Senin, 09 Januari 2017

BABINSA DAN STAF KODIM 1606/LOBAR MENDAPAT PENGARAHAN DARI DANREM 162/WB

Pada senin, 9 januari 2017 pukul 09.05 Wita bertempat di Aula Batalyon Infanteri 742/SWY Gebang Mataram, Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf M.A. memberikan pengarahan kepada Prajurit Kodim 1606/Lobar yang dihadiri oleh para Danramil  dan Babinsa serta anggota Staf Kodim 1606/Lobar sejumlah 156 orang. Turut hadir pada acara tersebut Dandim 1606/Lobar Letkol Inf Ardiansyah, Kasdim 1606/Lobar, para Perwira Staf, para Danramil dan seluruh Babinsa kodim 1606/Lobar.. Dalam sambutannya Danrem mengajak seluruh anggota yang hadir untuk selalu bersyukur kepada Tuhan YME, ucapan permohonan maaf kepada seluruh babinsa karena baru ada kesempatan untuk bertatap muka karena beberapa hari lalu wilayah Korem 162/WB khususnya Kodim 1608/Bima terkena banjir bandang yang melanda kota Bima, 
tapi Danrem meminta kepada seluruh anggota untuk selalu memupuk semangat didalam pelaksanaan tugas. Selain itu Danrem juga menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya dan merasa bangga atas kinerja Babinsa selama ini, perkembangan situasi dan kondisi ditengah-tengah masyarakat harus bisa dimonitor dengan memberdayakan masyarakat sebagai sumber informasi, Perkembangan politik Negara-negara besar sebagai pelajaran, berbagai konflik di laut Cina Selatan yang saat ini belum tuntas. Sebagai aparat teritorial yang merupakan ujung tombak TNI AD harus mampu melaksanakan pendataan terhadap tamu tamu hotel sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya Imigran gelap. 
Saat ini kondisi krisis kepercayaan terutama dari kalangan mahasiswa, dikarenakan adanya beberapa kenaikan harga kebutuhan bahan pokok dalam negeri yang dianggap pemimpin tidak mampu untuk mengatasinya. Para Babinsa diharapkan bisa dan mampu meningkatkan fungsi Binter sebagai fungsi utama dengan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat dengan selalu berpegang teguh kepada 8 wajib TNI didalam pelaksanaan tugas,  selain itu Prajurit TNI harus bisa berperan sebagai pemimpin bagi rakyat, setinggi apapun pangkat dan jabatan, kalau tidak mampu menjadi pemimpin akan sia sia.  
Babinsa harus mampu mendeteksi dan meredam adanya isu konflik di wilayah dengan membekali diri dengan 5 kemampuan teritorial diantaranya Temu cepat lapor cepat, Manajemen teritorial, Penguasaan wilayah, Binkamra atau pelatihan bela negara dan kemampuan komunikasi sosial.  Hal yang tidak kalah pentingnya setiap Babinsa harus mampu menggunakan semua media komunikasi ke hal-hal yang positif. Diakhir pengarahan, Danrem berpesan agar melaksanakan tugas dengan tulus ikhlas, bersifat Empati, Berani dan  Jujur serta nyatakan perang terhadap Narkoba untuk kepentingan bangsa dan negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar