Senin, 19 Maret 2012

UPACARA BENDERA TUJUHBELASAN DI KOREM 162/WB


Korem 162/WB melaksanakan upacara bendera tujuh belasan bulan Maret 2012 pd tgl 19/3 2012 bertempat di lapangan Yonif 742/Swy, bertindak selaku Irup Danrem 162/WB Kolonel Inf Heru Suryono,S.IP, hadir pula pada pelaksanaan upacara tersebut Dan Lanud Rembige, Dan Lanal Mataram, Dandim 1606/Lobar, para Kasirem, Dan Yonif 742/Swy, para Dan/Ka/Pa Satdisjan serta peserta upacara terdiri dari satuan jajaran Korem 162/WB, satuan Lanud Rembige dan satuan Lanal Mataram. Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem 162/WB menekankan kepada seluruh satuan di jajaran TNI untuk segera menyiapkan laporan evaluasi Progja secara jujur, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan tepat waktu sebagai realisasi dari komitmen TNI dalam mendukung reformasi birokrasi guna mewujudkan clean goverment dan good goverment, perkembangan situasi gelobal secara spesifik mempengaruhi kondisi nasional khususnya terhadap ketersediaan energi dunia (BBM) yang semakin langka sehingga berdampak kepada stabilitas ekonomi, terkait dengan rencana pemerintah yang akan menaikan harga BBM per 1 April 2012 untuk itu kepada seluruh jajaran TNI dimanapun bertugas dan berada untuk tetap mengikuti perkembangan yang ada guna mengamankan dan mengawal realisasi kebijakan pemerintah tersebut. Sebagai tindak lanjut terhadap prediksi situasi yang akan terjadi terkait beberapa hal yang telah diuraikan diatas dan guna pelaksanaan tugas kedepan, saya sampaikan beberapa atensi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sebagai berikut : Pertama, pegang teguh serta tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral serta etika dalam pelaksanaan tugas. Keyakinan akan kebenaran tugas, salah satunya adalah karena kita yakin bahwa tugas yang kita emban semata-mata demi kepentingan bangsa dan negara, seperti yang diajarkan dalam agama dan keyakinan kita. Kedua, kepada para unsur pimpinan dan perwira agar senantiasa memberikan pencerahan kepada anggota satuannya berupa informasi dan sosialisasi yang sesuai aturan agar tiap prajurit memahami mengapa tugas itu harus dilaksanakan. Ketiga, laksanakan langkah-langkah penghematan penggunaan anggaran APBN, penghematan penggunaan BBM dan listrik, mencegah penyelundupan dan penimbunan BBM, membantu kelancaran distribusi BBM serta mengawasi kelancaran pemberian bantuan langsung kepada masyarakat yang kurang mampu sebagai upaya mendukung pemerintah dalam meringankan beban masyarakat dari dampak kenaikan BBM. Keempat, pelihara dan tingkatkan hubungan kerjasama dan koordinasi yang erat antar Angkatan maupun Kepolisian RI, khususnya dalam menyikapi situasi yang berkembang dan membahayakan persatuan serta kesatuan bangsa. Tingkatkan ” kesiap-siagaan ” untuk melaksakan ”OMSP” khususnya berkaitan dengan ”tugas perbantuan” kepada POLRI maupun pemerintah daerah, dalam rangka mengamankan kebijakan pengurangan subsidi BBM.

 Oleh : Penrem 162/WB

SHARE THIS

Author:

0 komentar: