Rabu, 17 September 2014

DANREM 162/WIRA BHAKTI MEMBERIKAN PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA SERIBU LEBIH MAHASISWA IKIP MATARAM

Bertempat di Kampus IKIP Mataram, pada hari selasa 16 September 2014 Danrem 162/WB memberikan kuliah kepada ribuan mahasiswa yang sedang melaksanakan masa orientasi. Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Arh Kuat Budiman S.IP.  didampingi oleh Rektor IKIP Mataram Prof. Toho Cholik Mutohir memberikan pembekalan kepada seribu lebih mahasiswa IKIP Mataram mengenai wawasan kebangsaan. Selain memaparkan tentang 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, 
Danrem juga menekankan agar para mahasiswa baru ini memahami tentang pentingnya jiwa nasionalisme dengan memegang teguh 4 pilar kebangsaan, dikarenakan sosok  mahasiswa yang merupakan harapan bangsa yang nantinya akan terjun langsung kemasyarakat, akan bisa memberi warna terhadap lingkungannya. Untuk itu Danrem 162/WB juga menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan itu asal mulanya lahir ketika bangsa Indonesia berjuang untuk membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan. 
Namun perjuangan mahasiswa saat ini tidak seperti dulu dengan mengangkat senjata, tetapi dengan menggelorakan semangat nasionalisme kepada dirinya dan kepada masyarakat, semangat untuk berprestasi dan berkompetisi dalam hal kebaikan. Karena dengan derasnya arus globalisasi seperti sekarang ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi para generasi muda untuk berjuang lebih meningkatkan kualitas diri. Perlu disadari perjuangan tidak selalu dimaknai dengan kontak fisik semata, tapi melawan ideologi yang bertentangan dengan keutuhan 4 pilar tersebut juga merupakan salah satu bentuk perjuangan, karena penjajahan tidak sekedar menjajah secara fisik saja, namun penjajahan saat ini dengan melalui kebudayaan yang tanpa kita sadari bersama kita sudah larut ke dalamnya. Dengan adanya pembekalan mengenai wawasan kebangsaan yang diberikan kepada mahasiswa baru ini,  Danrem 162/WB berharap agar 1 mahasiswa IKIP Mataram nantinya dapat menggelorakan semangat kebangsaan kepada 100 orang muridnya, sehingga ratusan ribu pemuda dan pelajar setiap tahunnya akan mendapatkan pencerahan mengenai wawasan kebangsaan. Dengan demikian diharapkan nantinya masyarakat Indonesia khususnya yang ada di wilayah NTB akan lebih memahami mengenai pentingnya semangat wawasan kebangsaan, sehingga masyarakat  akan lebih mencintai dan menjaga keutuhan bangsanya untuk dapat menjadi bangsa yang lebih maju.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar