Selasa, 04 Juli 2017

MELALUI TMMD KE-99 TAHUN 2017 DI WILAYAH KODIM 1620/LOTENG, TNI MEMBANTU PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada awalnya dikenal dengan ABRI Masuk Desa (AMD) merupakan program kerjasama lintas sektoral antara TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dan Pemerintah Daerah, serta Komponen Bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah-daerah tertinggal, terisolasi, daerah pinggiran dan terbelakang. TMMD sebagai salah satu wujud Operasi Bakti TNI yang sinergis, terintegrasi dan sangat  terorganisir, memiliki maksud, tujuan dan manfaatnya yang jelas, baik bagi kepentingan TNI, Masyarakat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Selain membantu otoritas sipil untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik bersifat fisik maupun non fisik, juga untuk mewujudkan Ruang Juang, Alat Juang, Kondisi Juang yang tangguh dalam memberdayakan wilayah pertahanan sehingga mempunyai daya tangkal yang kuat bagi kemungkinan ancaman dari luar yang merugikan NKRI serta dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, dan yang tidak kalah pentingnya yakni terjaganya budaya gotong royong di kalangan masyarakat.
Untuk itu pada hari Selasa 4 Juli 2017 bertempat di lapangan umum Desa Pengenjek Kec. Jonggat Kab. Lombok Tengah dilaksanakan kegiatan upacara pembukaan TMMD ke 99 TA. 2017 Kodim 1620/Loteng, bertindak selaku inspektur upacara Wakil Bupati Kab. Loteng yaitu Lalu Fathul Bahri. Pada kesempatan tersebut dalam amanatnya ispektur upacara menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI terutama Kodim 1620/Loteng atas terselenggaranya kegiatan TMMD ke-99 tahun 2017 ini. Kegiatan TMMD ini merupakan langkah nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, karena melalui kegiatan ini TNI turun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk melakukan kegiatan pembangunan infrastruktur maupun suprastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu  diharapkan masyarakat yang wilayahnya menjadi sasaran program TMMD dapat pro aktif membantu TNI dalam kegiatan TMMD, bersama-sama dengan TNI melaksanakan dan menyukseskan setiap program yang telah direncanakan, seperti tema yang diangkat dalam kegiatan TMMD ke-99 kali ini yaitu " Dengan semangat kemanunggalan TNI dan Rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI ".  
Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB menyampaikan bahwa adapun sasaran fisik dan non fisik  yang akan dilaksanakan dalam kegiatan TMMD ke-99 kali ini yaitu untuk sasaran fisik meliputi kegiatan pembukaan jalan baru di Dusun Pengenjek Desa Pengenjek sepanjang  100 m, pembukaan jalan baru di Dusun Bungini Desa Pengenjek sepanjang 1500 m, pembukaan jalan baru di Dusun Berembeng Daye Desa Pengenjek sepanjang 1500 m, pembukaan jalan Lingkar  di Dusun Montong Bangle Desa Pengenjek, pembuatan plat deker sebanyak  3 buah, pembuatan MCK sebanyak  4 buah, pembuatan Pos Kamling sebanyak  5 buah, penembokan penakaman umum sepanjang 140 m dan pembuatan jembatan dengan panjang 6 m dan lebar 3 m, serta tinggi  2,5 m. Sementara untuk sasaran non fisik akan dilaksanakan kegiatan penyuluhan Bela Negara, penyuluhan Wasbang, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan Kesehatan, penyuluhan KB, penyuluhan Pertanian dan Pertenakan, penyuluhan Hukum, penyuluhan Industri kecil dan menengah, penyuluhan Kehutanan dan Perkebunan, penyuluhan koperasi, penyuluhan Pajak Bumi dan Bangunan, penyuluhan Pariwisata, penyuluhan penanggulangan bencana alam dan penyuluhan mengenai bahaya penyebaran paham teroris. 
Setelah pelaksanaan kegiatan upacara Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., beserta seluruh undangan yang hadir meninjau kegiatan Baksos yang digelar di lapangan umum Desa Pengenjek seperti pengobatan massal, donor darah dan pembagian Sembako. Antusias masyarakat sangat tinggi dengan adanya kegiatan bhakti Sosial tersebut, dengan penuh kesabaran mereka mengantri dan menunggu giliran untuk mendapatkan pelayan dari petugas Baksos. Dalam kesempatan tersebut, Danrem 162/WB beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk mencoba alat musik tradisional Sasak sebagai bentuk dukungan moral untuk mempertahankan seni dan budaya/kearifan lokal masyarakat setempat, selain itu Danrem juga mengunjungi dan  melihat langsung keterampilan  pande besi yang dimiliki oleh warga yang ada di sekitar lokasi TMMD.
Hadir dalam kegiatan upacara pembukaan TMMD ke-99 tersebut Danrem 162/WB, Bupati Loteng, Wakil Bupati Loteng, Ketua DPRD Loteng, Dandim 1620/Loteng, Kapolres Loteng, Ketua Pengadilan Negeri Praya, Kepala Kejaksaan Negeri Praya, Para Kasi Korem, Para Dan/Ka Disjan Korem 162/WB, SKPD Loteng, Kepala BUMN/BPMD Loteng, Camat/Lurah/Kades se Kab. Loteng dan Toga, Toma dan Todat.


SHARE THIS

Author:

0 komentar: