TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Korem 162/Wira Bhakti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korem 162/Wira Bhakti. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 November 2020

Logo Korem 162 WB gold png

 









PROFIL SATUAN KOREM 162/WIRA BHAKTI

Komando Resort Militer 162/Wira Bhakti merupakan Satuan Teritorial,  yang bermarkas di Mataram Nusa Tenggara Barat, dan berada di bawah Komando Daerah Militer IX/Udayana.

 

SEJARAH SINGKAT KOREM 162/WIRA BHAKTI

Awal di bentuknya Korem 162/Wira Bhakti pada tanggal 24 Februari 1961, dengan nama Korem Nusa Tenggara Barat.

Pada tanggal 6 Mei 1961, ditetapkan pemberian nomor Korem se Nusa Tenggara, dimana Korem Nusa Tenggara Barat berubah menjadi Korem 162/Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya Pada tanggal 20 Mei 1966 disahkan juga Korem Nusa Tenggara Barat dengan nama " WIRA BHAKTI " . sehingga menjadi Korem 162/Wira Bhakti.

 

Dhuaja Korem 162/Wira Bhakti terdiri dari (Bintang, Gunung Rinjani, Kijang, Padi, Kapas, Perisai dan Pemukul), yang mempunyai arti bahwa: " Setiap Prajurit Korem 162 sebagai Pahlawan harus memiliki sifat kebaktian tulus ikhlas, rela dalam pengabdiannya terhadap Negara, Nusa dan Bangsa ".

 




Struktur Organisasi

Korem 162/Wira Bhakti merupakan Korem bertipe A yang di pimpin oleh seorang perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal. Di bantu oleh eselon pembantu pimpinan, eselon pelayanan, eselon badan pelaksana yang memiliki tugas mendukung tugas-tugas Korem 162/Wira Bhakti,

Serta unsur pelaksana yang tersebar di seluruh penjuru wilayah Korem 162/Wira Bhakti.

 

Dislokasi Korem 162/Wira Bhakti memiliki wilayah tanggung jawab meliputi  8 kabupaten dan 2 kota

….

Korem 162/Wira Bhakti sebagai satuan pelaksana Kodam IX/Udayana yang membawahi 7 satuan kewilayahan meliputi :

1.      Kodim 1606/Mataram yang berkedudukan di Kota Mataram

2.      Kodim 1607/Sumbawa berkedudukan di Sumbawa Besar

3.      Kodim 1608/Bima berkedudukan di Kota Bima

4.      Kodim 1614/Dompu

5.      Kodim 1615/Lombok Timur

6.      Kodim 1620/Lombok Tengah, dan

7.      Kodim 1628/Sumbawa Barat

Korem 162/Wira Bhakti juga memiliki satuan Tempur yaitu Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha yang memiliki 3 Kompi Senapan, Kompi Markas dan 1 Kompi Bantuan yang siap menjadi garda terdepan dalam melindungi keamanan wilayah Nusa Tenggara Barat

 

……

 

Dalam pelaksanaan tugasnya Korem 162/Wira Bhakti juga di bantu oleh badan pelaksana yang langsung berada di bawah naungan Korem 162/Wira Bhakti diantaranya ;

Detasemen Polisi Militer IX/2 Mataram

Detasemen Peralatan

Detasemen Kesehatan

Detasemen Zeni Bangungan

Detasemen Perbekalan Angkutan

Detasemen Perhubungan

Ajudan Jenderal Korem 162/Wira Bhakti, dan

Administrasi Ceteran dan Cadangan

…..

Adapun Tugas Pokok Korem 162/wira Bhakti   menyelenggarakan pembinaan kemampuan,

 

kekuatan dan gelar kekuatan

 

serta melaksanakan pembinaan teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan darat dan menjaga keamanan wilayah dalam rangka mendukung tugas pokok kodam IX/Udayana.

 

……

 

Di samping melaksanakan tugas pembinaan Satuan dan kesiapan operasional juga melaksanakan pembinaan potensi pertahanan darat,  membangun kemanunggalan TNI-Rakyat dan ikut membantu kesulitan Rakyat guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera

 

...

 

 

Membangun silahturami dan komunikasi sosial terhadap tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat

 

Membantu kesulitan rakyat menghadapi bencana alam

 

Serta membangun sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan elemen masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat sebagai upaya untuk mengatasi berbagai persoalan di Daerah.

Selain itu Korem 162/Wira Bhakti juga melaksanan pengamanan baik VVIP maupun Objek Vital.

 

 

Untuk menjaga kondisi fisik para personilnya, Korem 162/Wira Bhakti secara rutin melaksanakan kegiatan olahraga bersama

 

 

 

Dengan semboyan mencintai, dicintai dan di banggakan rakyat, Korem 162/Wira Bhakti akan selalu berbuat yang terbaik bagi Nusa dan Bangsa

 

 

 

 



Senin, 31 Desember 2018

Jelang Pergantian Tahun Baru, Danrem 162/WB Pantau Pospam Terpadu

Mataram -  Dalam rangka pengamanan malam pergantian tahun baru 2019, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP., dan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., melaksanakan pengecekan dan pemantauan langsung pos pengamanan terpadu di beberapa lokasi di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, Senin (31/12).

Adapun lokasi-lokasi Pos pengamanan yang disambagi Danrem 162/WB antara lain Pospam terpadu Karang Jangkong, Bertais, Kebun Roeq, Mall Epicentrum, Sidak penjualan Kembang Api dan Pospam Senggigi,Narmada Lombok Barat,

Dalam wawancara dengan sejumlah media, Danrem menyampaikan pemantauan ini dilakukan untuk memberikan semangat kepada petugas pos pengamanan dan juga melakukan pemantauan secara langsung terhadap obyek-obyek yang akan dikunjungi oleh masyarakat seperti Mall, tempat-tempat makan ala Barat, jalan-jalan protokol karena tempat-tempat hiburan ditiadakan sehingga perlu pengamanan ektra di lokasi-lokasi tersebut.

"Terkait dengan warung-warung remang yang menyediakan minuman keras tetap menjadi pantauan kami bersama Kepolisian," tegasnya.

Dijelaskannya, jumlah personel setiap Pospam baik TNI dan Polri disesuaikan dengan luas wilayah pengamanan pos masing-masing ada yang 5 orang hingga 20 orang per pos.

Khusus untuk wilayah Bima maupun kabupaten kota lainnya di NTB, lanjutnya, agar terus memantau perkembangan wilayahnya, jika ada hal-hal yang bersifat menonjol agar segera dilaporkan pada kesempatan pertama.
 
"Tetap semangat dan waspada dengan perkembangan situasi, berbuat terbaik, tulus dan ikhlas," pesan orang nomor satu tersebut kepada personel pospam.

Mengakhiri wawancaranya, Danrem berharap agar seluruh masyarakat NTB menyambut malam pergantian tahun baru dengan sederhana dan tidak berhura-hura namun menyambutnya dengan memperbanyak doa dan beribadah.

Selain mengecek Pospam terpadu, Danrem bersama rombongan juga mengunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah Karang Seraya Lingkungan Mataram (dibelakang Denpom Mataram) untuk melaksanakan sholat Zuhur berjamaah dan berbagi kepada anak-anak Panti Asuhan.

Senin, 03 Desember 2018

Dandim Loteng Hadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Di Kuta

Kuta, Lensa 1620/Loteng - Peringatan hari
lahir Nabi Muhammad SAW, yang diperingati umat muslim setiap tanggal 12 Rabiul Awal setiap tahun Hijriyah, tahun ini bertepatan dengan tanggal 3 Desember 2018 hari ini (Red. Senin). Momentum ini pun dimanfaatkan oleh warga sekitar Masjid Nurussobah Dusun Lengser Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Senin (3/12) ini dihadiri oleh Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol CZI Prastiwanto SE, M.I.Pol, perwakilan dari Kejari Praya dan sejumlah tokoh agama dan masyarakat Desa Kuta.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1620/Loteng Letkol CZI Prastiwanto SE, M.I.Pol yang hadir dalam acara peringatan Maulidur Rasul ini mengatakan, bahwa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari bersama-sama kita tingkatkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

“Dengan hikmah Maulid Nabi, mari kita tingkatkan keimanan, sehingga kita menjadi manusia yang berkepribadian, tabah dan dapat melaksanakan ajaran agama dengan baik serta berguna bagi keluarga, bangsa dan negara”, ungkap Dandim.

Selain itu, Dandim 1620/Loteng mengingatkan para santri agar rajin belajar sehingga kedepan kelak menjadi orang yang berhasil dan muncul para pemimpin-pemimpin yang berasal dari kalangan pondok pesantren.

"Untuk para santri mulai dari sekarang belajar yang rajin, kejar cita-citanya sehingga kedepan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa," pesan Letkol CZI Prastiwanto.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H ini, diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, acara ngurisan (potong rambut adat sasak), tausiah dari para tuan guru dan ditutup doa.


Sabtu, 10 November 2018

Danrem 162/WB : “Jadikan Semangat Pahlawan Pemersatu Bangsa Jaga NKRI”

Mataram - Hari pahlawan diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 November. Tahun ini, upacara hari pahlawan digelar di Halaman Kantor Gubernur NTB jalan Pejanggik Mataram dan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sabtu (10/11).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama para stakeholder Provinsi NTB, Kepala SKPD, beberapa sesepuh veteran juga terlihat hadir pada upacara Peringatan Hari pahlawan tersebut.

Usai upacara, Danrem mengajak kepada seluruh komponen anak bangsa untuk mengenang jasa para pendahulu, para pahlawan dan perintis kemerdekaan, para founding father Republik Indonesia, yang telah berjuang dengan segenap pikiran, tenaga dan gerakan perjuangan yang mereka lakukan secara kolektif.

"Kondisi kita saat ini tidak terlepas dari perjuangan mereka para Pahlawan sehingga semua bisa kita nikmati seperti sekarang sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan cita-cita bangsa yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945,” jelas Ahmad Rizal.

Menurutnya, kita sebagai generasi penerus bangsa harus kompak untuk bersama-sama menjaga kedaulatan bangsa dan negara dari segala bentuk rongrongan baik dari dalam maupun dari luar dalam berupa ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan. “Hal ini sesuai dengan tema yang diusung pada peringatan hari pahlawan kali ini yakni Semangat Pahlawan di Dadaku,” ujarnya.

Orang nomor satu tersebut berharap dan menghimbau untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bersifat  positif dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun bangsa dan negara.

Upacara peringatan hari Pahlawan ini diikuti personel TNI, Polri dan ASN Pemeritah Provinsi NTB dan seluruh instansi terkait yang dilanjutkan dengan ziarah rombongan ke Makam Pahlawan Alm. Zainuddin Abdul Majid di Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur.

Minggu, 04 November 2018

TNI International Marathon Mandalika Berlari Sambil Berwisata



  • Lombok Tengah - Perhelatan Event TNI International Marathon Mandalika 2018 yang diselenggarakan TNI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ITDC Komplek Mandalika Pantai Kuta Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan atraksi serta kesenian daerah, Minggu (4/11).


Para pelari selain terfokus mengikuti lomba lari Marathon yang dibagi menjadi empat kategori yakni 5K, 10K, 21K dan 42K juga bisa menikmati keindahan alam Pantai Kuta Lombok yang masih natural dan asri. Para pelari dan masyarakat yang ikut meramaikan lomba juga disuguhkan tarian Gendang Beleq yang merupakan budaya masyarakat Lombok, Marching band Akademi Udara, terjun payung, Jupiter aerbatic team, hiburan musik dan panggung theater.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., disela-sela mendampingi Panglima dan Kepala Staf Angkatan mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya event ini dengan baik. "Alhamdulillah, Event TNI International Marathon Mandalika berjalan dengan aman, lancar dan sukses," ungkap Kolonel Ahmad Rizal.

Menurutnya, kelancaran dan kesuksesan ini tidak terlepas oleh dukungan semua pihak termasuk masyarakat NTB khususnya Lombok yang ikut serta mendukung dan mensukseskan acara ini dengan baik.

Terkait dengan event ini sambungnya, berbagai kegiatan sudah dilakukan dalam waktu yang bersamaan seperti bakti sosial seperti pengobatan massal, penyuluhan dan donasi. Ada juga bazzar, zikir dan doa bersama dan hiburan.

"Potensi pariwisata Lombok dengan keindahan alamnya yang masih alami memang sudah dikenal dunia karena merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi baik masyarakat domestik maupaun internasional," sebut pria alumni Akmil 93 tersebut.

Kolonel Ahmad Rizal berharap event international seperti ini bisa membangkitkan kembali pariwisata NTB maupun perekonomian masyarakat Lombok pasca gempa dan menghilangkan kesedihan dan kedukaan akibat bencana gempa yang kita rasakan bersama.

Rabu, 24 Oktober 2018

*Antisipasi Kejadian Garut, Danrem 162/WB Bersama FKPD NTB Gelar Rakor Nyatakan Sikap*

Mataram - Dalam rangka mengantisipasi kasus pembakaran bendera Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Garut Jawa Barat pada Senin (22/10/2018) kemarin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi di Kantor Kesbangpoldagri NTB jalan Pendidikan Mataram, Selasa (23/10).

Rapat koordinasi yang dipimpina Kepala Kesbangpoldagri NTB H.L. Syafii dihadiri para pimpinan FKPD NTB dan tokoh lintas agama dan tokoh pemuda NW antara lain Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Kabinda NTB Drs. H. Tarwo kusnarno, M.Si.,Dir Intelkam Polda NTB Kombes Pol. Susilo Rahayu Irianto, Perwakilan Lanal Mataram Mayor Laut Agung S., Kasi Intel Korem 162/WB Letkol CZI Irawan Agung Wibowo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB Prof. Drs. Saiful Muslim, MM., Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) NTB Drs. H. Syahdan Ilyas, Ketua PHDI Drs. I Gde Mandra M.Si., Ketua Matakin (Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia) NTB Widjanarko, Ketua PWNU NTB Prof. DR. Masnun Tahir, Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) NTB Pendeta Viktor Hutauruk D. Min, Ketua Walubi NTB I Wayan Sianto, Ketua Dekenat NTB Romo Lorensius Maryono, Sekretaris PW Ansor NTB Irpan Suryadiata, Intel Kejati NTB  Muhammad isnaini, SH., dan Ketua 1 Pemuda NW NTB Abdurahman S.Pdi., menghasilkan enam poin keputusan bersama.

Terkait dengan hal itu, usai mengikuti rapat koordinasi, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan sejumlah media memberikan penjelasan tentang pelaksanaan rapat koordinasi tersebut.

"Kami selaku FKPD Provinsi NTB berinisiatif dengan Kesbangpol dan tokoh-tokoh lintas agama untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi di wilayah NTB seperti yang terjadi di Garut, karena yang kita khawatirkan jangan sampai bergulir menjadi bola salju yang bisa menjadi ancaman yang cukup rawan dihadapkan dengan menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilres 2019 nanti," jelas Danrem.

Tujuan dilaksanakannya rapat koordinasi ini lanjutnya, untuk mencegah kejadian serupa  di wilayah NTB dan mencegah adanya kiriman berita hoax atau ujaran-ujaran kebencian yang tidak benar.

"Rekan-rekan media juga harus membantu untuk menetralisir peristiwa ini dengan menshare hasil keputusan rapat yang ditandatangani bersama berisikan enam ponit sebagai pedoman agar tidak terjadi di wilayah NTB,'' harapnya.

"Kejadian di Garut sudah ditangani oleh Polda Jabar dan kita percayakan proses hukumnya kepada pihak Kepolisian setempat,"pungkasnya.

Adapun enam poin keputusan yang menjadi pernyataan sikap sebagai hasil rapat koordinasi tersebut yakni pertama, menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat NTB agar tetap menjaga keutuhan, ketentraman dan ketertiban masyarakat dan tidak berbuat hal-hal yang merugikan bagi persatuan dan kesatuan bangsa jika ditemukan indikasi permasalahan yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua, dalam menghadapi Pemilu 2019, kita perlu mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang damai, demokratis dan berintegritas serta tidak menyebarluaskan isu-isu negatif yang dapat merusak nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Ketiga, terkait dengan peristiwa pembakaran bendera HTI di Garut Jawa Barat, sepenuhnya diserahkan kepada aparat Kepolisian untuk melakukan penegakan hukum. Keempat, mengingatkan kembali, bahwa kita masih dalam suasana duka terkait dampak gempa yang terjadi di wilayah NTB. Untuk itu, kita perlu memperkuat kebersamaan sebagai upaya menuju NTB bangkit kembali. Kelima, dihimbau  kepada seluruh masyarakat NTB apabila ditemukan indikasi permasalahan serupa agar segera dilaporkan kepada aparat keamanan TNI-Polri dan dimohon kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri guna mencegah terjadinya konflik. Keenam, Meminta kepada Pemerintah Daerah fsn aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan perkembangan berita hoax dan ujaran kebencian di media sosial yang dapat merusak nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

Selasa, 09 Oktober 2018

Danrem 162/WB Pendidikan Awal Bela Negara Tingkatkan Etos Kerja,Bangun Karakter Berwawasan Kebangsaan

Bela negara merupakan suatu hak dan kewajiban seluruh komponen bangsa yang diatur dalam isi Pembukaan UUD 1945, yakni Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1) serta Pasal 9 Undang-Undang Nomor  3 Tahun 2002  tentang pertahanan negara yang berbunyi setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara.  Pendidikan bela negara bagi seluruh warga negara adalah hal yang penting dan tidak dapat ditawar lagi. Pendidikan bela negara dipandang relevan dan strategis, di samping untuk pembinaan pertahanan negara juga berguna untuk meningkatkan pemahaman dan penanaman jiwa patriotisme dan cinta Tanah Air.


Korem 162/WB sesuai dengan tugas pokoknya dibidang teritorial salah satunya melakukan pendataan dan pembinaan terhadap seluruh komponen bangsa untuk menciptakan ruang, alat dan kondisi perjuangan (Rak juang) yang tangguh dibidang pertahanan.
Di lingkungan pekerjaan, pembinaan kesadaran bela negara diberikan kepada para pegawai  dengan  tujuan agar kesadaran bela negara dapat disosialisasikan dan diinternalisasikan di lingkungannya masing-masing, sehingga nilai-nilai bela negara menjadi landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat pentingnya kesadaran bela negara bagi setiap warga negara, untuk itu Korem 162/WB kembali  menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bela negara yang diikuti oleh karyawan PT. Aman Mineral Nusa Tenggara. Kegiatan pembukaan Diklat Bela Negara PT. AMNT Gel. V tahun 2018 ini dilaksanakan pada hari Selasa 9 Oktober 2018 bertempat di lapangan Makorem 162/WB.


Bertindak selaku inspektur upacara dalam kegiatan tersebut yaitu Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos.,S.H.,M.Han. Dalam sambutannya Danrem menyampaikan bahwa hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Dalam hal ini, PT. AMNT yang merupakan salah satu badan hukum  yang  bergerak  dibidang pertambangan harus memiliki kesadaran akan pentingnya Pendidikan Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.
Adapun tujuan dari Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ini adalah untuk melatih jiwa kepemimpinan dalam memimpin diri sendiri ataupun kelompok, menghilangkan sikap negative seperti malas, apatis, boros, egois, dan tidak disiplin. Membentuk sikap disiplin akan waktu, aktivitas dan juga pengaturan kegiatan lain. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk perilaku jujur, tegas, adil, serta kepedulian antar sesama. Dan membentuk jiwa kebersamaan serta solidaritas antar sesama rekan seperjuangan serta untuk membentuk mental dan juga fisik yang tangguh.


Danrem 162/WB juga menekankan kepada seluruh peserta agar melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh selama mengikuti kegiatan ini dapat mendukung tugas pokok para karyawan sekalian di tempat kerja dan dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air/bela negara dilingkungan masing-masing.  Danrem berharap pelaksanaan Diklat Bela Negara PT. AMNT Gel. V ini dapat lebih baik dari sebelumnya, sehingga para peserta Diklat Bela Negara ini dapat menjadi karyawan yang profesional

Minggu, 16 September 2018

Korem Gelar Game Interkatif Hilangkan Trauma Warga Batulayar

Batulayar - Korem 162/WB menggelar permainan interaktif mulai sore hingga malam hari di lokasi pengungsian warga di Dusun Teluke Lauq Desa Batatulayar Lombok Barat, Sabtu (15/9). Kehadiran anggota TNI dari Korem 162/WB mendapat sambutan hangat dari anak-anak sekolah untuk mengikuti berbagai macam permainan bersama anggota TNI dan pada malam harinya warga disuguhkan film layar tancap Merah Putih Memanggil.

Menurut Kepala Informasi dan Pengolahan Data (Kainfolata) Korem 162/WB Kapten Inf Aditya yang membuka acara tersebut menyampaikan kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk membantu masyarakat baik orang dewasa maupun anak-anak sekolah yang masih sekolah menghilangkan perasaan trauma terhadap gempa mengingat gempa bumi masih terus terjadi walaupun intensitasnya sudah berkurang dengan kekuatan yang juga semakin mengecil.

"Alhamdulillah hari ini kita bisa menggelar kegiatan trauma healing di wilayah Batulayar dan masyarakat baik-anak-anak maupun orang dewasa sangat antusias mengikuti kegiatan ini terutama saat permainan tebak kata dan game konsentrasi serta pemutaran film Merah Putih Memanggil yang diperankan Prajurit Kopassus", ungkapnya.

Ditambahkannya, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan dengan lokasi berbeda, minimal bisa mengurangi trauma dengan berbagai permainan ataupun pemutaran film.

Ditempat terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., disela-disela kesibukannya mengungkapkan satuannya bersama jajaran akan terus berupaya untuk membantu Kogasgabpad dalam pemulihan pasca bencana, salah satunya trauma healing.

"Pagi tadi Ibu-Ibu Persit KCK memberikan pelatihan keterampilan Decoupage di Lotim, Koramil Ampenan bersama Tim Psi Kogasgabpad di Kelurahan Banjar dan sore hingga malam hari, anggota Korem dan Koramil Gunungsari memberikan game intraktif dan pemutaran film kepada para pelajar dan warga Batulayar", jelas Rizal.

Menurutnya, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan sebagai upaya untuk memberikan hiburan kepada warga agar tidak jenuh tinggal di tenda pengungsian sehingga bisa menumbuhkan semangat untuk bangkit kembali menata kehidupan yang lebih lagi pasca gempa.

"Semoga kegiatan-kegiatan seperti menambah kedekatan, keakraban dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat dengan harapan kemanunggalan TNI dan Rakyat terwujud dengan baik", pungkas pria kelahiran Jakarta tersebut.

Kegiatan Trauma Healing ini dihadiri Danramil 1606-07/Gunungsari Kapten Chb Danang Kristianto, Kades Batulayar HM. Nur Taufik, S.Pdi., Kadus Teluke Lauq, Mahasiswa KKN dan sekitar 300 anak-anak dan warga setempat.
 
Back To Top