GURUKU TENTARA

Sejarah  telah membuktikan, masyarakat  Indonesia  selalu berpartisipasi  dalam membela maupun merebut   kemerdekaan Indonesia. Pembinaan rasa kebangsaan itu telah dirintis sejak kebangkitan nasional tahun 1908 yang kemudian dipertegas pada tahun 1928 dengan lahirnya Sumpah Pemuda. Setelah Indonesia merdeka pembelaan terhadap Negara  telah diatur berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa "Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara, " dan " syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesungguhan dan tekad yang kuat untuk selalu  menanamkan semangat bela Negara kepada generasi muda tidak serta merta langsung dapat tertanam secara alamiah tentunya,  apalagi di era globalisasi seperti saat ini.  Pengaruh IPTEK dan budaya dengan begitu mudahnya menggerus mental para generasi muda, kalau hal ini di biarkan dan  tidak ada kepedulian antar sesama anak bangsa, akan dikemanakan NKRI . Sebagai aparat negara Serda Joko anggota Babinsa  Koramil 1606-04/ Gerung tidak akan pernah rela melihat masa depan generasi muda di daerah desa binaannya  seperti itu,  Jumat 27 Maret 2015 di daerah desa binaannya yaitu di desa Gili Gede Gerung,  Serda Joko mengajarkan semangat Bela Negara kepada murid di SDN Gili. Penjelasan tentang  semangat bela Negara, permainan maupun simulasi tentang pentingnya semangat bela Negara ia berikan diantaranya;  Ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar (seperti siskamling), Ikut serta membantu korban bencana, mengikuti kegiatan ekstraklurikuler  seperti Paskibra, PMR dan Pramuka serta sebagi pelajar, belajar yang rajin itu sudah merupakan bagian dari semangat bela Negara pungkasnya. Dengan adanya bantuan materi pelajaran mengenai semangat bela Negara yang diberikan oleh anggota TNI yakni Serda Joko Babinsa Ramil 1606-04/Gerung tersebut,  pihak Kepala sekolah maupun dewan Guru merasa senang dan berharap  kegiatan seperti ini dapat  dilaksanakan di sekolah - sekolah lain.   
Share on Google Plus

About Penrem162

0 komentar:

Posting Komentar