan seperti Bandara Seleparang, Desa Gunung Sari dan Desa Kekait di Lombok Barat serta Desa Benggala di Lombok Utara, semuanya harus dipastikan agak kunjungan Bapak Presiden dapat berjalan dengan Lancar dan aman.

Hal ini disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Jonny Harianto G, S.I.P,  disela-sela kesibukannya mendampingi Pangdam IX/Udayana melaksanakan peninjauan disejumlah objek kunjungan pada Sabtu (1/9) kemarin di Mataram Nusa Tenggara Barat. 

Senin, 06 Agustus 2018

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., Prajurit TNI Sudah Dikerahkan Bantu Penanggulangan Bencana Gempa

Gempa bumi kembali mengguncang Lombok NTB sekitar 19.46 Wita dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya. Gempa dengan kekuatan 6,8 Skala Richter berlokasi 8.25 LS, 116.49 BT sekitar 27 km timur laut Kabupaten Lombok Utara NTB kedalaman 10 km.

Diperkirakan ribuan rumah mengalami rusak berat maupun rusak ringan dan ratusan korban jiwa merata di seluruh Pulau Lombok namun yang paling parah wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., yang sedang berada di Koramil 1606-02/Tanjung menyampaikan Panglima TNI sudah memberikan instruksi untuk memberangkatkan Tim Dukungan Kesehatan Batalyon Kesehatan (Dukkes Yonkes) Divisi 2 Kostrad yang bermarkas di Malang. "Alhamdulillah mereka sdh tiba di Lapangan dan langsung bikin tenda Rumah Sakit Lapangan", sebut Benny.

Dilanjutkannya, selain Yonkes Kostrad ada beberapa SSK satuan lain termasuk TNI AL maupun Brimob Polri.

"Pasca Gempa semalam, seluruh personel jajaran Korem maupun Kodim langsung melaksanakan tanggap darurat untuk mendata dan pagi tadi mereka langsung turun membantu mengangkat jenazah, yang luka maupun yang patah baik di rumah warga maupun di RSUD Tanjung KLU", jelasnya.

Untuk data lengkap sambungnya, masih dilakukan pendataan sambil mengevakuasi warga yang masih belum tersentuh.

Pangdam IX/Udayana bersama rombongan langsung melaksanakan pemantauan dilokasi gempa diseluruh wilayah KLU mulai dari Kecamatan Pemenang hingga Kecamatan Bayan.

Selasa, 17 Juli 2018

Danrem Buka Lomba Ton Tangkas Yonif 742/SWY dan Kompi B Yonzipur 18/YKR

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., pagi tadi membuka lomba ton tangkas antara kompi Yonif 742/SWY dan Kompi B Yonzipur 18/YKR di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Selasa (17/7).

Usai melaksanakan Upacara Bendera tanggal 17 yang dilaksanakan setiap bulan, Danrem 162/WB langsung melanjutkan dengan pembukaan lomba ton tangkas. Dalam sambutannya Rizal mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh personel Yonif 742/SWY dan Yonzipur 18/YKR.

"Tujuan utama Ton Tangkas ini untuk mengevaluasi hasil pembinan latihan yang dilaksanakan setiap satuan dan untuk mengukur standar kemampuan perorangan prajurit tentang pencapaian profesionalisme dan semangat juang satuan", kata Rizal.

Selain itu sambungnya, lomba ton tangkas ini telah dijadikan sebagai agenda rutin TNI AD yang dilaksanakan dua kali setiap tahun sehingga sebelum pelaksanaannya kita siapkan mulai sekarang dengan lomba ton tangkas di tingkat Korem.

"Pada lomba ton tangkas tingkat Mabesad pada Semester II tahun 2018 yang akan datang, Prajurit Yonif 742/SWY dan Kompi B Yonzipur 18/YKR harus bisa meraih juara seperti yang pernah dilakukan Yonif 742/SWY keluar sebagai Juara umum dan membawa pulang piala bergengsi Peleton Tangkas beberapa tahun lalu', harapnya.

Untuk itu tambahnya, sudah menjadi kewajiban setiap prajurit baik perorangan maupun satuan untuk senantiasa selalu memelihara kemampuan dengan belajar dan berlatih.

"Kepada para tim juri atau penilai agar melaksanakan penilaian dengan jujur serta junjung tinggi sportivitas, jaga faktor keamanan selama melaksanakan lomba baik personil, alat perlatan sebelum, selama dan setelah kegiatan sehingga tujuan dan sasaran tercapai", Pungkasnya.

Usai pembukaan, Danrem 162/WB langsung ikut melaksanakan renang militer di kolam renang Wira Bhakti Gebang untuk memberikan semangat dn motivasi kepada para peserta lomba.

Lomba ton tangkas dihadiri Dandim 1606/Lobar, Danyonif 742/SWY, Para Kasi, Dan/Ka Satdisjan dan ribuan personel se Garnizun Mataram yang mengikuti Upacara 17 an. Sesuai rencana, lomba tongkas akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Jumat, 13 Juli 2018

Kasad : Forum Silaturahmi Dengan KBT Sebagai Penegasan Komitmen Netralitas TNI AD

Silaturahmi dengan Keluarga Besar TNI, selain sebagai sarana bernostalgia kembali di Markas Besar Angkatan Darat, pada hakikatnya merupakan forum yang bertujuan meningkatkan solidaritas dan soliditas yang nantinya dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pada acara silaturahmi Kasad dengan Keluarga Besar TNI, di Mabesad, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Kasad mengatakan, apapun yang dilakukan para prajurit, dampaknya tidak akan lepas dari para Purnawirawan. “Hubungan emosional dan kesamaan latar belakang yang terbangun selama inilah yang telah mampu merekatkan para prajurit dan para Purnawirawan,”ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, para Purnawirawan serta generasi muda KBT mampu menunjukkan eksistensi positifnya di masyarakat melalui beragam bidang pengabdian, baik ekonomi, politik, sosial maupun budaya, secara formal maupun informal, melalui kelompok organisasi, swasta maupun di lembaga pemerintah. “Kami tentu saja mengapresiasi hal yang amat membanggakan TNI AD ini karena sumbangsih dari para Purnawirawan dan Generasi Muda KBT,”ucapnya.

Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, dalam Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000 tentang peran TNI dan Polisi, dimana pasal 5 ayat 2 menyatakan bahwa TNI bersikap netral dalam kehidupan politik, dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. “Ketentuan ini telah teraktualisasi sebagai komitmen dasar prajurit bahwa netralitas TNI adalah harga mati, yang senantiasa implementasikan dalam tiap kegiatan berdemokrasi seperti Pilkada, Pilleg maupun Pilpres/Wapres di Indonesia,”ungkapnya.

“Institusi TNI AD maupun prajurit bertekad tidak akan pernah berkecimpung dan terlibat di dalam dunia politik praktis,”tegas Jenderal Bintang empat ini.

Selanjutnya alumni Akmil 84 ini menambahkan, terkait dengan kehidupan politik negara saat ini khususnya pada segmen generasi muda, Keluarga Besar TNI telah membentuk beberapa organisasi kepemudaan yang memiliki keberagaman dalam platform dan segmentasi politiknya. “Organisasi-organisasi kepemudaan tersebut harus saling bersinergi dalam rangka mewujudkan komitmen Keluarga Besar TNI untuk mencapai tujuan nasional meskipun mungkin memiliki perbedaan dalam platform dan afiliasinya,”sambungnya.

Kasad juga mengungkapkan, dalam 2 tahun belakangan ini, beberapa lembaga survey seperti Litbang Kompas, Poltracking ataupun Saiful Muzani Research and Consulting (SMRC) menempatkan TNI, termasuk TNI AD di dalamnya, sebagai institusi dengan tingkat kepercayaan publik paling tinggi. “Hal ini tentu saja memberikan kebanggaan tersendiri, dan tentunya merupakan akumulasi pencapaian dari apa yang telah dikerjakan oleh prajurit selama ini,”ucapnya.

“Kepercayaan kepada institusi TNI AD, berkat persepsi positif publik, juga berimbas kepada meningkatnya kepercayaan kementerian dan lembaga pemerintah lain untuk berkolaborasi. Saat ini, TNI AD telah terikat kerjasama dengan 25 kementerian menjalankan program-program yang memberi kontribusi positif terhadap proses pembangunan nasional,”tegas Kasad.

Kasad berpesan, para prajurit senantiasa berupaya menanamkan nilai-nilai dan karakter prajurit yang sesuai dengan kepribadian dan latar belakang sejarah bangsa Indonesia. Sungguh merupakan tantangan tersendiri, bagaimana menanamkan nilai-nilai luhur kejuangan yang menjadi ciri khas prajurit TNI ke dalam diri generasi muda saat ini.

“Prajurit TNI AD telah bertekad meskipun pengabdian dalam masa dinas berbatas waktu, dan prajurit akan senantiasa berganti sejalan dengan berjalannya waktu, tetapi waktu dan jaman itu tidak akan boleh mengubah karakter dan ciri khas prajurit,”pungkasnya.

Rabu, 30 Mei 2018

Panglima TNI dan Kapolri Dapat Anugerah Gelar Dari Datu Sila Dendeng Lombok

Datu Sila Dendeng Lombok H. Lalu Muhammad Patria, M.Pd., memberikan gelar Raja Pemban Agung Yudhe Negare dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Ayuning Jagat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., dan gelar Pating Lage Muter jagar dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Muter Jagat kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Maorem 162/WB, Rabu (30/5).

Pemberian gelar tersebut dilakukan saat kedua petinggi TNI Polri tersebut berkunjung ke Pulau Lombok dalam rangka Safari Ramadhan bersama seluruh personel TNI Polri se Nusa Tenggara Barat.

Menurut Patria, pemberian gelar tersebut dimaksudkan pengukuhan sekaligus pengakuan masyarakat Lombok khusunya bahwa Panglima TNI merupakan pemimpin kita dalam menjaga kedaulatan dan kemartabatan negara baik dari dalam maupun luar negeri. Sedangkan gelar yang diberikan kepada Kapolri yakni sebagai pemimpin tertinggi dalam menajaga keamanan dan kenyamanan masyarakat seluruh nusantara.

“Pemberian gelar tersebut merupakan penghargaan yang tertinggi kepada kedua pejabat TNI Polri sesuai dengan bidangnya”, jelas Patria. 

Patria berharap kedepan agar pemimpin dan masyarakat bersatu menjaga keamanan. “Kita masyarakat Sasak sesuai dengan peninggalan leluhur bahwa dalam rangka menjaga keamanan itu harus bersinergi antara pemimpin dengan masyarakat, tanpa kebersamaan dan sinergitas sambungnya, mustahil keamanan dapat terwujud”. 

Patria juga menjelaskan petuah Sasak tentang menjaga keamanan yang berbunyi “Peririq Bale Langgak Gubuk Gempeng Bumi pair” memiliki arti bersama-sama dalam menjaga tanah air.

Adapun arti dari nama keris yang diberikan kepada kedua petinggi TNI Polri tersebut yakni keris yang harus dipegang oleh seorang pemimpin tertinggi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan rakyat se Nusantara.

Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) NTB sekaligus Ketua Majelis Agung Raja Sultan Indonesia (Marsi) NTB tersebut juga mengakui masih ada beberapa gelar yang bisa diberikan kepada para pemimpin lain seperti yang diberikan kepada kedua petinggi TNI Polri tersebut”, pungkasnya.

Minggu, 27 Mei 2018

Danrem 162/WB Hadiri Pengajian Umum Ponpes Al Kamal Narmada

Danrem 162/WB( Kolonel Czi. Ahmad Rizal Ramdhani,S,Sos.,SH.,M.han)     
Pondok pesantren Al Kamal Tibupiling Kecamatan Narmada Lombok Barat menggelar acara Pengajian umum Ramadhan 1439 H yang diikuti ratusan santeri Ponpes Al Kamal. Pada kesempatan yang baik tersebut, hadir juga Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahamd Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., Pjs Bupati Lobar dan Danramil Narmada ditempat acara.

"Alhamdulillah pada kesempatan ini saya diberikan kesempatan untuk menghadiri acara pengajian umum di Ponpes Al Kamal Narmada", kata Rizal saat dimintai memberikan sambutan.

Dilanjutkannya, tahun ini merupakan tahun politik dimana NTB ikut melaksanakan Pilkada baik Gubernur, Bupati Lobar dan Lotim serta Walikota Bima dengan beberapa kontestan yang akan bertarung.

"Dalam sebuah pertarungan tentu akan ada yang menang dan kalah, maka yang kalah harus menerima dan yang menang jangan sombong sehingga tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan", himbaunya. 
Foto (Jamaah Pengajian Umum Ramadhan)

Orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga menyampaikan salam hormat dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., kepada seluruh Masyarakat NTB khususnya Jamaah Pengajian yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar NTB tetap kondusif sehingga Program Pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah dapat berjalan dengan baik, dalam segala Bidang termasuk salah satunya Pariwisata,seperti kita ketahui bersama kedepan NTB diharapkan akan  menjadi salah satu destinasi wisata andalan Indonesia.hal ini akan dapat tercapai manakala  mendapat dukungan dari  semua pihak.

"Semoga tausiah yang telah disampaikan tadi dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga selaku umat  Islam benar-benar mewujudkan dalam tutur kata sikap,amal perbuatan yang mencerminkan islam sebagai agama dengan predikat  Rahmadtanlil 'alamin", pungkasnya.

Pengajian umum Ramadhan yang disampaikan oleh TGH. Mahaly Fikri tersebut mengangkat tema "Meraih keberkahan dan memantapkan ketaqwaan", berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.









Kamis, 19 April 2018

UPAYA KOREM 162/WB DALAM MENANGKAL FAHAM RADIKAL DI NTB

Seminar Radikalisme yang diselenggarakan oleh Badan Ekskutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri (BEM UIN) Mataram di Kampus UIN Mataram dengan mengangkat tema tentang Peran Mahasiswa dalam menangkal Radikalisme dan menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia di Mataram NTB tersebut dihadiri Wakil Rektor III UIN Mataram dan sekitar 150 orang Mahasiswa, Kamis (19/4).

Dalam seminar tersebut, hadir beberapa nara sumber salah satunya Kasi Intel Korem 162/WB Letkol Czi Irawan Agung Wibowo, S.T., M.Tr.(Han) memberikan materi tentang Peran TNI dalam menangkal Radikalisme dan menjaga keutuhan negara kesatuan Indonesia.

Pada kesempatan yang baik tersebut, Kasi Intel Korem 162/WB menyampaikan pola pergerakan faham radikal di Indonesia. "Penelitian LIPI tahaun 2011 yang dilakukan di lima Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Pulau Jawa menyatakan salah satu pola gerakan radikal di Indonesia yakni melakukan penyusupan kedalam organisasi kampus.

Menurutnya, Radikalisme dapat terjadi karena ada ketimpangan dalam bidang Ideologi, politik, sosial, ekonomi, kebudayaan di suatu wilayah. Maka dari itu sambungnya, sesuai dengan Undang-Umdang No. 34 tahun 2004, TNI berperan untuk menangkal Radikalisme di semua aspek terutama di kalangan Mahasiswa.

Dijelaskannya, terkait dengan peran satuan Komando Kewilayahan TNI seperti Korem 162/WB dalam menangkal Radikalisme di wilayahnya yakni melaksanakan pembinaan terhadap organisasi pelajar, mahasiswa dan kepemudaan, misalnya melalui Pramuka, Menwa, putra putri TNI Polri. Melakukan sosialisasi dan pembentukan jaring teritorial dalam rangka meningkatkan rasa kepedulian masyarakat untuk lapor cepat, temu cepat dalam perkembangan wilayahnya. 


Selain itu kata Irawan, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan seluruh elemen masyarakat sehingga timbul pemahaman yang positif dan hubungan yang positif antara masyarakat dan TNI melalui kegiatan ceramah, diskusi, Anjang sana maupun seminar seperti yang kita laksanakan sekarang ini.

Upaya terakhir yang dilakukan untuk mengurangi adanya ketimpangan tersebut adalaj melaksanakan Bhakti TNI dalam bentuk Operasi Bhakti untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu Pemda mewujudkan situasi yang kondusif, salah satu contoh sebutnya, MoU dengan Perguruan Tinggi melalui pelaksanaan KKN", pungkasnya.

Rabu, 28 Maret 2018

Tidak Menanggapi Serangan, Dandim 1615/Lotim Berikan Piagam Perhargaan Kepada Serda Hasbulloh


Seorang Babinsa Koramil 1615-11/Aikmel Serda Hasbulloh memperoleh piagam penghargaan yang langsung diberikan oleh Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., tadi pagi, Senin (26/3) di lapangan Makodim 1615/Lotim.

Hasbulloh memperoleh penghargaan karena mampu menunjukkan dedikasi dan ketaatannya kepada aturan hukum yang ditunjukkanya saat melaksanakan tugas sebagai Babinsa.

Menurut Agus, pemberian piagam itu sebagai wujud penghargaan dan pembelajaran kepada anggota yang lain sehingga dalam setiap melaksanakan betul-betul cermat melihat permasalahan.

Diceritakannya, pemberian penghargaan kepada Hasbulloh karena sebelumnya Babinsa Desa Toya tersebut pada hari Sabtu (18/3/2018) malam ketika melaksanakan patroli di wilayahnya, menemukan sekelompok pemuda yang sedang pesta minuman keras (Miras) di depan Kantor Desa Toya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lotim. Melihat peristiwa tersebut, Hasbulloh menghentikannya dan menyuruh mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing agar tidak menimbulkan masalah lainnya.

Namun ternyata kata Agus, niat baiknya tidak diterima oleh kelompok pemuda mabuk tersebut dan justru mereka kembali dengan mengajak beberapa rekannya untuk menyerang Hasbulloh menggunakan parang.

“Melihat situasi yang tidak memungkinkan untuk mengatasi keadaan secara langsung dan mengingat kelompok pemuda ini bukan musuh atau lawan, maka Hasbulloh memilih menghindar dan melaporkan kejadian tersebut kepada Daramil 1615-11/Aikmel”, ujarnya.

Salain itu lanjut Agus, hal yang lebih membanggakan yakni Hasbulloh tidak melakukan pembalasan dengan mengontak rekan-rekannya untuk kembali menyerang para pemuda mabuk tersebut melainkan pergi melapor ke Danramil.

Kini para pemuda yang menyerang Babinsa tersebut sudah berada di Polsek Aikmel untuk  menjalani proses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain memberikan Piagam Penghargaan, Dandim 1615/Lotim juga memberikan hadiah sejumlah dana untuk pembinaan.

 
Back To Top