TIDAK MAU KECOLONG, BABINSA KORAMIL GERUNG AWASI PUPUK ORGANIK

Permasalah yang selama ini sering dihadapi oleh para petani terutama masalah pupuk  dapat teratasi, hal tersebut dikarenakan pada tanggal 6 April 2015 patani yang ada diwilayah gerung mendapatkan bantuan pupuk organik dari pemerintah. Sebanyak 2 Ton pupuk disalurkan oleh pemerintah kepada para kelompok tani yang ada diwilayah Gerung, penyaluaran pupuk organik tersebut langsung diawasi oleh para Babinsa, hal ini membuktikan bahwa TNI serius membantu petani dan pemerintah dalam memsukseskan program swasembada pangan. Pupuk organik yang disalurkan diwilayah gerung ini langsung diterima oleh kolompok tani Sadardiriq yang berada di dasan deres Kec. Gerung. 
Seperti apa yang disampaikan oleh Danramil 1606-04/Gerung Kapten Inf Marito, bahwa dalam proses pengolahan sawah hingga panen, ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan agar hasil yang diperoleh sesuai dengan target yang diharapkan, pertama tahap persiap/pembibitan, kedua pengolahan tanah/pupuk dasar seperti tanam jajar legowo, ketiga pemupukan susulan pertama, keempat pemeliharaan tanaman/pemupukan susulan kedua dan pengairan, Perawatan Hasil Tanam dan terakhir pelaksanaan panen. Bila tahapan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dosis yang telah ditentukan seperti apa yang disampaikan oleh PPL mengenai ukuran setiap 1 hektarnya 1000 kg pupuk organik ditambah 300 kg PPNPK dan ditambah 200 Kg pupuk urea, maka hasil yang dicapai dengan sistem penanaman jajarlegowo akan lebih meningkat 30 %  dari   hasil  biasanya,  sehingga   program  peningkat  swasembada   pangan    dapat 
terpenuhi.

Share on Google Plus

About Penrem162

0 komentar:

Posting Komentar