TRENDING

Senin, 16 Desember 2013

PARA KORBAN BENCANA BANJIR DAN TANAH LONGSOR TELAH DI EVAKUASI KE TENDA PENGUNGSI



Pada hari Sabtu 14 Desember 2013, seluruh korban bencana banjir dan tanah longsor  yang ada di dua lokasi berbeda yaitu di daerah Pantai Cemare dan desa Tanak tereng telah di evakuasi ke tempat-tempat yang lebih aman, sebanyak 5 korban luka berat dan 5 orang yang mengalami luka ringan telah diberikan perawatan, sementara untuk korban meninggal telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan, dan untuk para korban lainnya telah dibawa ke tenda-tenda pengungsi yang telah disediakan oleh PNPB. Semua kegiatan penanganan korban bencana tersebut bukanlah kejadian sesungguhnya namun merupakan simulasi skenario geladi lapangan penanggulangan bencana alam. Hal tersebut dilaksanakan mengingat kondisi wilayah NTB yang memiliki garis pantai yang panjang dan di kelilingi oleh perbukitan serta memiliki banyak aliran sungai tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Untuk itu pada hari Jumat dan sabtu bertempat di Lembar Kab. Lobar dilaksanakan kegiatan latihan penanggulangan bencana alam yang diikuti oleh Satuan Basarnas, Prajurit Jajaran Korem 162/WB, Satuan Pemadam Kebakaran, Prajurit Lanud Rembiga, Prajurit Lanal Mataram, Kepolisisn, Dinas Sosial dan Pemerintah daerah serta juga melibatkan masyarakat yang ada di daerah Lembar. Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB juga menyampaikan, dengan adanya kegiatan geladi ini diharapkan Pemda melalui FKPD agar menyusun pelatihan-pelatihan seperti ini, jangan pelatihan seperti ini justru dilaksanakan pada saat ancaman bencana datang tetapi mari kita laksanakan latihan penanggulangan bencana ini sebelum bencana itu datang, mengingat daerah kita ini memiliki curah hujan yang tinggi dan rawan terjadinya bencana banjir. Selain itu kualitas latihan seperti ini harus diperbanyak baik pada level dalam lembaga pemerintahan maupun pada lembaga non pemerintahan, dan harus dirangkum dalam satu menejeman bencana yang nantinya akan terlibat langsung dilapangan, selain itu saat ini Pemda telah mulai menyusun dan menyiapkan desa-desa tanggap bencana, hal ini merupakan bagian dari program deteksi dini, cegah dini terhadap kemungkinan datangnya bencana.
Dengan adanya kegiatan latihan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara menghadapi datangnya bencana agar nantinya masyarakat tidak kebingungan saat menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalisir timbulnya korban jiwa saat terjadinya bencana alam.

Posting Komentar

 
Back To Top