TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Penrem 162/WB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penrem 162/WB. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Februari 2019

Berdayakan Potensi Wilayah, Babinsa Bersama Pemuda Lenangguar Bersihkan Destinasi Wisata

Sumbawa - Babinsa Desa Lenangguar Koramil 1607-03/Ropang Sertu Nurdin bersama para pemuda Desa Lenangguar Kecamatan Lenangguar Kabupaten Sumbawa membersihkan dan merapikan lokasi wisata alam Teba Morin yang sudah mulai dikenal masyarakat Kabupaten Sumbawa sebagai tempat rekreasi.

Danramil 1607-03/Ropang Kapten Inf Suhelik menyampaikan pembenahan tempat wisata tersebut sebagai upaya Babinsa bersama masyarakat setempat membangkitkan potensi yang ada di desa binaan untuk menunjang perekonomian masyarakat.

"Tugas sebagai seorang Babinsa tidak hanya melakukan pembinaan dari salah satu segi aspek Pertahanan saja, namun bagaimana melihat segala potensi yang ada di desa dalam rangka memberdayakan Dan meningkatkan nilai semua potensi yang ada di wilayah," guna kesejahtaraan masyarakat ujar Danramil.

"Semoga apa yang dilakukan Babinsa bersama masyarakat bermanfaat bagi warga setempat khususnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," tandasnya.

Terpisah Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE., disela-sela kesibukannya memberikan apresiasi atas kemampuan anggotanya dalam melihat potensi yang ada di wilayah.

"Kabupaten Sumbawa saat ini memang masih berbenah dibidang pariwisata dengan menggiatkan kembali tempat-tempat wisata yang bisa dinikmati masyarakat," kata Letkol Samsul.

Menurutnya, tidak hanya masyarakat yang ada disekitar tempat wisata dapat menikmati hasilnya, namun Pemerintah Daerah juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah melalui sektor pariwisata mengingat beberapa lokasi wisata di Kabupaten Sumbawa ini sangat bagus untuk dikembangkan.

"Hal ini kedepan menjadi perhatian kita bersama untuk mengembangkan destinasi wisata di Tana Sabalong Samalewa," pungkasnya.

Danrem 162/WB Berikan Apresiasi Toleransi Umat Beragama Masyarakat NTB

Mataram - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., Dantim Intelrem 162/WB Kapten Inf Aditya Lian Mahardikha melaksanakan patroli pengamanan dalam rangka menyambut perayaan Tahun Baru (Imlek) warga Tionghoa di seputaran wilayah Kota Mataram, Senin malam (4/2).

Beberapa Vihara/Klenteng yang dikunjungi diantaranya Vihara Avalokitesvara Sweta, Vihara Sanata Dharma Maitreya Cakranegara dan Vihara Bodhi Darma Ampenan.

Dalam wawancaranya dengan sejumlah media, Danrem menyampaikan kegiatan patroli pengamanan ini dalam rangka menyambut persiapan acara Gong Xi FA Cai yang merupakan tahun baru Imlek bagi saudara-saudara kita warga Tionghoa yang ada di NTB.

"Kami bersama anggota Kepolisian melaksanakan patroli pengamanan di beberapa Vihara atau Klenteng sebagai pusat acara perayaan," kata Danrem.

Menurutnya, kegiatan patroli seperti ini sebenarnya tidak ada acara yang khusus, namun TNI difungsikan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab wilayah masing-masing yang melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas minimal 4 sampai 5 orang disetiap lokasi.

"Situasi selama melaksanakan patroli masih aman dan kondusif, masyarakat warga Tionghoa senang dengan turunnya hujan yang menandakan tahun 2019 ini berkah," ucap Alumni Akmil 93 tersebut.

Selain itu, Danrem juga mengeaskan bahwa toleransi antar umat beragama di wilayah NTB sangat baik, karena saudara-saudara kita yang muslim maupun yang lain ikut membantu pengamanan khusunya di ring luar.

Sementara Ketua bidang ibadah Vihara Bodhi Darma Ampenan Tika Jayanata menjelaskan persiapan perayaan Imlek dilaksanakan seperti biasa mulai dari 27 Januari 2019 dengan berbagai rangkaian kegiatan.

"Mengdakan bakti sosial dilingkungan sekitar tempat ibadah Klenteng, pada tanggal 29 Januari acara menghantar Dewa, pada malam ini akan dilakukan pembersihan Klenteng atau Altar dengan mengadakan upacara menyambut dewa untuk mengambil berkahnya. Pada tanggal 4 Imlek mengadakan Penyambutan Dewa secara resmi, pada tanggal 9 imlek akan diadakan upacara sembahyangan Tuhan dan pada tanggal 15 Imlek adalah puncak perayaan Imlek Cap Go Meh," jelas Jayanata.

Jayanata juga menjelaskan bahwa Sio tahun ini sebagai Sio Babi yang dikaitkan dengan kemakmuran. "Mudah-mudahan memang betul-betul makmur," sebutnya.

Sebagai Ketua Umum bidang Ibadah, ia berharap agar NTB khususnya Lombok terhindar dari segala macam bencana sehingga kehidupan akan lebih baik dan aman serta berdoa untuk keselamatan bangsa dan negara.

Senin, 04 Februari 2019

Sederhanakan Persyaratan Administrasi Proses Rehab Rekon, Danrem Rakor Bersama Instansi Terkait

Mataram - Dalam rangka percepatan rehabiltasi dan rekonstruksi pasca gempa, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menggelar rapat bersama Kepala Satgas PUPR Gani Gasali Akman beserta anggota, Kalak BPBD H. Muhammad Rum dan PPK, para Dandim dan Kapolres yang wilayahnya terkena dampak gempa, Para Kasi Korem, Kepala BPK NTB, Danramil 1606-07/Gunungsari, Danramil 1606-09/Ampenan, para Pengusaha dari LPJK, RCI, GAPENSI, Conwood, Risha, Risba, Risbari, Aplikator dan pihak Bank BRI di di Posko Terpadu Rehab Rekons Pasca Gempa NTB Kantor Sekertariat BNPB NTB Jalan Catur Warga Mataram, Senin (4/2).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa rapat yang dihadiri seluruh element dalam rangka percepatan proses rehab rekon terhadap dumah rusah ringan, rusak sedang dan rumah rusak berat.

"Kami berupaya menyederhanakan persyaratan administrasi untuk pencairan dana stimulan di Bank BRI karena mulai tanggal 6 Pebruari sudah bisa dilakukan pencairan," kata Danrem.

Penyederhanaan yang dimaskud Danrem adalah dari masyarakat membentuk Pokmas, kemudian memperoleh SK dari Kades dan persetujuan Fasilitator, setelah itu menuju Perkim dan Kalak BPBD, baru bisa dilakukan pengurusan rekening dan pencairan di Bank BRI.

Dalam proses pencairannya, lanjut orang nomor sat di jajaran Korem tersebut, masing-masing kecamatan akan dibuatkan satu tempat pelayanan pencairan dana sehingga prosesnya lebih cepat.

"Setelah pencairan dana oleh Pokmas, dana tersebut diserahkan kepada pengusaha yang sudah ada perjanjian kontrak, dan begitu juga para pengusaha yang sudah menerima dana, segera mendatangkan materialnya ke lokasi pembangunan rumah sesuai dengan sasaran," jelasnya.

Sementara Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar menyampaikan sesuai hasil pendataan hari ini, sudah ada lima Koramil di Kabupaten Lotim yang sudah melaporkan preperensi dengan tiga macam pilihan jenis rumah yakni rumah Risha, Risba dan Riko.

"Ketiga macam rumah tersebut, bangunannya pernah dilihat oleh masyarakat Lombok Timur, sedangkan yang lainnya belum pernah dilihat sehingga kemungkinan mereka akan memilih salah satu dari ketiga rumah tersebut," tutupnya.

Sambut HUT Korem ke 58, Akan Di Gelar Pertandingan Dan Perlombaan Beberapa Cabor Olahraga

Lombok Tengah - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., pimpin rapat dalam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 58 tahun 2019 di Kantor ITDC Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Senin (4/2).

Rapat yang dihadiri para Dandim, Kasi dan Pasi Korem, Dan/Ka Satdisjan, Ketua Umum Koni Provinsi NTB H. Andy Hadianto, pihak ITDC Bratasuta, Kabid Olahraga Dikpora NTB Anang, perwakilan Dinas PUPR, perwakilan Dinas Kesehatan NTB dan utusan masing-masing pengurus cabang olahraga diantara  Wakil Ketua Perbasi NTB, Sekertaris Pertina NTB H. Haryoto, Ketua Pelti NTB Jamaludin Malady dan Wakil Ketua PBSI NTB.

"Dalam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 58 tahun 2019 ini akan diselenggarakan berbagai event diantaranya event olahraga. Event ini sengaja dipadukan dengan tradisi Bau Nyale sebagai bentuk kepedulian untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal," kata Danrem.

Dijelaskannya, ada beberapa cabang olahraga yang akan digelar baik untuk masyarakat umum maupun para pelajar, sekaligus untuk mencari bibit yang berpotensi menjadi atlit.

"Olahraga yang dipadukan sambil rekreasi bau Nyale dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sehingga perasaan trauma terhadap gempa akan hilang dan siap menyambut Pemilu dan Pilpres 2019 dalam kondisi fit dan prima.

Danrem menghimbau kepada suluruh masyarakat agar ikut berpartisipasi dan bergabung dalam berbagai pertandingan dan lomba olahraga yang akan digelar nanti dengan tetap mengedepankan sportifitas, keamanan dan keselamatan selama bertanding.

Sementara Ketua Umum Koni Provinsi NTB memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada satuan Korem 162/WB yang akan menyelenggarakan berbagai macam pertandingan dan perlombaan dalam rangak menyambut HUT Korem 162/WB.

"Kegiatan ini selain bisa dijadikan sebagai ajang pemilihan calon atlit NTB, juga dalam rangka membangkitkan dan meningkatkan minat olahraga masyarakat dengan menggelar berbagai pertandingan dan perlombaan," ujar H. Andy Hadianto.

"Semoga dalam pertandingan ini, bisa mendapatkan atlit-atlit berprestasi yang bisa menjadi duta olahraga NTB ditingkat nasional maupun internasional," tandasnya.

Adapun cabang olahraga yang akan digelar dan dilaksanakan di wilayah berdasarkan satuan penyelenggara antara lain sepak bola diselenggarakan Kodim 1606/Lobar, Volly oleh Kodim 1614/Dompu, sepeda santai oleh Kodim 1620/Loteng, Catur oleh Kodim 1608/Bima, futsal dan sakosa Marathon oleh Kodim 1607/Sumbawa, basket oleh Kodim 1615/Lotim, bulu tangkis dan tinju oleh Kodim 1628/SB, Atletik oleh Jasrem, Ninja warrior dan Body Contest oleh Yonif 742/SWY, Tennis lapangan oleh Denkesyah Mataram, Tennis meja oleh Denpom Mataram dan olahraga jalan santai diselenggarakan oleh Tim Intelrem Korem 162/WB.

Minggu, 03 Februari 2019

Danrem 162/WB Tekankan Jangan Ada Yang Menambah Beban Masyarakat Dalam Proses Rehab Rekon Pasca Gempa

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dantim Intel Kapten Inf Aditya Lian Mahardikha melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah kodim 1620/Loteng dan Kodim 1615/Lotim dalam rangka mengecek progress rehab rekons pembangunan rumah rusak ringan dan rumah rusak sedang disambut Dandim  masing masing wilayah beserta para Pasi dan Danramil jajarannya, Minggu (3/2).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyasar beberapa lokasi baik di Kabupaten lombok tengah maupun Lombok Timur antara lain Desa Bilebante dan Desa Sintung Kecamatan Pringgarata, Desa Sepakek, Dusun Pengengat Desa Pringgajurang utara Kecamatan Montong Gading dan Dusun Dasan Paok Desa Loyok Kecamatan Sikur Lombok Timur.

Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk bertatap muka dan berdialog dengan para Failitator umum maupun Babinsa dan Babinkamtibmas, para Pokmas dan dari pihak Bank BRI.

“Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek secara langsung progress rehab rekons sehingga mengetahui perkembangannya di lapangan karena tanggal 6 Februari mendatang, dana bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan dan sedang sudah bisa dilakukan pencairan dana di Bank BRI,” kata Danrem saat pertemuan.

Sesuai rencana, Lanjut Danrem,  teknis pencairannya akan dilakukan di masing-masing Kecamatan dan pada saat pencairan, semua pihak terkait baik Pokmas, pihak Bank BRI, Fasilitator dan para pengusaha toko bangunan harus hadir sehingga memperlancar proses pencairan dana stimulan.

“Bagi Pokmas agar segera merampungkan pembuatan RAB anggotanya paling lambat tanggal 5 Februari 2019. Pihak Bank BRI juga harus dapat merampungkan pembuatan buku tabungan masing-masing Pokmas yang belum jadi ,” harapnya.

Menurutnya, para Babinsa dan Babinkamtibmas di wilayah agar memanfaatkan moment seperti ini untuk menciptakan kebersamaan dengan masyarakat dan mengajak masyarakat binaannya bergotong royong dalam percepatan rehab rekon.

“Jangan ada yang memanfaatkan momen rehab rekon untuk minta-minta jatah preman, tidak ada lagi yang memberatkan masyarakat dengan pungutan-pungutan yang tidak jelas dan jika ditemukan maka akan diproses secara hukum,” tegas pria kelahiran Jakarta tersebut.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut meminta peranan para Babinsa dan Babinkamtibmas bersama Pokmas di wilayah agar betul betul selektif dalam memilih toko bangunan, jangan sampai toko bangunan yang akan digandeng tidak mampu menyediakan bahan material yang dibutuhkan sesuai dengan spek sehingga memperlambat proses rehab rekon.

“Masyarakat tidak perlu khawatir tentang harga material, tidak ada toko bangunan yang menaikkan harga barang materialnya. Bagi toko bangunan yang sudah ada kontrak kerjasama agar segera mengirim material ke lokasi rehab rekon dan tidak boleh lebih dari 2 hari setelah uang diterima,” pungkasnya.

Pemerintah akan memberikan dana stimulan rehab rekon rumah kepada korban gempa di NTB sesuai tingkat kerusakannya. Pemilik rumah yang rumahnya rusak berat mendapat Rp 50 juta, rumah yang rusak sedang Rp 25 juta dan rumah yang rusak ringan Rp10 juta.

Dandim 1608/Bima Tali Asih Untuk Nene Doji

Kota Bima, - Nama Ibu Hadijah atau yang dikenal dengan Nene Doji, mendadak viral di media sosial, karena kondisi kehidupannya yang sangat memprihatinkan dan luput dari perhatian pemerintah. Rasa iba dan perhatian terus berdatangan untuknya. Bahkan bantuan terhadap Nene Doji pun mulai berdatangan.

Kodim 1608 Bima salah satunya. Atas perintah langsung dari Komandan Kodim (Dandim) 1608 Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, rombongan dari Kodim 1608 Bima, dibawah pimpinan Pasi Intel, Kapten Inf Seninot, usai sholat dzuhur, bersilaturahmi ke kediaman Nene Doji sambil menyerahkan bantuan.

Dandim mengutus sejumlah anggotanya untuk mengecek langsung kondisi dan kehidupan Nene Doji. Dandim juga mengirimkan Kasur, Selimut dan Sembako untuk janda lanjut usia tersebut. Selain mengirim personil dan bantuan, Dandim juga mengirim tukang untuk melihat langsung sekaligus menghitung kebutuhan untuk perbaikan rumah Nene Doji.

"Kita Bantu dulu berupa Kasur, Selimut dan Sembako. Saya juga mengirim tukang untuk menghitung kebutuhan untuk perbaiki atap rumah Nene Doji," jelasnya kepada Awal media , Sabtu (02/02/2019).

Pasi Intel, Kapten Inf Seninot Sribakti yang dikonfirmasi usai menyerahkan bantuan mengaku, menyerahkan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap rakyat. Setelah menyerahkan, Kapten Ninot akan melaporkan kembali ke atasannya mengenai kondisi rumah Nene Doji.

"Ini bantuan dari Kodim 1608 Bima, untuk selanjutnya kita akan laporkan kembali ke atasan. Semoga saja rumah ini bisa kami perbaiki dalam waktu dekat,"tuturnya.

Sabtu, 02 Februari 2019

Guna Dukung Sukseskan Program Sergab Kasdim Sumbawa Kunjungi SP3T Utan

Sumbawa – Kepala Staf Kodim 1607/Sumbawa Mayor Arh Huwairy, ST., bersama Pasiterdim Kapten Inf Robert P dan Pasandi Letda Inf Stevanus melaksanakan kunjungan ke Sentra Pelayanan Pertanian Padi terpadu (SP3T) di Desa Sabedo Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa) untuk melihat dan mengecek operasionalnya, Jumat  (1/2).

Dalam kunjungannya, kasdim 1607/Sumbawa bersama rombongan diterima Ketua SP3T Mustafa dan Sekertarinya Junaidin di lokasi SP3T. Pada kesempatan tersebut Kasdim Sumbawa mengecek operasional Unit Penggilingan Padi (Stationer Rice Milling Unit/RMU) SP3T dan bertukar pikiran dengan pengurus SP3T Utan.

Dalam dialog tersebut, Mustapa menyampaikan kendala yang dihadapi SP3T pada saat musim gabah ataupun jagung. “Kendala kami di lapangan yakni tidak memiliki gudang penyimpanan gabah sehingga tidak bisa menampung gabah dan jagung petani yang melakukan penggilingan di SP3T,” kata Mustapa.

Selain itu, sambungnya, petani juga masih enggan menggiling padi dan jagung mereka di SP3T karena belum dilengkapi alat Pemisah beras, butir dan batu kecil yang terdapat dalam padi ataupun jagung saat digiling.

Sementara Kasdim Sumbawa pada kesempatan tersebut menyampaikan kehadirannya dalam rangka mengecek operasional RMU dan Dryer serta peralatan lain yang telah didukung oleh Kementerian Pertanian.

Menurutnya, operasional SP3T belum maksimal karena masih banyak Gapoktan yang menjual gabah dan jagungnya ke tengkulak yang bermodal besar dan masih banyak petani yang tidak mengetahui keberadaan SP3T.

“Minimnya informasi tentang keberadaan Sp3T juga menjadi kendala sehingga operasionalnya tidak sesuai harapan,” kata huwairy.

Untuk memaksimalkan operasinal SP3T, lanjutnya, perlu dilakukan promosi secara terus menerus kepada Gapoktan di wilayah Kecamatan Utan sehingga hasilnya juga bisa dirasakan oleh Gapoktan.

Terkait dengan kendala yang dihadapi pengurus SP3T, Kasdim Sumbawa memberikan bantuan pendampingan dan mengambil langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan operasional SP3T dengan harapan keberadaan SP3T bermanfaat bagi para petani dan memberikan nilai positif dalam membantu program pemerintah khususnya swasembada pangan.

Jumat, 01 Februari 2019

Danrem 162/WB Tegaskan Akan Memberikan Pelayanan Maksimal Kepada Korban gempa

Mataram - rapat koordinasi tentang pelayanan kepada warga korban gempa yang rumahnya rusak ringan dan rusak sedang dengan membuka loket-loket pembayaran di masing-masing Kecamatan, termasuk rencana pelaksanaan SPK dengan para pengusaha yang menjadi Aplikator akan menggabungkan dua kecamatan sehingga mempercepat proses pencairan dan pembangunan dengan skala prioritas yakni Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat.

Hal itu diungkapkan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai menggelar rapat bersama Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Provinsi NTB Ir. I Gusti Bagus Sugiharta, MT., BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak gempa, Perwakilan BNPB Pusat, Perwakilan Bank BRI di Posko Terpadu Rehab Rekons Pasca Gempa NTB Kantor Sekertariat BNPB NTB Jalan Catur Warga Mataram, Jumat  (1/2).

Dilanjutkannya, terkait dengan buku tabungan, hingga saat ini progressnya sudah sangat baik karena Fasilitator baik Babinsa, Babinkamtibmas maupun Fasilitator umum sudah maksimal mendorong masyarakat untuk segera membentuk Pokmas bagi rumah rusak ringan dan rusak berat sehingga bisa memperoleh buku tabungan.

"Bagi warga yang belum menerima dana padahal sudah terdaftar agar bersabar karena belum singkron antara nama dan alamat, kadang-kandang ada yang namanya sama namun alamatnya berbeda dengan KTP. Pihak BRI memasukan nama berdasarkan input data dari SK Bupati sehingga harus dipending dulu mengingat pertanggung jawabannya nanti akan sulit, namun akan diurus kembali agar nama sama alamatnya sesuai dengan KTP," jelas pria kelahiran Jakarta tersebut.

Selain itu, Danrem juga menyampaikan bagi pemilik rumah yang belum terdata agar melaporkan diri kepada Fasilitator baik Babinsa, Babinkamtibmas maupun Fasilitator umum yang ada di desanya sehingga bisa dibantu untuk mengajukan datanya ke Dinas Perkim Kabupaten/Kota sesuai alamatnya untuk dilakukan verifikasi.

"Itu bisa saja terjadi karena gempa tidak hanya terjadi sekali saja namun berkali-kali sehingga bisa saja rumah yang tidak rusak menjadi rusak ringan, yang rusak ringan menjadi rusak sedang, rusak sedang menjadi rusak berat," sebut Alumni Akmil 93 tersebut sambil tersenyum.

Semantara Kepala Dinas Perkim Provinsi NTB menjelaskan ketentuan bagi warga yang sudah membangun dengan dana sendiri. "Dalam ketentuan, masyarakat diperbolehkan membangun lebih awal sebelum Fasilitator turun, namun harus berkonsultasi dulu dengan Teknisi dari Perkim yang ada di Kabupaten/Kota, sehingga bisa dikawal untuk membangun rumah tahan gempa," jelas Kadis Perkim.

Kadis Perkim Provinsi NTB juga menegaska, jika pembangunan rumah tersebut tidak sesuai dengan rekomendasi dari Perkim maka bisa dipastikan tidak akan dapat pembayaran atau penggantian dana pembangunannya.

"Bila masyarakat sudah membangun sendiri, namun tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada maka tidak bisa dibayarkan," ujarnya.

"Ketika masyarakat yang ingin membangun rumah lebih awal agar meminta rekomendasi dari teknis Perkim yang ada di Kabupaten/Kota sehingga apabila dalam pembangunan sesuai dengan rekomendasi maka bisa dibayarkan," pungkasnya.

Sebagai informasi, untuk mempermudah mengakses informasi tentang proses percepatan rehab rekons baik untuk rumah rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat, setiap pukul 16.00 Wita Media Center sudah mengup date data yang akan di tempel di dinding pengumuman maupun menshare kegiatan melalui Instagram maupun media sosial lainnya melalui nomor Call Center 087856846799 dengan piket 24 jam, khusus untuk Press Release setiap tiga hari sekali pukul 17.00 Wita.

Kamis, 31 Januari 2019

Babinsa Kodim Loteng Eksis Bantu Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Lombok Tengah - Semua Babinsa diperintahkan untuk membantu fasilitator rehabiltasi dan rekonstruksi rumah gempa yang menimpa masyarakat Lombok Tengah. Perintah itu seusai arahan Kepala BPBD Provinsi turunan BNPB dan printah Danrem 162/WB saat melaksanakan Bimtek fasilitator terpusat di Universitas Muhammadiyah Mataram.

Salah seorang Babinsa Montong Gamang Kecamatan Kopang, Sertu Basri Hariawanto mengaku, sudah mengikuti Bimtek tanggal 4 januari 2019 lalu dibuka pak Gubernur. Selanjutnya melaksanakan sosialisasi di pemerintah kecamatan yang dilanjutkan ke pemerintah desa agar dapat bersinergi dalam menjalankan program penanganan perbaikan rumah rusak sedang dan rusak ringan.


“Kami melakasanakan sosialisasi di pemerintah kecamatan yang dilanjutkan ke pemerintah desa agar kami dapat bersinergi dalam menjalankan program penanganan perbaikan rumah rusak sedang dan rusak ringan,” ungkapnya.

Hal itu membuat dirinya berkordinasi dengan pemerintah desa dalam hal memverifikasi data dari Dinas Perkim, acuan mengetahui korban gempa yang sudah mendapatkan rekenning guna mengkonsultasikan ke pihak Bank.

“Kami berkordinasi dengan pemerintah desa untuk memverifikasi data apakah korban sudah mendapatkan rekening atau belum,” kata dia.

Dengan demikian, dirinya warga penerima bantuan untuk berkumpul di kantor desa guna memberikan sosialisasi tehadap program dan mekanisme penanganan perbaikan rumah rusak sedang dan rusak ringan.

“Kami undang warga korban gempa untuk membentuk pokmas dan menyelesaikan dan melengkapi administrasi pokmas untuk menerbitkan rekening pokmas,” tutupnya.

Rabu, 30 Januari 2019

Kolaborasi Babinsa Dan Fasilitator Percepat Proses Rehab Rekons NTB

Mataram - Dampak gempa Lombok tahun 2018 lalu hingga kini masih dirasakan masyarakat NTB khususnya yang terkena dampak gempa. Puluhan ribu rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa. Pemerintah Daerah dalam hal ini menetapkan kerusakan menjadi tidak bagian rumah rusak ringan, rusak sedang dan rumah rusak berat.

Terkait dengan hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., yang juga selaku Dansatgas Opster TNI melalui Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan selain melaksanakan tugas Opster TNI dengan program pembuatan 70 unit rumah hunian sementara (Huntara) di dua lokasi yakni 40 unit di Kabuapaten Lombok Utara dan sisanya 30 unit di Kabupaten Lombok Barat serta pembuatan delapan unit sumur Bor tersebar diseluruh wilayah terdampak gempa, para Babinsa yang desa binaannya terkena dampak gempa langsung menjadi Fasilitator berkolaborasi dengan para Fasilitator sipil yang memang sudah ada untuk proses percepatan rehab rekons mulai dari pendataan ulang rumah yang rusak ringan dan rusak sedang, membentuk Pokmas, membantu penyusunan administrasi rencana anggaran biaya (RAB) kebutuhan masing-masing Pokmas, membantu koodinasi dengan BPBD maupun Dinas Perkim Kabupaten/Kota, membantu koordinasi pembuatan rekening ke BRI hingga pembagian rekening dan pencairan dana dan melaksanakan pengawasan pada tahap rehab rekonsnya.

"Terkait dengan pencairan dana di BRI ini, Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya  untuk mempermudah birokrasi dan administrasi sebagai persyaratan pencairan dana stimulan," kata Dahlan.

Menurutnya, berbagai macam latar belakang dan pengalaman masyarakat yang tidak semua memahami proses pencairan dana stimulan itu menjadi salah satu kendala di lapangan. Untuk itu, sambung putra tana Samawa tersebut, keberadaan Fasilitator dan Babinsa untuk membantu memberikan solusi dan pemahaman serta pendampingan kepada masyarakat dalam proses pencairan dana stimulan sesuai prosedur sehingga bisa meminimalisir semua permasalahan pada level bawah dengan harapan target percepatan rehab rekon dapat tercapai.

Diinformasikan para Babinsa bersama Fasilitator saat ini, ada yang masih membentuk Pokmas baru, ada yang sedang membantu pembuatan dan pembagian buku rekening, koordinasi dengan BRI khusus dan kegiatan lainnya bagian Proses  kegiatan Percepatan rehab rekons

Kepala BNPB RI Lepas Fasilitator Terpadu Percepatan Rekonstruksi Rusak Berat Pasca Gempa NTB

Mataram - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Doni Monardo selaku Inspektur Upacara pelepasan para fasilitator tepadu percepatan rehab rekonstruksi rumah rusak berat pasca gempa NTB di halaman Kantor Gubernur NTB, Rabu (30/1).

Upacara pelepasan yang diikuti oleh seluruh fasilitator terpadu baik dari TNI Polri (Babinsa dan Babinkamtibmas) dan sipil tersebut dihadiri, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., bersama Wakil Gubernur NTB Dr. H. Sitti Rohmi Djalillah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Waka Polda NTB Brigjen Pol Tajudin, Danlanal Mataram, Danlanud TGKH. ZAM Rembiga, Forkopimda Kabupaten/Kota Se NTB, Kepala BPBD NTB dan Kepala SKPD Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Kepala BNPB RI menyampaikan dampak gempa bumi yang melanda wilayah NTB tidak hanya berdampak saat bencana tersebut terjadi, namun hingga saat ini dampaknya masih sangat dirasakan oleh masyarakat.

"Kepedulian kita sangat dibutuhkan oleh masyarakat pasca terjadinya gempa,  mengingat banyak dari masyarakat NTB yang rumahnya rusak berat akibat gempa  bumi," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Letjen TNI Doni Monardo, kehadirian fasilitator ditengah-tengah masyarakat ini harus dapat memberikan solusi guna membantu masyarakat atau Pokmas dalam pembuatan administrasi.

"Fasilitator juga diharapkan dapat mendampingi seluruh proses yang dilakukan Pokmas dalam percepatan rekonstruksi rusak berat, sehingga nantinya masyarakat dapat kembali menempati hunian yang layak seperti sebelum terjadinya gempa bumi," harapnya.

Selain itu, sambung mantan Danjen Kopassus tersebut, fasilitastor yang diterjunkan baik dari TNI, Polri maupun dari masyarakat ini hendaknya dapat bersinergi dilapangan serta saling berkoordinasi secara terus-menerus, sehingga pelaksanaan rekonstruksi rumah rusak berat ini dapat berjalan dan mencapai hasil yang maksimal. Dalam hal ini fasilitator dan para Babinsa agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas dilapangan sehingga tepat sasaran dan tepat waktu.

Mengakhiri sambutannya, Kepala BNPB RI berharap melalui pelepasan dan pemberangkatan fasilitator ini  akan memperlancar percepatan rekonstruksi rusak berat pasca gempa, dengan demikian kondisi kehidupan masyarakat NTB khususnya masyarakat yang terdampak gempa dapat kembali seperti semula sebelum terjadinya gempa.

Usai menggelar upacara pelepasan, acara dilanjutkan rapat koordinasi penanganan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak berat akibat gempa.

Sebagai informasi jumlah fasilitator rumah rusak ringan dan rusak sedang baik Babinsa dan sipil sebanyak 1500 orang, sedang fasilitator untuk rumah rusak berat yang sudah tergelar sebanyak 2.836 orang yang nantinya akan mencapai 3.789 dan akan didatangkan pasukan tenaga ahli konstruksi dari Zeni Konstruksi dan Zeni Bangunan sebanyak 1000 orang Prajurit, sehingga total keseluruhan sebanyak 4.789 orang.

Selasa, 29 Januari 2019

Peduli Kebersihan Lingkungan, Koramil Utan Rhee Ajak Warga Peduli Lingkungan

Sumbawa - Danramil 1607-09/Utan Rhee Kapten hamdatullah mengerahkan seluruh personelnya untuk melaksanakan pembersihan sampah di sepanjang jalan Desa Jorok Kecamatan Utan Rhee, Selasa (29/1).

"Pembersihan sampah yang melibatkan warga setempat tersebut sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan lingkungan sehingga terlihat bersih dan nyaman bagi pengguna jalan," ungkap Danramil Utan Rhee.

Selain itu, sambunya, pembersihan ini juga sekaligus untuk menjaga kesehatan warga setempat terutama dari jentik-jentik lalat dan nyamuk mengingat sekarang sudah musim hujan.

"Semoga setelah dilakukan pembersihan seperti ini, masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah pada tempatnya sehingga lingkungan terlihat bersih, indah dan nyaman serta sehat," tutupnya.

Sementara Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE., memberikan apresiasi terhadap kinerja satuan Koramil jajarannya dalam pembinaan teritorial terhadap masyarakat binaan yang ada di masing-masing desa.

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan sebagai upaya preventif terhadap segala macam penyakit yang dapat ditimbulkan dari lingkungan yang kumuh dan tidak higienis.

Oleh karena itu, kata orang nomor satu di jajaran Kodim tersebut, pihaknya menghimbau kepada seluruh Koramil jajarannya maupun masyarakat untuk terus berupaya menjaga kebersihan lingkungan terutama di musim hujan sehingga tidak menimbulkan wabah penyakit dan banjir.

Danrem 162/WB : "Korem Siap Mendukung Percepatan Sergab di NTB"

Mataram - Rapat ini dilaksanakan dalam rangka membahas tentang serapan gabah (Sergab) di wilayah NTB, kami dari satuan jajaran Korem 162/WB akan mendukung penuh program-program pemerintah khususnya terkait dengan Sergab oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

Hal itu diungkapkan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., saat di wawancara sejumlah media usai menggelar rapat koordinasi bersama Kemeterian Pertanian RI dan Bulog NTB di Kantor Bulog NTB jalan Langko Nomor 110 Kota Mataram, Selasa (29/1).

Menurutnya, target yang diberikan untuk Bulog NTB cukup tinggi maka perlu adanya langkah-langkah quantum yang memerlukan sinergitas baik dari Bulog, TNI maupun Pemda dan swasta.

"Kebetulan saat ini sedang dilaksanakan proses rehab rekons dimana para Babinsa sebagai Fasilitator yang sebelumnya juga sebagai pendamping operasi khusus swasembada pangan, sehingga nantinya akan ikut berperan aktif membantu sosialisasi masalah serap gabah di desa binaannya untuk memenuhi target serapan gabah dari pusat," kata Kolonel Ahmad Rizal.

Terkait dengan harga gabah, lanjut pria kelahiran Jakarta tersebut, nanti akan disesuaikan dengan harga pokok penjualan (HPP) yang ditetapkan dari Bulog, kami tidak bisa menentukan harga namun bisa membantu mencarikan gabah dari petani untuk diserahkan kepada Bulog.

Selain itu, Danrem juga akan mendorong Pemerintah Daerah untuk membuat Perda tentang ketentuan penjualan gabah keluar daerah. "Penjualannya harus melalui satu pintu yang ditentukan pemerintah daerah sehingga bisa menjamin ketersediaan logistik di wilayah NTB," pungkasnya.

Sementara BKP Kementerian Pertanian yang diwakili Dr. Rahmi Widiani memberikan Sosialisasi tentang tujuh Strategi Percepatan Sergap antara lain peningkatan integritas pelaksana, peningkatan Costumer Service yakni sistem jemput bola, jaringan tim Sergap dan pemetaan informasi panen hingga tingkat terbawah, mempermudah kerjasama dengan PO serta kerja sama dengan penerima bantuan, kesiapan anggaran pembelian gabah/beras Bulog, pembentukkan Satker di Divre/Sub Divre, penyiapan 1.507 gudang operasional bulog dan penyiapan 66 Unit Pengolahan gabah/beras Bulog.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB dalam sambutannya mengatakan target tahun 2019 ini adalah meningkatkan penyerapan gabah dengan hasil dan kualitas yang lebih baik dan penyerapannya diusahakan sebelum April 2019.

"Kami dari Dinas Pertanian dan Perkebunan akan selalu mendukung semua kebijakan pemerintah pusat, komunikasi dan kordinasi dengan instansi terkait akan kami laksanakan untuk mencapai sasaran sesuai dengan target," tutupnya.

Rakoor Percepatan Sergab di Wilayah NTB tersebut dihadiri Kepala BKP Kementerian Pertanian Dr. Rahmi Widiani, Danrem162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH. M.Han., Direktur Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Kepala Perum Bulog Devisi Regional Provinsi NTB, Kordinator Tim Sergab Mabes AD Kolonel Inf Dian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB Husni Fauzi, para Dandim Jajaran Korem 162/WB, Pabandya Wanmil Ster Kodam IX/Udayana dan para peserta Rapat dan Tamu undangan lainnya.

Senin, 28 Januari 2019

Ketua Persit Koorcab Rem 162 ; Pengetahuan Selama Pelatihan Kewirausahaan Harus Dapat Di Aplikasikan Di Dalam Kehidupan Sehari Hari

Lombok Timur - Selama empat hari, Ibu-Ibu persit Cabang XXIX Lombok Timur melaksanakan pelatihan kewirausahaan berbasis kompetensi di Balai Kerja Internasional Lombok Desa Lenek Daya Kecamatan Lenek Kabupaten Lotim dan hari ini dilaksanakan penutupan pelatihan yang di hadiri Ketua Persit KCK Koorcab 162 Ny. Kirana Rizal Ramdhani bersama rombongan, Kepala BLK Internasional Lombok Sabar, S.Pd., Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., Ibu Ketua Persit Cabang XXIX Kodim 1615/Lotim Ny. Agus Setiandar, Ibu Ketua GOW Lotim Ny. Siti Kudsiah Rumaksi, Ibu Ketua Darma Wanita Lotim Ny. Siti Sukainah dan para Ibu Persit peserta latihan serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Persit Cabang Kodim 1615 Lotim Ny. Arum Agus Setiandar dalam sambutnya menyampaikan anggota Persit KCK Cabang lotim telah melaksanakan pelatihan selama 4 hari mulai hari Kamis (24-01-2019) dan hari ini diadakan penutupan. "Dengan modal pelatihan yang sudah dilaksanakan diharapkan kepada peserta latiha bisa membuka usaha rumah tangga sendiri dirumah dan berbagi ilmu dengan masyarakat sekitarnya," kata Ny. Arum.

Sedangkan Kepala Balai Latihan Kerja Internasional Lombok menyampaikan bahwa para instruktur sudah memberikan bimbingan dan pelatihan selama empat hari secara terus menerus. "Untuk menghilangkan kejenuhan, kami berupaya untuk memberikan motivasi dan ide-ide yang dapat menambah ilmu pengetahuan bagi para peserta latihan, "ujar Sabar, S.Pd.

Ketua BLK Interasional Lombok berharap apa yang sudah diperoleh di Lembaga BLK agar dimanfaatkan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara sambutan Ketua GOW Ny. Siti Kudsiah Rumaksi menegaskan peranan ibu rumah tangga layak diperhitungkan dengan kemampuan yang sudah dimiliki sehingga dapat menambah pendapatan keluarga dengan membuka usaha menggunakan modal yang tidak terlalu besar.

"Ibu-ibu bisa berwirausaha dengan membuka catering maupun pembuatan kue, dengan demikian perekonomian keluarga bisa bertambah dan ilmu yang sudah diperoleh bermamfaat dan berguna untuk masyarakat banyak," tutupnya.

Adapun sambutan dari Ketua Persit Koorcab Korem 162 Ny. Kirana Rizal Ramdani memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada BLK Internasional Lombok yang telah memberikan waktu dan tempat pelatihan untuk ibu-ibu Persit KCK Cabang lotim dengan harapan apa yang sudah diperoleh selama empat hari tersebut bisa dipraktekkan langsung dirumah dengan membuka usaha sendiri seperti yang disebutkan Ketua GOW yakni membuka catering dan sebagainya.

"Sebagai Ketua Persit KCK Koorcab 162 yang membawahi Persit KCK Cabang, sangat mendukung kegiatan seperti ini karena manfaatnya sangat luar biasa  untuk menigkatkan perekonomian keluarga," sebutnya.

Kegiatan pelatihan seperti ini, sambungnya, akan disoaialisasikan kepada Persit Cabang yang lain khususnya yang berada di bawah Koorcab 162 untuk dilaksanakan latihan seperti ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat Pelatihan oleh Kepala Balai Latihan Kerja Internasional Lotim kepada para peserta latihan, penyerahan Plakat dari Persit kepada Balai Latihan Kerja Internasional Lombok dan penyerahan hadiah oleh Ketua Persit Koorcab Korem 162 Ny. Kirana Rizal Ramdani.

Dandim 1607/Sumbawa Upacara Bendera Salah Satu Bentuk Kecintaan Kepada Bangsa Dan Negara Serta Penghargaan Kepada Para Pahlawan

Sumbawa - Upacara bendera mingguan yang diselenggarakan di SMAN 1 Sumbawa terlihat berbeda dari sebelumnya. Inspektur Upacara yang biasa diambil Kepala Sekolah atau guru, hari ini Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE., bertindak sebagai Inspektur Upacara di Lapangan SMAN 1 Sumbawa, Senin (28/1).

Dihadapan siswa-siswi dan guru SMAN 1 Sumbawa, Dandim Sumbawa dalam amanatnya menyampaikan upacara bendera merupakan salah satu wujud kecintaan kita kepada bangsa dan negara, dan juga sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur kita yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

"Untuk meraih kemerdekaan, para Pahlawan kita sudah banyak berkorban harta dan nyawa," ungkap Dandim.

Oleh karena itu, lanjut Akmil lulusan 2000 tersebut, sebagai anak bangsa agar betul-betul mengisi kemerdekaan tersebut dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

"Untuk adik-adik siswa harus belajar lebih rajin dan aktif lagi, jangan terlalu banyak bermain, manfaatkan waktu untuk terus menggali potensi diri sehingga kedepan bisa menjadi kebanggaan keluarga," ujarnya.

Menurutnya, di era globalisasi ini, adik-adik siswa bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi secara positif dengan membuka situs-situs ilmu pengetahuan sesuai dengan tingkatannya. "Teknologi jangan hanya digunakan untuk bermedos dan membuka situs-situs yang tidak bermanfaat. Gunakan Medsos secara bijak karena ancaman hukumannya sangat tegas dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Mengakhiri amanatnya, Dandim 1607/Sumbawa berpesan agar adik-adik siswa memiliki cita-cita sebagai spirit dan jangan lupa memohon doa kepada orang tua.

Minggu, 27 Januari 2019

Babinsa Manfaatkan Liburan Dampingi Petani Pupuk Jagung

Sumbawa - Babinsa Desa Kakiyang Koramil 1607-12/Moyo Hilir Serma A. Rahkan tidak mengenal hari libur. Hari libur dimanfaatkan untuk mendampingi warga binaannya memupuk tanaman jagung disekitar desa Kakiyang Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa, Minggu (27/1).

Hal ini mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. selaku pimpinannya.

Menurut Dandim Sumbawa, Babinsa sebagai ujung tombak satuan dalam pembinaan teritorial harus tetap berada ditengah-tengah masyarakat binaannya. Hal itu dilakukan, kata Alumni Akmil 2000 tersebut, untuk mengetahui lebih dekat kondisi dan permasalahan yang dihadapi warga terkait dengan Kamtibmas dan pertahanan wilayah.

"Kondisi kita memang saat ini masih fokus dengan rehab rekons pasca gempa karena sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa terkena dampak gempa, namun terkait dengan ketahanan pangan tetap menjadi perhatian kita bersama," ungkap orang nomor satu di jajaran Kodim Sumbawa tersebut.

Dandim Sumbawa berharap Babinsa yang desa binaanya terkena musibah gempa, selain fokus terhadap rehab rekons juga tetap konsen terhadap desa binaannya sehingga semua berjalan sesuai harapan.

Sabtu, 26 Januari 2019

Progress Percepatan Rehab Rekon Pasca Gempa NTB

Percepatan Rehab Rekon Pasca Gempa NTB

Kodim 1607/ Sumbawa Bantu Amankan Relokasi Sementara Pasar Seketeng

Sumbawa -  Sejak dilalap sijago merah pada Rabu sore (23/01/2019), sebanyak 50 toko di Pasar Seketeng Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa ludes terbakar. Hari ini, Sabtu (26/1) sekitar 30 orang anggota Kodim 1607/Sumbawa dipimpin Danramil 1607-01/Sumbawa Kapten Inf Tamtanus melaksanakan pengamanan dan membantu perpindahan para pedagang dari Pasar Seketeng ke lokasi Pasar sementara yakni Stadion Pragas.

Sepanjang jalan Stadion Pragas dan Pasar Seketeng yang berjarak sekitar 100 meter tersebut terlihat anggota Kodim 1607/Sumbawa bersama Polri dan Satpol PP serta Dinas Perhubungan bersinergi mengamankan jalannya perpindahan.

Danramil 1607-01/Sumbawa Kapten Inf Tamtanus menyampaikan pasca kebakaran pasar, beberapa pedagang khususnya pemilik toko yang terbakar tidak lagi berjualan di Pasar karena toko miliknya tidak bisa digunakan.

"Mulai hari ini hingga 3 minggu kedepan, semua pedagang yang ada di Pasar Seketeng direlokasi untuk sementara ke Stadion Pragas," jelasnya.

Menurutnya, selama proses perpindahan, akan terus dilakukan pengamanan bersama dengan instansi terkait sehingga tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan akibat kehilangan atau yang lainnya.

Terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE.,M.Sc disela-sela kesibukannya menyampaikan pengamanan perpindahan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman dan tidak was-was para pedagang yang akan pindahan.

"Membantu para pedagang mengamankan barang yang akan di geser ke Stadion Pragas agar mereka tidak was-was," kata Dandim.

Pemerintah dalam hal ini, lanjut Alumni Akmil 2000 tersebut, telah berupaya untuk memikirkan nasib para pedagang sehingga untuk sementara waktu dipindahkan ke Stadion Praga dengan harapan perekonomian tidak terganggu dan tetap berjalan dengan baik.7

Danrem 162/WB ; Mari Kita Jaga Alam Maka Alam Menjaga Kita

Bima -  Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Walikota Bima H. Muhammad Lutfi S.Sos dan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra melaksanakan penanaman perdana pada Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kelurahan Lelamasa Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Sabtu (26/1).

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan tersebut merupakan kerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB dengan Korem 162/WB dan Pemda Kota Bima yang dihadiri Muspida Kota dan Kabupaten Bima serta masyarakat Kelurahan Lelamase Kota Bima.

Dalam sambutannya Danrem 162/WB memberikan apresiasi atas program yang banyak memberikan manfaat tersebut. "Saya sangat senang dengan program seperti program RHL ini karena ini menandakan kepedulian pemerintah bersama masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup di daerah Bima," ungkap Danrem.

Terkait dengan keberadaan alam, sambung Alumni Akmil 93 tersebut, ada sebuah slogan yang mengatakan "Kita jaga Alam maka Alam akan menjaga kita", inilah spirit dari para leluhur yang harus kita jaga dan pelihara sehingga alam akan bersahabat dengan kita.

Danrem juga memberikan apresiasi positif kepada Walikota Bima terkait dengan program Pemkot Bima menetapkan setiap tahun para siswa yang lulus sekolah bisa mengambil ijazah dengan menanam satu pohon.

"Mari kita lestarikan lingkungan dan hutan dengan reboisasi lahan kosong dan hutan yang sudah gundul akibat penabangan secara liar oknum yang tidak bertanggung jawab serta berperan aktif dalam menjaga dan mengamankan hutan untuk kepentingan bersama," pungkasnya.

Sebelumnya Walikota Bima dalam sambutannya berharap program Rehabilitasi Hutan dan Lahan ini untuk menumbuhkan kembali program menanam dan cinta menanam masyarakat Bima khususnya Kota Bima sehingga lahan kosong dan hutan yang sudah gundul akan terlihat hijau kedepan.

"Satu hal yang lebih utama yakni harus bisa menjaga dan merawatnya setelah kita menanam dengan harapan anak cucu kita kedepan bisa menikmati manfaat dari hutan itu sendiri," tutupnya.

Sementara Dandim 1608/Bima menyampaikan program penanaman RHL ini diatas lahan seluas 4700 hektar. Oleh karena itu, lanjutnya, anggota jajaran Kodim agar tetap semangat dalam melaksanakan kegiatan penanaman pohon karena ini bagian dari komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan hutan.

"Bila Mata Air Tidak Tersisa lagi, Tinggallah tersisa Air Mata," tutupnya.

Pada kesempatan tersebut,Pengurus dan anggota Persit KCK Cabang Kodim Bima juga terlihat menggunakan pakaian training hijau Persit berbaur bersama masyarakat setempat ikut peduli dalam program RHL tersebut.

Jumat, 25 Januari 2019

Hadapi Pam Pemilu, Babinsa Koramil Sumbawa Siapkan Fisik Linmas

Sumbawa - Dalam rangka menghadapi pesta Demokrasi serentak pada Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada April 2019 mendatang segala persiapan mulai dimatangkan termasuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS).

Kaitan dengan itu, Babinsa Desa Kerekeh Koramil 1607-01/Sumbawa Serda Jhoni bersama Babinkamtibmas Brigadir Polisi Najam sejak Kamis (24/1) kemarin hingga hari ini memberikan latihan fisik Pasukan Baris Berbaris (PBB) kepada para Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Kerekeh Kecamatan Sumbawa.

Danramil 1607-01/Sumbawa Kapten Inf Tamtanus menyampaikan pembinaan fisik tersebut dilakukan atas kesepakatan Muspides dalam rangka menghadapi kesiapan pengamanan Pemilu 2019 mendatang khususnya TPS-TPS yang ada di Desa Kerekeh.

Adapun jumlah pesertanya, sambung Danramil,  sebanyak 17 orang yang diambil dari masing-masing dusun sebanyak dua orang dengan materi teori dan praktek dengan harapan dalam pelaksanaannya mereka bisa membantu aparat keamanan untuk mengamankan jalannya pemungutan suara di masing-masing TPS atau Dusun tempat mereka tinggal.

Sementara Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE., disela-sela kesibukannya memberikan apresiasi kepada jajarannya yang membantu pemerintah terkait keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya jelang pengamanan Pemilu 2019.

Terkait dengan pembinaan, kata Dandim, para Babinsa sudah sewajarnya melaksanakan hal itu sehingga pelaksanaan pesta demokrasi bisa berjalan aman dan lancar sesuai harapan kita bersama.

Dandim juga mengingatkan kepada seluruh anggota jajarannya untuk tetap menjaga Netralitas TNI pada Pemilu mendatang dan mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga Kamtibmas di lingkungannya jelang Pemilu.
 
Back To Top