TRENDING

Rabu, 28 Maret 2018

Tugas Perbantuan Pengamanan, Korem 162/WB Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak NTB





Beberapa tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Juni mendatang khususnya di Provinsi NTB sudah dilaksanakan. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pengamanan Pilkada di wilayah NTB, Korem 162/WB melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan Pilkada serentak di lapangan Mandalika Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (28/3).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., selaku Pimpinan Apel dalam amanatnya menyampaikan apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka tugas perbantuan pengamanan Pilkada serentak di wilayah NTB tahun 2018. “Tugas perbantuan pengamanan Pilkada serentak ini diatur dalam Pasal 7 ayat (2) huruf b angka 10 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI”, sebut Farid.

Dilanjutkannya, melalui kegiatan apel gelar pasukan hari ini agar para Prajurit memahami dan mengetahui mengenai kapasitas dan prosedur tugas perbantuan pengamanan yang akan dilakukan saat pelaksanaan kegiatan Pilkada serentak di wilayah NTB Juni mendatang.

“Khususnya dalam mengantisipasi kemungkinan timbulnya konflik sosial pada Pilkada serentak tahun 2018, TNI sebagai penguatan pengamanan dalam membantu Polri melalui Kotama Ops TNI (AD, AL, AU) harus bersinergi dengan Polri yang ada di daerah”, sambungnya.

Terkait Netralitas TNI, Farid kembali menegaskan bahwa Netralitas TNI merupakan upaya yang dilakukan oleh Panglima TNI sebagai bentuk tanggung jawab agar TNI benar-benar tidak masuk kedalam ranah politik praktis sehingga pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah NTB berjalan sukses, aman dan lancar.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut memberikan penjelasan tentang implementasi Netralitas TNI pada penyelenggaraan Pilkada serentak 2108. Menurutnya implementasi tersebut diantaranya mengamankan penyelenggaraan Pilkada sesuai tugas dan fungsi perbantuan TNI kepada  Polri diseluruh tahapan  Pilkada, baik secara tertutup maupun terbuka. Satuan/perorangan  tidak  berkampanye atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada salah  satu pasangan calon Kepala Daerah. Satuan/perorangan/fasilitas tidak dilibatkan  dalam rangkaian kegiatan Pilkada  dalam bentuk  apapun dan tidak memberikan komentar, penilaian, mendiskusikan dan memberikan arahan appaun terhadap para calon kontestan Kepala daerah”, pungkasnya.

Terpisah, Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan sebelumnya kegiatan seperti ini pernah dilakukan dalam  bentuk apel sinergitas TNI Polri dalam rangka pengamanan Pilkda serentak Juni mendatang. Namun lanjut Dahlan, kali ini dilakukan guna menyegarkan kembali Pemahaman para Prajurit korem 162/WB  tentang prosedur perbantuan pengamanan kepada pihak Kepolisian khususnya didaerah sekaligus mengingatkan kembali tentang Netralitas TNI kepada seluruh Prajurit.

Ditambahkannya, hari ini seluruh personel jajaran Korem 162/WB se Pulau Lombok hadir mengikuti Apel Gelar pasukan perbantuan pengamanan mulai dari Dandim, para Kasi Korem 162/Wb, Perwira, Bintara dan Tamtama”, tutupnya.

Di wilayah Provinsi NTB sendiri akan dilaksanakan empat Pilkada serentak yakni pemilihan Gubenur dan wakil Gubernur NTB, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat dan Lombok Timur, dan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bima.

Posting Komentar

 
Back To Top