TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Hari Juang Kartika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari Juang Kartika. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Desember 2018

Dandim Bima “ Setetes Darah Wujud Kepedulian Antar Sesama”

Bima - Peringatan Hari Juang kartika yang jatuh pada tanggal 15 Desember lalu menyisakan semangat bagi personel TNI AD untuk terus membantu masyarakat dalam segala hal, salah satu seperti yang terlihat di Kodim 1608/Bima. Pagi tadi, Senin (17/12) Kodim 1608/Bima menyelenggarakan kegiatan donor darah yang diikuti seluruhpersonel Kodim berserta ibu-ibu Persit KCK Cabang Bima, anggota Pos Marinir TNI AL dan anggota Polres Kota Bima di Aula Kodim 1608/Bima Jalan Sukarno Hatta Kelurahan Mpunda Kota Bima.

Acara donor darah yang dibuka Kasdim 1608/Bima Mayor Inf Hardani merupakan kerjasama antara Unit kesehatan Kodim dan Unit Transfusi Darah RSUD Kabupaten Bima yang dipimpin dr. H. Sucipto. Dalam sambutannya, Kasdim Bima menyampaikan kegiatan donor darah ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke 73 tahun 2018. “Semoga dengan darah yang terkumpul melalui kegiatan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra mengucapkan terimakasih kepada jajarannya, ibu Persit KCK, rekan-rekan Kepolisian, Pos TNI AL yang ada di Bima, masyarakat serta tim medis yang telah berpartisipasi dan berkontribusi atas terselenggararanya kegiatan donor darah ini.

“Setetes darah yang kita berikan dengan penbuh keikhlasan ini sebagai wujud kepedulian kepada sesama dan juga merupakan bagian dari para pejuang kemanusiaan, karena darah yang kita berikan insya Allah membantu menyelamatkan nyawa saudara kita yang membutuhkan,” papar Akmil 99 tersebut.

Letkol Bambang berharap semoga kepedulian kepada sesama seperti ini terus dapat kita laksanakan dan menjadi budaya untuk dipertahankan," pungkasnya,

Kegiatan donor darah ini diikuti sekitar 50 orang pendaftar namun setelah dilakukan pengecekan tensi darah dan riwayat donor sebelumnya, hanya 37 orang yang diizinkan untuk mendonorkan darahnya.

Sabtu, 15 Desember 2018

*Terima Kaki Palsu dari Wakasad, setelah 24 tahun Pardiyono bisa jalan normal kembali*

5SEMARANG -tniad.mil.id - Pardiyono (32 tahun) sangat gembira ketika menerima kaki palsu dari Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada acara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2018, di Lapangan  Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/2018). Warga Genting Jambu, Kecamatan Ambarawa  ini, seakan tidak percaya bisa berjalan normal kembali.  Dirinya berkali-kali memandang serta  memegang dan mengelus kaki kirinya.

Ketika ditemui setelah upacara, Ia pun tidak bisa menutupi rasa kegembiraannya dan berkali-kali menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada TNI AD atas bantuan kaki palsu yang diberikan untuknya. "Bantuan (kaki palsu) ini sangat berarti. Saya  kini bisa berjalan normal, layaknya orang-orang pada umumnya,"ujarnya.
Lebih lanjut ayah dari seorang anak yang berusia 7 tahun ini, bercerita bahwa kehilangan kakinya itu berawal dari operasi dibagian telapak kakinya di salah satu rumah sakit pada tahun 1994. "Daging tumbuh di telapak kaki, ada benjolan. Kemudian, kaki saya di kupas (operasi) tapi tidak ditutup,  tidak dijahit dan infeksi. Saya merasa sakit selama 21 tahun,"ungkapnya "Karena ada sakit gula dan setiap kecapean, pendarahan terus, maka pada tahun 2015, kaki diamputasi", imbuhnya.
Buruh batako yang bekerja bersama saudaranya ini, menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan informasi pemberian kaki palsu tersebut dari Sumadi (warga Merican, Semarang). "Pak Sumadi telepon, mas nek jenengan meh minta,sesuk neng Kodam Diponegoro (mas kalau anda mau minta besok ke Kodam Diponegoro)," ujarnya sambil tersenyum.

Dengan kaki palsunya, atlet difabel yang pernah bertanding di  Pekan Para Games (Perparprov) Provinsi Jawa Tengah ke-3 Tahun 2018 di Surakarta semakin kuat  keinginannya untuk berusaha mandiri ini. "Saya ikut, lomba pada Cabor (cabang olah raga) lempar lembing, tolak peluru dan lempar cakram," katanya. "Tapi kalah, karena ditandingkan dengan lawan yang kakinya utuh tapi jarinya nda ada dan dengan atlet  pelatnas yang ikut paragames,"sambungnya.

Jumat, 14 Desember 2018

Selamat Hari Juang Kartika Ke - 73, Dirgahayu TNI ANGKATAN DARAT " TNI AD Mengabdi Membangun Bersama Rakyat".


Pangdam IX/Udayana : "Bakti Sosial dan Karya Bhakti Wujud Kebersamaan TNI dengan Rakyat"

Sumbawa Barat - Peringatan puncak Hari Juang Kartika ke 73 Tahun 2018 akan dilaksanakan tanggal 15 Desember besok disambut dengan berbagai kegiatan sosial, salah satunya bakti sosial yang dibuka langsung Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri di Lapangan Komuter Telu Center (KTC) Kantor Bupati Sumbawa Barat (KSB), Jumat (14/12).

Acara Baksos dalam rangka memeriahkan Hari Juang Kartika tersebut diikuti sekitar 3000 orang tersebut dengan berbagai macam kegiatan diantaranya pengobatan massal dan kegiatan tambahan.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., dalam sambutannya yang dibacakan Kasdam IX/Udayana menyampaikan pada Bakti Sosial kali ini akan dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu donor darah, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, mata dan pembagian kaca mata baca, kitanan massal, pelayanan KB Kes, operasi bibir sumbing, katarak dan bedah minor serta pembagian kaki palsu, kursi roda dan pembagian sembako. Selain itu, dilaksanakan juga kegiatan Karya Bakti berupa bedah rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, penghijauan, anjangsana ke Warakawuri dan bazar.

"Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan Bakti Sosial dan Karya Bakti yang kita laksanakan ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa Barat serta Yayasan Smile Train yang membantu untuk turut meringankan beban masyarakat sesuai dengan tema Hari Juang Kartika Tahun 2018 yaitu “TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Selain kegiatan sambung Pangdam, juga akan dilaksanakan penyuluhan - penyuluhan seperti penyuluhan Narkoba, penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), penyuluhan Stunting, penyuluhan Parenting Paud, penyuluhan CA Cervix dan penyuluhan pelayanan IVA Test.

Mengakhiri sambutannya, Jenderal Bintang Dua tersebut mengucapkan selamat Hari Lahir Provinsi Nusa Tenggara Barat Ke-60 tanggal 17 Desember 2018 dan Kabupaten Sumbawa Barat Ke-15 tanggal 20 Nopember 2018, semoga kedepan lebih maju, berkembang pesat dalam semua aspek dan lebih berkhidmat, amanah, religius dan berdaya saing untuk mewujudkan NTB Gemilang.

Sementara Bupati Sumbawa  Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM., dalam sambutannya mengucapkan terimakasih Kepada TNI Polri yang sudah luar biasa bersama-sama membantu masyarakat Sumbawa Barat dalam setiap event terutama saat bencana gempa yang melanda NTB khususnya KSB.

"Terpilihnya daerah KSB sebagai tempat penyelengaraan Baksos dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika tingkat Kodam IX/Udayana merupakan suatu kehormatan bagi kami masyarakat Sumbawa Barat, dengan demikian akan dapat menambah kedekatan antara masyarakat dengan TNI," pungkasnya.

Kegiatan baksos tersebut sebanyak 1450 paket sembako dibagikan kepada masyarakat, semen sebanyak 3000 sak, 2933 peserta pengobatan massal, penanaman pohon sebanyak 281.250 pohon diseluruh kodim jajaran Korem 162/WB, bedah Rumah/RTLH sebanyak 20 unit rumah tersebar di wilayah Korem 162/WB berkerjasama dengan Dinas PUPR NTB dan Pembangunan Kembali sekolah SDN 5 Labuhan Lombok Kabupaten Lombok Timur sebanyak 6 Kelas, berkerjasama dengan PT. IPPS dengan anggaran sebanyak Rp.450.000.000,-.
Acara Baksos tersebut dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Aster Kasdam IX/Udayanan, Staf ahli Pangdam IX/Udayana, Kabalakdam IX/Udayana, para Kasi dan Dandim se jajaran Korem, Dan/Ka Satdisjan, Dirut PT. AMNT, Kapolres Sumbawa Barat, para SKPD dan Camat se KSB, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat KSB.

Usai membuka kegiatan bakti sosial, Kasdam IX/Udayana bersama rombongan melaksanakan penanaman pohon secara simbolis di KTC Kantor Bupati KSB dan Anjangsana Danrem 162/WB ke Kampung sampir didampingi Kasrem, Dandim 1607/Sumbawa dan Dandim 1628/Sumbawa Barat, Pasi bahkti dan Danramil.

Rabu, 12 Desember 2018

Peringatj Hari Juang Kartika Dan Hari pohon Sedunia, Dandim Berikan Pemahaman Dampak Buruk Illegal Logging

Sumbawa Besar - Peringatan Hari Pohon Sedunia (HPS) yang dipusatkan di kawasan penyangga bendungan Tiu Kulit Desa Simu kecamatan Maronge Sumbawa Besar juga dalam rangka memperingati HarinJuang Kartika dengan penanaman bibit pohon pada Selasa ( 11/12 ) di ikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Acara yang dihadiri Bupati Sumbawa dalam hal ini di wakili Asisten  Bidang pemerintahan Setda Sumbawa Muhamad Iksan M.Pd., Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda SE, MSc. Kajari Sumbawa, BWS NT I,Dinas Terkait,  KPH, Muspika, Kedes Se kecamatan Maronge serta pihak terkait lainnya.

Camat Maronge Lukmanudin S.Sos., dalam laporannya mengatakan untuk diketahui, Hutan di sekitaran Bendungan Tiu Kulit bukan lagi hutang lindung akan tetapi telah beralih fungsi sebagai hutan penyangga untuk tetap menjaga dan menjadi sumber air bagi bendungan Tiu Kulit. Dalam hal ini masyarakat  berharap kepada Bapak Dandim dan Bapak Bupati agar bisa memberikan pembinaan kepada masyarakat yang hendak ingin berladang di wilayah tersebut.

“Kami berharap kepada Bapak Dandim agar bisa melaksanakan Latihan Minggu Militer dan Latihan Menembak di kawasan ini dan kami siap mendukung untuk semua kebutuhannya hal itu penting agar masyarakat yang ingin merambah pohon tidak lagi berani di lokasi tersebut”.

Komandan Kodim 1607 Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda SE, M.Sc., menyambut baik apa yang diharapkan oleh pemerintah kecamatan dan desa setempat. Menurut Dandim, Bendungan Tiu Kulit Merupakan aset yang mungkin sudah bernilai Triliunan Rupiah dan sudah dirasakan mamfaatnya oleh ribuan masyarakat dan mengairi lahan kurang lebih 18000 Ha.

Dalam hal ini dirinya menegaskan, bahwa inilah momen yang pas bagi dirinya untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat yang dengan sengaja telah melakukan perambahan Hutan, menginggat akibat dari kerusakan hutan, semua pihak sudah melihat resiko dan musibah yang melanda serta berdampak pada kerugian yang besar, contohnya bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Empang dan sekitarnya yang merupakan imbas dari kerusakan hutan.

“Apa yang menjadi harapan dan saran pak Camat akan kami laksanakan. Sambil melaksanakan tugas, kita bisa membantu masyarakat untuk melaksanakan penghijauan di kawasan hutan penyanga Bendungan Tiu Kulit," jelasnya.

Demikian juga dalam hal ini, Dandim berharap kepada pihak BWS selain melaksanakan program penanaman, juga harus melaksanakan program pengayaan atau penghijauan, termasuk memberikan pemahaman juga kepada semua masyarakat agar lebih menyadari dampak yang ditimbulkan, dimana didalam musim penghujan agar kita sadar bencana, bila melihat curah hujan di hulu sudah besar, kita harus sudah bersiap-siap untuk melakukan langkah-langka pengamanan,“ tegas Dandim.

Sementara itu, Bupati Sumbawa yang di wakili Asisten I Bidang pemerintahan Setda Sumbawa Muhamad Iksan M.Pd., mengatakan hutan yang merupakan paru-paru dunia sebagai sumber air bagi kehidupan, maka hutan merupakan panyangga atau mesin yang paling canggih untuk menjaga sirkulasi air karena sumber air mempuyai fungsi ekonomi dan ekologi bagi keberlangsungan kehidupan bagi makhluk sekitar.

Dengan demikian, pemerintah dalam hal ini berharap agar semua pihak memberikan pemahaman kepada masyarakat agar berhenti melaksanakan ilegal loging, dan kita semua harus bijak untuk menjaga hutan dan pohon agar kedepan anak cucu kita masih bisa menikmati dan lingkungan kita menjadi lingkungan yang asri dan subur,” harapnya.

Selasa, 11 Desember 2018

Sambut Hari Juang Kartika Dengan Bedah Rumah di Desa Tolo Tangga Bima

Ada cara berbeda menyambut peringatan Hari Juang Kartika pada tanggal 15 Desember mendatang. Kodim 1608/Bima melaksanakan bhakti sosial bedah dua unit rumah di Desa Tolo Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Dua unit rumah tersebut milik Abu Bakar Ali dan Siti Aisah warga setempat.

Danramil 1608-07/Monta Mayor Inf Syaharudin mewakili Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra menyerahkan dua unit rumah tersebut dalam keadaan siap ditempati oleh pemiliknya, Senin (10/12).

Sebelum menyerahkan, Danramil Monta menyampaikan bedah rumah ini selain dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika, juga sebagai bentuk kepedulian satuan Kodim 1608/Bima kepada masyarakat atau keluarga kurang mampu.

Selain itu lanjut pria dengan pangkat melati satu ini, ini ssbagai upaya untuk menjalin hubungan silaturrahmi dan komunikasi aktif antara Kodim dengan masyarakat sehingga kedepan tidak ada lagi perasaan ragu-ragu untuk saling tegur sapa, mengucap salam dengan Bintara Pembina Desa atau Babinsa yang ada.

"Tidak ada lagi rasa sungkan atau malu bila ada permasalahan di desa, apalagi menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat, minimal kita bisa memberian solusi," kata Syaharudin.

Terpisah Dandim 1608/Bima disela-disela kesibukannya menyayangkan karena tidak bisa hadir ditengah-tengah kebersamaannya dengan masyarakat. "Saya tidak bisa hadir karena tugas yang harus segera diselesaikan," jelasnya.

Menurutnya, dua unit rumah tersebut memang sengaja dibedah oleh anggota untuk dibangun kembali dalam kondisi baik agar bisa lebih nyaman untuk ditempati.

"Apa yang kami perbuat ini wujud kepedulian dan kecintaan kami kepada masyarakat dan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya pemilik rumah," pungkasnya.

Penyerahan dua unit rumah tersebut dilaksanakan secara sederhana dihadiri Camat Monta diwakili Kasi Pemerintahan, Kapolsek Monta beserta anggota dan istri, Kepala Desa Tolo Tangga, Kades Tolo Uwi dan Kades Monta dan Ibu Persit KCK Ranting Monta.

Minggu, 09 Desember 2018

Dalam Rangka Hari Juang Kartika 2018 Korem 162/WB Gelar Lomba Tembak Eksekutif

Mataram - Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke 73 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tahun 2018, Korem 162/WB menggelar lomba tembak Ekskutif Piala Danrem 162/WB yang diikuti sekitar 70 orang peserta dari berbagai kalangan dan instansi baik Provinsi maupun Kobupaten/Kota di lapangan tembak Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Minggu (9/12).

Acara yang digelar sederhana namun penuh keakraban dan kebersamaan ini dibuka Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasyah, SE., M.Sc. Dalam sambutannya Gubernur NTB memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Danrem 162/WB atas terselenggaranya lomba tembak ekskutif ini dengan baik.

"Lomba menembak ini akan melatih kita untuk menjadi pemimpin yang berintegritas," ucapnya.

Integritas yang dimaksud Gubernur NTB yakni menyatukan antara fisik dan jiwa dalam sebuah konsentrasi untuk mencapai hasil yang baik. "Jadi sangat baik untuk para pemimpin melatih diri berkonsentrasi melalui menembak," sebut Gubernur NTB.

"Dengan mengikuti lomba menembak ini, kita akan punya integritas untuk menyatukan fisik dan jiwa sehingga kepemimpinan bisa diperoleh dengan hasil yang lebih baik," pungkasnya.

Sementara Danrem 162/WB dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini selain dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika, juga dalam rangka memeriahkan pekan olahraga Porprov NTB tahun 2018.

"Tujuan digelarnya lomba ini untuk menjalin silaturahmi antara para pejabat di NTB dengan rekan-rekan pengusaha sehingga ada koordinasi dan komunikasi dengan baik," jelasnya.

Selain itu sambungnya, untuk mencari bibit-bibit atlet tembak NTB yang baik untuk kedepan bisa menymbangkan medali bagi NTB karena sebelumnya atlet kita pada Kejuaraan Menembak level nasional meraih satu emas.

Menurutnya, NTB sebenarnya mempunyai atlet berbakat pada bidang olahraga menembak yang tersebar di Kabupaten/Kota. "Kita berharap pada PON 2020 nanti kita bisa mengirim Atlet tembak NTB dengan perolehan medali sesuai target," pungkasnya.

Adapun pemenang yang keluar sebagai juara pada lomba tembak Ekskutif Piala Danrem 162/WB secara berturut yakni juara pertama diperoleh Kabulog NTB dengan nilai 90, Pimpinan BI NTB dengan nilai 78 dan pimpinan Bea Cukai dengan 72, sedangkan untuk juara harapan satu HDCL, KPPN Mataram dan Telkomsel.

Acara lomba menembak Piala Danrem 162/WB dihadiri Gubernur NTB, Kapolda diwakili Dansat Brimob Polda NTB, Kabinda NTB, Danlanal Mataram, para Dandim, Danlanud ZAM Rembiga, Kajati NTB, Ketua Perbakin NTB, Kepala Dinas baik Provinsi dan Kabupaten/Kota, Club Moge Harley Davidson dan para pengusaha NTB.

Jumat, 07 Desember 2018

Sambut Hari Juang Kartika 2018, Kodim Jajaran Korem 162/WB Galakkan Penghijauan

Mataram - Dalam rangka menyambut Hari Kartika Juang ke 73 tahun 2018, seluruh Kodim jajaran Korem 162/WB melaksanakan program reboisasi berupa penanaman pohon dilokasi-lokasi startegis terutama di daerah tandus dan gundul akibat penebangan liar oknum yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu diungkapkan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., disela-sela kesibukannya, Jumat (7/12). Menurutnya, musim hujan ini sangat tepat untuk melakukan kegiatan penanaman pohon, karena selain cepat tumbuh juga tanahnya subur sehingga persentase untuk hidup lebih besar.

"Saya mengajak seluruh stake holder yang ada di Kabupaten/Kota dan masyarakat NTB untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, terutama hutan karena di beberapa titik, hutan kita sudah mulai gundul dan ini akan rawan tanah longsor dan banjir," kata orang nomor satu di jajaran Korem tersebut.

Oleh karena itu sambungnya, tidak ada lagi yang melakukan penebangan hutan secara liar dan semaunya, namun semua masyarakat juga harus ikut merasa memiliki hutan dengan menjaga dan melestarikannya secara bersama-sama.

Hari ini Kodim 1606/Lobar dan Kodim 1608/Bima melaksanakan penghijauan bersama pemerintah daerah, Kepolisian, anak-anak sekolah dan masyarakat secara bersama-sama melaksanakan penanaman pohon sengon, kemiri, pinang dan lain-lain.

Sementara Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan penanaman pohon ini selain dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke 73 tanggal 15 Desember 2018 mendatang juga untuk membantu pemerintah daerah menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

"Tadi pagi juga dari Kodim 1607/Sumbawa menggelar karya bhakti pembersihan pantai sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan," jelasnya.

Pria kelahiran Sumbawa Barat itu juga menyebutkan, pada Rabu (5/12/2018) kemarin Korem 162/WB juga melaksanakan kegiatan penanaman 5000 pohon di daerah Kuripan Lombok Barat dalam rangka mengurangi pemanasan global, polusi udara dan melindungi hutan dari banjir dan tanah longsor.

"Semoga apa yang kita perbuat bersama ini bisa bermanfaat untuk generasi penerus dimasa yang akan datang dengan tetap menjaga kelestarian hutan dan lingkungan," pungkasnya.
 
Back To Top