Selasa, 11 Maret 2014

PRAJURIT DAN PNS SEPULAU LOMBOK MENERIMA JAM KOMANDAN DANREM 162/WB

Untuk  membina dan membentuk prajurit Korem 162/Wira Bhakti  dan jajarannya agar selalu mencintai, dicintai dan dibanggakan rakyat dalam melaksanakan tugasnya adalah menjadi   kometmen Komandan Korem 162/WB Kolonel Arh Kuat Budiman S.I.P. dalam kepemimpinannya. Setelah melaksanakan upacara bendera mingguan  Senin 9 Maret 2014 yang dipusatkan dilapangan Yonif 742/SWY, Komandan Korem 162/WB memberikan Jam Komandan perdananya  kepada prajurit dan PNS sepulau Lombok.


Hadir dalam acara tersebut Kasrem 162/WB, Para Kasi Korem,Komandan Kodim 1606/Lobar, Danyonif 742/SWY, Dan Ka Sadisjan jajaran Korem 162/WB. Hal tersebut  adalah salah satu cara yang dilakukan Komandan Korem 162/WB  kolonel Arh Kuat Budiman S.I.P  untuk lebih dekat  dan dapat berkomunikasi secara langsung kepada seluruh prajurit dan PNS. Dalam pengarahannya Danrem 162/WB menyampaikan sebagai seorang prajurit harus mempunyai jiwa yang tulus dan ikhlas dalam pengabdiannya, membantu penyelesaian permasalahan rakyat sekitar dengan tidak menggunakan kekerasan yaitu dengan  cara menghindari bentuk pelanggaran sekecil apapun yang akan dapat merugikan kepada diri sendiri maupun satuan, adakan kegiatan yang positif sehingga  terhindar dari pikiran dan lamunan yang dapat meracuni pikiran. 

Selain itu prajurit harus mepunyai Hobby berolah raga, kalau prajurit tidak hobby berolah raga  adalah salah masuk, hal tersebut disampaikan karena  sebagai seorang prajurit harus sehat baik secara jasmani maupun rokhaninya.Untuk dapat dicintai dan dibanggakan oleh rakyat. sebagai seorang prajurit. Kaitan dengan rencana pemberangkatan Yonif 742/SWY beliau  menyampaikan untuk mengenali tuga-tugasnya  dengan baik,  bahwa tugas adalah mulia dan kehormatan.

Kepada unsur tinggal,  masalah keluarga yang ditnggalkan adalah menjadi tanggung jawabnya. Menjelang pelaksanaan kampanye Pileg dan Pilpres nantinya, dengan tegas  beliau menyampaikan prajurit TNI Angkatan Darat khususnya Korem 162/WB dan jajarannya untuk dapat jajarannya  bersikap  Netral, dan apabila ditemukan prajurit yang sengaja maupun tidak sengaja melakukan pelanggaran, akan diberikan sangsi tegas  sesuai hukum yang berlaku.



SHARE THIS

Author:

0 komentar: