Rabu, 04 Maret 2015

KODIM 1607/SBW PERANG DENGAN HAMA WERENG COKLAT

Pada hari senin 2 Maret 2015, seluruh anggota Kodim 1607/Sumbawa dan Koramil Brang Rea diterjunkan untuk membantu petani  menangani hama wereng coklat. Hal tersebut dilakukan mengingat puluhan hektare tanaman padi di Kecamatan Brang Rea, Sumbawa Barat, terserang  hama wereng coklat, dari keterangan Kepala Kantor Cabang Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) Brang Rea, Rahmawaty ,mengatakan total lahan tanaman padi yang terserang mencapai 40 hektare, dan yang paling parah terserang hama wereng sekitar 6 hektare yaitu di Desa Beru dan Seminar Salit. Selain anggota Kodim 1607/Sumbawa, Bidang Pertanian Dishutbuntan, pendamping Upaya Khusus (Upsus) program swasembada pangan untuk wilayah NTB dari Jakarta serta petani juga dikerahkan untuk membasmi hama tersebut.
Mengingat serangan hama ini sangat merugikan para petani karena menyebabkan tanaman padi mati, Kodim 1607/Sumbawa beserta seluruh pihak terkait segera bertindak membantu petani dalam memerangi hama wereng tersebut, terutama dari pihak KCD langsung melakukan langkah penangan awal dengan penyemprotan massal secara swadaya dengan petani. Penyemprotan awal dilaksanakan dengan interval waktu selang sehari, dilanjutkan dengan interval satu pekan dan terakhir dengan interval dua pekan. Selain serangan hama wereng coklat, tanaman padi di Kecamatam Brang Rea yang merupakan lumbung beras Sumbawa Barat, juga diserang penyakit busuk leher yang disebabkan jamur. Sampai pekan kemarin, KCD setempat mencatat penyakit dimaksud telah menyerang tanaman padi sekitar satu hektare.
Dengan adanya kerjasama antar seluruh elemen masyarakat yang ada diwilayah Sumbawa, mulai dari pemerintah daerah, TNI dan masyarakat, maka diharapkan meningkatkan swasembada pangan diwilayah NTB, khususnya Kab. Sumbawa dapat terwujud.


SHARE THIS

Author:

0 komentar: