TRENDING
Tampilkan postingan dengan label kegiatan sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan sosial. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Desember 2018

Pangdam IX/Udayana : "Bakti Sosial dan Karya Bhakti Wujud Kebersamaan TNI dengan Rakyat"

Sumbawa Barat - Peringatan puncak Hari Juang Kartika ke 73 Tahun 2018 akan dilaksanakan tanggal 15 Desember besok disambut dengan berbagai kegiatan sosial, salah satunya bakti sosial yang dibuka langsung Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri di Lapangan Komuter Telu Center (KTC) Kantor Bupati Sumbawa Barat (KSB), Jumat (14/12).

Acara Baksos dalam rangka memeriahkan Hari Juang Kartika tersebut diikuti sekitar 3000 orang tersebut dengan berbagai macam kegiatan diantaranya pengobatan massal dan kegiatan tambahan.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., dalam sambutannya yang dibacakan Kasdam IX/Udayana menyampaikan pada Bakti Sosial kali ini akan dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu donor darah, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, mata dan pembagian kaca mata baca, kitanan massal, pelayanan KB Kes, operasi bibir sumbing, katarak dan bedah minor serta pembagian kaki palsu, kursi roda dan pembagian sembako. Selain itu, dilaksanakan juga kegiatan Karya Bakti berupa bedah rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, penghijauan, anjangsana ke Warakawuri dan bazar.

"Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan Bakti Sosial dan Karya Bakti yang kita laksanakan ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa Barat serta Yayasan Smile Train yang membantu untuk turut meringankan beban masyarakat sesuai dengan tema Hari Juang Kartika Tahun 2018 yaitu “TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Selain kegiatan sambung Pangdam, juga akan dilaksanakan penyuluhan - penyuluhan seperti penyuluhan Narkoba, penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), penyuluhan Stunting, penyuluhan Parenting Paud, penyuluhan CA Cervix dan penyuluhan pelayanan IVA Test.

Mengakhiri sambutannya, Jenderal Bintang Dua tersebut mengucapkan selamat Hari Lahir Provinsi Nusa Tenggara Barat Ke-60 tanggal 17 Desember 2018 dan Kabupaten Sumbawa Barat Ke-15 tanggal 20 Nopember 2018, semoga kedepan lebih maju, berkembang pesat dalam semua aspek dan lebih berkhidmat, amanah, religius dan berdaya saing untuk mewujudkan NTB Gemilang.

Sementara Bupati Sumbawa  Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM., dalam sambutannya mengucapkan terimakasih Kepada TNI Polri yang sudah luar biasa bersama-sama membantu masyarakat Sumbawa Barat dalam setiap event terutama saat bencana gempa yang melanda NTB khususnya KSB.

"Terpilihnya daerah KSB sebagai tempat penyelengaraan Baksos dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika tingkat Kodam IX/Udayana merupakan suatu kehormatan bagi kami masyarakat Sumbawa Barat, dengan demikian akan dapat menambah kedekatan antara masyarakat dengan TNI," pungkasnya.

Kegiatan baksos tersebut sebanyak 1450 paket sembako dibagikan kepada masyarakat, semen sebanyak 3000 sak, 2933 peserta pengobatan massal, penanaman pohon sebanyak 281.250 pohon diseluruh kodim jajaran Korem 162/WB, bedah Rumah/RTLH sebanyak 20 unit rumah tersebar di wilayah Korem 162/WB berkerjasama dengan Dinas PUPR NTB dan Pembangunan Kembali sekolah SDN 5 Labuhan Lombok Kabupaten Lombok Timur sebanyak 6 Kelas, berkerjasama dengan PT. IPPS dengan anggaran sebanyak Rp.450.000.000,-.
Acara Baksos tersebut dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Aster Kasdam IX/Udayanan, Staf ahli Pangdam IX/Udayana, Kabalakdam IX/Udayana, para Kasi dan Dandim se jajaran Korem, Dan/Ka Satdisjan, Dirut PT. AMNT, Kapolres Sumbawa Barat, para SKPD dan Camat se KSB, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat KSB.

Usai membuka kegiatan bakti sosial, Kasdam IX/Udayana bersama rombongan melaksanakan penanaman pohon secara simbolis di KTC Kantor Bupati KSB dan Anjangsana Danrem 162/WB ke Kampung sampir didampingi Kasrem, Dandim 1607/Sumbawa dan Dandim 1628/Sumbawa Barat, Pasi bahkti dan Danramil.

Minggu, 04 November 2018

Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto UcapkanTerimakasih Kepada Semua Pihak Sukseskan Bakti Sosial Dan Bakkes

Lombok Utara, - Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto
 besama Ibu Nora Ryamizard, Ibu Uga Wiranto dan Ibu dr.Muttiah Nilanto menghadiri Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Lapangan Supersemar, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, NTB, Sabtu (3/11/18).

Baksosl dan Bakses sudah dilaksanakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut sejak 1 November,  meliputi kegiatan pelayanan kesehatan, penyuluhan dan karya bhakti.

Macam pelayanan kesehatan meliputi pelayanan umum dan sepesialis, laboratorium, khitan dan bedah, pelayanan gigi, operasi katarak, operasi bibir sumbing, pelayanan KB, vaksinasi, pemberian bantuan kursi roda, alat bantu dengar, kacamata baca, kaki palsu dan skrining stunting.

Dalam kegiatan penyuluhan yang disampaikan para pakarnya membahas perilaku hidup bersih dan sehat, bahaya nikah dini, bahaya narkoba, bahaya Ca Cervix, werving Prajurit TNI, kesehatan gigi dan trauma healing.

Sedangkan kegiatan karya bhakti berupa renovasi, pembangunan Paud Kartika Jaya, Pemberian perlengkapan sekolah dan pemberian sembako.

Sedangkan karya bhakti berupa renovasi, pembangunan Paud Kartika Jaya, pemberian perlengkapan sekolah dan pemberian sembako.

Baksos dan Bakses ini diselenggarakan untuk mendukung kegiatan lomba lari TNI International Marathon (TIM) 2018 yang akan dihelat besok, Minggu (4/11) pagi, sekaligus wujud semangat kebangkitan Lombok pasca digoyang gempa.

Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan Basos dan Bakkes oleh Ibu-ibu Dharma Pertiwi dan OASE. "Kita sangat bersyukur atas selesai dan berhasilnya kegiatan ini. Ucapan banyak terima kasih saya sampaikan kepada semua pihak yang telah bekerja sama membantu dan menyukseskan kegiatan ini yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu," ujar Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

Kegiatan ini telah berhasil melayani dan membantu 6.540 orang meliputi penangangan rawat jalan, rawat inap, operasi dan trauma healing.

Kegiatan ini juga untuk mendukung
Turut hadir dalam acara tersebut Ibu Sita Mulyono, Ibu Manik Siwi Sukma Adji, Ibu Yuyu Ayu Sutisna, Ibu Bella Agus SB, Ibu Tuti Arismunandar, Ibu Atie Ganip, Ibu Sandra Supit, Ibu Effi Anjar, Ibu Aan Rudi, Ibu Keke Bambang Sus, Ibu Maya Kisenda, Ibu Eva Santos, Ibu Etta Suhartono dan ibu Riza Beny Susianto.

Selasa, 18 September 2018

Prajurit Koramil Woha Sigap Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Milik Warga

Satu unit rumah milik Saudara Rafik warga RT. 03 RW 01 Dusun Karya Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima tadi pagi, Selasa (18/9) mengalami musibah kebakaran. Api yang diduga berasal dari dapur tersebut membakar rumah beserta isinya hangus terbakar. 

Danramil 1608-04/Woha Kapten Kav Sukahar bersama anggotanya bergegas membantu memadamkan api secara manual sebelum mobil Tanki Air membantu memadamkan api.

Dijelaskannya, informasi kebakaran awalnya diperoleh dari Babinsa dan langsung mengajak anggota yang ada untuk segera merapat membantu memadamkan api, namun karena apinya sudah besar sehingga barang-barang isi rumah tidak bisa diselamatkan.

"Usai memadakan api, anggota bersama masyarakat langsung membantu pembersihan dilokasi kebakaran", ujar Sukahar.

Sementara Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra setelah menerima laporan dari Danramil Woha, memberikan apresiasi dan terimakasih atas kesigapan anggotanya membantu masyarakat binaanya yang ada di desa. 

"Saya sudah memberikan instruksi untuk terus merapat dengan menigintensifkan komunikasi sosial yang sudah terjalin sehingga setiap perkembangan dan permasalahan di desa cepat diketahui dan alhamdulillah ini memang sudah berjalan", kata Bambang. 

Ia berharap sebagai satuan teritorial kewilayahan harus mampu melakukan deteksi dini dan cegah dini setiap permasalahan yang ada di masyarakat sehingga semua masalah bisa diselesaikan secara baik dan benar sesuai ketentuan yang ada.

Senin, 06 Agustus 2018

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., Prajurit TNI Sudah Dikerahkan Bantu Penanggulangan Bencana Gempa

Gempa bumi kembali mengguncang Lombok NTB sekitar 19.46 Wita dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya. Gempa dengan kekuatan 6,8 Skala Richter berlokasi 8.25 LS, 116.49 BT sekitar 27 km timur laut Kabupaten Lombok Utara NTB kedalaman 10 km.

Diperkirakan ribuan rumah mengalami rusak berat maupun rusak ringan dan ratusan korban jiwa merata di seluruh Pulau Lombok namun yang paling parah wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., yang sedang berada di Koramil 1606-02/Tanjung menyampaikan Panglima TNI sudah memberikan instruksi untuk memberangkatkan Tim Dukungan Kesehatan Batalyon Kesehatan (Dukkes Yonkes) Divisi 2 Kostrad yang bermarkas di Malang. "Alhamdulillah mereka sdh tiba di Lapangan dan langsung bikin tenda Rumah Sakit Lapangan", sebut Benny.

Dilanjutkannya, selain Yonkes Kostrad ada beberapa SSK satuan lain termasuk TNI AL maupun Brimob Polri.

"Pasca Gempa semalam, seluruh personel jajaran Korem maupun Kodim langsung melaksanakan tanggap darurat untuk mendata dan pagi tadi mereka langsung turun membantu mengangkat jenazah, yang luka maupun yang patah baik di rumah warga maupun di RSUD Tanjung KLU", jelasnya.

Untuk data lengkap sambungnya, masih dilakukan pendataan sambil mengevakuasi warga yang masih belum tersentuh.

Pangdam IX/Udayana bersama rombongan langsung melaksanakan pemantauan dilokasi gempa diseluruh wilayah KLU mulai dari Kecamatan Pemenang hingga Kecamatan Bayan.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Kasdim 1615/Lotim Paparkan Rencana Penyisiran Ulang Pendaki Gunung Rinjani Pasca Gempa

Kasdim 1615/Lotim Mayor Inf Arifianto memaparkan rencana penyisiran para pendaki gunung Rinjani pasca Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter pada Munggu (29/7) lalu yang dihadiri Kepala Balai TNGR Sudiono, Kares TNGR Sembalun Opik, Kasi SPW 2 B. Rio Wibawanto, Wakasubden 2 den B Brimob Polda NTB Iptu Heri Hartono dan Danton Evakuasi Yonkes Divisi 1 Kostrad Lettu Ckm Romadhon, Amd.Kep., di Pos TNGR Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur NTB, Sabtu (4/8).

Dalam paparannya, Arif sapaan Kasdim Lotim menjelaskan tujuan akan dilaksankannya penyisiran ulang para pendaki gunng Rinjani pasca gempa. "Mencari kemungkinan adanya korban yang belum terdeteksi pada waktu evakuasi pertama, di jalur Pelawangan Sembalun ke Puncak Rinjani, jalur Torean dan jalur Danau Segara Anak ke Pelawangan Senaru dan memastikan tidak adanya korban lagi di Jalur Pendakian Sembalun Senaru dan Torean serta mengetahui tingkat kerusakan jalur yang biasa dilewati para pendaki', jelasnya.

Dilanjutkannya, rencana berangkat pada Minggu pagi menggunakan Helly PT. AMNT di lapangan Kantor Camat Sembalun satu Tim yang terdiri dari personel TNI, TNGR, Basarnas dan Kameramen lengkap dengan peralatannya.

"Jika ada indikasi tanda-tanda adanya korban maka akan dilakukan evakuasi yang terdiri dari tim evakuasi gabungan" tegasnya.

Adapun yang menjadi skala proiritas jalur ataupun lokasi penyisiran mulai keberangkatan dari lapangan Sembalun, Torean, Pelawangan Sembalun, Puncak gunung Rinjani kembali dengan jalur berbeda yakni Pelawangan Sembalun, Batu Ceper, Pelawangan Senaru,  Batu Ceper,  Torean dan Lapangan Sembalun.

"Kita berharap tidak ada lagi korban bencana gempa baik para pendaki yang mungkin masih ada di atas gunung Rinjani maupun masyarakat kita dibawah", tutupnya.

Jumat, 03 Agustus 2018

Ketua Persit KCK Peduli Musibah Bencana Alam Gempa Lombok

Ketua Persatuan Istri Tentara Kartika Candra Kirana Pengurus Daerah (Persit KCK PD) IX/Udayana Ibu Riza Rosilawati, S.E., didampingi Ketua Persit KCK Cabang Korem 162 Ibu Kirana Eko Putri melaksanakan kunjungan ke lokasi gempa di Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (31/7/18) lalu.

Kunjungan tersebut menyasar tenda pengunsian, tenda dapur umum milik Persit dan Rumah Sakit Lapangan milik Divisi 1 Kostrad.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Riza sapaan akrabnya memberikan bantuan sembako atas nama Persit PD IX/Udayana yang diserahkan ke Posko Logistik Bencana alam gempa di Kantor Camat Sembalun untuk warga yang berada di wilayah Kecamatan Sembalun.

Ibu Riza menyampaikan keprihatinannya akan musibah yang menimpa warga yang ada di kabupaten Lombok Timur maupun di Kabupaten Lombok Utara. "Semoga kita diberikan kesabaran dan ketabahan atas musibah ini dan bisa menerimanya sebagai kehendak Yang Maha Kuasa", harapnya.

Ibu Riza juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu-Ibu Persit yang ikut membantu menyiapkan makanan dan minuman dengan membuka tenda Dapur Umum untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah, karena ini bagian dari kepedulian antar sesama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan kedepan", pungkasnya.

Kamis, 02 Agustus 2018

Danrem 162/WB Selaku Komandan Tim Posko Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Kunjungi Lokasi Pengungsi

Sejak ditetapkan sebagai Komandan Tim Pos Komando (Dantim Posko) Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi di Pulau Lombok NTB melalui SK Gubernur NTB Nomor 360-611 Tahun 2018 tanggal 30 Juli 2018, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., sudah mengunjungi lokasi pengungsian baik yang ada di Kecamatan Sembalun maupun di Sambalia.

Siang tadi, Rizal sapaan akrab Danrem 162/WB mengunjungi para pengungsi yang berada di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) didampingi Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP., dan para Danramil jajaran Kodim 1606/Lobar yang berada di wilayah KLU, Kamis (2/8).

"Kehadiran saya disini untuk melihat secara langsung kondisi saudara-saudara kita yang ada di Bayan pasca terjadinya musibah bencana gempa Minggu kemarin", sebut Rizal.

Gempa bumi yang terjadi pada Minggu (20/7) sekitar pukul 5.47 wita dengan kekuatan 6,4 SR tersebut memporak porandakan perumahan masyarakat dan menelan  korban jiwa.

Dilanjutkannya, hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dan harapan warga baik melalui korban maupun para petugas gabungan dilapangan terkait dengan kebutuhan mereka selama di tenda pengungsian sehingga bisa dilakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan dan kekurangannya.

Selain itu, Rizal juga menyampaikan agar saudara saudara Korban tertimpa  musibah bencana Alam Gempa  ini  senantiasa tabah sabar menghadapi segala yang terjadi mari kita  ambil hikmahnya, karena sesungguhnya ada  rencana Tuhan  Yang kita manusia terbatas dalam memaknainya semoga ujian ini menjadikan kita hamba hambanya yang meningkat keimanan dan ketaqwaannya, seraya memberi motivasi dan harapan kepada para pengungsi, dan apabila para pengungsi sakit atau kurang sehat agar jangan segan-segan untuk berobat ke petugas kesehatan yang sudah disiapkan dan bila perlu tim kesehatan setiap hari memantau  kondisi para pengungsi terkait dengan kondisi kesehatannya.

"Kepada para petugas dilapangan baik tim kesehatan, dapur umum maupun yang lainnya agar tetap semangat dalam memberikan pengabdiannya kepada saudara-saudara kita ini", tandasnya.

Senin, 30 Juli 2018

80 Personel Satgas Kesehatan Divisi Kostrad Tiba di Lokasi Gempa

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., memberikan perintah agar mengirimkan bantuan kemanusiaan dilokasi bencana gempa Lombok.

Siang tadi, Minggu (29/7) 80 orang personel TNI yang diambil dari Batayon Kesehatan (Yonkes) Divisi 1 Kostrad diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) Praya Lombok Tengah.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han.,  mengatakan kehadiran Satgas kesehatan ini segaja dikirim untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana gempa terutama  membutuhkan perawatan medis.

"Mereka hadir untuk memperkuat Paramedis yang sudah ada sehingga penanganan korban musibah Bencana cepat bisa teratasi dengan baik", ungkapnya.

Dilanjutkannya, Satgas kesehatan ini berjumlah 80 orang dipimpin Letkol Ckm dr. Khairan Irmansyah Sp. THT.KL., yang terdiri dari Dokter dan Paramedis yang sudah mempunyai skill dalam menangani korban bencana.

"Mereka sudah dilengkapi obat-obatan, rumah sakit lapangan, bahan makanan, ransum TB1 800 unit dan 800 unit T2 ABC, 80 unit KLP, 240 pack BBP dan alkom yang sudah tergelar", sebut Rizal.

Keberadaan Satgas Kesehatan ini nanti sambungnya,  rencana akan kita bagi tiga sesuai dengan tingkat kebutuhan dilokasi yakni di Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Sambelia Lombom Timur, dan di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

"Insya Alloh saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa ini akan kita tangani dengan baik", pungkasnya.
 
Back To Top