Jumat, 15 Januari 2016

ANTISIPASI PROXY WAR, DANREM 162/WB BERIKAN CERAMAH KEPADA APARAT PEMERINTAH KAB. LOBAR

Bertempat di Aula Kantor Bupati Lobar yang berada di Kec. Gerung Kab. Lobar, pada hari Jum’at 15 Januari 2015 Danrem 162/WB memberikan ceramah proxy war kepada Aparat Pemerintahan yang ada di Kab. Lobar. Ceramah proxy war yang disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si. merupakan salah satu materi penting yang perlu untuk diketahui oleh seluruh masyarakat,  mengingat  Proxy war yang diartikan sebagai peristiwa saling adu kekuatan di antara dua pihak yang bermusuhan, dengan menggunakan pihak ketiga yang sering disebut dengan boneka untuk menghancurkan suatu negara yang menjadi targetnya, pihak ketiga ini dijelaskan sebagai pihak yang tidak dikenal oleh siapa pun, kecuali pihak yang mengendalikannya dari jarak tertentu. Oleh karena itu, pihak-pihak seperti mahasiswa, ormas, lembaga masyarakat, dan perorangan disinyalir mudah menjadi boneka atau pihak ketiga tersebut.   Walaupun perang proxy ini terlihat tidak berbahaya karena tidak seperti perang pada umumnya, namun proxy war sangat mematikan karena kita tidak mengetahui mana lawan dan mana kawan. Untuk itu Danrem 162/WB mengajak seluruh elemen lapisan masyarakat agar selalu waspada akan adanya suatu gerakan Proxy War dari negara-negara asing yang ingin memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa kita serta memaksakan budaya mereka untuk masuk dan berkembang di negara kita ini. Semua yang mereka lakukan karena ingin menguasai dan mengambil sumber kekayaan alam yang kita miliki. Sasaran mereka adalah para pemuda dan mahasiswa yang masih mudah untuk digoyahkan mental dan ideologinya melalui  peredaran Narkoba, aksi tawuran dan perkelahian. Disamping itu sasaran lainnya yaitu Ormas dan Organisasi politik, demo buruh dan pelunturan nilai nilai budaya Indonesia menjadi budaya liberal, radikalis dan komunis. Dengan adanya kegiatan ceramah proxy war yang dilaksanakan ini, diharapkan seluruh masyarakat khususya para Aparat pemerintahan yang ada di Kab. Lobar dapat mencegah dan menangkal perang proxy tersebut, dengan bersama-sama membulatkan tekad dan memegang teguh empat pilar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sebagai harga mati. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh SKPD Kab. Lobar.
 
 

SHARE THIS

Author:

0 komentar: