Senin, 16 Maret 2015

TNI LAKUKAN PENDAMPINGAN KETAHANAN PANGAN

Pada hari Jum’at 13 Maret 2015, Koramil 1606-03/Bayan memberikan pembinaan kepada ratusan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang bertempat di aula kantor Camat Bayan. Dalam kesempatan tersebut danramil 1606-03/Bayan Kapten Inf I Wayan Sulendra mengatakan bahwa sejak ditandatanganinya kerjasama antar Kementerian Pertanian dan Kepala Staf Angkatan Darat, TNI ikut melakukan pendampingan ketahanan pangan di tingkat masyarakat. Selain itu kegiatan yang melibatkan Toga dan Tomas ini juga bertujuan untuk membentuk jaring teritorial ditingkat masyarakat yang bertugas sebagai penyampaian informasi kepada Babinsa terhadap segala permasalahan yang terjadi baik yang berkaiatn dengan keamanan, kondisi wilayah dan ketahanan pangan. Jaringan teritorial yang telah terbentuk ini merupakan jaringan tingkat bawah yang nantinya memberikan informasi kepada Babinsa mengenai permasalahan yang terjadi di masyarakat. Selain itu dalam pertemuan dengan Toga, Tomas dan kelompok Tani se-Kecamatan Bayan tersebut juga dibahas mengenai keikutsertaan TNI dalam pendampingan ketahanan pangan, Koramil Bayan sendiri saat ini bertugas memberikan motivasi bagi warga untuk bertani dan bercocok tanam agar tidak ada lagi kososng baik lahan tadah hujan maupun lahan irigasi biasa yang terbengkalai. Koramil Bayan dalam melakukan pendampingan tentu akan membantu para petani seperti pembuatan dan perbaikan saluran irigasi serta hal-hal lainnya,   bukan hanya itu saja Koramil Bayan juga telah membentuk posko ketahanan pangan yang didalamnya juga terdapat data lengkap mulai dari pendataan petani yang menanam padi, jagung dan lainnya serta jumlah Gapoktan, luas lahan pertanian dan jumlah saluran irigasi baik skunder ataupun tersier. Selain itu Koramil melalui Babinsa serta PPL dan UPTD juga selalu melakukan pengawasan dalam rangka mengoptimalisasi kegiatan yang dilakukan oleh petani, dan saat ini yang menjadi perhatian utama yakni terkait dengan kelangkaan pupuk, untuk itu Koramil 1606-03/Bayan akan selalu memantau dan melakukan pengecekan terhadap pendistribusian pupuk sehingga dengan demmikian petani tidak akan kesulitan dalam memperoleh pupuk, serta melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik antar semua pihak yang terkait dalam mensukseskan peningkatan
swasembada pangan.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar