TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Latihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Latihan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Maret 2018

SIAPKAN PELETON TANGKAS, YONIF 742/SWY DAN KOMPI B YONZIPUR 18/YKR LAKSANAKAN PENGAMBILAN DATA AWAL NILAI GARJAS DAN LATBAK

Ajang bergengsi Peleton Tangkas (Tontangkas) yang digelar setiap enam bulan sekali oleh TNI AD secara terpusat yang diikuti oleh seluruh satuan tempur (Satpur) dan bantuan tempur (Banpur) jajaran TNI AD ini mendapat perhatian khusus para Pimpinan mulai dari Pangdam, Danrem maupun para Danyon.

Di wilayah Korem 162/WB, ada satu Batalyon yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Tontangkas yakni Yonif 742/SWY dan Kompi B Yonzipur 18/YKR yang memiliki induk satuan di Gianyar Bali.

Kaitan dengan itu, seluruh Prajurit disatuan tersebut melaksanakan kegiatan tes kesegaran Jasmani (Garjas) dan pengambilan nilai latihan menembak yang digelar mulai Senin kemarin. 


Danyonif 742/SWY Letkol Inf M. Fuad Suparlin tadi pagi, Kamis (22/3) memantau langsung kegiatan Garjas dan Latihan menembak di lapangan tembak Yonif 742/SWY bersama Wadanyonif 742/SWY dan Pasilat Korem 162/WB.

Pada kesempatan tersebut, Fuad sapaan akrab Danyon menyampaikan kegiatan latihan ini dilakukan untuk pemgambilan data awal dalam rangka persiapan menghadapi Tontangkas mendatang.

"Data awal ini nantinya yang akan digunakan untuk memacu pembinaan baik fisik maupun ilmu pengetahuan dasar-dasar Kemiliteran dan latihan menembak sesuai dengan kriteria yang akan dilombakan", ungkap Fuad.

Dilanjutkannya, sebelumnya Yonif 742/SWY pada tahun 2016 lalu pernah memperoleh juara 1 dalam ajang tersebut. Sehingga kata Fuad, itu menjadi acuan dan patokan untuk terus belajar dan berlatih agar tetap menjadi yang terbaik.

Terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., disela-disela kesibukannya memberikan apresiasi kepada Danyon 742/SWY maupun Pjs. Danki B Yonzipur 18/YKR. "Terimakasih kepada Danyon dan Pjs Danki B yang telah melakukan persiapan dengan mengambil data awal kemampuan Prajuritnya dalam rangka menghadapi Tontangkas Semester pertama tahun ini", kata Farid.

"Siapkan segala sesuatunya baik fisik maupun mental, atur jadwal kegiatan latihan dengan tetap mengedepankan faktor keamanan sehingga nantinya Peleton yang terpilih pada saat diundi ditingkat Pusat betul-betul siap pada saat bertanding", sambungnya.

Ditambahkannya, bagi personel yang nilainya masih kurang agar diberikan latihan secara khusus sehingga dapat mengimbangi nilai teman-temannya yang lain.
Farid berharap, prestasi tahun sebelumnya agar dapat dipertahankan sehingga nama baik satuan Yonif 742/SWY tetap terjaga.
"Laksanakan kegiatan latihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut serta berkesinambungan untuk memperoleh hasil yang maksimal", pungkasnya.

Kamis, 25 Januari 2018

Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Korem Gelar Latihan Minggu Militer


"Kegiatan latihan Minggu Militer yang dilaksanakan selama satu minggu setiap bulan ini sebagai wujud untuk menjaga kemampuan Prajurit agar tetap terpelihara dan terbina", kata Dankima Korem 162/WB Kapten Inf Marito selaku Komandan Latihan di sela-disela kegiatan latihan, Kamis (25/1).

Ia menambahkan kegiatan Minggu Militer yang dilaksanakan personel Korem kali ini yakni pemberian materi pengetahuan dasar-dasar militer diantaranya PBB dan PPM, melaksanakan kegiatan pembinaan jasmani militer yakni lari jalanan, latihan taktik dan teknik tempur dasar (pemberian perintah operasi, gerakan taktis di siang hari dan malam hari, patroli pengintaian, penghadangan, penyergapan dan penghancuran) di Gunung Pengsong Kecamatan Labuapi Lombok Barat.


"Salah satu bentuk kesejahteraan yang harus diberikan kepada Prajurit adalah kegiatan latihan baik latihan tempur, menembak ataupun latihan-latihan lainnya guna memelihara kesiapan perorangan ataupun kelompok/satuan yang pada akhirnya dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI khususnya Angkatan Darat dalam hal Korem 162/WB", jelasnya.

Sementara Danrem 162/WB Kolonel H. Farid Makruf, M.A., disela-sela kesibukannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pendudkung dan peserta latihan Minggu Militer yang dilaksanakan dengan baik walaupun medannya sedikit licin karena hujan, namun utamakan faktor keamanan baik sebelum, selama dan setelah kegiatan latihan.


Menurut Farid, kegiatan Minggu Militer merupakan program Komando Atas yang dilaksanakan diseluruh satuan jajaaran TNI Angkatan Darat.

"Laksanakan latihan Minggu Militer ini dengan baik sesuai dengan program latihan yang ada agar Prajurit Korem dan jajaran mempunyai kemampuan yang sama sehingga kapanpun dibutuhkan masyarakat, siap untuk digerakkan", pungkasnya.

Rabu, 29 November 2017

ASAH KEMAMPUAN PRAJURIT, KOREM 162/WB GELAR LATIHAN MENEMBAK

Dalam rangka meningkatkan kemampuan prajurit khususnya dalam bidang menembak senjata ringan, pada hari Selasa 28 Nopember 2017 hingga Kamis 30 Nopember 2017 Korem 162/WB melaksanakan kegiatan latihan menembak senjata ringan TW IV Ta. 2017. Bertempat di lapangan tembak Yonif 742/SWY, kegiatan latihan menembak diikuti oleh seluruh prajurit Korem 162/WB. Kegiatan latihan tidak hanya merupakan program yang harus dilaksanakan, namun juga merupakan suatu keharusan karena tidak ada prajurit yang hebat namun yang ada adalah prajurit yang terlatih.
Seperti apa yang disampaikan oleh Kasi Ops Korem 162/WB saat ditemui di lapangan tembak mengatakan bahwa salah satu keahlian atau keterampilan yang harus dikuasai oleh setiap prajurit yaitu menembak. Oleh sebab itu, keterampilan menembak menjadi salah satu syarat bagi para prajurit dalam tugas, seleksi pendidikan dan peningkatan profesionalisme.


Materi menebak Jatri TW IV tahun 2017 ini, sesuai direktif dari Kodam IX/Udayana dilaksanakan dengan materi pistol bagi Perwira dan senapan bagi Bintara dan Tamtama. Untuk sikap menembak pistol dilaksanakan satu sikap yakni berdiri dengan jarak 25 meter sedangkan untuk senapan sikap menembak dilaksanakan dengan tiga (3) sikap yaitu tiarap, duduk dan berdiri, dengan jarak 100 meter.
Dengan adanya kegiatan latihan yang dilaksanakan secara rutin, bertingkat dan berlanjut ini, diharapkan prajurit Korem 162/WB mampu menjadi prajurit yang terlatih dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas untuk menjaga keutuhan NKRI. 

Jumat, 17 November 2017

KOORDINASI ADALAH SALAH SATU KUNCI SUKSES ATAU TIDAKNYA SETIAP PELAKSANAAN TUGAS

Korem 162/WB menyelengarakan serangkaian latihan penanganan bencana alam dilaksanakan selama kurang lebih 5 hari mulai dari tanggal 14 sampai dengan 18 Nopember 2017, yang diawali dengan kegiatan teori selama dua hari, drill tehknis selama satu hari dan drill taktis akan dilaksanakan selama dua hari. Dengan adanya kegiatan latihan diharapkan para anggota akan semakin profesional dalam menjalankan tugas, mengingat tidak ada prajurit yang hebat namun yang ada yaitu prajurit yang terlatih. Latihan yang telah berlangsung selama 5  mulai Selasa (14/11) hingga hari ini di Mataram.
Kasiops Korem 162/WB  Letkol Inf Komang Agus, S.P., S.Sos. menyampaikan hari ini merupakan puncak  kegiatan latihan penanganan bencana alam yang dilaksanakan Korem 162/WB dengan latihan metode drill taktis sebagai pengabungan seluruh materi baik teori maupun praktek drill teknis yang dilaksanakan kemarin (16/11).
 
Ia menambahkan latihan drill taktis ini langsung dihadapkan seolah-olah dengan situasi keadaan medan yang sebenarnya dan dilaksanakan di dua tempat. Pertama untuk latihan penanggulangan banjir di Pantai Induk Desa kuranji Kec. Labuapi, sedangkan latihan penanggulangan bencana tanah longsor digunung pengsong Desa kuranji  Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat.
Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., yang hadir langsung menyaksikan latihan tanggap darurat bencana alam banjir, disela kegiatan tersebut sembari memberikan semangat membangkitkan moril kepada prajurit yang sudah beberapa hari melaksanakan latihan juga berkesempatan memberikan pengarahan yang intinya latihan ini bertujuan untuk melatih kemampuan, kesiapan Prajurit  Satuan di jajaran Korem 162/WB dan memberikan pengalaman tentang bagaimana penanganan bencana.
 
Selain itu Danrem 162/WB juga memberikan penjelasan tentang tata urutan atau prosedur yang dilakukan dalam penanganan bencana alam banjir, “mulai dari bagaimana para prajurit mendapat perintah, mengumpulkan keterangan atau informasi, koordinasi, pendirian posko, mengorganisir/pembagian tugas sesuai kelompok, pergeseran pasukan dari posko ketempat terjadinya bencana, melaksanakan tehnik pengamanan, melaksanakan prinsip-prinsip penyelamatan skala prioritas seperti disampaikan pemateri dari basarnas tentang evakuasi korban juga pendataan terhadap kemungkinan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana”.
Hal ini harus dilatihkan mengingat bencana alam bisa datang kapan saja dimana saja, dalam bentuk apa saja agar para Prajurit jajaran Korem 162/WB lebih siap mana kala dihadapkan dengan Tugas sebenarnya dalam tanggap darurat Penanggulangan Bencana Alam, ungkap Danrem.
 
“Adapun hal lain yang juga tidak kalah penting adalah melatih untuk membiasakan berkoordinasi antar instansi terkait sampai ketingat terkecil seperti tim atau unit mengingat koordinasi mudah diucapkan namun sering kali susah dalam pelaksanaan atau penerapan dilapangan, padahal kita ketahui bersama gagal atau  keberhasilan suatu kegiatan salah satunya didukung oleh koordinasi yang baik” tegas Danrem.
Hal menarik lainnya antusias warga pantai induk yang menyaksikan bahkan ikut membantu para Prajurit yang sedang melaksanakan latihan bahkan ada yang sampai menangis meneteskan air mata menyaksikan latihan serta keakraban para peserta latihan dengan masyarakat sekitar. Salah seorang warga setempat Inaq Sairah, 73 tahun menyampaikan rasa haru, bangga dan senang serta mendoakan agar bapak-bapak TNI senantiasa selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan serta tetap menjalin keakraban dengan masyarakat disekitar.


Kamis, 16 November 2017

ASAH KEMAMPUAN PRAJURIT, KOREM 162/WB GELAR LATIHAN TEKNIS

Prajurit Korem 162/WB Lat Gulben
Korem 162/WB menyelenggarakan latihan Drill Teknis penanggulangan bencana alam pada Kamis (16/11) di Lapangan Yonif 742/SWY Mataram. Sebelum pelaksanaan latihan Drill Teknis diawali dengan pemberian materi kepada seluruh peserta latihan yang diikuti oleh personel jajaran Korem 162/WB dan Kodim se Pulau Lombok tentang penanggulangan bencana alam selama dua hari oleh para pemateri. Adapun beberapa materi pokok dalam latihan drill teknis antara lain latihan mendirikan posko lengkap dengan sketsel data yang diperlukan, mendirikan dapur lapangan, latiha pergeseran pasukan dari posko ke daerah terjadinya bencana, latiahn mengevakuasi, latihan mengorganisr secara cepat tim evakuasi lapangan, latihan cara memberikan informasi/himbauan kepada masyarakat terkait bencana, latihan pendataan jumlah kerugian korban.

“Berbekal materi tersebut para peserta akan melaksanakan latihan drill teknis selama sehari”, ungkap Kasiops Rem 162/WB Letkol Inf Komang Agus, S.P., S. Sos. Setelah dua hari mendapatkan meteri teori, para peserta latihan penanggulangan bencana alam pada hari ke tiga melaksanakan latihan drill teknis semua materi teori. Adapun tujuan dilaksanakan latihan ini dalam rangka memadukan antara teori dengan praktek sehingga pada saat latihan drill taktis besok di medan sebenarnya, masing-masing bagian orang perorang sesuai tugas dan fungsi tidak mengalami kesulitan pada saat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh baik secara teori maupun praktek tentang penanggulangan bencana. Pada kesempatan tersebut Kasiops Korem 162/WB memyampaikan agar para peserta mengikuti jalannya latihan secara serius sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai sesuai dengan sasaran latihan. Selain itu, ia juga berharap kegiatan latihan ini nantinya kedepan dapat digunakan sebagai referensi dalam penanganan bencana di daerah manakala dihadapkan dengan tugas dalam situasi yang sebenarnya.



Selasa, 14 November 2017

KOREM 162/WB GELAR KEGIATAN LATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA

Bertempat di Mayonif  742/SWY pada hari Selasa 14 Nopember 2017 Korem 162/WB menggelar kegiatan latihan penanggulangan bencana  tahun  2017. Kegiatan latihan tersebut diikuti oleh anggota jajaran Korem 162/WB dan anggota Kodim se Pulau Lombok.  Kegiatan latihan dimulai pukul 07.00 Wita dan diawali dengan pelaksanaan apel  pengecekan peserta latihan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi  oleh BPBD  Prov. NTB. Selain penyampaian materi penanggulangan bencana oleh BPBD Prov. NTB, pada kesempatan tersebut Danrem 162/WB juga memberikan jam Komandan kepada seluruh peserta latihan. 
Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., menyampaikan kepada seluruh peserta latihan untuk mengikuti kegiatan latihan tersebut dengan bersungguh-sungguh, karena kita sebagai anggota TNI harus selalu siap membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi diwilayah kita. Untuk itu Danrem berharap kepada seluruh anggota agar benar-benar memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh pelatih, sehingga saat pelaksanaan tugas dilapangan para anggota akan selalu siap dan tau akan berbuat apa manakala dihadapkan dengan situasi dan kondisi yang sesungguhnya. 
Danrem juga menekankan kepada seluruh peserta latihan baik pelaku maupun penyelenggara agar mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan, baik itu kegiatan latihan maupun kegiatan penanggulangan bencana alam yang sesungguhnya. Danrem juga menyampaikan kepada seluruh anggota dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana jangan menunggu perintah, laksanakan tugas mulia ini dengan penuh keihklasan namun demikian harus tetap memperhatikan keamanan diri-sendiri dan hal yang paling penting yang harus dilakukan yaitu koordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga apabila kita tidak sanggup menangani sendiri segeralah minta bantuan kepada ahlinya, sehingga penanganan korban tidak tertunda. Kegiatan latihan ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 5 hari mulai dari tanggal 14 sampai dengan 18 Nopember 2017, yang diwali dengan kegiatan teori selama dua hari, drill  tehknis selama satu hari dan drill taktis akan dilaksanakan selama dua hari. Dengan adanya kegiatan latihan diharapkan para anggota akan semakin profesional dalam menjalankan tugas, mengingat tidak ada prajurit yang hebat namun yang ada yaitu prajurit yang terlatih.



Selasa, 24 Oktober 2017

PENGETAHUAN DASAR KEMILITERAN, HARUS DIKUASAI OLEH SETIAP PRAJURIT





Selasa 24 Oktober 2017, bertempat dilapangan Makorem 162/WB kegiatan minggu militer di mulai setelah pelaksanaan kegiatan pael pagi. Tidak hanya anggota Makorem 162/WN yang ikut dalam kegiatan tersebut anggota prajurit dari Dinas Jawatan jajaran Korem 162/WB dan anggota Yonif 742/SWY juga bergabung menjadi satu dalam pelaksanaan kegiatan minggu militer. Para prajurit diberikan berbagai  pengetahuan ilmu dasar kemiliteran  seperti Longmalap yang disampaikan oleh Denkesyah Mataram, pengetahuan mengenai kendaraan dan bongkar pasang senjata  dari Denpal Mataram. 
Berbagai materi yang disampaikan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengingatkan kembali para prajurit mengenai ilmu dasar kemiliteran dan untuk mengasah kemampuan pra prajurit saja, namun juga bertujuan untuk memberikan bekal kepada para prajurit karena materi yang diberikan seperti pertolongan pertama lapangan (Longmalap) tersebut sangat berguna bilamana para prajurit saat berada dilapangan menemukan masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan maka dengan pengetahuan yang diberikan oleh Denkesyah Mataram ini dapat membantu orang lain.
 Selain itu pengetahuan mengenai kendaraan dan cara mengemudi yang baik juga sangat berguna mengingat saat ini hampir setiap orang memiliki kendaraan baik roda dua maupun roda empat, pengetahuan mengenai cara mengemudi yang baik sangat dibutuhkan oleh setiap orang sehingga akan menghindarkan kita dari kecelakaan. Seperti apa yang disampaikan oleh Koordinator latihan yaitu Mayor Inf Gaguk SY. Pasi Lat Korem 162/Wb mengatakan bahwa berbagai materi yang diberikan dalam kegiatan minggu militer ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas para prajurit, namun juga sangat berguna dan bermanfaat  dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari. Mayor Inf Gaguk SY mengatakan kepada seluruh prajurit agar benar-benar memperhatiakan setiap materi yang disampaikan, sehingga berbagai materi yang diberikan dalam kegiatan minggu militer ini dapat terus diingat, jangan hanya didengar dan berlalu begitu saja karena ilmu tidak akan pernah habis dan tidak akan pernah ada matinya untuk kita cari dan kita pelajari.     

Senin, 23 Oktober 2017

SELURUH ANGGOTA PRAJURIT JAJARAN KOREM 162/WB MENGIKUTI KEGIATAN MINGGU MILITER DI MAKOREM 162/WB

Kegiatan minggu militer yang dilaksanakan setiap bulan pada minggu keempat tersebut, tidak hanya bertujuan untuk mengingatkan kembali para prajurit mengenai ilmu-ilmu dasar kemiliteran saja, namun juga bertujuan untuk mengasah kemampuan para prajurit dibidang kemiliteran sehingga nantinya para prajurit dapat melaksanakan tugasnya dengan profesional. 
Seperti pelaksanaan minggu militer pada bulan Oktober 2017 ini, pada hari Senin 23 Oktober 2017 seluruh anggota prajurit jajaran Korem 162/WB melaksanakan kegiatan latihan minggu militer di lapangan Makorem 162/WB. Setelah pelaksanaan kegiatan upacara Bendera, para anggota prajurit langsung melaksanakan kegiatan latihan PBB, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan latihan Pam VVIP, Navigasi Darat, Long Malap, Pionir dan Niksarpur.  
Kegiatan latihan yang dilaksanakan tersebut diawasi langsung oleh
Kepala Staf Korem 162/WB Letkol Inf Hery Setiyanto, S.I.P..  Pada kesempatan tersebut Kasrem menyampaikan bahwa kegiatan latihan ini tidak hanya merupakan program dari komando atas, namun juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan para prajurit, sehingga apapun tugas yang dihadapi oleh prajurit dapat diselesaikan dengan baik. Kedepan kegiatan minggu militer akan terus dilaksanakan sesuai dengan protap yang telah ditentukan, agar nantinya para prajurit khususnya yang bertugas disatuan teritorial dapat menjalankan tugasnya dengan profesional.   

 
Back To Top