TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Marathon mandalika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marathon mandalika. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 November 2018

TNI International Marathon Mandalika Berlari Sambil Berwisata



  • Lombok Tengah - Perhelatan Event TNI International Marathon Mandalika 2018 yang diselenggarakan TNI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ITDC Komplek Mandalika Pantai Kuta Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan atraksi serta kesenian daerah, Minggu (4/11).


Para pelari selain terfokus mengikuti lomba lari Marathon yang dibagi menjadi empat kategori yakni 5K, 10K, 21K dan 42K juga bisa menikmati keindahan alam Pantai Kuta Lombok yang masih natural dan asri. Para pelari dan masyarakat yang ikut meramaikan lomba juga disuguhkan tarian Gendang Beleq yang merupakan budaya masyarakat Lombok, Marching band Akademi Udara, terjun payung, Jupiter aerbatic team, hiburan musik dan panggung theater.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., disela-sela mendampingi Panglima dan Kepala Staf Angkatan mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya event ini dengan baik. "Alhamdulillah, Event TNI International Marathon Mandalika berjalan dengan aman, lancar dan sukses," ungkap Kolonel Ahmad Rizal.

Menurutnya, kelancaran dan kesuksesan ini tidak terlepas oleh dukungan semua pihak termasuk masyarakat NTB khususnya Lombok yang ikut serta mendukung dan mensukseskan acara ini dengan baik.

Terkait dengan event ini sambungnya, berbagai kegiatan sudah dilakukan dalam waktu yang bersamaan seperti bakti sosial seperti pengobatan massal, penyuluhan dan donasi. Ada juga bazzar, zikir dan doa bersama dan hiburan.

"Potensi pariwisata Lombok dengan keindahan alamnya yang masih alami memang sudah dikenal dunia karena merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi baik masyarakat domestik maupaun internasional," sebut pria alumni Akmil 93 tersebut.

Kolonel Ahmad Rizal berharap event international seperti ini bisa membangkitkan kembali pariwisata NTB maupun perekonomian masyarakat Lombok pasca gempa dan menghilangkan kesedihan dan kedukaan akibat bencana gempa yang kita rasakan bersama.

Panglima TNI : "TNI International Marathon Akan Jadi Event Tahunan HUT TNI

Lombok Tengah - Event lomba lari berskala internasional "TNI International Marathon 2018" yang diselenggarakan TNI di Kawasan Ekononi Khusus (KEK) Mandalika Pantai Kuta Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berjalan lancar, aman, dan sukses, Minggu (4/11).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M dan didampingi ibu melepas para pelari TNI International Marathon dalam rangka HUT ke 73 TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., kepada insan media disela-sela acara mengatakan kegiatan lomba lari marathon seperti ini akan kita jadikan sebagai event tahunan dalam rangka memperingati HUT TNI.

Menurutnya, pemilihan lokasi acara di Mandalika ini dibahas dan diputuskan pihak panitia jauh sebelum terjadinya musibah gempa bumi beberapa bulan lalu. Bahkan jadwal pelaksanaannya sempat tertunda sekitar sebulan, karena masyarakat NTB sedang dalam kondisi berduka.

"Sehingga rencana awal tanggal 23 September, akhirnya kita rubah dan baru bisa kita dilaksanakan saat ini. Hal ini sempat kami bahas ketika bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Australia di Hawaii," jelas Marsekal Hadi Tjahjanto.

Saat itu sambung Panglima TNI, kegiatan lari marathon internasional ini sempat ditawarkan dan dimohonkan agar pihak Australia bisa mengirimkan sejumlah pelarinya untu mengikuti lomba lari marathon tersebut.

Ribuan pelari dari dalam dan luar negeri mengapresiasi keramah-tamahan masyarakat hingga suksesnya penyelenggaraan event ini.

"Jadi, meski masih dalam suasana berdua, namun masyarakat Lombok siap menerima kunjungan para wisatawan, bahkan mampu menggelar event berskala internasional tersebut," kata Panglima TNI.

Penentuan lokasi ajang lari marathon selanjutnya akan dikombinasikan dengan potensi objek wisata yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

"Untuk lokasi penyelenggaraan tahun depan, nanti kita akan lihat dan bahas bersama. Kalo lokasinya bagus, bisa saja diselenggarakan di Komodo atau Raja Ampat, atau daerah destinasi wisata lainnya untuk turut mempromosikan potensi pariwisata di Indonesia," sebut PanglimaTNI.

Adapun peraih juara pada masing-masing kategori lomba (5K, 10K, 21K, 42K) dengan total hadiah Rp 10 Miliyar

Jumat, 02 November 2018

Ribuan Peserta TNI International Marathon Mandalika Serbu Mall Epicentrum

Mataram, - Ribuan peserta lomba lari TNI International Marathon (TIM) 2018 membanjiri tempat pengambilan _race pack_ yang dibuka Panitia TIM di Mall Episentrum, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (2/11).

Peserta lari telah berdatangan ke lokasi sebelum panitia membuka pengambilan _race pack_ pada pukul 10:00 WITA.

Saat pengambilan _raca pack_, terlihat para peserta antri menunggu giliran, meski pun antri, mereka tampak sabar dipanggil panitia.

_Race pack_ yang diterima peserta berupa jersey, bib (nomor dada), tas serut dan Madu Bima dari sponsor dengan menunjukkan bukti pendaftaran yang dikirim ke email panitia.

Pengambilan _race pack_ di Mall Episentrum akan dibuka hingga pukul 19:00 WITA, sehingga bagi peserta yang belum mengambil bisa datang langsung ke Mall Episentrum. Bagi peserta yang belum sempat mengambil _race pack_ hari ini, dapat mengambilnya di hari terakhir di Hotel Tastura, Kuta Mandalika, mulai esok pagi, Sabtu (3/11).

Lomba lari TIM akan dimulai pukul 05:00 WITA pada Minggu (4/11) dengan start dan finish di Kuta Mandalika, persis di depan Hotel Tastura.

Kamis, 01 November 2018

Gaung Persiapan TNI Internasional Marathon Mandalika 2018

Pada hari ini Kamis (1/11) persiapan TNI Internasional Marathon semakin bergema tampak Alutsista TNI juga sudah mulai datang antara lain Panser Anoa 2 unit, PJD 2 Unit, OZ 1 unit dan Jihandak 1 unit, Alutsista ini semuanya diberangkatkan dari Bali dan pada hari ini sampai di Kuta Mandalika untuk mendukung dan menyemarakkan event yang berskala internasional tersebut, hal ini disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P ditengah kesibukan persiapan pelaksanaan lomba.

Selanjutnya telah dilakasanakan geladi terjun payung freefall dengan menurunkan 73 orang penerjun dari TNI-AD, TNI-AL, TNI AU dan Polri dalam tiga tahap penerjunan diberangkatkan dari Bandara Internasional Lombok dengan pesawat Herkules yang diterjunkan dari ketinggian  6000 kaki dan  semuanya telah dapat mendarat dengan mulus di pesisir Pantai Kuta Mandalika.

Masih ada atraksi yang tidak kalah menariknya adalah 6 unit pesawat Jupiter Aerobatik melaksanakan manuver selama 20 menit di atas laut dan Kuta Mandalika Komplek dengan berbagai atraksi sangat memukau perhatian para penonton yang sudah sempat menyaksikan peristiwa langka ini.

Kemudian terkait dengan kegiatan kemanusiaan juga telah dilaksanakan kegiatan yang bersifat  sosial antara lain penyuluhan narkoba, pernikahan dini dan  bhakti sosial kesehatan dengan mengerahkan 386 orang tenaga medis, dokter dan paramedis dengan membuka beberapa poliklinik antara lain Pol Umum, Gigi, Bedah, Kandungan, Penyakit Dalam, Jantung, Anak,  Mata, Saraf, THT dan Bedah Minor.

Kegiatan geladi penerjunan dan manuver pesawat Jupiter Aerobatik disaksikan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Kadisjasad Brigjen TNI Mochammad Hasan, Kapusjas Permildas TNI Brigjen TNI Sapriadi dan Kaskoops AU II Marsma TNI Age  Wiraksono serta para pejabat terkait lainnya. (Satgas Pen)

Sabtu, 20 Oktober 2018

TNI International Marathon Siap Dihelat, Panitia Gelar Tactical Floor Game

Jakarta-Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar lomba lari berkelas internasional bertajuk 'TNI International Marathon' (TIM) pada 4 November 2018 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Persiapan-persiapan menuju pelaksanaan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Pelaksanaan lomba ini semula akan digelar 23 September, namun terpaksa diundur karena terjadi bencana gempa bumi di Lombok.

Untuk menguji kematangan dan kesiapan penyelengaraan TIM tersebut, panitia lomba  melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (18/10).

TFG ini digelar dihadapan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., dengan tujuan untuk memastikan seluruh rencana kegiatan dapat dilaksanakan sesuai rencana termasuk upaya mengatasi bila terjadi insiden saat pelaksanaan TIM.

TFG diawali dengan penjelasan singkat tapi terinci oleh Ketua Pelaksana yang juga Kepala Dinas Jasmani Angkatan Darat (Kadisjasad) Brigjen TNI Mochammad Hasan.

TFG TIM ini diikuti oleh seluruh koordinator seksi-seksi baik tingkat Pusat di Jakarta  maupun panitia di daerah dalam hal ini Kodam IX/Udayana, Pemda Lombok dan instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaan TFG, tiap-tiap koordinator memaparkan rencana kegiatan masing-masing dengan tujuan untuk memberikan gambaran kegiatan yang sebenarnya di atas peta besar, dengan menggunakan model replika miniatur sesuai yang akan digunakan.

Beberapa koreksi disampaikan Kasum TNI, terutama bagi para koordinator untuk merinci setiap kegiatan yang akan dilakukan. Penekanan mendasar yang disampaikan Kasum TNI antara lain tentang keamanan peserta lari dari kemungkinan terjadinya gangguan yang disebabkan oleh alam dalam hal ini air laut karena dilakukan di pinggir pantai ataupun yang disebabkan oleh binatang peliharaan masyarakat yang dilepas bebas seperti kerbau, sapi dan anjing.

Selain itu, Kasum TNI juga memerintahkan semua panitia melakukan _cek and ricek_ terhadap rencana yang sudah dibuat, sehingga setiap kegiatan tidak ada yang terlewatkan. "Semua koordinator harus meyakinkan anggotanya, sehingga mengerti apa yang harus diperbuat sampai hal yang terkecil dan harus selalu dilakukan pengecekan," tegas Kasum TNI.

Usai melaksanakan TFG, masing-masing seksi menyusun kembali rencana kegiatan sesuai koreksi Kasum TNI.

Menurut Ketua Seksi Humas atau Dansatgaspen TIM, Kolonel Inf Kristomei Sianturi, selain lomba lari kategori 5K, 10K, 21K dan 42K dengan total hadiah 10 Miliar, lomba  ini juga dirangkai dengan kegiatan pameran Alutsista, kemanusiaan dan ekonomi dalam rangka HUT ke-73 TNI, yang bertujuan untuk membantu memulihkan kembali kondisi Lombok pasca bencana. "Akan ada juga pameran Alutsista, zikir dan doa bersama, santunan kepada anak yatim piatu, _trauma healing_, sepeda santai, kegiatan kuliner dari UMKM masyarakat setempat dan _free city tour_ untuk meningkatkan pariwisata Lombok. Intinya kita ingin sampaikan ke dunia internasional bahwa Lombok ini aman," jelas Kapendam Jaya ini.

Minggu, 30 September 2018

Publikasi Marathon ; Korem 162/WB Gelar Lomba Lari Marathon 5 K di Udayana

Acara Car Free Day yang digelar setiap minggu pagi di jalan Udayana Mataram ini banyak digemari masyarakat baik tua muda, laki perempuan datang ikut meramaikannya.

Kesempatan ini juga banyak digunakan masyarakat untuk berolahraga seperti jogging, jalan-jalan dan senam bahkan hanya sekedar untuk meramaikan sambil kuliner bersama keluarga.

Moment ini dimanfaatkan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., untuk mensosialisasikan lomba lari Marathon Mandalika dalam rangka HUT TNI ke 73 tahun 2018 di Kuta Lombok Tengah mendatang.

"Lomba Marathon terbesar bertajuk The Indonesian National Armed Forced Mandalika International Marathon 2018 segera digelar di Pantai Kuta Lombok NTB", kata Rizal mengawali sosialisasinya dihadapan para peserta Car Free Day.

Dijelaskannya, Lomba lari Marathon Mandalika ini akan digelar pada tanggal 4 November mendatang yang dibagi kedalam empat kategori yakni lari 5K, 10K, 21K dan 42K dengan  berbagai macam hadiah hingga mencapai Rp 10 Milyar.

Rizal juga memberikan himbauan kepada masyarakat Lombok maupun NTB untuk ikut berpartisipasi meramaikan dengan uang pendaftaran sebesar Rp 50 ribu dan mendapatkan hadiah sampai Rp 10 Milyar.

"Uang pendaftaran tersebut nantinya akan didonasikan kepada masyarakat NTB sesuai dengan petunjuk dan arahan Panglima TNI", sebut pria alumni Akmil 93 tersebut.

Adapun tempat pendaftaran bisa dilakukan di Korem 162/WB, Lanal Mataram dan Lanud Rembiga, Kodim dan Koramil maupun via email.

Mengakhiri sosialisasinya, orang nomor satu dijajaran Korem tersebut menegaskan TNI Profesional, bersama rakyat negara pasti kuat tentunya dengan terus berbuat membantu masyarakat untuk bangkit kembali dari keterpurukan pasca gempa menjadi provinsi yang gemilang.

Setiap hari minggu pagi sepanjang jalan Udayana mulai dari bundaran pertigaan eks Bandara Selaparang Rembiga hingga Perempatan BI ditutup total dari lalu lintas kendaraan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat Mataram dan sekitarnya melaksanakan Car Free Day.
 
Back To Top