LAKSANAKAN TES SAMAPTA PERIODIK PAMEN JAJARAN KOREM 162/WB

Setelah sebelumnya para prajurit golongan Tamtama, Bintara dan Perwira Pertama (Pama) melaksanakan tes Samapta, kini giliran kelompok Perwira Menengah (Pamen) Korem 162/WB mengikuti tes samapta atau tes kesegaran jasmani. Tes Samapta untuk kelompok Pamen ini  dilaksanakan tanggal 26 s.d 28 April 2017, bertempat di lapangan Yonif 742/ SWY Gebang, Rabu (26/04/2017).

Tes Samapta yang diselenggarakan dan dikoordinir oleh Jasrem 162/WB  dan team asistensi dari Jasdam dan Pers Dam IX/Udayana ini diikuti oleh seluruh Perwira Menengah ( pangkat Mayor, Letkol dan Kolonel ) yang bertugas di wilayah NTB, Tes Samapta yang merupakan bagian dari program  kerja Kodam IX/Udayana, guna untuk mengukur hasil pembinaan fisik yang telah dilaksanakan dan tingkat kesegaran jasmani prajurit. 

Materi tes Samapta untuk kelompok Pamen, sama seperti kelompok prajurit yang lain, terdiri dari tes kesegaran jasmani A, berupa lari sejauh 3.200 meter dan dilanjutkan dengan tes kesegaran jamani B yang berupa Pull Ups, Sit Ups, Push Ups dan Shutle Run. Sebelum melaksanakan tes kesegaran jasmani, seluruh Pamen Korem 162/WB sebelumnya melaksanakan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan tensi oleh Tim kesehatan dari Denkes Rem 162/WB. Bagi Pamen yang tensinya terlalu tinggi atau terlalu rendah (tidak normal) tidak diijinkan untuk mengikuti tes, selanjutnya dilakukan cek denyut nadi dan senam pemanasan oleh Team Jas. Selain tes kesegaran jasmani A dan B, juga akan dilaksanakan tes renang dasar militer bertempat di Kolam Renang Mayura Mataram.

Sejumlah pejabat Korem 162/WB, seperti Kasrem 162/WB, para Dandim, Kasirem dan para Komandan dan Kepala Dinas jawatan serta Kabalakyan Rem 162/WB juga nampak ikut serta melaksanakan tes kesegaran jasmani. Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf MA. Menjelaskan, bahwa Tes Samapta wajib bagi seluruh prajurit Korem 162/WB untuk mengikutinya. Sebagai alat pertahanan negara yang memiliki tugas sangat berat untuk menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI, maka prajurit dituntut memiliki fisik yang prima dan tubuh yang kuat. Prajurit harus selalu dalam kondisi bugar, fit, sehat dan kuat, setiap saat harus siap bergerak dan ditugaskan, sehingga prajurit harus senantiasa membina jasmani dan menjaga kebugaran fisiknya. 

Share on Google Plus

About Penrem162

0 komentar:

Posting Komentar