Kamis, 24 Oktober 2013

MAKNA FILOSOFIS DARI NKRI HARGA MATI


        Kamis, 24 Oktober 2013, pukul 10 s/d 11.30 Wita Danrem 162/WB Kolonel Inf Sofian Chandra sebagai narasumber di Kampus IAIN Mataram, yang diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi IAIN Mataram berjumlah 150 orang di Auditurium IAIN mataram Jln. Pendidikan No.35, untuk memberikan gambaran tentang makna filosofis dari NKRI harga mati melalui revitalisasi jiwa nasionalisme Bangsa dan Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda / mahasiswa dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan di wilayah NTB.

Melalui ceramahnya Kolonel Inf Sofian Chandra menyampaikan pada mahasiswa, mahasiswi bagaimana menyikapi tentang kemungkinan adanya ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan khususnya yang akan terjadi di Provensi NTB, seperti halnya terkait dengan acaman yang akan menghancurkan bangsa dan negara : Konflik elit yang berkepanjangan, Kerisis ekonomi yang tidak terselesaikan, Bangkitnya semangat tribalisme yang berlebihan ( Pudarnya wawasan kebangsaan dan nasionalisme ), tidak berperanya Ideologi sebagai pemersatu bangsan dan hancurnya soliditas angkatan bersenjata. Dengan demikian ketahanan nasional yang merupakan  merupakan geostrategi bangsa Indonesia yang terbentuk dari ketahanan pribadi, keluarga dan masyarakat atau ketahanan sosial, ketahanan daerah harus ditumbuh kembangakn pada generasi muda/mahasiswa, mahasiswi.
Setelah jiwa nasionalisme pada diri anak bangsa terbentuk maka mereka akan mempunyai : Pertama Rasa ikatan yang kokoh dan kuat tampa membedakan Suku, Agama, Ras dan Golongan.
Kedua Jiwa sosialnya terbentuk sehingga mereka ada kepesdulian saling bantu-membantu sesama komponen bangsa.
Ketiga Tidak membangun Primodialisme dan Eksklusive.
Keempat Mempunyai semboyan Membangun suka duka anggota masyarakat adalah suka duka seluruh bangsa negara.
Kelima Senantiasa berfikir dan berperilaku positif dimanapun mereka berada.
Keenam  Senantisa berfikir kedepan dan membuat gagasan-gagasan untuk kemajuan bangsa dan negara.
    Demikian ceramah yang disampaikan Danrem 162/WB berkait dengan makna filsofis dari NKRI harga mati yang tidak akan pernah terlepas dari pengamalan Pancasila dan UUD 45 sebagai sumber dari sumber segala hukum, cara pandang mengenai diri, lingkungan dengan mengutamakan kesatuan wilayah NKRI dalam hal ini sebagai wawasan nusantaradan juga sebagai wawasan kebangsaan tentang cara pandang kita mengenai berbagai masalah yang diwarnai oleh rasa kebangsaan dan paham kebangsaan yang jiwai semangat nasionalisme.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar