Kamis, 03 Oktober 2013

RAKOR LINTAS SEKTORAL DALAM RANGKA PAM GIAT IMBANGAN KTT APEC DI BALI TAHUN 2013


Pada hari Kamis 3 Oktober 2013, bertempat di Kantor Kapolda NTB di gelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan kegiatan operasi imbangan KTT APEC di Bali tahun 2013, yang akan diikuti oleh 21 negara dan sebanyak 1200 pengusaha dari berbagai negara hadir dalam kegaitan tersebut.
Oleh sebab itu, Rakor lintas Sektoral tersebut harus dilaksanakan, dihadiri oleh Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Danlanal Mataram, Danlanud Rembiga, Dandim se Pulau Lombok, Kapolres se NTB, FKPD terkait serta dihadiri oleh Staf Ahli Kodam IX/Udayana. Dalam Rakor yang dilaksanakan pada hari Kamis tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Inf Sofian Chandra memaparkan beberapa penekanan kepada para peserta rapat yang isinya :
Pertama, Kerahkan apkowil untuk melaks ops ter dgn melakukan pemantauan wil scr terus-menerus serta melakukan komsos thdp semua komponen yg ada.
Kedua, Kerahkan personel unit intel kodim untuk melaks ops intelijen dgn dedeni ceni, temu cepat lapor cepat serta kamsik thdp semua komponen yg ada.
Tiga, laks pam scr fisik terhadap pelabuhan Lembar, Bayan, Bangsal dan titik-titik tertentu dg mengerahkan 5 orang dimasing-masing tempat serta berkoordinasi dengan pos AL dan pihak pelabuhan.
Empat, cegah kemungkinanan adanya upaya-upaya dari oknum/kelompok tertentu yang ingin gagalkan kegiatan “KTT APEC XXI tahun 2013” di Provinsi Bali.
Lima, tindak tegas terhadap setiap aksi oknum/kelompok tertentu yang akan mengancam kelancaran giat KTT APEC XXI tahun 2013” di Provinsi Bali.
Enam, laksanakan pemeriksaan terhadap tempat-tempat Kos dan tempat-tempat tertentu yang mencurigakan bersama aparat terkait,
Tujuh, laksanakan patroli terpadu bersama aparat terkait diwilayahnya, dan terakhir laporkan setiap perkembangan situasi wilayah pada kesempatan pertama kepada Danrem 162/WB.

Selain beberapa penekanan tersebut dalam rakor juga disampaikan mengenai antisipasi pelabuhan-pelabuhan tikus  dan adakan pendekatan serta kerjasama dengan para Toga, Toma  dan Toda agar sama-sama memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dan memprovokasi melakukan tindakan atau kegiatan yang dapat menggagalkan pelaksanaan kegiatan KTT APEC ini. Dengan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik dengan semua pihak, diharapkan kegiatan KTT APEC yang diselenggarakan di Bali dapat berjalan lancar, tertib dan aman, dari mulai di buka tanggal 1 Oktober sampai dengan 9 Oktober 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar