TRENDING
Tampilkan postingan dengan label gotong royong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gotong royong. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Januari 2019

Penuh Semangat, Babinsa Matua Bantu Warga Cor Tower Air Wudhu' dan MCK Masjid

Dompu - Babinsa Matua Koramil 1614-01/Dompu Serma Hurman memberikan semangat kepada warga binaannya saat mengecor tower penampung air wudu' dan MCK di Masjid Jami Babussalam Dusun Rasanggaro Desa Matua Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, Kamis (3/1).

Pengecoran tower dan MCK tersebut dilakukan bersama Babinkamtibmas dan puluhan warga setempat secara bergotong royong dan penuh kebersamaan.

Danramil 1614-01/Dompu Kapten Inf I Ketut Sugra memberikan apresiasi kepada Babinsanya atas kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat. "Setelah apel pagi, Babinsa Matua langsung ijin ke lokasi gotong royong di desa binaannya," sebut Ketut Sugra.

Menurutnya, keberadaan anggota Babinsa dalam hal ini memang sudah seharusnya, apalagi tower penampungan air dan MCK tersebut untuk kepentingan umum, lebih-lebih masjid tempat ibadah.

Dalam hal ini, lanjut kapten Sugra, Babinsa sudah mengetahui tugas pokoknya sebagai seorang pembina desa yang setiap saat harus bersama warga binaannya.

Sementara Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Arief Hadiyanto, S.IP., disela-sela kesibukannya mengatakan Babinsa di jajajaran Kodim Dompu akan terus pro aktif membantu masyarakat terutama mengenai kebutuhan bersama dalam hal ini untuk kepentingan umum.

"Itu menjadi skala prioritas untuk diselesaikan secara cepat dan tepat," tegasnya.

Dilanjutkannya, pihaknya akan terus melakukan komunikasi sosial dengan warga binaan sehingga Babinsa dalam hal ini akan terus berada ditengah-tengah masyarakat untuk menyerap sekecil apapun informasi dari masyarakat.

"Dengan kedekatan dan kebersamaan yang sudah terbangun, masyarakat jangan ragu-ragu  untuk menyampaikan permasalahannya kepada para Babinsa terutama untuk kepentingan umum," pungkasnya.

Kamis, 27 Desember 2018

Babinsa Batu Layar Gotong Royong Bersama Masyarakat

Lombok Barat - Babinsa Desa Batu Layar Koramil 1606-07/Gunungsari Serda Parhan Taufik melaksanakan gotong royong rabat jalan bersama warga dusun binaannya di Dusun  Batu Layar Desa Batu Layar Kecamatan Batu Layar Lombok Barat, Kamis (27/12).

Rabat jalan sepanjang 600 meter tersebut menggunakan anggaran dana desa (ADD) Desa Batu Layar.

Danramil 1606-07/Gunungsari Kapten Chb Danang Kristianto menyampaikan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk membangkitkan kembali jiwa gotong royong yang dulu merupakan ciri khas masyarakat Indonesia. "Semangat jiwa gotong royong ini yang mulai terkikis, namun dengan berjalannya waktu masyarakat masih rindu dengan kebersamaan seperti ini khususnya untuk membangun fasilitas umum," jelas Danang.

Menurutnya, budaya gotong royong ini sangat membantu meringankan beban karena satu dengan yang lainnya saling bahu-mambahu bekerja sama menyelesaikan pekerjaan. "Gotong royong ini sesuai dengan pepatah berat sama dipikul ringan sama dijinjing," kata Danang sambil tersenyum.

Terpisah Dandim 1606/Lobar Letnan Kolonel Czi Joko Sumanto, S.IP., disela-sela kesibukannya mengapresiasi anggota Babinsanya yang tidak mau perpangku tangan melihat warga binaannya merabat jalan.

"Mereka akan turun langsung membantu warganya terutama terkait dengan pembangunan fasilitas umum untuk kepentingan bersama," paparnya.

Babinsa dalam hal ini, lanjut Joko, sebagai ujung tombak satuan di desa harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat sehingga setiap informasi yang ada di Desa binaan bisa diperoleh secepat mungkin untuk diolah dan dilaporkan ke satuan atas.

Rabu, 19 September 2018

Prajurit Korem 162/WB Bantu Bongkar dan Distribusikan Bantuan Dari Jakarta Untuk Gempa Lombok

Kapal Laut KM Cemara 2 Nusantara siang kemarin berlabuh di Pelabuhan Carik Desa Anyar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU), Selasa (18/9). Kapal laut ini membawa ribuan koli barang bantuan dari masyarakat Jakarta untuk diberikan kepada masyarakat KLU yang terkena musibah gempa bumi beberapa waktu lalu.

Bantuan berupa beras, tepung terigu, supermi dan matras serta pakaian layak tersebut langsung diterima BPBD KLU...untuk didistribusikan ke lima kecamatan di KLU. Sejumlah personel TNI dari Korem 162/WB dan jajaran dengan kendaraan truknya membantu pembongkaran dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat KLU hingga malam hari.

Mayarakat yang menerima bantuan merasa senang atas bantuan yang datang selama ini dengan mengucapkan terimakasih.

Selasa, 04 September 2018

Anggota Posramil Belo dan Warga Ngali Gelar Kurve Pembersihan Sisa Kebakaran

Penrem 162/WB
Selasa, 4 September 2018
Tak hanya membantu saat proses pemadaman api yang meluluhlantahkan 6 rumah panggung di Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Senin (3/9) kemarin. Pada proses pembenahan dan merapikan puing-puing sisa kebakaran pun menjadi agenda Personel Posramil Belo, Selasa (4/9) pagi ini.

Koramil 1608-04/Woha di bawah komando  Dpp. Danramil Woha Kapten Kav Sukahar mengatakan, pagi ini mulai pukul 07:30 WITA, bertempat di lokasi kebakaran pemukiman warga di Dusun Rade Bari, Desa Ngali, Personel Posramil Belo, bersama warga melaksanakan kurve membersihkan puing-puing rumah warga yang terkena dampak kebakaran, kemarin sore.

Kata Sukahar, dari kebakaran tersebut, 6 unit rumah p;anggung 12 tiang rata dengan tanah sementara ada 4 unit rumah panggung yang rusak.

"Dan kegiatan kami di lokasi sisa kebakaran kemarin meliputi pembersihan puing-puing bangunan baik kayu dan seng. Kami pun melakukan pengecekan arus listrik agar tidak terjadi konslet pasca insiden ini," ungkap Sukahar, Selasa (4/9/2018) pagi.

Dia pun membantu, anggota Posramil Belo juga membantu warga mengumpulkan dan mencari barang-barang berharga yang mungkin selamat dari kebakaran. Sukahar juga menghimbau kepada warga anggota tani, jika ada Alsintan yang rusak dan terbakar agar dilaporkan ke pihaknya.

"Kegiatan pembersihan hanya berlangsung sampai dengan pukul 09:00 WITA dan kegiatan selesai dalam keadaan aman dan tertib," ucapnya. (Kodim 1608/Bima)

Rabu, 01 Agustus 2018

TNI Gelar Karbak Bantu Bersihkan Puing-Puing Gempa Bumi

Ratusan personel Kodim 1615/Lotim bersama anggota Korem 162/WB dan Pramuka Saka Wira Kartika binaan Korem 162/WB sejak pagi tadi hingga sore melaksanakan karya bhakti membersihkan puing-puing akibat gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter pada Minggu lalu, Rabu (1/8).

Usai apel pengecekan, seluruh personel langsung dibagi menjadi 5 kelompok dengan target ditiap-tiap desa se Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur.

Menurut Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., menyampaikan karya bhakti ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah bencana gempa bumi.

"Sesuai data yang sudah dihimpun, ribuan rumah yang rusak berat maupun ringan baik yang ada di Kecamatan Sembalun maupun Sambalia akan kita bantu bersihkan", ungkapnya.

Namun untuk pembangunannya sambung Agus, sesuai petunjuk dan arahan dari pimpinan akan diserahkan kepada warga mengingat anggaran dana akan diserahkan langsung kepada masing-masing warga yang rumahnya rusak oleh BNPB yang pelaksanaan dibantu dan diawasi oleh Gubernur ataupun Bupati Lombok Timur.

Ditambahkannya, hingga sore tadi puluhan rumah sudah dibersihkan dan siap untuk dibagun kembali oleh pemiliknya, hanya Peskesmas pembantu yang masih dilanjutkan esok hari", pungkasnya.

Terpisah Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., disela-sela kesibukannya menegaskan karya bhakti tersebut akan digelar hingga tuntas baik yang ada di Kecamatan Sembalun maupun di Kecamatan Sambalia.

"Ini upaya kami sebagai aparat Komando Teritorial yang ada di wilayah untuk membantu masyarakat yang terkena musibah gempa", sebut Rizal sapaan akrab Danrem.

Dilanjutkannya, anggaran dana yang akan diberikan nanti untuk renovasi ataupun bangun ulang bagi yang rumahnya rusak berat sesuai petunjuk dan arahan Presiden RI kepada Menteri PUPR saat kunjungan dilokasi bencana yakni sekitar 40 hingga 50 juta rupiah per keluarga, namun itu dilihat berdasarkan tingkat kerusakan rumah.

"Semoga cuaca tetap mendukung sehingga proses pembersihan secepatnya bisa diselesaikan sehingga warga secepatnya bisa membangun dan menempati rumahnya kembali", tandanya.

Senin, 23 Juli 2018

Dandim : "Melalui TMMD ke 102, Jangan Siakan Kepercayaan Rakyat"

TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan operasi bhakti TNI yang dilakukan jauh sebelumnya sebagai upaya TNI untuk mendekatkan diri dengan rakyat dalam rangka kemanunggalan TNI - Rakyat.

Saat ini, Rakyat memposisikan kepercayaannya terhadap TNI diatas lembaga-lembaga lain. Untuk menjaga dan memelihara hal tersebut tentunya lebih berat dari pada memperjuangkannya.

Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., selaku Komandan Satgas TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim NTB mengucapkan terimakasih dan rasa syukur atas kepercayaan tersebut. "Alhamdulillah hingga saat ini, kepercayaan masyarakat terhadap TNI sangat baik", ungkapnya.

Kepercayaan itu sambungnya, harus bisa dijaga, dipelihara dan ditingkatkan, salah satunya melalui program TMMD ke 102.

"Keberadaan Satgas TMMD ke 102 di Kabupaten Lombok Timur dengan jumlah penduduk terbesar di NTB harus bisa memberikan nilai lebih dan positif sehingga kepercayaan rakyat tidak luntur dan pudar", harapnya.

Dilanjutkannya, TMMD ini memiliki manfaat yang sangat besar, bukan hanya hasilnya secara fisik dengan pembangunan jalan maupun sarana dan fasilitas umum lainnya. Namun lebih jauh dari itu yakni menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan diantara kami, menggiatkan kembali semangat gotong royong yang sudah mulai memudar di pedesaan, mencerdaskan masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan, dan masih banyak lagi lainnya.

Agus berpesan kepada seluruh personelnya agar membaur dan menyatu dengan masyarakat karena mereka adalah ibu kandung kita TNI, hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan personel sendiri, orang lain maupun satuan", pungkasnya.

Minggu, 15 Juli 2018

TMMD 102 Kodim 1615/Lotim Tumbuhkan Kebersamaan Dengan Silaturrahmi

Disela-sela kesibukannya, Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., bersama anggota Satgas TMMD ke 102 tahun 2018 wilayah Kabupaten Lombok Timur menyempatkan diri untuk berkunjung kerumah warga di Desa Sukadamai Kecamatan Jerowaru.

Salah satu rumah yang dikunjungi rombongan Dandim adalah rumah H. Muhammad Husni yang merupakan tokoh agama Desa Sukadamai. H. Muhammad Husni dengan senang hati menyambut kehadiran rombongan.

"Alhamdulilah, kunjungan ini merupakan kunjungan silaturrahmi seorang anak kepada orang tua", ungkap Agus mengawali obrolannya dengan tokoh agama tersebut.

Dilanjutkannya, TMMD kali ini juga akan menyasar perehaban musholla salah satunya Musholla Nurul Islam yang berukuran 6 x 6 meter tempat H. Muhammad Husni mengajar anak-anak mengaji. "Selain perehaban, ada penambahan bangunan atas permintaan masyarakat diluar program TMMD yakni pembuatan teras dan tempat wudhu dengan dana swadaya masyarakat", kata Dandim yang juga selaku Dansatgas TMMD tersebut.

Sementara, H. Muhammad Husni mengucapkan terimakasih atas kehadiran Dandim berserta rombongan. "Terimkasih atas waktu dan kunjungan Bapak Komandan ke gubuk kami", ungkapnya.

Dikatanya, program TMMD di kampung tempat kami ini sangat membantu masyarakat khususnya perehaban musholla Nurul Islam, apalagi dengan kesiapan personelnya untuk membantu penambahan bangunan teras dan tempat wudhu di musholla tersebut.

"Musholla ini alhamdulillah ramai digunakan untuk sholat berjamaah maupun anak-anak mengaji dan semoga ini menjadi salah satu catatan amal ibadah untuk kita semua ", pungkasnya.

Sabtu, 14 Juli 2018

TNI AD mulai rehab Rumah Zohri, Sinergitas Komponen Bangsa*

Sejak pagi tadi, rumah peraih piala emas lomba lari 100 meter Finlandia Lalu Muhammad Zohri di Dusun Karang Pengsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai dibongkar sejumlah personel TNI yang dibantu masyarakat setempat, Sabtu (14/7).

Menurut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., saat diwawancarai sejumlah media dilokasi menyampaikan pembongkaran tersebut dilakukan berdasarkan hasil koordinasi pihaknya bersama keluarga Lalu Muhammad Zohri dan Alhamdulillah keluarganya semalam (Jumat kemarin malam) mengijinkan dan merestui perehaban ini.


Namun sambungnya, perehaban ini tidak mengubah konsep aslinya dengan tetap menggunakan kayu dan atapnya menggunakan genteng sesuai permintaan dari pihak keluarga sehingga tidak merubah kesan aslinya. "Cuma konsep bangunananya yang akan kami lebarkan 1 meter ke belakang supaya lebih luas dengan atap naik menjadi menjadi 3 meter agar lebih nyaman", ungkap Rizal.

Dilanjutkannya, di dalam ruangan akan kami pasang keramik, dibuatkan ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan dapur yang sebeumnya belum ada kamar mandi dan dapur dengan harapan sekembalinya nanti lebih bisa meningkatkan prestasinya di tingkat internasional.

Terkait seluruh biaya kata Rizal, Alhamdulillah sudah banyak donasi dari seluruh Indonesia dan juga banyak yang sudah menghubungi kami untuk membantu, salah satunya ITDC untuk di wilayah NTB. "Jumlah anggaran perehaban rumah masih dihitung oleh Danden Zibang 2/IX Mataram Letkol Czi dan direncanakan satu bulan kedepan sudah selesai karena dibantu masyarakat dan steakholder yang lain", kata pria kelahiran Jakarta tersebut.

Selain perehaban rumah tambah Rizal, juga akan dilakukan perabatan jalan. "Kami  juga akan mengerjakan fasilitas umum berupa perabatan jalan sekaligus pemasangan lampu penerangan jalan agar nyaman digunakan oleh masyarakat dan anak-anak juga bisa bermain dengan aman", pungkasnya.

Selain personel TNI yang melaksanakan pembongkaran dan perehaban, terlihat juga dilokasi anggota PLN untuk membantu memasang lampu jalan dan dari BPN untuk mengukur luas tanah milik keluarga Lalu Muhammad Zohri dalam rangka pembuatan sertifikat.
 
Back To Top